Salaf adalah kata bahasa Arab yang berarti masa lampau. Jika ada kalimat “Salafus shalih” berarti adalah orang-orang zaman dahulu yang shalih. Generasi yang paling utama di antara orang-orang zaman dahulu yang shalih adalah mereka yang berada pada 3 kurun, yaitu kurun Shahabat, kemudian kurun Tabi'in, kemudian kurun Tabi'ut Tabi'in. Tentang 3 kurun pertama ini jumhur ulama berpendapat bahwa kebaikan dan keutamaan tertujukan kepada semua umat Islam pada ketiga kurun tersebut, tetapi tingkatan mereka berbeda sesuai dengan derajat ketakwaan dan istiqamah mereka.
Belasan abad berlalu, akhir-akhir ini di dunia Islam populer sekelompok orang yang mengklaim bermanhaj atau bermadzhab salaf, yang mereka senang dipanggil dengan sebutan salafy, slogannya adalah memahami Al-Qur'an dan As-Sunnah sesuai pemahaman salafusshalih, terutama pemahaman shahabat.
Beberapa pertanyaan dapat muncul dari berbagai kalangan jika disebut kata “Salafy” : Siapakah Salafy sebenarnya? Benarkah klaim mereka? Apakah wajib bermadzhab salaf? Bagaimana cara mengikuti jalan salaf yang shalih? dsb.
Di antara buku yang bisa menjadi rujukan dalam menjawab beberapa pertanyaan di atas adalah buku karangan Syaikh Sa`id Ramadhan al-Buthi ini yang berjudul “Salafi : Sebuah Fase Sejarah Bukan Mazhab”. Buku ini secara garis besar menjelaskan tentang Salaf, keistimewaan Salaf, perkembangan Salaf dari suatu zaman ke zaman selanjutnya hingga akhirnya terbentuk suatu metode dan kaidah dalam memahami syariat. Buku ini juga banyak menjelaskan tentang kaidah ilmiyah dan contoh penerapannya, suatu hal yang sangat penting dan menjadi pedoman dalam memahami syariat. Dua bab terakhir, walau pembahasannya tidak sebanyak dua bab sebelumnya, menjelaskan hukum mengklaim bermadzhab salaf dan tentang dampak negatif berbuat bid'ah.
Menurut saya, buku ini termasuk cukup berat, terutama untuk bab 2, jadi mungkin ada beberapa bagian yang sulit dipahami jika dibaca oleh pembaca awwam. Karena buku ini cukup berat, sebaiknya baca buku ini secara perlahan dan santai, tidak usah terburu-buru, jika ada istilah yang tidak dimengerti, coba dicari di halaman sebelumnya karena ada yang diberi penjelasan, jika tetap masih ada istilah atau bagian yang sulit dimengerti, tanyakanlah kepada yang lebih mengetahui.
Insya Allah, banyak sekali manfaat yang bisa diperoleh setelah membaca dan memahami buku ini. Di antaranya adalah mengetahui bagaimana sikap kaum Muslimin terhadap salaf, dan bagaimana cara mengikuti jalan mereka; juga mengetahui tentang apakah harus mengklaim bermadzhab salaf dan berslogan memahami Al-Qur'an dan As-Sunnah sesuai pemahaman salafusshalih, atau dengan cara yang lain? Bahkan bagi yang belum mengetahui siapa yang pertama kali mempopulerkan istilah “salafy” dapat mengetahuinya setelah membaca buku ini.
What should I say next? Very Recommended Book, Five Stars!