Jump to ratings and reviews
Rate this book

Sangkakala di Langit Andalusia

Rate this book
Setelah hampir delapan abad Islam berdaulat di Andalusia, penaklukan oleh Isabella dan Ferdinand menjadikan muslim terusir dari negerinya.
Rammar Ibnu Baqar, pemuda yatim piatu penghafal Qur’an terakhir di Andalusia, meretas jalan panjang mencari jawaban mengapa dirinya selamat dalam pertempuran yang membinasakan ayah-ibunya. Ia diuji antara memenangkan perang melawan inkuisitor Ximenes de Cisneros atau melawan kemelut umat hari itu.

Novel ini bercerita seputar kehidupan muslim Eropa, khususnya di Tanah Andalusia. Sebagaimana diketahui bersama, Andalusia menjadi saksi bisu terang benderangnya peradaban Islam di Eropa. Selain itu, Andalusia sekaligus menjadi saksi kezaliman yang memberangusnya. Rammar Ibnu Baqar, pemuda yatim piatu penghafal Qur’an terakhir di Andalusia. Rammar meretas jalan panjang, menemukan jawaban mengapa dirinya selamat dalam sebuah pertempuran yang membinasakan ayah-ibunya. Rammar diuji antara harus memenangkan perang melawan inkuisitor monarki pimpinan Kardinal Ximenes de Cisneros, atau perang melawan dendam dan kemelut umat hari itu. “Novel ini juga berkait erat dengan karya kami sebelumnya yang berjudul “99 Cahaya di Langit Eropa”, ujar Hanum. Perjalanan terakhir Hanum dan Rangga dalam 99 Cahaya di Langit Eropa akan menelusuri jejak Rammar dan keluarganya, silang selimpat muslim dalam mencapai ghayah dan wasilah, titian kezaliman rezim penguasa di masa lampau, hingga tiba dalam sebuah terminal: kematian atau kebangkitan?

484 pages, Paperback

Published January 1, 2022

20 people are currently reading
134 people want to read

About the author

Hanum Salsabiela Rais

8 books372 followers
Hanum Salsabiela Rais, adalah putri Amien Rais, lahir dan menempuh pendidikan dasar Muhammadiyah di Yogyakarta hingga mendapat gelar Dokter Gigi dari FKG UGM. Mengawali karir menjadi jurnalis dan presenter di TRANS TV.

Hanum memulai petualangannya di Eropa selama tinggal di Austria bersama suaminya Rangga Almahendra dan beke rja untuk proyek video podcast Executive Academy di WU Vienna selama 2 tahun. Ia juga tercatat sebagai koresponden detik.com bagi kawasan Eropa dan sekitarnya.

Tahun 2010, Hanum menerbitkan buku pertamanya, Menapak Jejak Amien Rais: Persembahan Seorang Putri untuk Ayah Tercinta. Sebuah novel biografi tentang kepemimpinan, keluarga dan mutiara hidup.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
148 (82%)
4 stars
31 (17%)
3 stars
1 (<1%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 30 of 81 reviews
Profile Image for Pecandu Sastra.
2 reviews3 followers
August 25, 2022
"Rabbaka fa kabbir - Agungkan lah Tuhanmu."

"Kullun fii fallakin - Masing-masing dalam garis edarnya."

"Dan lipat gandakan kesabaranmu. Kuatkan lah ikatan kalian. Bertaqwa lah kepada Allah, niscaya kalian akan menang," (Sangkakala di Langit Andalusia).
----------------------------

Apakah kamu penyuka sejarah? Terlebih, sejarah tentang ke-Islaman? Jika ya, maka buku ini wajib banget untuk kamu baca!

Sangkakala di Langit Andalusia yang ditulis oleh Mbak Hanum Rais dan Mas Rangga merupakan novel sejarah Islam yang sangat luar biasa.

Berkisah tentang penghafal Al Qur'an dalam menegakkan keadilan dan kemerdekaan Islam di negeri Spanyol.

Ditulis dengan hasil kajian yang luar biasa, membawa para pembaca menelusuri sudut ruang sejarah di masa lampau. Bagaimana persahabatan dan persaudaraan yang berujung pada penghianatan, hingga perjuangan dalam misi merebut kembali bumi Andalusia sebagai pribumi Islam.

Novel ini memberi dampak pengetahuan yang akan mengobrak-abrik hati, dan mencabik emosi. Sebab, setiap rentetan kata dan peristiwa yang tersaji, para pembaca akan turut larut dalam terang dan gemerlapnya sejarah Andalusia.

Sebagaimana kata Pak Anies Baswedan membaca novel ini, kita seperti terhisap pada masa-masa keemasan hingga keruntuhan Andalusia. Ada banyak hikmah yang bisa kita teladani dari sini.

Bacaan semacam ini perlu ditegaskan untuk kaum muda dan intelektual, karena masih banyak yang kurang mengerti dan memahami sejarah. Hadirnya novel ini menjadi bagian angin segar, terutama bagiku yang tidak sebegitu mencintai buku-buku yang kian tebal.

Banyak sekali kalimat yang penuh makna, kutipan, serta motivasi yang bisa dijadikan motivasi serta bahan renungan untuk kita; baik dari segi sebagai penghafal Al Qur'an, maupun hal-hal yang bisa dijadikan teladan kehidupan.
Profile Image for Faisal Chairul.
269 reviews16 followers
January 21, 2023
1492 M. Tahun yang menandai berakhirnya peradaban Islam di Andalusia setelah 781 tahun lamanya semenjak momen pembebasan oleh Thariq bin Ziyad (711 M) melalui jatuhnya negara Islam Spanyol tersisa,Kerajaan Gharnata.

Mundur sedikit ke waktu menjelang tahun itu. Dua Kerajaan Kristen yang telah lama berkonflik, Kerajaan Aragon dan Kerajaan Kastilia, bersatu. Persatuan itu ditandai dengan pernikahan antara Ratu Isabella dari Kerajaan Kastilia dan Raja Ferdinand dari Kerajaan Aragon.

Di saat yang sama, di pihak Islam, terjadi perebutan kekuasaan antara Ali bin Sa'ad bin Muhammad Al-Ahmar dan Abu Abdillah Muhammad atas Kerajaan Gharnata. Konon, celah perpecahan di kalangan umat Islam ini yang dimanfaatkan oleh pihak Ferdinand-Isabella untuk memuluskan kepentingan utamanya di Andalusia yaitu "La Reconquista de Andalucia" (Rebut kembali Andalusia).

...وَتِلْكَ الْاَ يَّا مُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ النَّا سِ ۚ وَلِيَـعْلَمَ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَيَتَّخِذَ مِنْكُمْ شُهَدَآءَ...

"...Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu, Kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapat pelajaran), dan agar Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir) dan agar sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada..." (Q.S. Ali Imran: 140).

Kisah dalam novel his-fic ini bermula dari peristiwa setelah penyerahan kekuasaan di Gharnata (sekarang Granada) dari Boabdil (Abu Abdillah Muhammad XII) ke Ferdinand-Isabella. Pihak Ferdinand-Isabella sebagai pemegang takhta yang baru menjanjikan kalau "convivencia" (harmoni dalam keragaman) yang telah dijalankan sejak dahulu akan tetap dijalankan. Namun, dalam perkembangannya, perjanjian ini dilanggar oleh mereka sendiri melalui beragam tindak kekerasan atas nama agama yang dipimpin oleh panglima tertinggi inkuisitor kepercayaan mereka, Ximenes de Cisneros (Fransisco Jiménez de Cisneros).

Pengembangan cerita di dalam novel his-fic ini dilakukan melalui sudut pandang para hafiz (penghafal-penghafal Al-Qur'an) terakhir yang tersisa dari reruntuhan peradaban Andalusia, di antaranya Baqar, Alriq, Houda bin Habibullah, Rammar bin Baqar, dan Miriam Núnez. Mereka adalah orang-orang terpilih yang dipercaya untuk memecahkan teka-teki nubuat yang dikeluarkan oleh seorang mantan penasihat Sultan Boabdil bernama Al-Mansoor. Nubuatnya sendiri berisi tentang peristiwa penyelamatan muslim-muslim Andalusia yang tersisa (siapa penyelamatnya, kapan, dan dimana).

Hal yang menarik dalam gaya bercerita di dalam novel ini adalah kisah sejarah yang dipadukan dengan perjalanan menelusuri jejak-jejak peradaban Andalusia di Spanyol di masa kini. Kisah tersebut menggunakan sudut pandang Mba Hanum dan Mas Rangga sendiri sebagai tokohnya, seperti novel-novel sebelumnya. Menelusuri keberadaan cawan suci yang ternyata bertuliskan Madina az-Zahra, penjara San Jorge, Mezquita Catedral (masjid yang sekarang dialihfungsikan menjadi katedral) di kota Cordoba, hingga istana Alhambra.

Selain itu, satu hal menarik lainnya adalah perpaduan antara sudut pandang agama (Al-Qur'an) dan sains (ilmu astronomi) dalam memecahkan teka-teki nubuat melalui tokoh Rammar dan Miriam, terutama saat menemukan petunjuk pertanyaan tentang kapan penyelamatan itu terjadi. Saat itu, Miriam menggunakan catatan-catatan Al-Zarqali, seorang ahli falak muslim yang pernah pula menemukan fakta kalau orbit benda-benda angkasa berbentuk elips, bukan lingkaran.
Profile Image for Mr Fandi.
21 reviews2 followers
July 12, 2022
"Sejarah bukan ditulis untuk pihak yang kalah. Tapi kebenaran sejarah akan menemukan jalannya sendiri" - Yaseen (Hal : 375)

Novel ini secara garis besar menjelaskan tentang Kemunafikan, Pengingkaran dan Pengkhianatan dari manusia.

