Andai sel-sel dalam tubuh bisa bicara, telinga kita pasti pengang akan segala kegaduhan dan perang yang terjadi di dalam. Untung saja mereka bekerja keras dalam senyap, sekuat tenaga membuat kita tetap hidup. Walau begitu, terkadang mereka memberi sinyal bahkan red flags jika ada sesuatu yang tak beres. Apakah kamu menyadari itu, atau justru sering abai?
Rizal Do, seorang ners dan praktisi healthy lifestyle yang sangat aktif memberikan edukasi kesehatan via media sosial, menjelaskan kinerja tubuh dalam menghadapi berbagai tantangan penyakit lewat kisah kocak, heroik, bahkan pilu tentang perjuangan para sel. Kisah ini menyentil dan menampar, tetapi sangat berharga untuk investasi kesehatan pada masa mendatang. Buku ini siap menantangmu untuk lebih mengenal diri sendiri dan mencintai tubuh dengan pola hidup sehat. Berani mulai sekarang?
Finally aku menyelesaikan buku ini. Such a journey, fun journey. 😆 Apa kalian tau anime Hataraku Saibou? Yup, anime tentang sel-sel dalam tubuh yang berjuang untuk membuat tubuh tetap sehat setiap harinya. Nah... Buku ini sama isinya, kita bisa baca gimana perjuangan sel-sel tubuh menghadapi berbagai macam tantangan, seperti sel darah putih melawan bakteri influenza atau saat sel kanker menyerang. Wah.... Seru deh. Buku ini juga bikin aku semakin sayang sama badan aku. *ekhem* "Kepada sel-sel di tubuhku, terima kasih sudah berjuang untukku. Walaupun aku masih sering menyakiti badanku sendiri, aku akan berjuang bersama kalian untuk menyehatkan tubuhku juga. Selanjutnya mari kita bekerja sama!" Selain itu, buku ini juga menyediakan informasi-informasi tentang pertolongan pertama, yang mana........ Yup, banyak sekali miss informasi di masyarakat luas ini. Seperti saat mimisan, orang-orang kok ya mendongak ke atas? Padahal ya badan dibungkukin, biar darahnya keluar, bukan tertelan. Atau pas memar, diapain coba? Kompres air hangat. Padahal harusnya kompres air dingin. Wah banyak banget ilmu-ilmu baru yang kudapatin dari buku ini. Gak lupa, penulis juga menyisipkan jokes-jokes ala media sosial di bukunya. Yang paling menjadi favorite ku adalah meme anak overthinking. Itu lucu banget. 😆 Saking gemesnya, aku gak tahan buat warnain itu gambar. Wah, aku bangga menjadikan buku ini sebagai bagian dari proses belajar dalam hidup ini. Tak lupa di bagian akhir buku penulis juga menyisipkan kalimat-kalimat penyemangat untuk para pembacanya. Terima kasih sudah membuat buku ini. Untuk penulis, penerbit, dan semua orang yang terlibat, kalian hebat. 🤗
Ps. Ada bonus e-book dari penulisnya dan masih banyak lagi bab yang perlu ku baca untuk nambah pengetahuan ku. Hihihi... Let's do it!
Buku ini bisa menjadi panduan dan mudah dimengerti karena ditulis dengan gaya santai dan menghibur. Rizal Do berhasil menjelaskan mekanisme tubuh manusia dengan cara yang tidak hanya informatif, melainkan juga penuh humor dan cerita yang relatable.
Salah satu kekuatan utama buku ini adalah bagaimana ia menjadikan topik kesehatan yang sering kali terasa berat menjadi sesuatu yang mudah dicerna. Gaya penulisan yang ringan dan interaktif membuat kita seakan diajak ngobrol oleh tubuh sendiri—tentang kerja kerasnya, keluhannya, hingga tanda-tanda bahaya yang sering kali kita abaikan.
Buku ini terbagi dalam tiga bagian utama: bagaimana tubuh memberikan sinyal saat ada masalah, pentingnya merawat kesehatan keluarga, dan dasar-dasar pertolongan pertama. Ketiganya dirancang dengan pendekatan yang membumi dan praktis, membuat pembaca lebih sadar tentang kesehatan diri sendiri dan orang-orang di sekitar.
