What do you think?


Blok Pembangkang: Gerakan Anarkis di Indonesia 1999-2011
Sebelum dikenal sebagai gerakan politik, anarkisme lebih dulu dikenal sebagai gerakan moral, bahkan hingga hari ini. Para anarkis adalah orang-orang yang menjadikan nurani dan kebebasan mutlak sebagal pijakannya. Mereka tidak menoleransi gerakan yang berorientasi kekuasaan, karena bagi mereka keinginan berkuasa menjadi awal dominasi, manipulasi, dan eksploitasi satu kelompok atas kelompok lain.
Ketika Orde Baru berada di senja kala kekuasaan, ada banyak elemen prodemokrasi yang tergabung dalam Partai Rakyat Demokratik (PRD), termasuk kelompok-kelompok anarkis. Namun, keberadaan kelompok tersebut tidak berlangsung lama karena PRD gagal menampung berbagai varian politik dan mengalami problem yang tak bisa dikompromikan dengan nilai-nilai anarkisme, Blok Pembangkang merekam kelompok dan afinitas yang muncul di berbagai momen penting. Di Indonesia, gerakan anarkisme tak benar-benar mati. Ia tumbuh, berganti generasi, sembari menunggu waktu bersemi kembali.
Ketika Orde Baru berada di senja kala kekuasaan, ada banyak elemen prodemokrasi yang tergabung dalam Partai Rakyat Demokratik (PRD), termasuk kelompok-kelompok anarkis. Namun, keberadaan kelompok tersebut tidak berlangsung lama karena PRD gagal menampung berbagai varian politik dan mengalami problem yang tak bisa dikompromikan dengan nilai-nilai anarkisme, Blok Pembangkang merekam kelompok dan afinitas yang muncul di berbagai momen penting. Di Indonesia, gerakan anarkisme tak benar-benar mati. Ia tumbuh, berganti generasi, sembari menunggu waktu bersemi kembali.
- GenresNonfiction
221 pages, Paperback
First published April 21, 2022
Ratings & Reviews
Friends & Following
Create a free account to discover what your friends think of this book!
Community Reviews
Displaying 1 - 15 of 15 reviews
June 18, 2022
Dari dulu saya kerap bertanya-tanya: kenapa Marxisme dan Anarkisme bertentangan dan kerap berseteru? Padahal cita-cita keduanya sama: pembebasan kaum tertindas dari kuasa.
Membaca buku "Blok Pembangkang" karya Ferdhi membuat saya jadi mengerti kenapa dua ideologi masyhur ini bertentangan. Baik secara ideologis maupun praksis praktik.
Bermula sebagai sebuah naskah skripsi untuk menuntaskan kuliah, "Blok Pembangkang" akhirnya dijadikan sebuah buku. Naskah skripsi itu sendiri sebelumnya kadung tersebar ke mana-mana dan dijadikan patokan orang-orang yang ingin memahami anarkisme. Kita beruntung Ferdhi akhirnya memodifikasi naskah itu, menambal sulam data-datanya agar menjadi lebih relevan, dan jadilah buku yang baru tuntas saya baca.
Saya juga jadi paham bahwa dalam anarkisme sendiri juga banyak cabang-cabang pemikiran. Mulai dari mereka yang percaya bahwa vandalisme adalah bentuk perlawanan sehingga mereka membakar ATM, hingga para pasifis yang cinta damai dan mengedepankan argumentasi dalam dialektika pemikiran.
Buku ini penting untuk kamu yang ingin memahami bagaimana anarkisme berkembang di Indonesia, terutama di beberapa kota besar yang dipilih Ferdhi untuk dibahas.
Akhir kata, buku ini bisa menjelaskan kepada kita bahwa ideologi atau ide itu kebal peluru. Ia tak bisa dibungkam, dan akan berlipat ganda.
Membaca buku "Blok Pembangkang" karya Ferdhi membuat saya jadi mengerti kenapa dua ideologi masyhur ini bertentangan. Baik secara ideologis maupun praksis praktik.
Bermula sebagai sebuah naskah skripsi untuk menuntaskan kuliah, "Blok Pembangkang" akhirnya dijadikan sebuah buku. Naskah skripsi itu sendiri sebelumnya kadung tersebar ke mana-mana dan dijadikan patokan orang-orang yang ingin memahami anarkisme. Kita beruntung Ferdhi akhirnya memodifikasi naskah itu, menambal sulam data-datanya agar menjadi lebih relevan, dan jadilah buku yang baru tuntas saya baca.