Sebuah kisah yang bermula dari seorang pemilik Open Tour Andalusia bernama Yaseen, ia berkunjung ke Indonesia untuk bertemu langsung dengan Penulis 99 Cahaya di Langit Eropa yaitu Mbak Hanum dan Mas Rangga.

Yaseen memiliki sebuah kisah tentang Kiamat di Andalusia. Tentang seorang anak muda yang merupakan seorang hafidz terakhir dari golongan Almohad, ia memiliki kecerdasan dan budi pekerti yang amat luas karena cintanya kepada Al Qur'an.

Penulis mengajak pembaca untuk mengenal sebuah sejarah tentang Andalusia dengan sangat menarik. Apalagi ditambah dengan banyaknya fakta yang disampaikan dalam isi novel yang membuat pembaca terpana dan baru tahu kebenarannya.

Perjalanan penulis dalam menapaki kisah Rammar Ibnu Baqar, menelisik tentang sebuah fakta yang membuat pembaca harus percaya dan berusaha untuk mencari tahu kebenarannya dengan banyaknya referensi yang dilampirkan oleh penulis dalam novel ini.

Membaca sebuah kisah tentang sejarah terkadang membuat pembaca merasa bosan dan cepat untuk menutup bukunya, tapi berbeda dengan novel yang ditulis oleh pasangan suami istri ini yang memiliki kepiawaian dalam menyusun sebuah kisah menjadi menarik dan penuh pengetahuan yang luas.

Membaca novel ini dari awal hingga akhir membuat saya banyak menemukan berbagai kejutan yang tidak bisa di prediksi, semua mengalir dan memiliki nilai-nilai yang sarat akan manfaat untuk dipelajari dan direnungi oleh semua pembaca untuk meresapi arti sebuah perjuangan.

"Menang tidak selalu diperoleh dengan mengalahkan" (Hal : 184)

Dalam novel ini juga banyak kutipan-kuripan yang dapat menggugah hati para pembacanya dan memberi kesan hebat untuk menapaki sebuah kisah tentang masa-masa keemasan Andalusia hingga keruntuhannya.

Banyak hikmah dan pelajaran yang bisa kita ambil dalam mengenal tentang sejarah. Banyak tokoh-tokoh ilmuwan Islam yang dilupakan oleh banyak orang. Semua tampil dengan indah dalam sebuah karya luar biasa di tulis oleh Mbak Hanum dan Mas Rangga.
Profile Image for urbandevlearning.
41 reviews1 follower
January 22, 2023
Rabbaka fa kabbir - Agungkanlah Tuhanmu
Kullun fii fallakin - Masing-masing dalam garis edarnya

Secara garis besar menggambarkan tentang kemunafikan, pengingkaran dan pengkhianatan. Buku ini mengisahkan seorang pemuda terakhir penghafal Al Qur’an di Andalusia. Pemuda itu bernama Rammar, dia bersama pejuang Almohad memperjuangkan keyakinan tauhid dan keadilan. Sekaligus memecahkan teka-teki yang selama ini belum terpecahkan yaitu sebuah cincin dan kotaknya.

Buku ini, buku novel sejarah yang berlatar belakang Andalusia pada masa kerajaan Monarki yang dipimpin oleh pasangan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Latar belakang kedua yaitu kondisi Spanyol pada masa kini, banyak lokasi-lokasi yang diceritakan oleh penulis yang ditulis untuk semakin melengkapi research dan membuat buku ini menjadi semakin bernyawa.

Beberapa fakta sejarah yang dituangkan menggambarkan situasi kejadian saat itu yang menguras emosi ketika saya membacanya sepertinya peristiwa Al Qur’an dan buku Ilmu pengetahuan yang tulis oleh ilmuan Muslim dibakar saat itu, berpura-pura menjadi murtad dilakukan sampai sholat mengedipkan mata, umat beragama Islam dan Yahudi dipaksa untuk pindah keyakinan.

Buku ini lumayan tebal yaitu 484 halaman, tapi untuk pembaca pemula seperti saya. Buku ini tetap nikmat untuk disambar. Banyak hikmah yang bisa diambil dari buku ini, pentingnya umat dalam ihklas merekam firman Allah, mempelajarinya dan mengamalkannya semata karna untuk menolong agama Allah maka Allah juga akan menolong.

Di akhir kisah sangat kompleks dan haru. Penyusunan alurnya sangat “epic”. Sesuatu yang tidak bisa kutebak dan luar dugaan. Dilengkapi dengan epilog dan runtutan tahun tragedi.
Profile Image for Shafira Indika.
303 reviews237 followers
July 8, 2022
(4.8/5✨)

Novel religi belum pernah masuk perhatianku dalam memilih buku mana yang mau dibeli (dan dibaca). Aku belum pernah baca buku lainnya dari penulis, termasuk 99 Cahaya di Langit Eropa yang fenomenal itu. Nonton filmnya pernah sihh tapi udah lama jadi agak lupa2 inget hehe. Waktu ditawarin buku ini, aku sempet ragu gituu karena hmmm entahlah aku merasa ga terlalu capable aja utk mengulas novel religi (gatau knp sempet terpikir ini wkwk) dan aku juga takut gbs menyelesaikan aja gituu hehe (entah krn kurang cocok sama gaya nulisnya—krn blm prnh baca buku karya penulis—atau yaa bosen aja hehe). Saat itu motivasi aku ngeiyain adalah karena liat salah satu endorsement-nya yang mengataka ini historical fiction. Sbg orang yang suka baca hisfic... i'm in!! Namun jujur pas bukunya sampe yaaa jujur agak merasa terintimidasi karena ketebalannya HAHAHA

Never thought that i would really like this book!!

Buku ini disajikan dengan objektif dan subjektif. Objektif karena berdasarkan latar sejarah yang ada. Subjektif karena disini juga ada semacam catatan perjalanan penulis (sepertinya ini yang membuat buku ini tebelnya jadi agak mengintimidasi hehehe) yang berisi tentang perjalanan mereka mengunjungi tempat-tempat bersejarah di Spanyol beserta interpretasi/pandangan mereka. Bisa dibilang, buku ini informatif banget! Aku ga terlalu banyak tau sejarah bagian ini dan jadinya pengen mencari tahu lebih dalam lagi (sekaligus mau jalan2 ke spanyol AHAHAHA).

Aku oke2 aja dengan gaya penulisannya. Narasinya agak-agak puitis gituu dan sejujurnyaaa ada beberapa kata yang aku gatau maknanya apa hehe tapi yaa gapapa kan ada google. Tapi penceritaannya menarikk, bikin betah aja gituu bacanya dan kebayang lah gimana kurang lebih suasananya saat itu—gimana mencekam dan menakutkannya. Selain itu, penulis juga berhasil menyelipkan pesan-pesan keagamaan tapi ga kerasa maksa gituu karena ya memang relate dengan ceritanya. Dari segi alur juga rapi, enak dipahami gituu. Walaupun timelinenya loncat-loncat (suka ada flashback di tengah-tengah gitu), ga bikin pembaca bingung. Tokoh-tokohnya cukup banyak yaa karena range waktunya panjang, tapi ya ga bikin bingung-bingung amat sihh lama2 juga ngehh. Intinyaaa secara keseluruhan novel ini mudah dipahami kok alurnya dan ga bikin bosen juga.

Apakah aku merekomendasikan buku ini? Tentu sajaa, terlebih buat teman2 yang beragama Islam hehe soalnyaa aku merasa secara keseluruhan buku ini lebih berat ke penceritaan dari sisi Islam dan banyak sentuhan nilai-nilai keislaman.

Nanti aku akan review lebih lengkap lagi di ig yaaa!
1 review
August 25, 2022
Novel yang bertajuk sejarah rekomendasi bagi temans yang ga suka baca sejarah, di jamin bikin ketagihan bacanya.

Judul : Sangkakala di Langit Andalusia
Penulis : Hanum Salsabila Rais dan Rangga Almahendra
Penerbit : Republika
Tebal : 471 hlm.

"Sejarah adalah sebuah narasi yang dibuat oleh mereka yang menang" - hlm. 158

Kepemimpinan ferdinand dan Isabella membawa kesengsaraan kepada kaum muslim di andalusia. Kepemimpinan yang bengis, menjadikan islam sebagai musuh. Berbagai penyiksaan yang dilakukan hingga memaksakan kaum muslim menjadi converso (istilah murtad). Tetapi, kaum muslim yang tersisa dalam barisan Almohad tidak tinggal diam. Almohad memiliki strategi dalam membebaskan penyiksaan kepemimpinan itu dengan memecahkan teka-teki yang diberikan oleh Almansoor. Hanya penghafal Al-qur'anlah yang akan bisa memecahkan teka-teki tersebut. Dan seorang hafiz sejati ada di dalam barisan Almohad yaitu rammar Ibnu baqar anak dari fruela dan baqar.