Meskipun ada beberapa bagian yang mungkin terasa repetitif, secara keseluruhan, buku ini adalah bacaan yang sangat direkomendasikan bagi siapa pun yang ingin memahami tubuhnya lebih baik dan mulai menerapkan pola hidup sehat.
Saya sepakat dengan dr. Asa Ibrahim, Sp.OT terkait testimoni buku ini, “Salah satu buku yang harus selalu ada untuk berbagau macam kondisi kesehatan yang bisa kita alami sehari-hari.” Sebab untuk menjaga kesehatan diri sendiri, kita perlu mempelajari cara merawat tubuh beserta kendala yang mungkin dialami di kemudian hari. Jika kita memahami cara penanganan yang tepat, kita juga yang bakal diuntungkan dengan pengetahuan yang kita miliki.
Ulasan lengkap: Pabukon Pikiran Rakyat edisi 24/09/2022.
layak jadi buku yg "wajib" ada di rumah apalagi untuk orang awam yg "buta" ilmu kesehatan.
cara penyampaiannya mudah dimengerti, ga berat, ada bonus e-book nya pun. harus diletakkan di tempat yg mudah dijangkau jadi sekiranya kita butuh bisa dengan mudah dibaca ulang.
“Apa yang terjadi ketika kita memaksakan diri untuk bekerja tanpa istirahat tidak kenal waktu?”
Sesederhana begadang semalaman sampai pagi untuk mengejar target tugas atau pekerjaan ternyata melibatkan cukup banyak sel dan organ dalam tubuh kita. Tidak hanya kamu yang bekerja tanpa henti melainkan sel dan organ yang seharusnya mendapatkan jatah istirahat akhirnya terpaksa kerja rodi juga. Lalu, apa yang terjadi ketika semua sel dan organ bekerja tanpa henti dan dampaknya terhadap tubuh kita? Buku Andai Sel-Sel dalam Tubuhmu Berbicara mampu mengupas tuntas sebab akibat dari kebiasaan buruk manusia yang sering menyepelekan kesehatan dari POV sel maupun organ tubuh kita. Dikemas dengan gaya penulisan menarik seperti membaca cerpen dan dialog dari masing-masing sel sebagai tokoh cerita di dalamnya. Awalnya saya berpikir buku ini akan sangat padat dan lekat dengan bahasa ilmiah namun ternyata tidak, justru sangat menarik untuk disimak sampai akhir.
Buku ini berisi 3 bab utama yang di dalamnya ada sub-bab yang rinci untuk memperjelas setiap bahasan yang diberikan. Isinya mulai dari ketika tubuh berdialog, perawatan kesehatan keluarga dan pertolongan pertama yang bisa dilakukan ketika teman maupun keluarga kita ada yang sakit. Meskipun sudah menamatkan isi sampai tuntas namun menurut saya buku ini akan sangat relevan untuk disimpan dan dibaca berulang. Apalagi di bagian bab perawatan keluarga dan pertolongan pertama karena berisi panduan maupun gambaran yang rinci mulai dari pertolongan saat tersedak, pendarahan, luka bakar, vertigo sampai kejang yang selama ini masih banyak disalahpahami. Saya sangat antusias membalik setiap halaman buku untuk mempelajari istilah-istilah baru maupun sebab akibat penyakit yang terjadi dalam tubuh manusia super sibuk ini. Bukan hanya mengenai permasalahan yang sering terjadi saja yang disinggung melainkan juga ada mitos-mitos dan penanganan yang selama ini masih keliru serta dijelaskan secara medis seperti memar yang katanya dijilat jin, penanganan untuk korban tidak sadar diri, pemahaman terhadap kompres panas dan dingin sampai dengan penjelasan tentang terkilir yang masih banyak diperdebatkan. Buku ini dilengkapi gambar sebagai penjelas panduan, penyakit maupun tata cara untuk pertolongan pertama yang bisa dilakukan dengan rinci. Di bagian akhir juga sudah ada daftar pustaka sebagai rujukan yang menjamin kredibilitas setiap informasi yang dijelaskan di dalam bukunya dari jurnal maupun artikel ilmiah terpercaya.
