Bob Sadino sering dianggap sebagai seorang entrepreneur ikon di Indonesia. Keberhasilannya menjadi pionir di bidang agrobisnis dan agroindustri dengan bendera Kemchicks Group begitu membekas. Pergaulannya yang luas di berbagai kalangan dan kepiawaiannya berkomunikasi pun tak diragukan lagi. Tapi, yang tak kalah menarik adalah gaya Bob dalam berpakaian, berpikir, berkomentar, bersikap, dan bertindak. Inilah komentar publik ; nyentrik, unik, stylish, berkelas, provokatif, kontroversial, berani, sangat merdeka, the real entrepreneur, bahkan fenomenal. Namun, satu kalimat yang mungkin mewakili semua pandangan tersebut, seperti yang Bob sendiri katakan, "Mereka bilang saya gila !"
Buku ini bukan biografi, tetapi sebuah buku provokasi dan lecutan-lecutan agar orang -terutama kaum terpelajar bergelar sarjana- berani menggeser paradigmanya, bahwa teori tanpa praktik itu nonsense atau nothing. Bahwa, gerakan kewiraswastaan adalah pemicu kebangkitan Indonesia.
Buku ini juga membeberkan konsep-konsep orisinil Bob tentang dunia entrepreneurship, Roda Bob Sadino, Lingkaran Bob Sadino, revolusi pendidikan, sandaran-sandaran wiraswasta, seni bisnis, dan sebuah diskusi tentang kepemimpinan nasional ideal di mata seorang wiraswasta sejati.
Edy Zaqeus adalah mantan wartawan yang kini aktif sebagai trainer kepenulisan terkemuka di Indonesia dan seorang writing coach berpengalaman.Sejak 2004 hingga sekarang, alumni Fisipol UGM tahun 1997 ini sudah mendampingi tak kurang dari 100 penulis buku dan meng-endorse lebih dari 100 buku. Sebagian besar penulis yang di-coach datang dari latar belakang profesional seperti pengusaha, public speaker, trainer, motivator, dosen, konsultan, business coach, life coach, manager, psikolog, guru, dan beragam profesi lainnya.
Edy dikenal sebagai writing coach bertangan dingin yang mampu menjadikan proses kreatif kepenulisan sebagai aktivitas pengembangan diri. Ia juga menjadi konsultan dan writing coach yang rajin meng-encourage klien-klien dan alumninya yang tergabung dalam grup FB eksklusif EZ Writing Community untuk memfungsikan tulisan dan buku sebagai instrumen personal branding. Beberapa penulis dan klien yang dia tangani sekarang berhasil menjadi public speaker, trainer, dan motivator ternama. Selain itu, Edy juga terus memperkenalkan profesi writing coach sebagai salah satu profesi yang prospektif serta bergengsi.
Di bidang kepelatihan, Edy dan kawan-kawannya pernah mendirikan Sekolah Penulis Pembelajar (SPP) pada tahun 2007. Sambil melanjutkan profesinya sebagai writing coach, penulis buku, dan konsultan kepenulisan/penerbitan, Edy juga aktif mengisi pelatihan-pelatihan kepenulisan di Proaktif Writer Schoolen milik penulis bestseller Andrias Harefa. Pada 2012 Edy bersama Her Suharyanto dan Anang YB mendirikan lembaga pelatihan kepenulisan Littera Institute. Dan sejak November 2013, Edy memperkenalkan lembaganya Edy Zaqeus Institute (EZ Institute) untuk mewadahi pelatihan-pelatihan kepenulisan serta berbagai aktivitas terkait. Dan kini, Edy kembali mengibarkan lembaganya yang didirikan sejak 2004, Bornrich Consulting.
Beberapa judul pelatihan yang diselenggarakan oleh Edy Zaqeus di antaranya adalah:
1. 7 Keys of Book Writing for Personal Branding 2. 7 Keys of Book Writing for Entrepreneur 3. Write Your Book Write Your Life 4. Book Writing for Teens 5. Guru Dahsyat Guru Menulis 6. Writing Skill for Executives dan Managers 7. Menulis Artikel Menarik dan Menjual 8. Book Writing for Executives Branding 9. Professional Writing Skills 10. Cara Cerdas Menulis Buku Bestseller 11. Writing Camp: Menulis Buku Popular (Bestseller) dalam 4 Hari 3 Malam 12. Executive Writing Camp 13. Writing Camp for Teens 14. Optimizing Social Media for Personal Branding 15. Optimizing Social Media for Executives Branding 16. Social Media Writing for Branding, dll.
Edy Zaqeus adalah penulis buku bestseller karena sejumlah buku yang ditulisnya laris atau dicetak berulang kali. Beberapa karya atas nama sendiri yang sudah ditorehkan antara lain:
1. “Kontekstualisasi Ajaran I Ching” (Grasindo, 2004) 2. “Kalau Mau Kaya Ngapain Sekolah” (Gradien, 2004) 3. “Resep Cespleng Berwirausaha” (Gradien, 2004) 4. “Resep Cespleng Menulis Buku Best Seller” (Gradien, 2005) 5. “Orang Gajian Bisa Kaya” (Bornrich, 2006) 6. “Kalau Mau Kaya Ngapain Sekolah Edisi Khusus” (Gradien, 2007) 7. “Resep Cespleng Menulis Buku Bestseller Edisi Revisi” (Fivestar, 2008) 8. “Bob Sadino: Mereka Bilang Saya Gila!” (Kintamani, 2009) 9. “8 Rekor Dunia dari Indonesia” (co-author, Katama, 2013)
Sejak mendirikan EZ Institute dan kini Bornrich Consulting, Edy semakin aktif mengisi dan menyelenggarakan berbagai pelatihan kepenulisan di sejumlah kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bali, Yogyakarta, Semarang, Balikpapan, Denpasar, Solo, Bandung, dll. Trainer dan writing coach dengan tagline “Write your book and change your life” ini sangat yakin bahwa kepenulisan dan buku dapat mengubah hidup seseorang.