Kisah di antara 3 bersaudara beda darah ini bermula ketika Almansoor ingin mendidik mereka menjadi seorang hafiz yang sejati. Mereka adalah baqar, Alariq dan houda bin habibullah. Akan tetapi keinginan Almansoor tidak tercapai ketika di antara ketiganya bermain ego, siasat dan cinta.
*Baqar sebagai kakak tertua yang mendominasi keterampilan dalam memahami Al-qur'an.*Alariq sebagai kakak kedua yang selalu membela dan sangat dekat dengan adiknya houda*houda bin habibullah sebagai adik yang selalu patuh terhadap guru, ayah dan kakak-kakaknya.
Tetapi semua itu sirna ketika cinta mahluk mengalahkan cinta kepada Al-qur'an. Ia lebih memilih menjadi converso dibandingkan menjadi seorang hafiz sejati.
.
Tapi nanti di akhir kisah houda bin habibullah kembali lagi menjadi muslim karna kesalahpahaman selama bertahun-tahun sudah terungkap.
.

Dalam novel ini memiliki 2 POV. POV pertama, menceritakan tentang rammar bin baqar (kisah andalusia masa lampau) dan POV yang kedua, menceritakan tentang perjalanan penulis (Rangga dan Hanum) menjelajahi Spanyol.
.
Note
Dalam novel tersebut banyak kata-kata yang asing/baru bagi pembaca. Menambah kosakata pembaca dalam kata🤗
Profile Image for im.yaannn_.
19 reviews5 followers
August 23, 2022
Jujur, menurutku buku ini buku terbaik yang pernah aku baca, dari segi alur, tokoh, plot twist, semuanya tersusun secara rapih. Membaca novel ini terasa nyata bagiku, tiap lembar halaman terus terucap masyaallah dan astagfirullah.

Hal yang membuat aku kagum dari buku ini ialah referensi yang dilakukan Mbak Hanum dan Mas Rangga gak main-main, tiap jengkal di Andalusia mereka telusuri untuk memecahkan segala teka-teki peradaban Islam di Andalusia.

Apalagi sebuah kalimat palindrome yang sampai saat ini menggugah hatiku, Rabbaka Fa Kabbir yang artinya Agungkanlah Tuhanmu. Kalimat tersebut membuatku merinding sekaligus takjub dengan kekuasaan Allah swt. Bahkan setelah membaca buku ini, aku sempat reading slump berminggu-minggu karena terus kepikiran dengan perjuangan Rammar di bumi Andalusia.

Aku juga segera menata kembali diri ini untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi, mengingat perjuangan Rammar mempertahankan Islam dengan segenap jiwa raganya. Masyaallah, doakan aku agar senantiasa taat padanya.

Sebuah fiksi sejarah yang mengandung banyak sekali hikmah di dalamnya. Tentang sebuah kemunafikan, pengingkaran, serta penghianatan, semua terangkum dalam buku ini. Alur cerita yang mengambil dua perspektif berbeda membuat buku ini terasa nyata ketika diselami oleh pembacanya.

Membaca buku ini harus diresapi pelan-pelan, karena bagiku banyak kosakata asing yang harus ditelusuri maknanya satu persatu. Sungguh karya sastra yang luar biasa, yang bisa kita jadikan sebagai bahan renungan diri agar lebih dekat kepada-Nya.
Profile Image for Livia.
7 reviews1 follower
November 27, 2024
This book is a must read!!! Spain, which we now know is more dominantly Catholic, turns out that there was once an Islamic civilization in it. and what I like about reading historical fiction is that we can trace the places mentioned in the book and search for them on google to see how they really look.
Profile Image for cozyreading.
50 reviews11 followers
August 25, 2022
Penulis : Hanum Salsabila Rais dan Rangga Almahendra
Penerbit : Republika
Genre : historical fiction
472 hlm

“_This is about qiyamah. Hmm.. Kiamat di Andalusia._”

-ucap Yaseen (seorang pemilik jasa tur yang meminta agar Mba Hanum dan Mas Rangga menuliskan kisah ini)

Disini aku ga akan panjang lebar ceritain tentang kisah dibuku ini, biarlah kalian yang menelusuri juga menikmati langsung seluruh kisah serta sejarah kiamat di Andalusia ini. Buat kalian yang suka kisah penuh konflik, plotwist nya dapet, dan tetep banyak pelajaran nya, ini pilihan yang tepat.

Banyak sekali ibrah yang bisa dipetik dari novel ini, terutama tentang mempertahan kan Aqidah dan memperjuangkannya, dimana para tokoh kaum muslimin dengan keimanan yang bersih, tak lagi memprioritaskan dunia, karena tujuan tertinggi mereka hanyalah syahid dan syurga yang harga nya tidaklah murah.

Tokoh utama dalam kisah ini adalah Rammar Ibnu Baqar, pemilik ingatan visual diatas rata-rata. Hafidz terakhir di Andalusia. Seorang yatim piatu dari pasangan ketua Almohad, Baqar dan Fruella.

Perjalanan Rammar yang mengemban amanah sebuah misi menyelamatkan muslim Andalusia bener-bener bikin aku kagum banget, pertama sama kemurnian Tauhid dihati Rammar, kecintaan nya pada Al Qur’an, dan kebersihan niat nya dalam beramal. Kehausan Miriam terhadap ilmu dalam kisah ini juga membuka mata aku, bahwa ilmu yang diserap Miriam benar2 bermanfaat disaat hanya orang2 berilmu yang bisa menangani suatu kondisi. Lalu kehormatan diri Houda bin Habibullah, masyaaAllah Houda.. aku bener2 belajar arti keikhlasan ya dari Houda.

Ini adalah karya Mba Hanum dan Mas Rangga yang pertama aku baca, dan waw🙂masyaaAllah!! Ga heran kenapa karya mereka yang sebelum2nya juga laris dibaca, karena emang penulisan nyaaaaaa keren abis. Setiap kalimat-kalimat tersampaikan dengan diksi yang rapih tertata dan dalam akan makna. Aku bukan ahli dalam tata cara penulisan tapi sebagai pembaca, aku bener2 merasakan tulisan mereka berdua berhasil mangaduk-aduk perasaan aku sebagai pembaca.

Aku jadi merasa bodoh dan gatau apa2 tentang pedoman hidupku sendiri, Al Qur’an. Baru dari buku ini aku tau tentang ‘palindrome’.

Buku ini pake alur maju mundur gitu, jadi ada yang dimasa nya Rammar, ada juga di masa sekarang pakai sudut pandang Mba Hanum dan Mas Rangga pas lagi riset sejarah kisah ini di Spanyol. Aku juga terkesan sama sikap guide Jimenez yang nemenin mba Hanum keliling2 itu🤩

Kalau kalian masih bingung emang sebagus apa si novel ini? Pendapat aku pribadi, novel ini layak dapet sambutan se hype ini🚀

Cuman satu aja deh bagian ending itu dia jelas intinya, tapi masih menyisakan beberapa pertanyaan gitu di aku. Tapi gapapa, biar lah pertanyaan2 itu menjadi misteri.

Satu lagi, yang ga boleh kelupaan….

Yang udah baca pasti inget banget tentang Alriq dan Houda kan.. hahahah parah bgt ini plotwist nya😭jujur aku merasa di uji cara pandang nya sama mba Hanum dan mas Rangga tentang mereka berdua ini.. Sekedar saran, buat yang nanti mau baca juga, jangan buru2 berprasangka terlalu jauh sama karakter mana pun. Jatuh cinta lah sama karakter pilihan kalian ketika kalian udah selesai baca, karena kita gapernah tau kedepannya gimana🥲

satu lagi deh, baru dibuku ini aku nemuin kisah romansa(hah ada romance nya?!) yang udahlah first love, cinta karena Allah juga, tapi apalah daya takdir Allah tak berpihak🙂

4,9/5⭐️
Profile Image for Dipidiff.
37 reviews9 followers
July 30, 2022
Rekomendasi penuh untuk novel yang satu ini.

Pernah ga teman-teman merasa ragu membaca sebuah kisah fiksi sejarah karena merasa ga punya wawasan yang cukup terkait topik histori yang menjadi latar utama cerita? Saya pernah, khususnya novel yang satu ini. Tapi perasaan itu saya tepiskan dengan berbagai perspektif lain yang lebih positif, diantaranya bahwa dari sebuah fiksi sejarah akan terbuka kemungkinan terpantiknya rasa penasaran untuk mempelajari fakta yang sebenarnya, bahwa hisfik itu asyik karena bukan hanya wawasan dan pesan yang ditawarkan tapi juga hiburan. Favorit saya terutama kalo novelnya berhasil epic dan berplot twist.

Nama Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra tampaknya ga perlu saya jelaskan lagi profilnya karena sudah sangat populer, sebut saja buku 99 Cahaya di Langit Eropa dan Bulan Terbelah di Langit Amerika, rasanya hampir ga ada pembaca di Indonesia ini yang ga tau dua buku tersebut. Sangkakala di Langit Andalusia adalah karya terbaru mba Hanum dan mas Rangga, diterbitkan oleh Republika pada Juli 2022.

Novel ini berkisah tentang masa dimana Islam di Andalusia ditaklukkan oleh Isabella dan Ferdinand. Peristiwa itu menyebabkan muslim terusir dari negerinya. Namun takdir tidak berhenti sampai di situ. Seorang pemuda yatim piatu penghafal Qur'an terakhir di Andalusia bernama Rammar Ibnu Baqar kelak berjuang di jalan Allah menegakkan tauhid di atas kedzaliman yang ada, pembuktian sebuah ramalan yang penuh misteri berikut teka-teki cincin dan kotak rahasia.
Perjalanan Hanum dan Rangga menelusuri jejak Rammar dimulai dari email yang dikirim seorang tak dikenal bernama Yaseen dari negeri Qordoba. Kisah mereka bersilang selimpat dengan perjuangan muslim Andalusia. Akankah kematian atau kebangkitan yang menanti di akhir cerita? Silakan baca segera novelnya. 😊.