Buku Andai Sel-Sel dalam Tubuhmu Berbicara mampu mencapai tujuannya untuk memberikan informasi penting bagi masyarakat luas dengan bahasa lebih komunikatif dan tidak membosankan. Kita tahu bahwa tidak semua masyarakat memahami bahasa medis, jadi ketika dikemas menjadi pemahaman yang ringan maka lebih banyak orang yang tertarik untuk memahaminya. Aku suka bagaimana konsep buku ini dibuat dan juga cara penulis menyampaikan setiap keresahan terhadap kelalaian yang sering banyak dilakukan masyarakat. Buku ini sangat direkomendasikan sebagai panduan penting untuk perawatan maupun pengambilan keputusan dalam penanganan penyakit dalam keluarga kita semua. Sayangnya di bagian sub bab yang menjelaskan resiko bunuh diri penjelasannya sangat singkat akan lebih baik jika lebih disinggung banyak serta penanganan yang relevan mengingat saat ini banyak orang yang kesulitan mengendalikan keputusasaan dalam dirinya.
Mengapa Buku ini Menginspirasi? Buku ini mampu membuka pemikiran saya yang selama ini kurang memperdulikan masalah kesehatan, sering makan sembarangan, jarang olahraga dan begadang. Setelah membaca betapa tersiksanya sel-sel dan organ dalam tubuh saya jadi lebih berhati-hati dalam mengatur waktu bekerja dan juga tidak lagi telat makan. Betapa indahnya anugerah yang Tuhan ciptakan dari semua mekanisme tubuh kita sehingga hendaknya harus lebih banyak bersyukur dengan merawat kehadirannya bukan malah menyiksanya.
Point Menarik dan Unggul dari Buku: • Buku ini membagi pembahasannya menjadi 3 bab utama yang di dalamnya ada sekitar 44 sub bab penting untuk menjelaskan sel maupun organ penting dalam tubuh manusia. • Bahasa yang digunakan komunikatif dan informal menggunakan gaya dialog ala bercerita seolah masing-masing sel maupun organ dalam tubuh kita sedang curhat. • Penjabaran sebab akibat dan alur terjadinya penyakit sangat rinci sehingga mudah dipahami. • Ada rincian tata cara lengkap mengenai pertolongan yang bisa dilakukan mandiri sebagai bekal ketika menghadapi serangan yang tidak diinginkan. • Ada gambar sebagai ilustrasi penjelas kejadian, tata cara maupun penyakit sesuai bahasan dari bab tersebut. • Ada daftar pustaka yang relevan langsung dari jurnal maupun artikel ilmiah yang sudah terjamin kredibilitasnya. • Tema dan pemilihan masalah yang dipilih general namun justru banyak dialami dan dikeluhkan oleh banyak orang sehingga mampu mencapai tujuannya untuk edukasi dari segala kalangan masyarakat. • Buku ini sangat minim menggunakan istilah medis dimana penulis memilih mendeskripsikan kejadian yang dialami sebagian besar orang sehingga tidak membingungkan. • Bahasa yang diberikan tidak terlalu padat dengan pemilihan font dan ukuran yang nyaman di mata jadi tidak malas untuk menyelesaikannya sampai tuntas.
Kekurangan dari Buku Ini: Ada satu kekurangan dari buku ini yang menurutku bisa dipertimbangkan untuk menjelaskan lebih mendalam pada bab resiko bunuh diri yang terlalu singkat. Akan lebih baik kalau bab ini disinggung lebih mendetail lengkap dengan tata cara penanggulangan dan juga pencegahan dari keluarga maupun orang sekitar mengenai tanda-tanda orang yang depresi atau ingin mengakhiri kehidupannya.
Pelajaran yang Didapatkan: Mekanisme dalam tubuh kita sangat rinci dan ssaling berkaitan sehingga yang kita sangka hanya membebani satu sel maupun organ ternyata juga menumpuk beban di keseluruhan sel dan organ dalam tubuh. Pentingnya kemampuan untuk bertanggungjawab mengenai kesehatan diri sendiri karena lekat kaitannya dengan kenyamanan orang sekitar maupun keturunan-keturunan kita. Saat kita terjangkit diabetes maka sama saja kita akan melahirkan keturunan dengan resiko diabetes sangat tinggi, bukankah kita akan menjadi orang jahat jika membiarkan hal tersebut terjadi? Kita harus lebih bijak dalam memilih apapun yang masuk dalam tubuh serta memberikan jatah istirahat lebih adil pada setiap organ maupun sel tubuh. Jangan mengira sel dan organ tubuh kita bisa dibohongi karena mereka sangat pintar, buktinya langsung menyesuaikan dengan kondisi kita kan? Nah, sebagai bentuk rasa terimakasih pada sel dan organ mulailah hidup sehat sekarang juga!!!