Buku ini berangkat dari gagasan yang teramat sederhana, bahwa salah satu cara yang bisa kita tempuh untuk memerangi pengangguran dan kemiskinan di negeri ini adalah dengan menempuh jalan enterpreneurship, kewirausahaan, atau kewiraswastawan. Mengapa jalan kewiraswastawan? Sebab, inilah jalan yang sepanjang sejarah peradaban manusia terbukti mampu menggerakkan perekonomian suatu masyarakat, bangsa, atau negara. Jalan ini pula yang telah melahirkan bangsa-bangsa baru, maju, mapan, dan makmur secara ekonomi. Namun yang tak kalah penting, jalan kewiraswastawan adalah cara-cara yang bisa dijalankan oleh hampir setiap individu yang memang tergerak untuk melakukannya. Inilah jalur bagi siapa saja yang ingin memperbaiki kehidupannya. Semua orang, berangkat dari tingkatan sosial ekonomi apapun, bila menginginkan untuk menjalakannnya, ya pastilah ada peluang dan kesempatan. Kelebihan dari buku ini adalah sampul dan kertas yang digunakan menarik dan berkualitas, mengapa menarik? Karena buku ini mengupas ide dan pemikiran seorang yang sangat unik. Kekurangan dari buku ini adalah lampiran fotonya ditambah lagi. Manfaat membaca buku ini adalah mendapatkan pengetahuan melalui jalan enterpreneurship, kewirausahaan, atau kewiraswastaan.
Buku ini benar-benar menceritakan betapa "gila"-nya almarhum Bob Sadino. Menjadi wirausahawan adalah kebebasan, buku ini cocok dibaca bagi orang-orang yang sudah bosan disuruh-suruh sama bos atau atasan. Bagi anda para akademisi, buku ini akan membentur-benturkan pikiran anda tentang definisi ilmu, bodoh, dan pintar. Bagi almarhum Bob Sadino, ilmu pengetahuan bermanfaat akan ketika dapat dijalankan dimasyarakat, yang dibuku ini dikenal dengan istilah Ilmu Jalanan. Ilmu jalanan maksudnya adalah ilmu yang memang bisa berguna bagi masyarakat. Para akademisi di Indonesia kebanyakan hanya mengerti teori, mereka hanya TAHU, mereka belum BISA mengaplikasikan ilmu di masyarakat.
Buku ini perlu dibaca oleh anda yang ingin mengenal pola pikir wirausaha, terutama pola pikir ala Bob sadino. Buku ini memang berisi "semangat" dan motivasi-motivasi menjadi wirausahawan. Bagi anda yang mengharapkan buku yang bersifat teknis terkait wirausaha, menurut saya buku ini kurang tepat menjadi pilihan untuk dibaca. Buku ini lebih tepat menjadi fondasi bagi mental dan pola pikir wirausahawan.
Overall buku ini recommended bagi anda yang ingin menjadi wirausaha. Namun, saya menyayangkan buku ini menurut saya sangat singkat, tidak terasa, tahu-tahu buku ini selesai saya baca, hehe.
Buku tentang seorang usahawan di Indonesia yang tidak punya latar pendidikan tetapi berjaya dalam bisnes. Kata Bob, untuk berjaya, perlu bertindak, bukan setakat hanya ada ilmu. Untuk kaya tak perlu bersekolah. Ada pendiidkan, tetapi tidak berani mengambil risiko perniagaaan, tidak ada gunanya.
Gagasan yang bagus membukukan sebagian pemikiran dan tingkah orang 'aneh' ini, mencerahkan! Tapi mungkin metode penyampaiannya bisa lebih ditingkatkan lagi.. :D
tanpa tujuan tanpa rencana tanpa harapan biarkan semua mengalir percuma buat rencana karena tuhan yang mengatur banyak harapan, banyak kecewa. memang om Bob paling top deh !!!
Bob sadino dikenal luas sebagai pengusaha sekaligus selebritis. pebisnis yang doyan bergaya nyentrik ini -suka memakai celana pendek dan bicara ceplas ceplos- memulai bisnisnya dengan tidak mudah. ia jatuh bangun mengembangkan usahanya. sempat membuka jasa taksi gelap sampai jadi tukang batu membuatnya sadar akan arti perjuangan sebagai seorang enterpreneur.
" Mereka bilang saya gila" berisi 'nasihat gila' om bob -sapaan akrabnya- dalam menghadapi dunia usaha. di dalam buku ini jangan harap kita akan mendapatkan nasihat penuh motivasi karena justru didalamnya kita akan benar-benar dikuliti sampai habis mengenai berbagai hal, terutama berkaitan dengan sistem pendidikan kita yang kebanyakan menghasilkan output manusia pekerja.
Suka sekali dengan buku ini! gaya Om Bob yang begitu bebas dan gila. Om Bob adalah one-of-a-kind!
Sebelumnya saya tidak kenal dengan seseorang bernama Bob Sadino. Apapun yang ia lakukan dan pikirkanpun tidak. Berkat penulis, saya jadi termotivasi untuk berwiraswasta dan mandiri :) begitu juga untuk lebih berani menjadi diri sendiri dan memasuki kuadran bisa.