Kalian akan menemukan peta di awal buku lalu meluncur masuk melalui bab Overture yang mengantarkan kita pada kisah utama. Ada 3 bab di buku ini dan tiap bab selalu diawali dengan overture.

Sesuai ekspektasi, tokoh ceritanya cukup banyak, tapi main characternya akan dapat dengan mudah kita cermati. Istimewanya lagi, mba Hanum dan mas Rangga masuk ke dalam cerita dengan latar waktu masa kini. Sebuah konsep cerita yang menarik menurut saya, dan yang pastinya movieable banget 😊. Alur maju mundur sedang-cepat, berpindah-pindah dari masa kini di Indonesia, Valencia, Sevilla, dan Cordoba, lalu ke tahun 1460an dan 1490an di Gharnata, Madina Az Zahra, dan Konstantinopel, kemudian tahun 1500 di Gharnata, Alcazar, teluk Cartagena dan beragam tempat lainnya. Asyik banget memang variasi plot dan latarnya. Review lebih lengkapnya silakan disimak versi blog dan podcastnya saya segera ya. Kisah Sangkakala di Langit Andalusia berending epic, so emotional dan berplot twist. Pesan ceritanya juga mendalam tentang refleksi hidup dan mati. Don't miss it. Must read.
Profile Image for Nabila.
1 review
September 25, 2022
Assalamualaikum, bismillahirrahmanirrahim

Jujur ini adalah kali pertama saya memberikan review atas sebuah karya sastra. Selama ini hanya murni menjadi penikmat. Dari SMA saya suka dan jatuh cinta dg novel novel karya Dan Brown (Davinci code dan Dunia Sophie adalah salah dua diantaranya), sebab karakter ceritanya yg penuh dg teka teki cocok dg saya yg karakter nya "nggak bisa dipancing" ketika sudah penasaran dg sesuatu saya akan kulik sampai ke dasarnya kalau perlu dibalik dasar itu.

Jujur dalam novel ini ada begitu banyak "berlian", yg membuat setiap saya baca lembaran demi lembaran membuat mata saya berbinar (takjub), bahkan ada beberapa part yg membuat saya terdiam, tiba tiba blank, tiba tiba menghela nafas panjang, saking takjubnya mengetahui sesuatu yg belum saya tahu dan yg selama ini saya cari tahu...

Bisa dibilang, mungkin ada campur tangan semesta sehingga saya menemukan novel Sangkakala Di Langit Andalusia ini, menemukan "berlian" dalam novel SDLA ini adalah sebuah jawaban yg Allah SWT berikan atas rasa penasaran yg saya pendam selama ini.

Singkat cerita, Ketika SMA ada teman rekomendasi kan saya untuk membaca sebuah buku yg menceritakan berbagai peradaban yg pernah eksis di bumi ini (Buku itu berjudul IMPERIUM). Setelah baca buku itu muncul pertanyaan di benak saya :

"Mengapa peradaban Islam harus runtuh dan tidak sustain hingga saat ini ? Tapi peradaban yg lain pun sama kok, semua nya silih berganti antara bangkit dan runtuh, terikat kurun waktu tertentu, tidak ada yg abadi hingga detik ini, seakan itu semua sudah terpola. Apakah itu berarti sudah menjadi fitrah dasar atau hukum alam bahwa memang sebuah peradaban itu pasti ada kalanya bangkit dan runtuh ? Seperti manusia yg dinamis kadang menjadi baik dan bisa menjadi buruk dan dinamika itu akan berhenti ketika manusia itu mati. Kalau begitu, apa sunatullah dibalik bangkit dan runtuhnya sebuah peradaban ?"

Berhenti di pertanyaan tersebut, lalu semesta menggiring saya untuk membeli buku Muqaddimah karya Ibnu Khaldun (yg termaktub dalam daftar pustaka buku yg sebelumnya saya baca). Ketika baca buku Muqaddimah, Masya Allah, ada part yg menjelaskan bahwa bangkit dan runtuhnya sebuah peradaban itu ada polanya, kapan peradaban akan runtuh dan penyebabnya. Ibnu Khaldun mencoba mencari pola dan menarik benang merah dari setiap peristiwa bangkit dan runtuhnya peradaban.

Setelah baca buku Ibnu Khaldun meninggalkan jejak pertanyaan di benak saya : "Kalau memang begitu pola nya kira kira kapan ya peradaban Islam itu akan bangkit lagi setelah sekian ratus tahun dulu pernah berjaya ?"

Lalu, ketika saya sudah duduk di bangku kuliah magister saat ini, Allah SWT menggerakkan hati saya untuk membeli novel Sangkakala Di Langit Andalusia ini. *Dan dalam novel tersebut dicantumkan ayat-ayat Allah SWT tentang peradaban*. Seolah Allah SWT, Tuhan seluruh alam semesta, pemilik langit dan bumi, menjawab pertanyaan yg selama ini terngiang, terpendam di benak pikiran saya, yg belum pernah terucap sedikit pun untuk didiskusikan sama kerabat atau teman.

So, dari sekian banyak novel Mbak Hanum Rais, novel Sangkakala Di Langit Andalusia ini punya sisi lain yg luar biasa untuk saya pribadi.

Novel yg mengisahkan tentang perjuangan Rammar dalam misi agung menyelamatkan umat Islam terakhir yg tersisa di bumi Andalusia.

Novel SDLA ini memiliki karakter seperti novel Davinci Code, karena pembaca akan diajak untuk memecahkan sebuah teka teki dalam sebuah misi besar yaitu menyelamatkan umat Islam di bumi Andalusia. Dan cara mengurai teka teki itu juga membuat saya terhanyut seolah berada dalam situasi untuk sama sama memecahkan teka teki bersama Rammar.

Dan ada part terakhir dalam novel yg membuat saya terharu dan nangis yaitu nubuat Wazir Mansoor kepada Sultan Murad, bahwa setelah Andalusia tiada, peradaban itu dipergilirkan ke Al Andalus Syamatirah yg terletak di bumi Khat Al-istiwa. Dan ditutup dg doa *Semoga Allah melimpahkan keselamatan, Rahmat dan keberkahan untukmu, Al Andalus Baru* (setiap baca lagi doa dan harapan itu, jujur saya masih suka nangis seraya mengaminkan dalam hati)

Saya yakin novel Sangkakala Di Langit Andalusia ini adalah karya yg lahir dari hati, ada sebuah gagasan, sebuah perasaan, sebuah harapan, ada sebuah cita cita agung yg sangat mendalam yg sangat besar untuk kemajuan negeri ini Indonesia (Al Andalus Baru).

Saya ingin menyatakan bahwa gagasan itu, perasaan cinta terhadap Islam dan negeri itu tersampaikan kepada saya yg membaca...

Terimakasih atas karya nya yg luar biasa ini untuk Mbak Hanum Rais dan Mas Rangga dan orang orang dibalik Novel Sangkakala Di Langit Andalusia

Entah bagaimana pergulatan batin sang penulis terhadap Islam terhadap negeri Indonesia, hingga lahir karya novel Sangkakala Di Langit Andalusia ini

Novel Sangkakala Di Langit Andalusia ini relevan bagi siapapun (tanpa terkecuali), baik kamu laki laki, perempuan, generasi milenial, generasi Z, generasi baby boomer, anak kuliahan, anak rumahan, pencinta sejarah ataupun nggak, siapapun bisa baca buku Sangkakala Di Langit Andalusia. Karena ada begitu banyak hikmah "berlian" yg bisa kita ambil, yg relevan dg kita, siapapun profil diri kita.

Selama kita bangsa Indonesia apalagi kita seorang muslim, rasanya kita wajib baca buku ini. Karena ada pesan khusus untuk muslim Indonesia. Umat muslim terbanyak di dunia

Ada beberapa hikmah yg bisa kita ambil dari novel ini:
1. Kita akan semakin tahu bahwa kesempurnaan Islam sebagai agama akan abadi melintasi ruang, waktu, dan zaman
2. Kita akan menjadi tahu bahwa kejayaan sebuah umat atau bangsa itu akan diraih ketika umat itu bersatu dan ikat oleh sebuah tali yg kokoh yaitu ukhuwah (persaudaraan sesama Islam, persaudaraan sesama manusia, persaudaraan sesama bangsa)
3. *Terkhusus kan buat adek adek remaja*, yg masih suka labil, yg mudah tersulut emosi nya, yg ego nya masih tinggi tinggi nya, yg mikirnya sering pakai sudut pandang "keakuan". Perlu melihat dan belajar bagaimana sosok Rammar (remaja pria, penghafal Qur'an juga) itu berusaha mengelola emosinya. Itu Masya Allah, bagus untuk diambil pelajaran. Bagaimana dia menempatkan dirinya ditengah problematika umat. Bagaimana dia menurunkan egonya demi sesuatu yg lebih besar, apalagi dikala dia diberikan amanah untuk memimpin dan mengambil keputusan besar. Itu luar biasa dan itu nggak mudah dalam praktiknya

Semoga review yg saya berikan ini bermanfaat dan bisa memotivasi teman teman untuk segera membeli dan membaca novel Sangkakala Di Langit Andalusia

Wasalamualaikum...
Profile Image for Herda Fatimah.
33 reviews4 followers
May 17, 2023
Islam itu mau sampai kapanpun adalah rahmatan lil alamin. Membaca sejarah islam yang menjangkau bumi bagian barat itu sejatinya ajang refleksi penuh. Nilai-nilai islam yang sejati berhasil nyala hingga terang benderang bukan di bagian timurnya bumi saja, tapi menjangkau barat yang berbanding terbalik dari kehidupannya yang sekarang. walau -perlu disampaikan diawal- kehebatan itu harus diikuti embel-embel kata "pernah" yang artinya sekarang sudah digulir dengan kata "tidak lagi demikian". Atas segala takdir yang ada sekarang ini.... bukan berarti pasrah, tapi kita perlu ambil pelajaran yang banyakk sekali dan harus mengimani sunnatullah yang satu ini bahwa yang namanya kemenangan dan kejayaan itu akan selalu dipergilirkan. pun yang saat ini tampuk kekuasaannya masih mencokol, nanti akan ada saatnya lagi dipergilirkan, dan semoga yang menggantikan nanti disana adalah yang mentauhidkan Allah sebagai tuhan semesta alam.