Untuk Siapa Buku ini Wajib Dibaca? Buku ini WAJIB DIBACA untuk semua orang terlebih yang masih sering meremehkan kondisi tubuh, begadang, makan makanan tidak bergizi, malas olahraga dan tidak memperhatikan setiap kecil jeritan tubuhnya. Buku ini cocok juga dijadikan panduan penting untuk pegangan pengetahuan pertolongan sehingga ketika ada teman maupun keluarga yang sakit bisa segera mendapatkan pertolongan.
Kebayang tidak sih kalau sel-sel di dalam tubuh kita bisa berbicara? Pasti telinga kita yang akan menjadi korban pertama karena saking bisingnya. Nah, dibuku ini, penulis mengajak kita untuk menilik mekanisme tubuh kita ketika sedang sakit, begadang, saat minum obat, atau kebiasaan kita sehari-hari lainnya yang tentu saja pasti akan berimbas kepada sistem kerja di dalam tubuh.
Baca buku ini berasa lagi nostalgia ketika jaman kuliah dulu, karena pembahasannya benar-benar detail seperti yang kupelajari selama 4 tahun menuntut ilmu. Walaupun tentu saja tidak se”detail” itu, tetapi cukup membahas beberapa topik kesehatan secara ringkas tapi berbobot. Buku ini juga memberi informasi mengenai panduan perawatan kesehatan keluarga dan juga tindakan pertolongan pertama.
Aku suka buku ini karena penulis menyampaikan mekanisme tubuh lewat dialog-dialog antar sel atau zat lain di dalam tubuh kita. Jadi, lebih mudah dipahami oleh pembaca. Hanya saja, ketika melihat sampul buku ini, kukira akan ada banyak ilustrasi sel saat bekerja dalam tubuh, tapi ternyata tidak sebanyak itu. Ilustrasinya sama seperti yang kutemui di buku kuliah dengan tambahan beberapa dialog saja. Mungkin ekspektasi aku yang terlalu tinggi dengan mengharapkan penyajian buku ini mirip “Komik Golongan Darah” atau drama korea “Yumi’s Cell”.
Bagiku, buku ini masih cukup mudah dibaca meskipun ada banyak nama sel atau zat lainnya yang mungkin akan mudah dilupakan karena saking banyaknya. Dua temanku yang tidak memiliki latar belakang di bidang kesehatan mengakui bahwa buku ini “agak berat”. Tetapi setidaknya mereka cukup tau secara umum beberapa permasalahan kesehatan dan cukup terbantu dengan materi kesehatan keluarga dan pertolongan pertama.
Membaca buku ini membuatku sadar untuk lebih merawat tubuh kita dengan baik dan benar. Mungkin kita tidak merasakan apapun ketika jadwal tidur kita berantakan atau pola makan yang tidak teratur, tetapi nyatanya para sel sedang mengalami krisis dan terdapat peperangan maut di dalam sana. Tanpa kita sadari, pada akhirnya kita merasa sakit dan mungkin sudah terlambat untuk mengobatinya. Jadi, sayangi tubuh kita ya!
