Jeezlyn tak pernah mengira, biaya masuk kuliahnya tak bisa terbayar karena orangtuanya terkena PHK. Tak punya banyak pilihan, ia hanya bisa meratapi barang branded dan koleksi album K-Pop yang ia miliki kini terpajang di akun sosial media miliknya untuk ia jual. “Di mana lagi gue dapet uang banyak dalam waktu singkat?! Masa iya gue cari sugar daddy?!” *** Hi! I saw your tweet and I’m willing to be your sugar daddy
Untuk apa, untuk apa premis awalnya lumayan kalau proses dan akhirnya ampas sekali. Dan, untuk apa prolog itu? Kacaw, tak sukalah.
Baik, mulai darimana aku harus mengoceh??? Okai, margin kertas yang kecil dan font yang sama kecilnya. Beneran bikin mata lelah dan pusink, another novel yang males aku baca karena tulisannya kekecilan. (Yang mata minus dan susah fokus ayo angkat tangannn)
Laluu, sebenarnya aku tertarik beli karena menyebutkan sugar daddy dan waaw nggak sebanyak itu, yaa jadi daddynyaa, wkwk. Apa yang aku harapin, siih? Aku nggak dapet feel daddynyaaaa, HAHAHA.
Plotnya,,,, bingung deh. Aku capek banget bacanya, lelah hati ini, bowwwring dan riweeeeeh. Panjang ceritanya, tapi nggak banyak artinya. Banyak plot twist yang nggak bikin aku HAHH? Aku malah kayakk, walahh ini, tohh. Cuzzz, yee banyak amat plot plot yang keluupaa.
Teruzz teruzzz ada karakter yang nggak guna-guna banget, kayaknya kalau diapusssss juga nggak bakalan ngaruh apapun. INIIII, pas si pemeran utama cewek diapa ituuu, yang pokoknya nggak boleh ikut ospek gitu, gunanya apaa sama plotnyaaaa, hueee. Aku nggak menemukan fungsi itu, kecuali menjadi pendukung kalo ssi JEEZ itu ngasal dan pemberaniii kacaww, wkwk.
Apa lagi yang harus komentarin yaaaa, aku butuh waktu dua bulan baca bukunya, karena tidak menemukan motivasi ntuk membacanya. Juga, membutuhkan lebih dari satu tahun untuk meyakinkan diri memulai baca ini. Dugaanku sepertinya bener-bener aje, haha.
Udah deh, sekian. Terima mie ayam.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Gatau berapa kali nangis baca buku ini, full of plotwist and surprise, alur nya yang "kembali ke memori lama" wah itu bener bener kayak ngeliat perjuangan Jeezlyn, sih. Sekeras apa dia berusaha buat bayar uang kuliah meskipun taruhannya, ya.. hatinya bakal naik rollercoaster sama dua cowo yang selalu pengen jagain dia. Ngga cuma Jeezlyn, dua tokoh utama lainnya juga ga kalah keren. How they manage their feelings, how they deal with their problem etc. Lagu strawberries and cigarattes sama lagu fix you punya memori yang kuat sama buku ini. Great work teh apin! U've done well!
"I can battle everyone who wants you, but the battle I can't win is the one you want."
It's been so long sejak aku terakhir baca buku dengan alur yang mundur, meski cuma satu bab aja. Ceritanya ringan banget, manis, lucu, dan pure romance. Bukan cerita yang complicated, dan menurutku nggak banyak hal baru dalam buku ini.
Aku kayaknya kurang rekomen untuk baca buku ini secara digital, karena ukuran fontnya kecil-kecil dan rapet. Satu halaman full dari atas sampai bawah, sejenis sama ukuran font The Prodigy.