Ini kisah yang menyoroti kehidupan seorang penghafal quran terakhir wangsa Almohad di Andalusia pada masa penakulukkan kerajaan islam oleh kaum kristen di Spanyol. ceritanya dimulai dari ketidakberdayaan Sultan Boabdil (Abu Abdullah Muhammad XII) untuk meneguhkan kekuasaan islam dibawah tekanan pasutri raja dan ratu kristen, Ferdinand dan Isabella. lalu dilanjutkan dengan cerita 'petualangan' tiga orang guru dan ketiga muridnya dalam merealisasikan nubuat untuk menyelamatkan andalusia. Rammar ibnu Baqar, anak dari salah satu ketiga murid itu yang jadi toko utamanya, ia adalah penghafal quran terakhir Andalusia yang terus melawan demi mempertahankan keislamannya dan sekian banyak muslim yang dipaksa murtad oleh agama baru yang berkuasa. dilarang berpuasa, dipaksa makan daging babi, dilarang sholat, quran yang asli dibakar seluruhnya sampai tak tersisa satupun mushaf asli di Andalusia, semuanya diganti dengan mushaf baru yang telah diubah-ubah oleh penjajah. bahkan kekayaan ilmu berupa buku-buku dari ilmuwan-ilmuwan muslim turut diberangus, dibakar di tengah alun-alun hingga tinggi api mampu menghalangi seluruh pandangan setiap orang dengan apa yang ada di seberangnya.

sepanjang cerita, rasanya seperti diajak jalan-jalan di tengah museum yang kanan kirinya memamerkan layar besar yang menyetel cuplikan-cuplikan kejadian ngeri, drama, sekaligus haru dengan silih berganti. juga tempat-tempat dan peninggalan-peninggalan kerajaan islam yang menawan, cantik, indah, tapi dibalik itu, semuanya punya filosofi yang kuat. mencerminkan kekutan nilai-nilai islam yang penuh dengan semangat perjuangan tapi tetap menawan karena kaumnya dididik untuk menjaga dan mencintai keindahan.

Istana Alhambra, La Madraza de Granada, Alcazar, Capilla Real. The Royal Chapel, Plaza Bib Rambla, Sungai Guadalquivir, Museo Del Castillo de San Jorge. semuanya jadi latar hiruk pikuk dan lapang - sempit nasib orang-orang islam di masa reconquista saat itu.

Dan Rabbaka fakabbir, jargon suku Almohad yang selalu lantang didengungkan ketika berjihad. Sumber persatuan yang memberi kekuatan dalam ikhtiar memperjuangkan takdir terbaik yang telah Allah siapkan.

di beberapa penerjemahan arti ataupun lafadz bahasa Arab yang penulis sebutkan ada yang kurang tepat, dan penyebutan potongan ayat al-quran dengan ejaan huruf alfabet sebenarnya juga kurang tepat untuk diterapkan, apalagi ada yang susunan hurufnya terbalik-balik (typo) menyebabkan lafadznya jadi berubah makna. ini sedikit kritik yang semoga bisa dijadikan pertimbangan besar untuk mengadakan revisi dari naskah novel ini. kurang tau juga, apakah penulis sudah melakukan riset dengan belajar dari orang yang paham bahasa arab atau belum dalam proses kreatif ini.

sebagai penutup, selalu terkesan dengan Hanum dan Rangga yang melakukan perjalanan jauh untuk mentadabburi dan mengenal lebih dalam agama islam dengan cara yang seserius dan seambisius ini. manfaat dari karyanya terasa begitu kuat, dan aku yakin akan ada banyak sekali orang bahkan mungkin peradaban yang bisa mengambil manfaat dari karya-karya mereka berdua.

Selamat dan terimakasih, semoga Alllah berkahi setiap karya yang lahir, mba Hanum dan mas Rangga!
Profile Image for Day Nella.
266 reviews5 followers
August 26, 2024
"Terlalu banyak manusia yang berlomba-lomba mengosok bungkus kehidupan. Namun, isi hidupnya berkarat. Mengumpulkan benda, materi, kuasa dan kesenangan lalu dipamerkan. Mengharap ridho manusia, menelantarkan ridho ilahi." Hal 370
-
Sangkakala Di Langit Andalusia
Hanum Salsabiela Rais
Rangga Almahendra
Penerbit @bukurepublika
Cetakan III, Juli 2023
Tebal 472 Halaman
-
Subhanallah, Masyaallah. Setelah hampir 4 hari baca kisah perjalanan penulis dalam menyusuri jejak akan sosok pejuang Almohad yang membuatku jujur amat sangat merinding. Tiap kejadian yang diceritakan seolah nyata terjadi di depan mata. Menakutkan dan rasa ngeri, gelisah, waswas itu begitu mengelayuti pikiran.
-
Rammar Ibnu Baqar menjalankan amanat terakhir yang diwasiatkan padanya dan mempercayakan untuk menyelamatkan Almohad dari rezim kekejaman Ferdinand-Isabella. Nyatanya selama perjalanannya banyak yang berkorban lebih besar serta kehilangan orang-orang terkasih. Bahkan banyak pula ditemukan beberapa musuh dalam selimut mengadaikan agama mereka. Atau sebagian lainnya berpura-pura yang berakhir kematian tetap mengejar mereka.
-
Kalau nggak baca novel Sejarah Islam ini, maka aku nggak akan pernah tahu kalau Andalusia dahulu banyak sekali masjid yang berdiri sebelum digantikan dengan katedral para Khatolik. Perampasan, pembaptisan masal dan paling menyesakkan adalah diberanguskan semua Al-quran. Hatiku ikutan mencelus. Sudah sama pangkat mereka dengan iblis.
Perjuangan Almohad dan para Maghribi (Muslim) untuk bertahan dengan keyakinan mereka dengan memilih mati daripada harus berpindah keyakinan meskipun dilakukan terpaksa. Mereka lebih baik mati dalam keadaan suci dan bukan kafir. Pejuang para Hafizh muda Almohad menjadi titik perjuangan. dan dalam buku ini secara bergantian penulis menceritakan bagaimana sejarah Muslim kembali bangkit setelah sebelumnya terpuruk sampai pada keadaan masa kini ketika mereka berdiri di tiap monumen di Gharnata yang pernah terjadi dan sayangnya sejarah tidak mencatat para pejuang muslim kala itu dan itu sungguh sagat keterlaluan.
-
Dan aku nggak tahu lagi mesti bahas apa dalam ulasan ini karena nggak akan selesai satu hari untuk bahas perjuangan Ramar. Ini beneran luar biasa.
-
Terima kasih banyak Kak Hanum dan Kak Rangga, melalui buku ini aku paham bila sejarah tidak mencatat, bukan berarti kala itu islam mati, melainkan adalah kebangkitan Muslim yang diketahui dari para keturunan yang menjadi perpanjangan tangan Allah swt, agar seluruh muslim tahu bahwa Allah senatiasa bersama Hamba-Hamba-Nya. Sejarah Islam tidak akan pernah mati. dan semua merupakan ujian atas keimanan kita terhadap Allah ta'ala. hitam dan putih, ujian dan cobaan akan terus datang silih berganti menguji keimanan para Muslim. Masyaallah.
-
Dengan gaya bercerita yang apik di mana aku bisa mengikuti perjuangan muslim di Gharnata 1492 dan monumen sejarah di masa kini.
Profile Image for Nafi'atunnisa'.
1 review
August 24, 2022
Seperti 2 buku pendahulunya, 99 Cahaya di Langit Eropa & Bulan Terbelah Di Langit Amerika, novel Sangkakala Di Langit Andalusia memancarkan sinar amat positif ke arah pembacanya, aku rasa sinar buku pendatang baru dari Trilogi Langit ini lebih kuat dari 2 buku sebelumnya. Karena hei ! Baru halaman depan saja aku sudah terbius sama kisah berbau sejarah yang mendominasi cerita, asli fell sedih+haru-nya terasa banget.

Jadi inget pas pertama baca buku 99 Cahaya Di Langit Eropa, saat itu aku spechless banget pas tahu sebuah kemungkinan paling menggetarkan tentang Kaisar Napoleon Bonaparte.

Hal ini terulang lagi, fakta-fakta historis dalam buku Sangkakala Di Langit Andalusia juga sukses bikin aku speechless, lebih karena takjub, kagum, bangga, duh pokoknya sekeren itu pengetahuan yang terbungkus di dalam novel satu ini. Coba kalau tidak baca buku tersebut, mungkin sampai detik ini belum tahu apa itu Palindrome, Museum San Jorge, Makam Ratu Isabella-Ferdinand dan beberapa ilmu yang sebenarnya nggak akan aku selami secara mendalam tentang kisah muslim di Andalusia, karena aku paling malas baca sejarah. Entah, buku ini beda vibesnya tanpa sadar bikin aku jatuh cinta sama sejarah.