Penyakit tertentu bisa menggerogoti tubuhmu tanpa disadari, loh. Ia tidak memberikanmu gejala apapun, tetapi berhasil mengacaukan sistem tubuh dalam senyap. Dari luar, kamu mungkin tampak segar, bugar, dan sehat. Namun, di dalam ada perlawanan sengit yang tidak disadari. - Para Pembunuh Senyap. - Andai Sel-Sel Dalam Tubuhmu Berbicara Rizal Do Penerbit Bentang Pustaka Edisi Digital, Juni 2022 44 Bab Baca di @rakatadotid - Masyaallah akhirnya selesai baca ini dan speechless. Aku seketika membeku dan merenung setelah membaca buku ini. Bahkan sejak bab pertama yang bikin aku menilik ke beberapa tahun lalu. Saat masih jadi buruh pabrik. Ia buruh pabrik yang kerjanya 3 sif. Pagi, siang dan malam. Dan Bab Bergadang malam itu beneran sesuai apa yang diungkapkan penulis di buku ini. Banyak macam penyakit yang bisa timbul akibat bergadang. Akan tetapi ada beberapa hal yang harus diikuti agar bergadang nggak menggerogoti kesehatan kita. - Belum lagi Bab Para Pembunuh Senyap. Aduh itu beneran detail banget penjelasannya, mulai dari yang mematikan yang banyak diderita kebanyakan orang tanpa mereka sadari hingga memberikan solusi kesehatan agar terhindar dari penyakit tersebut. - Keseluruhan Bab-nya berdaging semua, dan fix buku ini harus aku miliki fisiknya. Karena berharga banget semua isi yang dipaparkan penulis. Dan cara penyampaiannya begitu sederhana juga ringan. Buat pembaca yang kesulitan memahami bahasa kedokteran, penulis satu ini menyederhanakan semuanya agar kita yang awam mudah memahami yang disampaikan penulis. - Ilustrasinya juga menarik, kita bahkan bisa memahami betapa kuatnya sel-sel kita berusaha menjaga kita tetap sehat tetap hidup dengan gaya hidup kita yang jujur bahkan sering memaksakan diri tetap terjaga padahal tubuh sudah memberikan sinyal lelah, tapi itulah kita manusia. Terus denial dan memilih tetap bertahan terjaga daripada berisitirahat. Setelah membaca semua bab, aku merasa sudah melakukan kedzaliman pada tubuh ini. Dan mulai menjaga untuk bisa memahami tubuhku sendiri. - Buat kalian yang sayang dengan tubuh kalian. Buku ini adalah jawaban terbaik. Harus punya sih.
This entire review has been hidden because of spoilers.
"Padahal, masalah pastinya saja belum ditemukan. Bagaimana teman-teman bisa mengatasi sebuah masalah jika masalahnya saja belum dipastikan secara tepat?" -hlm. 116
Waktu pertama kali lihat judulnya di toko buku aku langsung mikir "kayaknya ini buku yang aku banget!" dan ternyata bener saja, setelah selesai membacanya aku merasakan banyak manfaat setelah membaca buku ini, secara harfiah.
Entah kenapa sejak dulu (ya nggak dulu banget sih), aku suka dengan buku-buku yang membawa tema seputar kesehatan atau yang sejenis. Begitu pula di buku ini membahas tuntas beberapa mekanisme tubuh bekerja dan sebenernya tuh di dalam tubuh kita tuh lagi ada apa sih.
Buku ini sendiri dibagi jadi tiga bagian besar. Bagian pertama kita akan lebih dikasih lihat kondisi secara general atau umum mengenai kondisi-kondisi tertentu terkait tubuh kita, dan langsung bab pertamanya membahas tentang begadang! Sedikit menyentil hati mungilku saat membaca, hahaha.
Bagian kedua akan lebih banyak mengenai pengetahuan dasar terkait kesehatan di tingkat yang lebih agak atas, alias di kehidupan sosial. Jadi bisa banget hal-hal yang dituliskan di bagian ini diimplementasikan untuk diri kita sendiri atau keluarga terdekat.
Dan bagian ketiga bakalan banyak membahas mengenai pertolongan pertama. Jadi menolong orang juga bukan sembarangan dan nggak boleh gegabah. Juga selain menolong, kita harus memperhatikan dan memprioritaskan kesehatan dan kenyamanan penolong dulu supaya meminimalisir korban.
Buku ini memang kompleks banget deh. Banyak kajian ilmiah yang setelah aku baca jadi langsung menyahut "Owalah ternyata begitu toh!" gitu. Bahasa yang digunakan penulis juga enak, disertai dengan ilustrasi yang memperkaya visual dari buku ini.
Meskipun kalau bisa kubilang memang pembahasan yang menyertakan "dialog" antarsel di sini tuh cuma ada di bagian pertama aja sih. Sisa buku ini memang layaknya buku panduan atau buku pengetahuan dasar di dunia medis.
