Jump to ratings and reviews
Rate this book

e_____y

Rate this book
e______y ngebebasin gue dari kebutuhan makan untuk ngelakuin apa aja yang gue mau rule the dance floor rule the world love the people around me kenal atau gak kenal gue juga gak perlu dan ngadepin mimpi mimpi buruk yang adalah kenyataan gue dan orang orang di sekitar gue walaupun gue tahu ini cuma sementara.

136 pages, Paperback

Published March 22, 2022

1 person is currently reading
9 people want to read

About the author

Gratiagusti Chananya Rompas

4 books43 followers
Gratiagusti Chananya Rompas was born in Jakarta, 19 August 1979. She studied English Literature in Universitas Indonesia, Depok (2003) and received her masters in The Gothic Imagination from University of Stirling, Scotland (2005).

She is one of the founders of Komunitas BungaMatahari, a mailing list-based Indonesian poetry community that have embraced many poetry enthusiasts with its catchphrase “semua bisa berpuisi” or, roughly translated, “poetry for all”. She is also involved in Selatan, an online literary journal in Bahasa Indonesia, and PaviliunPuisi, a monthly open mic event that is open to poets, poetry communities and artists to showcase their works to an open-minded audience in a casual setting.

Her poetry collections are "Kota Ini Kembang Api" and "Non-Spesifik", both published by Gramedia Pustaka Utama. She also has a column, "From Our Breakfast Table", on The Murmur House. She plans to write some more, particularly on the subjects of memory and place. She is also interested in exploring themes of day-to-day life, motherhood and mental illness through writing in collaboration with other art forms, such as film, music, drawing, painting and dancing.

She currently resides in Jakarta, with her husband and daughter.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
8 (47%)
4 stars
7 (41%)
3 stars
1 (5%)
2 stars
1 (5%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 5 of 5 reviews
Profile Image for sekar banjaran aji.
165 reviews15 followers
November 16, 2022
Aku membayangkan buku puisi ini tercipta karena Anya bangun dari tidur lalu merasa ada sisi lain dalam dirinya yang meronta ingin keluar. Dia berteriak, menggonggong dan berusaha melepaskan segalanya yang pernah melekat. Lantas persona lama Anya dia remuk hancurkan karena menjadi agak rusak dan sedikit runyam terlihat lebih manusiawi hari ini. Entah trauma atau pandemi yang patut dipersalahkan atas ini tapi persona baru Anya lebih edgy dan solid.

Anya mampu mendekonstruksi sosok perempuan, istri bahkan ibu dalam dirinya menjadi karakter yang sama dengan manusia lain. Jujur, aku jadi berpikir jangan-jangan ibuisme itu yang selama ini memenjarakan perempuan sehingga perempuan harus ini dan itu. ATAU kosmopolitan memang melahirkan ruang dimana semua karakter bisa meleyot dan solid dalam waktu yang sama?

Sejak membaca buku ini aku merasa “Momster” jadi valid dan penting ada. Ibu itu nggak memulu lembut dan halus semata, dia mengorbankan semuanya menjadikan dirinya monster untuk membuat orang lain bertahan hidup.

Meski sampe sekarang nggak tahu apa maksud judul buku ini, tapi well done Momster Anya 🫶🏽

#WhatSekarReads #WhatSekarReads2022 #AnyaRompas
Profile Image for Bardjan Bardjan.
37 reviews9 followers
April 12, 2022
A—, thank you for writing this. Semoga engkau baik-baik saja meski terkadang di dalam diri kita tumbuh beberapa makhluk.
Sebagaimana mengutip D—, "tidak apa-apa, anya."
Profile Image for Ammar Jayyid.
71 reviews2 followers
July 9, 2022
Sampai akhir gw tidak bisa menebak apa itu "e_____y", tapi eberapa judul ada yg menarik, keseluruhan atau setidaknya sebagian.

Ada beberapa tulisan yg secara visual unik, tapi dari beberapa itu ada yg memang pas dan membuat tulisannya jadi lebih menarik seperti "Lebih buruk daripada" dan "fungi", juga "keringat".

Tapi dari banyak sekali jenis tulisan di sini, gw suka bgt dengan cerita2 sederhana yg singkat tapi bermakna, seperti "Pertama kali merokok" yg mengingatkan kenangan masa kecil yg manis bersama kawan2, "Sedikit lebih sedikit" yg bercerita kerinduan tentang ibu, atau "Mencari", tentang cinta pertama dan penyesalan.

Ada yg sangat eksploratif seperti "ExtraEasy", seperti sebuah naskah iklan yg bikin merinding. Hal yg sama dirasakan juga saat membaca "Jiiiing" (dan ini persis respon gw saat kelar baca). Haha

Gw benci dengan apa yg kepala gw bayangkan atas tulisan "K4lkun", tapi sebaliknya gw cukup puas ketika selesai membaca "Kuntilanak 1".

Sisanya banyak tulisan yg terasa cukup absurd, seperti tidak mengandung atau menyampaikan apa2 (atau hanya kepekaan saya yg terbatas), dan terasa berulang, dan juga tidak begitu memorable. Overall, gw masih lebih suka buku sebelumnya dari penulis. Tapi ini cukup menyenangkan.
Profile Image for Nike Andaru.
1,638 reviews111 followers
July 16, 2023
57 - 2023

Awalnya pas beli buku ini, berharap saya lebih siap dengan puisi urban. Rakhmad juga bertanya pas liat saya baca buku ini, karena buku-buku puisi tema urban yang saya baca sebelumnya selalu berakhir dengan saya merasa gak relate dan nyambung.

Setelah baca buku puisi ini pun begitu, beberapa kali stop trus nyambung lagi rasanya belum bisa juga banyak menikmati. Mulai dari beberapa judul berbahasa Inggris, dengan font miring kanan kiri, ada yang harus dibaca dengan memiringkan bukunya 90 derajat, dan ya begitulah mungkin saya yang gak nyampe dengan tipe buku seperti ini.

Ada judul yang saya suka yaitu Anak dan Mencari.
Profile Image for Rahman.
163 reviews22 followers
March 1, 2025
Unikkk!
Definitely need to reread.
Displaying 1 - 5 of 5 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.