Saya juga jadi paham bahwa dalam anarkisme sendiri juga banyak cabang-cabang pemikiran. Mulai dari mereka yang percaya bahwa vandalisme adalah bentuk perlawanan sehingga mereka membakar ATM, hingga para pasifis yang cinta damai dan mengedepankan argumentasi dalam dialektika pemikiran.
Buku ini penting untuk kamu yang ingin memahami bagaimana anarkisme berkembang di Indonesia, terutama di beberapa kota besar yang dipilih Ferdhi untuk dibahas.
Akhir kata, buku ini bisa menjelaskan kepada kita bahwa ideologi atau ide itu kebal peluru. Ia tak bisa dibungkam, dan akan berlipat ganda.
November 27, 2025
86 - 2025
Ini buku dibeli karena kenal sama penulisnya. Akhirnya minta tanda tangannya lah sekalian.
Baru akhirnya menyempatkan baca buku soal anarkis ini.
Ternyata dengan mudah aku memahami sejarahnya bagaimana dan apa yang sebenarnya dilakukan dan diperjuangkan para anarko.
Ini buku dibeli karena kenal sama penulisnya. Akhirnya minta tanda tangannya lah sekalian.
Baru akhirnya menyempatkan baca buku soal anarkis ini.
Ternyata dengan mudah aku memahami sejarahnya bagaimana dan apa yang sebenarnya dilakukan dan diperjuangkan para anarko.
May 4, 2022
Rather repetitive and perhaps it would be really interesting to expand what happened post-2011 anarchism with an ethnographical perspective since the writer himself involve at some level. Nevertheless, learn a lot from this book about how platformism somehow struggles in accommodating anarchism both as a social movement and ideal—maybe it is also the reason Stirnerian egoism is rather popular these days (at least as translated literature in Indonesia).
June 25, 2026
Gen-Z anarchists should be taking notes from this magnificent book. I've never been so captivated by a history book until now. It has successfully mindblown me with each page I read. It's a book that enlightens anarchism to everyone, even to me, who's a walking anarcho larp on social media. And it's also mindblowing for its narration of definitions inside it. Ada banyak hal yang bikin aku hooked: the distinction between anarchism and Marxism-Leninism, the, so far, different idealism of communism, and almost everything about leftism.
Though, going more through it, it's not surprising that banyak informasi yang sudah tidak relevan dengan politik modern. I can't expect much since this book is about anarchist movements in Indonesia, 1999-2011, and for that, I can't consider this book fueling modern anarchism, especially in politics. Apalagi pascapandemi, hampir semuanya terombak ulang. Communism is no longer centered around Marxism-Leninism; it has approached a more anarchic value: the complete abolishment of power, state, and capitalism. However, it is a good historical book that gives enlightenment on what anarchism is, how it grows, and where it belongs.
Panjang umur, anarki!
Kebebasan individu tanpa disertai sosialisme (kolektivitas) hanya akan menjadi privilegi dan ketidakadilan. Sebaliknya, sosialisme tanpa kebebasan individu akan menjadi perbudakan dan brutalitas.
Though, going more through it, it's not surprising that banyak informasi yang sudah tidak relevan dengan politik modern. I can't expect much since this book is about anarchist movements in Indonesia, 1999-2011, and for that, I can't consider this book fueling modern anarchism, especially in politics. Apalagi pascapandemi, hampir semuanya terombak ulang. Communism is no longer centered around Marxism-Leninism; it has approached a more anarchic value: the complete abolishment of power, state, and capitalism. However, it is a good historical book that gives enlightenment on what anarchism is, how it grows, and where it belongs.
Anarkisme adalah paham yang tak pernah padam.
Panjang umur, anarki!
March 28, 2025
Mau baca ini awalnya khawatir terlalu teknis dan nanti gak paham tapi penjelasannya bagus dan mudah dimengerti. Blok Pembangkang dikembangkan dari skripsi/tesis yang menceritakan definisi Anarkisme itu apa dan menjabarkan perjalanannya di Indonesia, terutama di periode paska reformasi sampai di sekitar 2011. Jadi gue baru paham beberapa hal:
1. Anarki itu awalnya punya spirit yg mirip dengan sosialisme, tapi berbeda jauh dari segi pandangan terhadap pemerintah dengan anarki sama sekali menolak kekuasaan negara karena dianggap mau kiri atau kanan, kekuasaan itu berbahaya.
