What do you think?
Rate this book


400 pages, Paperback
Published March 1, 2022
"Tenang itu jauh lebih pelik dan sulit daripada bahagia.
Bahagia dan tenang tidak datang sepaket, mereka harus dicari sendiri-sendiri."

Begitu terhempas di lantai kayu yang baru dipoles pagi tadi sedemikian kerasnya sehinga mengguncang meja sudut dekat robohnya tubuhku dan menjatuhkan jam tangannya yang tadi dia letakkan di situ, aku tahu umurku mungkin akan berakhir dalam hitungan menit.
"Hidup tidak pernah berhenti menyimpan misteri, menyembunyikan arti, tidak selalu memberikan jawaban atas setiap pertanyaan, dan sementara itu, pertanyaan baru akan terus lahir, menuntut dan menagih jawaban."
"Ava tujuh tahun yang lalu juga tak tahu bahwa tidak ada yang gratis di dunia ini, termasuk bahagia. Semuanya harus kita bayar, ada yang cukup dengan uang, ada yang dengan perasaan, dengan pengorbanan, dengan rasa sakit, dengan harga diri, dan untuk beberapa hal, dengan kemerdekaan memutuskan sendiri."
"Berapa lama waktu yang kaubutuhkan untuk benar-benar mengenal seseorang? Sebulan? Tiga bulan? Setahun? Lima tahun? Ukurannya bukan waktu karena waktu itu cuma ruang. Peristiwa di dalamnya yang membuat kita mengenal, dan mungkin, memaklumi, memahami, atau justru membenci."
"Mengerti diri sendiri itu perkara paling sulit seumur hidup seorang manusia. Human being is a home to complications and confliction."
"Karena tidak ada yang mengalahkan rasanya menerima dan diterima, mencintai dan dicintai.
Apa adanya.
Tanpa tetapi."