Nabi Muhammad Saw. adalah seorang mursyid sejati yang membimbing umat manusia dalam kegelapan, dan rembulan bercahaya di tengah gelapnya malam. Allah Swt. berfirman: “Wahai Nabi! Sesungguhnya Kami mengutusmu untuk menjadi saksi, pembawa kabar gembira, dan pemberi peringatan. Dan untuk menjadi penyeru kepada (agama) Allah dengan izin-Nya dan sebagai cahaya yang menerangi.” (QS. Al-Ahzaab [33]: 45-46).
Dialah bulan purnama yang memancarkan belas kasih, menebar cahaya ke segala penjuru. Dalam jiwa dan raganya hanya tersimpan rasa kasih sayang. Sebagaimana Allah Swt. telah menyanjungnya: “Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad), melainkan untuk (menjadi rahmat bagi seluruh alam.” (QS. Al-Anbiya [21]: 107). Begitu juga dalam sabda Rasulullah: “Wahai umat manusia, aku adalah anugerah kasih sayang yang dihadiahkan kepada kalian.”
Dengan bahasa yang sederhana, puitis, dan sarat akan makna buku ini mampu menggambarkan dengan cukup lumayan jelas bagaimana sikap kasih sayangnya rasulullah saw. Saya rasa buku ini kurang tepat dibaca jika sebelumnya kita belum membaca sama sekali sejarah rasulullah Muhammad saw. Kenapa saya katakan demikian, karena sistematika penulisan buku ini sendiri disusun tidak sesuai dengan urutan kehidupan rasulullah saw., melainkan buku ini dutulis dengan sistematika per tema-tema atau bab-bab kecil yang di mana terkadang dari satu tema-ke-tema lainnya itu terkadang tidak menceritakan kehidupan rasulullah saw. secara berurut. Misalnya pada satu bagian, buku ini menceritakan tentang "hubungan diplomasi" rasulullah saw., tetapi bab selanjutnya menceritakan tentang karunia Rasulullah saw. hal ini jika dibaca oleh pemula, maka akan agak sedikit kebingungan jika sebelumnya belum pernah membaca sejarah Rasulullah saw.
Salah satu mutiara dari tema sirah Nabi karena buku ini menggambarkan dengan sangat realistis kondisi psikologis Nabi, para sahabat, dan bahkan para musuh Islam, yang dahulu membenci Islam sampai bisa jatuh cinta kepada Islam. Dengan analisis yang tajam dan cukup mendetail, serta penuh hikmah, buku ini sukses bikin saya makin rindu sama sosok Rasulullah SAW