2. Anarki sendiri bukan chaos, tapi menolak negara kalau dari akar katanya. Jadi ada perubahan makna ketika dipakai di bahasa sehari-hari.
3. Mungkin karena sifat gerakannya itu, jadi agak sulit menjadi besar? (menolak kepemimpinan terpusat?)
Honestly, I recommend reading this book.
1. Anarki itu awalnya punya spirit yg mirip dengan sosialisme, tapi berbeda jauh dari segi pandangan terhadap pemerintah dengan anarki sama sekali menolak kekuasaan negara karena dianggap mau kiri atau kanan, kekuasaan itu berbahaya.
2. Anarki sendiri bukan chaos, tapi menolak negara kalau dari akar katanya. Jadi ada perubahan makna ketika dipakai di bahasa sehari-hari.
3. Mungkin karena sifat gerakannya itu, jadi agak sulit menjadi besar? (menolak kepemimpinan terpusat?)
Honestly, I recommend reading this book.
September 22, 2025
Sebenarnya gerakan ini adalah gerakan paling ideal. Sebab, tidak punya kepentingan politik apa pun seperti merebut kursi kekuasaan. Mereka hanya mengusahakan kebebasan. Titik.
Yang menjadi masalah, kebebasan itu sering dibatasi oleh negara, dan oleh sebab itu anarkisme berusaha menghancurkan negara. Sayangnya, negara terlalu kuat untuk dihancurkan. Negara punya senjata, punya tentara, punya polisi, punya media, dan alat-alat propaganda.
Yang menjadi masalah, kebebasan itu sering dibatasi oleh negara, dan oleh sebab itu anarkisme berusaha menghancurkan negara. Sayangnya, negara terlalu kuat untuk dihancurkan. Negara punya senjata, punya tentara, punya polisi, punya media, dan alat-alat propaganda.
March 27, 2025
Buku penting untuk mengetahui apa itu anarkisme dan menjadi anarkis yang sesungguhnya, dan bukan dalam pengertian yang diberikan oleh pemerintah juga media-media yang selalu memaknainya sebagai kekerasan.
Anarkisme adalah murni gerakan anti-otoritarian dan anti-kapitalisme.
Anarkisme adalah murni gerakan anti-otoritarian dan anti-kapitalisme.
October 4, 2025
Lugas dan jelas adalah kesan saya saat membaca buku ini. Bahasa yang digunakan penulis tepat sasaran dan tidak bertele-tele. Penjelasan dan contoh juga semakin memperdalam pemahamam mengenai topik utama: gerakan anarkisme di Indonesia.
It's worth reading!
It's worth reading!
October 15, 2025
3.5/5
Awal buku ini menarik bagi saya, sebagai seseorang yang awam dengan gerakan anarkis. Hanya saja, ketika sudah memasuki sejarah tiap organisasi, muncul kesan monoton. Nevertheless, buku ini dapat memberikan gambaran sejarah gerakan anarkis di Indonesia, sebagaimana judul buku ini.
Awal buku ini menarik bagi saya, sebagai seseorang yang awam dengan gerakan anarkis. Hanya saja, ketika sudah memasuki sejarah tiap organisasi, muncul kesan monoton. Nevertheless, buku ini dapat memberikan gambaran sejarah gerakan anarkis di Indonesia, sebagaimana judul buku ini.
April 4, 2023
i prefer not to speak because if i'm speak, i'm in big trouble
January 8, 2025
Menemukan sebuah buku pemaparan historis sebuah ideologi dengan bahasa yang ringan.
April 9, 2025
Part paling engaging saat baca gerakan2 lokal yg umurnya terlampau sebentar, tapi semangatnya tak pernah padam
February 22, 2026
panjang umur anarki!
March 11, 2026
siapapun yang melabeli anarkisme buruk harus membaca ini terlebih terlebih dahulu, karena kebanyakan sudah salah kaprah tentang apa itu anarkisme.
May 16, 2026
jadi ingin mengulik tentang anarka-feminis
Displaying 1 - 15 of 15 reviews