Buku ini juga menjadi buku yang sukses menembus pertahananku dalam meneteskan air mata. Serius. Padahal banyak novel sad/melow yang aku baca tanpa meneteskan air mata. Tapi Sanjgkakala Di Langit Andalusia udah bikin aku nangis dari bab awal, ternyata semenyakitkan itu baca narasi penyerahan Andalusia ke tangan Rezim Isabella-Ferdinand.

Rasanya kalau disuruh memilih nominasi buku paling keran yang aku baca tahun ini, nggak perlu Profesor deh, aku bakal pilih buku Sangkakala Di Langit Andalusia tanpa ambil tempo. Selain berisi banyak Hikmah (Pelajaran) yang aku dapatkan, aku juga mendapat karakter fiksi baru yang tanpa harus dipertimbangkan masuk jajaran atas di kamusku. Tentu saja sang tokoh utama Rammar bin Baqar dan Houda bin Habibullah (Diego Constantio) kalau Houda bin Habibullah entah kenapa udah terngiang dikepalaku dari awal cerita, padahal beliau ini antagonis yang menyimpan plot twist.

Meski kisah tersebut adalah fiksi-sejarah semata, aku sangat berterimakasih pada Mba Hanum & Mas Rangga yang bersedia menuliskan kisah epic Rammar. Dipadukan dengan pengalaman perjalanan kalian ber-2 ketika berkunjung ke Spanyol (Tempat-tempat bersejarah berkaitan dengan novel) telah membuat kisah ini serasa hidup, seolah mewakilkan kami para pembaca yang belum diberi kesempatan menapak-tilas bekas-bekas kejayaan muslim nun jauh di Spanyol. Malah terkadang aku berharap kisah Rammar betulan nyata.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Neneng Lestari.
299 reviews1 follower
July 4, 2024
RABBAKA FA KABBIR!

Seruan yang menjadi penompang kehidupan pejuang Almohad. Seruan yang menjadi harapan, impian syahid menjadi cita-cita yang ditanamkan, sehingga tidak pernah ada keraguan jihad di jalan Allah, membela satu-satunya yang tersisa dari kehancuran Granada, yaitu keimanan...

Rammar menjadi penerus ayahnya untuk memecahkan teka-teki Wazir yang dibuat bertahun-tahun lalu. Teka-teki yang diketahui oleh Contancio dan diharapkan tidak pernah berhasil dipecahkan. Namun sesuai wasiat Wazir, hanya seorang penghapal Al Qur'an yang mampu memecahkan makna tersembunyi dari cincin yang diwariskan Baqar.

Ini pertama kalinya, aku baca karya Kak Hanum & Rangga, karena review baik banyak dipujikan ke mereka. Setelah kubaca Sangkakala di Langit Andalusia, akhirnya kita punya Dan Brown versi lokal 🤭

Ada rasa perih saat ekspedisi Kak Hanum di gereja-gereja Spayol yang dulunya adalah mesjid megah. Di rombak habis-habisan, sehingga ciri khas mesjid Andalusia menjadi ciri khas gereja, seperti mosaik dinding berwujud pola-pola tak beraturan yang simetris sempurna dari semua sisi.

Kisah Rammar bukan sekedar memecahkan teka-teki, tapi bagaimana keimanannya di uji selama bulan Ramadhan. Daging babi dan alkohol yang sempat ditelannya, akhirnya membongkar identitasnya. Rammar harus menjadi penunjuk jalan bagi sisa kaum muslimin yang tersisa di bawah amuk amarah Ferdinand. Belum lagi pengkhianatan tak termaafkan dari kaumnya sendiri.

Favoritku, yang paling mendebarkan saat Rammar mengurai teka-teki cincin pemberian Sang Wazir. Masya Allah, deskripsinya super keren. Memang agak rumit, tapi gampang dipahami setelah dibaca berulang-ulang, Kak Hanum & Rangga benar-benar mengerjakan PR dengan baik. Mereka berdua merangkai sesuatu yang menakjubkan sekaligus menggetarkan kalbu keimananku yang setipis tissue 🥲

Namun pada akhirnya, kemenangan bukan menjadi tujuan Rammar. Ia begitu banyak kehilangan sampai akhirnya menyerah dan mempertanyakan apa gunanya kemenangan.

Rekomendasi buat bacaan yang menambah keimanan. Setiap muslim punya keimanan Pejuang Almohad. Mari kita asah dengan Al Qur'an sebagai pembimbing kehidupan ❤️

Rabbaka Fa Kabbir ~


*******

Aku punya sedikit pertanyaan, di halaman 191 ada scene dimana Baqar dipenjara San Jorge, dan Baqar melarikan diri dari sana dengan bantuan seorang tua disana.

Pertanyaanku, kapan Baqar masuk penjara? Karena kalau berdasarkan cerita di buku, nggak ada tanda-tanda Baqar pernah mencicipi penjara, kan beliau meninggal saat berhadapan dengan Houda

Lalu, sebelum-sebelumnya, Baqar juga hidup dalam persembunyian demi melindungi keluarganya sendiri sambil membahas penyelamatan kaumnya?

Ada yang bisa kasih tau?
Profile Image for Majreha.
11 reviews
July 21, 2022
📗 Sangkakala Di Langit Andalusia
📝 Hanum & Rangga (@hanumrais , @rangga_alma)
🖨️ Republika Penerbit(@bukurepublika)
🗓️ Cetakan Pertama, Juli 2022
📖 xii+ 472 hlm
⭐ 5/5⁣

"Sejarah bukan ditulis untuk pihak yg kalah. Tapi kebenaran sejarah akan menemukan jalannya sendiri " Hal. 375

Adanya pengkhianatan dibawah kekuasaan Sultan Boabdil, membuat Boabdil memberikan kekuasaannya secara paksa kepada Ferdinad dan Isabella. Namun, ia meminta syarat agar umat Islam diberi kebebasan untuk melaksanakan keyakinannya. Kerajaan dengan semangat Convivencia (Kebhinekaan) ternyata lambat laun berkhianat. Pemaksaan akidah, dengan cara pembaptisan masal pada masa Ferdinand dan Isabella. Memaksa kaum muslimin untuk memakan babi demi mengeluarkan mereka dari ajaran Islam.

Novel ini berkisah tentang seorang penghapal Al-Qur'an terakhir di Andalusia yaitu Rammar Ibnu Baqar yg silang selimpat dengan teka-teki yg diberikan Wazir Mansoor berupa cincin dan kotaknya sebagai petunjuk untuk membebaskan negeri Andalusia dari tangan Ferdinad dan Isabella. Rammar Ibnu Baqar adalah anak dari seorang penghapal Al-Qur'an bernama Baqar. Mansoor sang guru sebenarnya mengamanahkan teka-teki ini kepada anak didiknya yaitu Baqar, Alriq, dan Houda. Tetapi beliau berkata teka-teki ini hanya bisa dipecahkan oleh seorang penghapal Al-Qur'an yg murni dan sejati. Namun, ditengah perjalanan ada yg merusak kemurnian hati mereka, khususnya Houda yg memilih menggadaikan keimanannya untuk menjadi komandan inkuisitor dan berganti nama menjadi Diego Constancio.

Novel setebal 472 halaman ini sangat menyita perhatianku. Membacanya begitu mengalir. Tiap lembarannya membuatku penasaran. Dan membacanya tidak bosan karena penulis membawakannya begitu komunikatif. Sampai lupa bahwa ini adalah novel bergenre sejarah.

Walaupun yg digunakan penulis alur campuran, pembaca tidak akan bingung dibuatnya karena dengan penggambaran yg tegas dan sederhana lalu mudah dimengerti dan dipahami. Latar tempat pun dideskripsikan dengan begitu detail jadi ketika kita membacanya bisa melihat dan merasakan kejadian yg dituliskan.

Novel yg luar biasa dan sangat menggugah sekali. Bagian paling akhir adalah bagian yg paling istimewa karena plot twist banget. Novel dengan beberapa hikmah didalamnya. Merupakan novel trilogi dari novel sebelumnya yaitu 99 Cahaya di Langit Eropa & Bulan Terbelah di Langit Amerika. Sangat rekomendasi untuk semua orang terutama umat Islam yg ingin mengetahui sejarah tersembunyi yg tidak pernah diungkapkan di buku manapun.

#SangkakalaDiLangitAndalusia #SDLA
1 review
August 24, 2022
Aku melihat istriku tanpa ekspresi saat kami berhasil menaklukan tanjakan berputar-putar Menara Giralda yang bersebelahan dengan katedral Santa Maria. "Udah laper nih ?"
"Enggak, lagi kontemplasi aja tentang hidup dan mati." Jawab Hanum datar, mengedik bahu. —SDLA Hal 203

Buku dengan genre Historical Fiction seperti "Sangkakala Di Langit Andalusia (SDLA)" ini banyak memberikan pelajaran tentang perjalanan, perjalanan dalam mengarungi kehidupan. Juga membuat kita sadar bahwa sejarah diciptakan memang sebagai pembelajaran. Seperti pada buku mereka berdua sebelumnya yang berjudul "99 Cahaya Di Langit Eropa" ada sebuah kalimat yang bertuliskan ;
"Hakikat sebuah perjalanan bukanlah sekedar menikmati keindahan dari satu tempat ke tempat lain. Makna sebuah perjalanan harus lebih besar daripada itu. Bagaimana perjalanan tsb harus membawa pelakunya naik ke derajat lebih tinggi, memperluas wawasan sekaligus menambah keimanan."

