Jump to ratings and reviews
Rate this book

Indigenous: Biru

Rate this book
Nila, 13 tahun, siswi SMP dan pengkhayal paruh waktu, kedatangan anak laki-laki misterius yang menongkrong tiap malam di kamarnya. Banyu Biru bikin hidup Nila tambah ribet—ditanya tujuannya tidak menyahut, diusir tidak mau, diabaikan tidak bisa, diancam pakai pembasmi serangga pun tak mempan. Saat Nila mulai terbiasa, Banyu Biru malah hilang.

Nila hampir 15 tahun, sudah SMA dan mulai membiasakan diri tanpa Banyu Biru. Namun, pemuda itu kembali datang dan lagi-lagi membuat jalinan takdir Nila tambah kusut. Untuk menguraikan benang kehidupannya kembali, Nila harus menjelajah semesta baru yang tak disadarinya ada dan melihat seluruh dunia dengan perspektif yang sama sekali berbeda.

“Ada aku yang lain di dunia yang asing,
dalam dimensi tanpa batas,
diikat tali tipis paradoksal di atas kertas.”

467 pages, Paperback

Published January 1, 2022

4 people are currently reading
33 people want to read

About the author

E-Jazzy

4 books47 followers
E-Jazzy menuliskan hal-hal yang menurutnya gagal dicapainya di dunia nyata, agar hal-hal tersebut dapat tercapai dengan cara yang berbeda.

Sambangi dia di:
Wattpad: https://www.wattpad.com/user/E-Jazzy
KaryaKarsa: https://karyakarsa.com/EJazzy
GWP.id: https://gwp.id/author/70797
Kwikku: https://www.kwikku.com/ejazzy
Instagram: https://www.instagram.com/e_jazzy_/
X: https://x.com/e_jazzy_
YouTube: https://www.youtube.com/channel/UCys4...

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
20 (83%)
4 stars
3 (12%)
3 stars
1 (4%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 6 of 6 reviews
Profile Image for Nady Han.
2 reviews
November 13, 2022
REALLY LOVE THIS BOOK. At first, I thought it was jus a fantasy book with a peter pan figure. Tapi waktu tahu ternyata ini termasuk horor (ketika baca), banyak puisinya, dan Nila sampai pindah dimensi, BOOM! Benar-benar ga nyangka bakal sekompleks itu.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Nowela.
117 reviews2 followers
October 26, 2022
Saya merasa gila terhadap Banyu Biru dan segala misterinya yang bikin geregetan. Tapi suka banget sama alur cerita dan karakterisasinya, Beuhh, keren banget. Vibes teenficfionnya oke banget
Profile Image for Airien.
20 reviews3 followers
September 18, 2022
4,5 🌟

Banyu Biru muncul pada malam tahun baru, ketika kembang api memenuhi langit malam. Katanya, ingin berteman, tak tahu dari mana asalnya, dia terus muncul tiap malam sementara Nila ketakutan di balik selimutnya. Hingga suatu malam Nila memberanikan diri bertanya dan mengusirnya, Banyu Biru malah mengancam Nila dan memaksanya memberi coklat tiap malam. Dari sanalah interaksi mereka di mulai. 

Banyu Biru bukan hanya muncul di kamarnya tiap malam, tapi juga di sekolah entah saat istirahat atau ketika belajar. Nila yang tak punya teman senang-senang saja mengobrol dengan Banyu Biru. Hingga lama-lama Nila tak terlalu memusingkan siapa, atau apa sebenarnya Banyu Biru ini. Sampai suatu hari, Banyu Biru menghilang, tak lagi muncul di kamarnya maupun di sekolah. 

Nila berusaha mengabaikannya dan menjalani kehidupannya seperti biasa, namun Nila tak pernah lupa Banyu Biru, ditambah mimpi buruk tentangnya yang terus merundung tiap malam. Hingga ketika Nila SMA—setelah sebuah insiden—Banyu Biru tiba-tiba muncul, di tambah banyak kejadian aneh di sekitarnya. Maka, Nila berusaha mencari tahu siapa atau apa sebenarnya Banyu Biru.  Namun, semuanya tidak sesederhana yang dia kira, Nila dibawa melihat dunia yang sama sekali berbeda. Dunia yang berlapis-lapis, dimensi lain, tempat yang tak pernah disadarinya ada. 

Disampaikan lewat sudut pandang Nila, pembaca diajak melihat dunia lewat sudut pandangnya, bagaimana perasaan juga pemikirannya. Tapi penokohan karakter lainnya pun jelas, mereka semua tuh memang punya alasan masing-masing di balik tindakannya gitu. Interaksi antar karakternya juga aku suka, khas pertemanan anak sekolah. 

Buku ini mengambil latar di tahun 1900-2000 an, dan juga sedikit membahas tentang tragedi Jumat Kelabu di Banjarmasin yang menjadi bagian dari masa lalu Nila. 

Terus aku juga suka gimana penulis menjelaskan soal anak indigo—yang mana bukan cuma mereka yang bisa lihat hantu, tapi ada macamnya(?)—dan menyangkut-pautkannya dengan dongeng, legenda dan mitos lokal. 

Gaya bahasanya enak, santai, diselingi humor yang sering bikin cekikikan sendiri wkwk. Walau aku agak bingung pas bahas konsep dunia paralel dan dimensinya, terus ada sedikit hal yang mengganjal tentang konsep dunia paralelnya menurutku. 

Endingnya rasanya buru-buru (?), kayak tiba-tiba habis aja sementara masih ada hal-hal yang belum selesai. Mungkin bakalan diselesaikan di buku berikutnya, karena ini seri.  Tapi overall aku suka sekali buku ini, salah satu bacaan favoritku tahun ini 💙
Displaying 1 - 6 of 6 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.