Andai Sel-Sel Dalam Tubuhmu Berbicara || Rizal Do || Penerbit Bentang ( PT Bentang Pustaka) || 285 hlm || Cetakan Keenam, Juni 2024
Kebayang gak sih kalo sel-sel dalam tubuh kita bisa bicara? Mungkin telinga kita akan terasa bising dengan segala kegaduhan, protes, dan perang yang sedang terjadi di dalam tubuh. Sudah siapkah kita mendengarkan itu semua?
Berawal dari twitter atau yang sekarang berganti nama menjadi X aku menemukan sebuah artikel kesehatan yang lewat di tlku. Long short story ternyata artikel tersebut adalah sebagian isi dari buku beliau. Dan yg menulis adalah seorang ners dan praktisi healthy lifestyle. Jadilah buku ini wishlist teratasku. Karena saking suka dan penasaran sm isinya. Buku ini berhasil tercoret berkat menang GA yg diadakan oleh komplek tercinta.
Buku ini membahas tentang sistem kerja sel-sel dalam tubuh kita. Penulis menjelaskan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti oleh orang awam sepertiku. Bukan hanya itu, penulis juga menjelaskan menggunakan dialog bahasa kekinian yang kadang membuatku nyengir.
Gak hanya membahas tentang sel, buku ini juga membahas tentang perawatan kesehatan keluarga dan pertolongan pertama. Banyak sekali ilmu baru yg aku dapatkan dalam buku ini. Seruuu. Mitos yang selama ini beredar di kalangan masyarakat dipatahkan dlm buku ini. Seperti contoh mengoleskan odol atau mentega pada luka bakar (seharusnya luka bakar disiram menggunakan air mengalir), mendongakkan kepala saat mimisan (pdhl seharusnya harusnya menunduk agar darah keluar dan tidak tertelan). Waahh pokoknya seru.
I really enjoy reading this book. Menurutku buku ini wajib ada sih di setiap rumah sebagai bentuk pencegahan dan pertolongan sewaktu-waktu. Buku yang sangat bermanfaat.
kenapa sih kita bisa demam? kenapa ya orang tersedak tidak boleh diberi minum? kenapa ya virus corona berbahaya? kenapa antibiotik harus dihabiskan ? oh ternyata demam itu sebagai tanda kalau tubuh sedang berjuang melawan bakteri dalam tubuh, karena membaca buku ini, saat aku demam, maka aku menyemangati diri sendiri, ayo sel-sel tubuhku pasti kalian bisa melawan bakteri atau virus pembawa bibit penyakit ini, kita berjuang bersama. memang sepertinya aku sudah cepat sembuh, tapi karena dokter menganjurkan dihabiskan obat antibiotiknya, maka itu harus aku minum, kalau tidak bakteri atau virus bisa jadi resisten dan kebal. aku baru tahu fakta ini.
Menurutku buku ini perlu dibaca oleh siapapun terlepas background pendidikannya apa saja, hal ini untuk menambah pengetahuan dasar tentang kesehatan kita sendiri dan orang lain. Dengan membaca buku ini, kita bisa lebih mengerti dan bisa membedakan penanganan pertama terhadap gejala yang dirasakan, terlebih lagi tidak mudah termakan berita bohong atau pengobatan alternatif yang tidak jelas keabsahannya. ada banyak lagi tentang pertanyaan-pertanyaan beserta jawabannya di buku ini. aku sangat terbantu sekali dan bisa sedikit ikut mengedukasi orang-orang sekitarku juga. terimakasih ners untuk bukunya yang gampang dan mudah difahami walaupun sejujurnya jika aku diminta mengulangi nama-nama ilmiah dari sel-sel terkait aku tidak bisa fasih mengucapkannya.
📌 Gais setelah baca buku ini aku ngerasa agak ketampar. Apalagi setelah mengalami jompo sebelum waktunya. Sekarang sedikit-sedikit aku mulai berolahraga kembali karena takut kena penyakit 🥲👍🏼 (ini serius huhu)
📌 Di dalam buku ini banyak membahas fakta, mitos, dan tips kesehatan yang disusun dengan bahasa ringan. Jadi, kalau baca ini enggak kayak baca buku Campbell Biologi yang bikin matamu melek setengah karena keburu ngantuk ndjsjsjjs 😮💨
📌 Ada banyak masalah kesehatan yang membuatku tergelitik serta merasa relate dengan kondisi sekarang yang sedang aku (dan anak muda lainnya) alami. Contohnya kebiasaan-kebiasaan buruk yang timbul tanpa kita sadari berkat pergeseran aktivitas manusia zaman now, kayak waktu dan jam tidur, rutinitas minum air mineral dan keaktifan tubuh.
