What do you think?
Rate this book


250 pages, Hardcover
First published December 21, 2016
“So I could stand shoulder to shoulder with those three, and so I could tell them with a smile how far I’d come, I vowed to do my outmost!” - Chapter 3
Masih tetap menarik, masih tetap seru, dan yang paling penting, masih tetap merinding! Walaupun sudah membaca sampai ke volume ketiga, seri ini masih punya kualitas yang sama dengan volume - volume sebelumnya, bahkan rasanya semakin bagus !
Character development pastinya jadi salah satu poin penting di pikiran Yanagino-san waktu menulis seri ini. Setelah di volume sebelumnya Will mencari tujuan hidupnya, sekarang dia mencari apa itu arti “keberanian”. Yes, the entire series is a rite of passage baik buat Will, maupun buat kita sebagai pembaca.
“Its one thing for an enemy to curse you, but please stop placing such curses on your own heart. Don’t you think that you at least should be your own heart’s biggest ally?” - Chapter 2
Hal yang menurutku menarik dan “berbeda” adalah penggambaran yang detail pada saat scene bertarung, sehingga terlihat lebih realis dibanding novel - novel fantasi lainnya.
Namun, ada 1 hal yang bisa diperbaiki lagi. Penulisan percakapan yang cukup sering berganti antara masing-masing tokoh tanpa menuliskan siapa yang berbicara membuatku kadang bingung siapa yang sedang bicara saat itu.
Tapi itu hanya masalah remeh, masih banyak sekali hal - hal positif dari volume ini. Mulai dari percakapan antar tokoh yang selalu tampak hidup dan lucu, candaan simpel-tapi-mengena yang terselip di sana-sini, dan cerita yang seru!