Jump to ratings and reviews
Rate this book

Merasa Dekat dengan Tuhan itu Godaan yang Berat

Rate this book
Buku ini menyoroti banyak sekali statement baik secara verbal maupun perilaku para penganut agama mayoritas di Indonesia, yang sangat bisa memancing pertikaian besar, juga rasa menggelitik di sisi lain. Pada dasarnya M. Zaid Su’di dalam buku ini hendak menegaskan bahwa tak ada agama yang selesai. Dalam artian, agama apapun yang dianut, jangan berhenti belajar, mencari tahu dan berdialog agar tidak terpenjara dalam satu pola pikir sempit. Sesuatu yang tampaknya sederhana, tapi nyatanya sulit sekali diwujudkan di negeri ini.

129 pages, Paperback

Published January 1, 2022

2 people are currently reading
19 people want to read

About the author

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
9 (29%)
4 stars
19 (61%)
3 stars
3 (9%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 5 of 5 reviews
Profile Image for raafi.
934 reviews454 followers
December 4, 2022
"Barangkali, salah satu jenis godaan orang saleh adalah perasaan sangat dekat dengan Tuhan. Perasaan semacam itu kadang-kadang bisa menipu dan membuat orang jadi aneh. Orang bisa jadi merasa paling benar, merasa paling tahu apa yang Tuhan kehendaki, bahkan merasa bahwa Tuhan seharusnya bertindak sesuai dengan kemauannya."


"Wirda Mansur bikin saya baca buku ini," begitu ulasan singkat saya seusai membaca buku ini. Itu sekitaran Oktober lalu (dan buku ini juga memang kuselesaikan pada bulan yang sama). Saat itu ada twit viral yang memampangkan cuplikan video Wirda Mansur yang merasa berhak mendapatkan hadiah segera setelah ia bersedekah.

Saat membaca reply-an netizen, ada satu twit yang menyertakan buku ini agar tidak terjerumus pola pikir macam anak ustaz terkenal itu. Saya sudah ingin beli dan baca buku itu, tapi momen Wirda Mansur ini membuatku terpecut untuk menyalakan motor, datang ke toko buku, lalu membayar ke kasir buku ini.

Saya senang, esai yang begitu ingin saya baca ada di urutan pertama. Baiknya, penulis menjabarkannya berteman ilustrasi kisah (entah itu kisah zaman nabi maupun cerita verbal yang mungkin kerap kita dengar sehari-hari). Ini dirasa perlu untuk memberikan konteks sekaligus mencairkan (membuat jadi tidak berat) bahasan yang sedang dituturkan.

Pada esai pertama judulnya yang menjadi judul buku ini, saya belajar tentang bahaya merasa dekat dengan Tuhan dan hubungannya dengan sikap otoriter sebagai akibat. Sikap otoriter itu, menurut penulis, membatasi ekspresi beragama sekaligus menutup teks agama dari kemungkinan tafsir lain. Merasa dekat dengan Tuhan dan sikap otoriter yang menyertainya membuat kita tidak perlu

Korelasi esai pertama tersebut dengan pola pikir Wirda Mansur dalam yaitu betapa kita tidak serta-merta dengan mudah melihat perbuatan (ibadah) kita kepada Tuhan sebagai hal yang transaksional. Apa yang kita beri akan langsung kita terima. Apa yang kita bayar akan langsung menjadi milik kita.

Wah, baru satu esai saja sudah banyak yang bisa dijabarkan. Padahal, masih ada 20-an esai lain yang juga menggugah sebagai bahan diskusi maupun bahan perenungan. Dan tidak semua esai berisi hal-hal reflektif yang berkenaan dengan keseharian. Esai lainnya berisi tafsiran kisah-kisah para nabi atau cerita terdahulu. Di satu sisi memang cukup beragam, tapi di sisi lain terlihat bahwa esainya tidak menuju ke suatu muara tertentu.

Akhir kata, saya harap Wirda Mansur baca buku ini (setidaknya baca esai pertama di buku ini) sehingga tidak membawa miskonsepsi tentang ibadah.

"Maka, dari doa Nabi Zakariyya kita tidak saja diajari tentang kesabaran dan keteguhan, tetapi juga tata krama di hadapan Allah. Dalam berdoa kita adalah hamba yang meminta, bukan orang yang mengacungkan perintah dan mendiktekan ini-itu. Doa bukan lampu ajaib dan Tuhan bukan jin." (hlm. 124)
Profile Image for Citra.
73 reviews1 follower
September 4, 2024
Sebagai seorang muslim yang tidak mendalami kitab-kitab seperti orang-orang yang mendalami ajaran Islam, buku ini menawarkan kisah-kisah yang cocok menjadi permulaan untuk belajar lebih dalam, serta dapat menjadi pembuka pengetahuan tentang ada banyak sekali contoh-contoh perilaku yang patut diteladani dari para Nabi, Rasul, serta para sahabat, di tengah-tengah kondisi beragama di Indonesia saat ini.

Kerap kali toleransi dibicarakan dalam konteks perbedaan agama, antara Islam, Kristen, Budha, Hindu, dan ajaran lainnya. Tetapi, menyampingkan toleransi kepada sesama muslim. Muslim diajarkan untuk lemah lembut kepada sesama muslim selayaknya saudara, tetapi pada prakteknya banyak sekali muslim yang lebih keras ke muslim lain daripada ke dirinya sendiri, atas nama kebenaran (merasa yang dia katakan, pelajari, pahami, lakukan adalah kebenaran sesungguhnya), seolah-olah dirinya yang cuma manusia itu adalah wujud kebenaran diatas kebenaran Tuhan.

Buku yang bagus untuk mengenali betapa indahnya Islam mengajarkan apa itu habluminallah habluminannas.
Profile Image for Laily.
29 reviews
December 14, 2024
"Melalui agama, kita belajar bahwa agama tidak hanya sistem kepercayaan impersonal, tetapi juga agama dengan wajah manusia"

Bacaan yang ringan namun sukses mengetuk lembut pikiran saya. Saya suka buku ini karena alunan kata-per-kata yang mudah sekalii masuk pemahaman 😃

Walau sebenarnya, kalau bisa sih, ada sumber-sumber untuk tiap cerita sehingga makin lengkaplah buku ini.

Selain itu, saya agak kurang setuju "...kita juga harusnya bersyukur atas doa-doa yang tak didengar Tuhan,...". Kalau jadi salah satu editor (haha gaya betul), mungkin saya minta untuk memberi quote: "tak didengar".
Profile Image for Yuli Hasmaliah.
71 reviews1 follower
February 23, 2024
Ada hal yang tak saya setujui, namun banyak hal yang saya sukai dari buku ini. Sungguh menarik untuk dibaca dan mudah untuk dipahami dengan harapan semoga menempel kuat di ingatan bahwa "Merasa dekat dengan Tuhan itu godaan yang berat".
Profile Image for Levi.
7 reviews
March 31, 2024
This worldly life is no more than play and amusement, 😸
Displaying 1 - 5 of 5 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.