Di dalam buku ini juga terselip makna sebuah perjalanan; "Mungkin benar adanya, perjalanan membuat pelakunya tak hanya berpikir tentang pencapaian, namun refleksi tentang kehidupan dan kematian. Lewat bingkai-bingkai kehidupan dan kematian pelaku sejarah yang diabadikan. Membuat pelaku perjalanan memaknai sekaligus menaikkan maqam iman."

Ya! That's point. Dalam setiap perjalanan, kita akan dipertemukan dengan orang-orang yang istimewa. Setiap dari mereka memiliki kesan tersendiri yang memantik memori, mengukir histori, bahkan ada yang sampai memenuhi ruang hati.

Allah Maha Baik, selalu ada sosok-sosok luar biasa yang hadir dalam setiap episode perjalanan yang telah dilalui, dalam episode sedih dan bahagianya manusia.

Setiap kita memang punya pemikiran yang berbeda tentang cara memandang sebuah perjalanan, bukan tentang baik dan buruknya perjalanan, tetapi tentang seberapa besar ibroh yang bisa diambil dari setiap tahapannya, seberapa besar nilai kebaikan dalam prosesnya, atau seberapa besar setiap tahapannya meningkatkan kualitas diri dan iman kita.

Lalu yang menjadi pertanyaan, sejauh mana perjalanan yang merubah kehidupan kita hari ini, esok atau nanti ? If we had chosen a different path, if we had stopped and looked back. What will we get to see ?!

Yaa Allah, semoga diberikan kesempatan untuk menjelajah Bumi Allah. Mencapai setiap batas geografis Dunia.
Profile Image for Vivi Fiahsani.
1 review
August 24, 2022
#bookreview
SDLA | 460 pages

Di balik megah dan teduhnya istana Alhambra, salah satu bangunan yang menjadi saksi klo Islam pernah berjaya di Andalusia, siapa sangka ada banyak tragedi di balik tirainya. Termasuk mungkin mba Hanum dan mas Rangga. Sampai akhirnya Yaseen jauh jauh datang ke Indonesia untuk mengenalkan Penghafal Qur'an terakhir dari Cordoba.

Pertama, aku berekspektasi tinggi sama novel ini. Why? Karna penulisnya mba Hanum dan mas Rangga. Trus? Ternyata sangat sangat melebihi ekspekatasi ku. Gak bisa ngasih bintang 5, klo bisa semua bintang di langit taroh sini 😩😩

Cerita tentang Rammar ibn Baqar, anak dari pemimpin wangsa Almohad, yang sejak kecil sudah hafidz Qur'an. Almohad menjadi kelompok yang memperjuangkan hak para Muslim yang tersisa di Andalusia semenjak kekuasaan diambil Ferdinand-Isabella. Jika ingin tetap hidup dan punya izin tinggal, para Muslim harus menjadi converso (Murt*d).

Lalu ada kisah pilu dibalik persahabatan antara Baqr (ayah Rammar), Alriq, dan Houda. Guru mereka, Mansoor punya misi khusus untuk menyelamatkan para Muslim yang tersisa. Bagaiman cara dan kapan waktu tepatnya, Mansoor sengaja membuat teka teki dari sebuah cincin. Ini part paling buat aku merinding yaa Allah 😩😭 Belum lagi adegan adegan pertempuran antara pejuang Almohad dan tentara monarki. Beneran sampe nahan nafas, mata tiba2 berair waktu Al Quran dibakar habis 😭 dan ada plot twist yang menyedihkan 😩 Humor tipis-tipis nya juga asyik. Part ini cuma ada di bagian dialog mba hanum dan mas Rangga sama jimenez.

Ini novel luar biasa Masya Allah! Pembaca bisa ngerasain gimana sedihnya Sultan Boabdil waktu nyerahin kunci Istana Alhambra ke Ferdinand, getaran medan tempur Almohad vs Monarki, pilunya perasaan Rammar karna semua keluarga berkorban demi keselamatannya, runtuhnya jiwa Houda ketika tau kenyataan yang sebenernya, kejamnya Pemerintahan Monarki menyiksa Muslimin, disiksa, dipaksa makan bab*, Al Quran disita dan dibakar 😭& tbh, aku gak tau lagi mana part yg fiksi karna ceritanya begitu hidup!

Trus apa arti dari teka teki cincin? Sebenernya siapa sih yang akhirnya membantu Almohad dan muslim yang tersisa? Gimana kehidupan Rammar selanjutnya?

Aku rekomendasiin buku ini untuk setiap muslim yang rindu dengan semangat perjuangan Islam dan tentu aja untuk kamu yang menyukai fakta fakta menarik sejarah Islam di dunia 🔥
Profile Image for Nay Ziels.
10 reviews
August 23, 2022
Ada yg suka buku bertema sejarah?! Kalau aku sih suka bgt. Rasanya spt belajar dgn cara yg lebih fun, dan cerita perjalanan mbak Hanum dan mas Rangga ini selalu penuh hikmah. Aku selalu menantikan kisah perjalanan mereka, menapak tilas kejayaan Islam di Benua yang belum bisa aku datangi dan semoga suatu saat nanti bisa melakukan muhasabah spt yg mereka berdua lakukan.
.
Teman2 yg sudah pernah membaca 2 buku sebelumnya dari trilogi Langit, pasti masih ingat dengan cara bercerita mereka berdua. Nah, di buku ini ada sedikit perbedaan. Karena kisah perjalanan mereka diselingi dengan cerita Rammar berabad2 silam memperjuangkan Aqidahnya di bawah Los Reyes, duo raja-ratu bertangan besi--Isabella dan Ferdinand. Sekilas mirip dengan cara bertutur Api Tauhid, tapi dengan muatan yg berbeda. Menurutku hal ini membuat kisah perjalanan Hanum-Rangga jadi lebih hidup. Apakah buku ini akan diangkat ke layar lebar seperti pendahulunya?! Kita nantikan saja.
.
Sepanjang membaca buku ini emosiku campur aduk. Rasanya ingin mencegah Sultan Boabdil menandatangani perjanjian yg tak pernah disepakati pihak sebelah. Tapi, itulah sejarah. Tak bisa kita ubah, yang bisa kita lakukan hanya mengambil hikmah dan mencegah agar tak terjadi kembali di masa depan.
.
Sejak pertama kali muncul, buku ini digadang2 menjadi buku yang mengguncang keimanan. Dan setelah menamatkannya, aku pun menyetujui. Mungkin setara dgn The Da Vinci Code, tapi dengan cara yg berbeda. Buku ini membuat kita semakin ingin menggenggam aqidah, bukan sebaliknya. Terima kasih mbak Hanum dan mas Rangga sudah menulis buku ini. semoga menjadi amal jariyah. Dan aku pun ikut merasakan apa yg mbak Hanum rasakan saat membaca tulisan di bawah patung pualam Los Reyes.
.
Tdk perlu menjadi muslim utk saling bersandar keluar dari kebiadaban. (352-353) Salut sama pasukan muslim terakhir dan Miriam Nunez. Saling bahu-membahu keluar dari tanah yg tak lagi memberi kedamaian. Miriam Nunez ini tokoh favoritku disini, pencari ilmu sejati. Aku rekomendasikan buku ini buat teman2 semua, tak hanya muslim saja.
Ya muqallibal qulub, tsabbit qalbi 'ala diinika.
Profile Image for Book's Skuzy.
6 reviews1 follower
August 24, 2022
Judul: Sangkakala di Langit Andalusia

Penulis: Hanum Rais, Rangga Almahendra

Penerbit: Republika

Tebal: 472 hlm.


“Without the darkness there will be no light.” -hlm. 154


Novel ini mengangkat kisah seorang pejuang terakhir Andalusia yang berasal dari Almohad (Al-Muwahiddun) bernama Rammar Ibnu Baqar. Rammar juga merupakan seorang hafidz Qur’an yang kelak akan memecahkan teka teki cincin yang dibuat oleh Al-Mansoor.


Baca buku ini berhasil bikin emosiku naik turun. Di satu sisi aku senang karena bisa mengenal sosok Rammar, dan di sisi lain berhasil bikin hati aku remuk melihat bagaimana kelam dan terpuruknya umat Muslim saat Andalusia berhasil ditaklukkan oleh Ferdinand dan istrinya. Al-Qur’an dan buku-buku dibakar, Umat Muslim dibantai dan hidup di bawah tekanan, disuruh memilih antara menjadi converso atau dibunuh.


Bisa dibilang Sebagian besar dalam ceritanya menyingkap masa suramnya kaum Muslim di Andalusia, yang justru buat aku lebih aware sama sejarah Islam itu sendiri. Terlebih saat aku lihat bagaimana ‘nakalnya’ kaum Barat menyembunyikan dan menghilangkan para tokoh Muslim dan membuatnya seolah-olah berasal dari kaum mereka.


Bagian yang paling bikin aku nggak bisa berkata-kata adalah saat terungkapnya teka teki kunci Mansoor. Kayak nggak abis mikir, penulis bisa gitu ya merangkainya dengan sebaik mungkin. Kemudian juga bagian saat terungkapnya penyebab awal salah seorang pejuang Almohad yang memilih untuk murtad dan menjadi inkuisitor Spanyol. Khusus bagian ini plot twist sekali, berawal dari penyakit hati, sampai buat seseorang berani menyelingkuhi Al-Qur’an dan Islam. Naudzubillahi min dzzalik.