📌 Sebagian penjelasannya pakai reka adegan organ tubuh, darah, jaringan, sel, enzim, dll yang seolah-olah bermain peran di dalam tubuhmu buat menjaga stabilitas kesehatan. Dari mulai dialog ringan, adu bacot, sampai simulasi perang. Lumayan seru! Penjelasannya jadi lebih mudah dibayangkan karena kayak lihat film animasi dalam kepala 😂👍🏼
Kalau kamu pernah nonton K-Drama judul Yumi Cells season 1 dan 2, buku ini versi cerpennya. Di X Ners Rizal Do sering banget kasih edukasi ringan tentang perawatan luka, pertolongan pertama waktu demam, pertolongan buat luka bakar, dan ragam penanganan yang ga tersentuh sama petugas puskemas atau posyandu. Tipsnya selalu mudah dicerna. Padat. Tepat sasaran. Nah, di buku ini cakupan pembahasannya jadi lebih luas. Tema besarnya terbagi jadi tiga, yaitu Ketika Tubuh Berbicara, Perawatan Kesehatan Keluarga, terakhir Pertolongan Pertama. Ilustrasi di tiap pembahasan bantu banget buat punya gambaran secara visual bagian tubuh kita, misalnya gambaran kerusakan di otot jantung, perkembangan sel kanker yang makan sel-sel sehat lainnya, mekanisme perubahan pupil, dan lain-lain. Maka, gaada alesan lagi buat males-malesan ubah pola hidup jadi lebih sehat, sebab “men sana in corpore sano”.
"Jangan biarkan orang lain tiba-tiba datang untuk mengoleskan odol, mentega, atau substansi selain air pada luka bakar sebelum diguyur menggunakan air. Guyur saja orang itu sekalian."
Bacaan yang daging banget dan aku yakin bakal re-read terus karena materinya yang pasti berguna buat aku & cara penyampaiannya yang oke dan gemas banget pakai ilustrasi tukang paket hehe. Recommend banget buat belajar P3K, kesehatan, dan yang pasti bikin makin sayang dan bersyukur sama otak dan seluruh bawahannya yang masih bertahan menjalankan 'megazord' bandel a.k.a tubuh aku yang masih kadang-kadang begadang, mainan HP padahal udah jam tidur, males-malesan, dan makan sembarangan. Makasih yaa! Sekarang aku udah berusaha rutin olahraga dan mengurangi pemakaian HP aku. Kalau ngga ada tugas, aku langsung tidur dan mulai rutin masukin buah-buahan sebagai makanan sehari-hari. Makasih yaa!
I would give 100000000 stars if I could soalnya bagus banget!!! Beneran bagus banget. Banyak analogi-analogi sederhana tentang percakapan sel-sel di dalam tubuh yang bikin aku setiap baca tuh jadi kaya “oh iya ya..” “oh gitu” gitu loh. Selain itu banyak ilmu juga tentang pertolongan pertama yang useful banget buat orang awam kayak aku. Jadi tau harus ngapain aja kalo (amit-amit) dihadapin sama situasi genting yang mungkin kita gak pernah kepikiran sebelumnya.
Buat aku sendiri, part paling ‘menampar’ tuh ada di bab tidur soalnya jam tidurku masih jeleeeeek banget. Setelah baca buku ini, aku jadi lebih sering matiin lampu waktu tidur (yay! proud of me!👏🏻) soalnya jadi lebih paham apa yang terjadi di dalam tubuh waktu akunya tidur.
Keren banget penulisnya! Shout out to Ners Rizal🫶🏻
❤️Sebagai anak IPS yang udah lama banget ga belajar ttg ke-IPA-an dan kesehatan, buku ini komplit banget sih isinya👍🏻 w rekomen baca bukunya karena helpful buat orang awam kayak w ❤️ Dia bahas banyak masalah kesehatan dan mitos-mitos yg ngikutin masalah tersebut + gimana cara merespon masalah kesehatannya itu ❤️ Bahasanya sederhana + banyak dikasih jembatan keledai yang ngebuat gampang nempel di kepala ❤️ bukunya floppy banget w sukak! Dan harganya terjangkau✊🏻
🙏🏻Judul bukunya ga menggambarkan isinya, ternyata yg beneran "sel bicara" cuma beberapa bab doang, sisanya pem-bahasaan-nya ilmiah. JADI BUTUH WAKTU LAMA BACANYA KARENA JENUH DAN PUYENG😞 🙏🏻Urutan bab dan penulisannya agak berantakan, jadinya banyak tips yang redundant menurut w
Setelah baca buku ini langsung tersadar “selama ini pola hidup ku sembarangan banget, maaf ya sel sel tubuh ku 🥺” Buku yang wajib semua orang pahami dan baca, sesuai dengan keterangan di bukunya “buku ini dilengkapi juga dengan: dasar pertolongan pertama, panduan perawatan kesehatan keluarga, mekanisme kerja tubuh dan informasi gaya hidup masa kini yang salah dan berbahaya serta solusinya” Ini buku tentang kesehatan tapi mudah banget dipahami karena storytellingnya bener bener menarik, seperti tidak lagi membaca buku nonfiksi 😍
Alasannya saya tertarik membeli buku ini dan membacanya adalah kegelisahan dan rasa penasaran dengan kondisi tubuh yang mudah lelah dan pegal. Saya ingin tahu apa sih yang terjadi di tubuh saya. Setelah membaca buku ini dapat banyak pencerahan tentang kesehatan tubuh. Saya jadi paham tanda-tanda tubuh sudah mengisyaratkan untuk istirahat dan menunjukkan akan muncul penyakit. Saya suka bukunya secara keseluruhan, hanya sedikit terkendala dengan istilah medis walaupun sudah disajikan secara sederhana oleh penulis supaya kita mudah memahaminya.
Detail banget. Buku ini diperuntukan oleh orang awam karena bahasa dan penjelasannya di buat seperti narasi tentang apa yg terjadi ketika sebuah virus atau hal apapun masuk ke tubuh kita. Dengan membedakan dan membuat seolah sel sel adalah peran, membuat baca jadi lebih enak dan masuk ke otak. Kita jadi paham gimana semua sel di tubuh kita saling bekerja dan memastikan tubuh beroperasional dengan baik. Sumpah suka banget 🤗🤗
Beberapa dialog antar sel di buku ini malah membuat imajinasiku menayangkan karakter-karakter manga Cells at Work. Mirip sih, kebayang chaosnya kalau mereka lagi bingung nan panik gara-gara kelakuan hostnya.
Eniwei, sebagian isi buku ini sudah kubaca di thread penulis, yang memang kufollow dari zaman awal pandemi.
kayak obat-obatan yang harus ada di kotak P3K, buku ini juga wajib ada. kemampuan ners rizal mengedukasi masyarakat awam seperti saya tanpa membuat buku ini terasa njlimet kuadrat patut diacungi jempol; belum lagi guyon yang hadir tiba-tiba di antara istilah dan wanti-wanti serius and it caught me off guard.
Biologi banget tapi seru isinya teori first aid dan hal-hal dasar seputar kesehatan yang orang awam harusnya tahu isinya padat dan to the point, bahasanya mudah dipahami dan ringan mungkin next bisa ditambah link video prakteknya kali ya biar ada gambaran
kayaknya buku ini wajib ada di setiap rumah bersama kotak first aid
A fun read! Baca buku ini ngingetin gue ke pelatihan medis pas kuliah dulu. Bedanya buku ini jauh lebih lengkap. Fix jadi buku wajib di rumah dan jadi pedoman utama untuk pertolongan pertama kalau mengalami isu medis.
Karena buku ini jadi lebih aware & paham tentang kesehatan mulai dari penyakit-penyakit, gaya hidup, dan pertolongan pertama. Bahasanya mudah dimengerti oleh orang awam.
5/5 Buku favorit saya tahun ini. Menurut saya ini buku yang wajib semua orang baca. Banyak insight yang saya dapat tentang tips-tips kesehatan yang bermanfaat dan bisa diterapkan sehari-hari.