Oiya, alur ceritanya maju mundur dan dibagi menjadi 2 pov, pov pertama nyeritain saat masa di Andalusia, pov lainnya dari kedua penulis yang nyeritain masa kini saat mereka mengunjungi spanyol. Tapi, gak perlu takut kalau bingung, karena penulis mengaturnya dengan sebaik mungkin, jadi kita bisa mengikuti alurnya dengan baik. 


Overall aku suka banget sama novel yang inspiratif ini, baik dari segi jalan cerita, alur, pilihan kata yang meskipun sedikit puitis tapi bisa menambah kosa kata baru.
Profile Image for NvArdillah. Readyou.
11 reviews
August 23, 2022
Dahulu, memang orang-orang Maghribi itu membusungkan dada. Tapi zaman sudah berubah, kejayaan Islam telahmusnah, tinggal seonggok sejarah.(hal 71)

.....

Ini tentang kisah perjuangan seorang penghafal Al-Qur'an terakhir di tanah Andalusia, namanya Rammar Ibnu Baqar, seorang wangsa Almohad, dia adalah pemuda yang memiliki kecerdasan diatas rata-rata, apapun yang terekam oleh matanya, maka akan cepat langsung melekat di benaknya. Sejak dini, Baqar ayahnya dan fruela ibunya mendidik Rammar dengan Al-Qur'an. Sehingga saat dewasa Dia di sebut sebagai Al-Qur'an berjalan.

✍️Ok, jadi aku pengen berbagi sedikit tentang perasanku setelah membaca buku ini, kalau mau di gambarin, ini seperti aku sedang membuka kotak Pandora. Cerita nya benar-benar penuh kejutan dan mendebarkan, ada lucu tipis-tipis, nya juga.
Yang Kusuka karena penulis nya membagi jadi 2 POV, masa kini dan masa lampau. Jadi saat otak ngebul karena cerita Rammar, Bab berikutnya di ademin sama POV dari penulisnya.
...

Berawal dari Wazir Mansoor yang memiliki 3 murid penghafal Al-Qur'an, ketiga muridnya ini dikenal sebagai tres Estrellas de Andalucia( tiga bintang dari andalusia) Baqar, Alriq dan Houda. merekalah yang di gadang-gadang bisa menjadi juru kunci dalam pembebasan muslim di Andalusia.

Namun harapan tinggal harapan, tiga di antara pemuda ini, ada yang lebih memilih jalan lain, yaitu sebagai converso( murtad), karena harapan yang terlalu tinggi kepada manusia sehingga menciptakan kekecewaan yang besar yang tak terbendung.

Namun ada hal yang lebih mengejutkan di banding ada satu orang yang memilih berbeda haluan untuk tidak menjadi penghafal Al-Qur'an lagi. Disitulah cikal bakal Kemalang yang pernah di alami Rammar dan renggangnya 3 bintang Andalusia ini.
Inilah yang menjadi pertanyaan besar Rammar yang harus dia cari tahu sendiri setelah di tinggal mangkat oleh Ubay.

Lantas berhasilkah Rammar menyatukan pazzel yang sudah hilang dan bagaimana perjalanan Rammar, berhasilkah ia mengembalikan Andalusia seperti dulu atau malam menjadi bagian dari Cenverso lainya.

.....
Profile Image for Septia Ndari.
21 reviews
November 17, 2022
Rabbaka Fa Kabir. La Ghalib Illallah
Agungkanlah Tuhanmu. Tiada kemenangan selain dari Allah.

Islam berdaulat kurang lebih delapan abad lamanya di Andalusia. Berangsur-angsur runtuh oleh penaklukan Isabella dan Ferdinand dari kerajaan Castilila-Aragon. Akibatnya muslim harus terusir dari negerinya dan beberapa harus mengikuti agama Sang Ratu dan Raja. Salah satu kunci menyelamatkan umat islam dapat ditempuh dengan memecahkan teka-teki seorang wazir melalui sesosok penghafal Al-Qur’an sejati. Penggalan kisah hidup Rammar yang penuh lika-liku membuat Hanum dan Rangga tertarik untuk menelusuri setiap latar tempat dalam cerita.

Membaca buku ini ibarat naik roller coaster, penuh sensasi dalam membaca. Naik turunnya alur cerita terkadang membuat pembaca merasakan ketakutan saat meluncuri setiap kejadian cerita. Bercampurnya segala sedih, sendu, pilu ketika terbelalak dihadapkan sisi menyesakkan dari sejarah yang telah terjadi. Runtuhnya Peradaban yang sudah berkembang memajukan masyarakat harus rela hancur akibat kelalain manusia itu sendiri. Lalainya yang lebih mementingkan kehidupan keduniawian daripada kehidupan akhirat. Perputaran kebiasaan yang berubah 180 derajat dimana masyarakat muslim mau tidak mau harus patuh dan tunduk terhadap peraturan yang berlaku jika ingin hidup.

Buku ini cocok bagi penyuka sejarah. Buku yang memadukan sejarah masa lalu melalui sejarah keruntuhan Peradaban Islam dan sejarah perjalanan Rangga dan Hanum di masa sekarang bagaimana menyikapi tempat-tempat bersejarah. Cerita begitu mengalir, disertai pemandangan baru bagi pembaca melalui penjelasan tentang sebuah surat dalam Al-Qur’an yang begitu membuat terkejut.

“Apapun yang terjadi di masa yang akan datang, ketika semua tak bisa lagi seiya sejalan, selalu berpeganglah pada tali Allah. Menang tak harus mengalahkan. Perang besar sejatinya bukan dengan orang lain, melainkan dengan dirimu sendiri.” Hal. 419

Apakah nubuat wazir Mansur akan terpecahkan? Temukan jawabannya pada buku.

Profile Image for Tia Ozia.
8 reviews
August 15, 2022
Yes, buku ini adalah buku sejarah islam terepic yang pernah saya baca. Bukan hanya soal ceritanya tapi cara penulis untuk menyampaikan kepada pembaca, sarkas, dan nilai moralnya sungguh tidak menggurui. Fiks, buku ini jadi salah satu buku favorit yang saya baca di tahun ini.

Buku yang informatif ini diceritakan dengan dua perpektif zaman yang berbeda, zaman ketika sejarah berlangsung dan zaman sekarang dimana penulis melakukan perjalanan dan menyusuri jejak masa lalu di Spanyol.

Berbeda dengan dua buku sebelumnya #99CahayadiLangitEropa dan #BulanTerbelahdiLangitAmerika. Mengapa berbeda? Buku ini ditulis dengan pendekatan yang berbeda. Pada dasarnya Mbak Hanum dan Mas Rangga kembali melakukan perjalanan menyusuri sejarah peradaban Islam. Awalnya keinginan tersebut tidak datang dari pribadi melainkan seorang Yaseen Maymir yang berhasil meyakinkan Hanum untuk kembali menyusuri sejarah islam yang sebenarnya di Andalusia.

#SangkakaladiLangitAndalusia ini merupakan kisah kelam peradaban umat Islam di Andalusia. Berbagai kisah pilu, tragis, kejam, dan ujian keimanan yang dahsyat sampai menggadaikan keimanan agar mendapat sedikit kemudahan membuat saya terhenyak dan menitikkan air mata. Tidak sanggup membayangkan apa yang mereka lalui di jaman itu. Masya Allah.

Meskipun sepak terjang Rammar sebagai tokoh utama sungguh luar biasa di buku ini, saya justru terpesona dengan wanita bernama Miriam a.k.a Maria Hermana. Keteguhannya pada apa yang diyakini, rasa ingin tahu yang besar, dan keberaniannya sebagai perempuan keren banget. Apalagi ketika ia mengataskan keselamatan banyak orang dibandingkan lelaki yang ia cintai, kenapa? Karena ia percaya dengan Allah SWT yang pasti akan membersamai lelakinya.

Buku ini saya rekomendasikan untuk teman-teman baca karena banyak sekali manfaat dan ilmu yang akan teman-teman peroleh. Terimakasih @bukurepublika @sdla.official @hanumrais @rangga_alma yang sudah memberikan saya kesempatan untuk membaca buku ini.
14 reviews2 followers
August 30, 2022
Judul : Sangkakala di Langit Andalusia
Penulis : Hanum Salsabila Rais dan Rangga Almahendra
Penerbit : Republika
Tebal : 472 Halaman
Terbit : Juli 2022
Genre : Historical Fiction

Ketika kita mulai membaca novel ini kita seperti ditarik pada saat kekuasaan Boabdil runtuh. Seperti kotak pandora, setiap yang tersembunyi memerlukan sebuah kunci. Apalagi dari awal kita sudah disuguhi kunci itu walau kita tak menyadarinya. Cerita ini adalah tentang seorang hafiz Al-qur'an yang harus mempertasuhkan nyawa untuk peradaban umat Islam di Andalusia. Namanya adalah Rammar Ibnu Baqar. Perpisahan Ramar dengan Baqar, ayahnya membuatku tak kuasa membendung air mata. Rammar adalah seorang yatim piatu. Kita juga diperkenalkan dengan cinta segitiga orang tua Rammar yang membuatku melihat intrik dari penyebab kejadian dikemudian harinya. Bagaimana Houda, adik seperguruan ayah Rammar kehilangan dua tujuan hidupnya membuatku menitikkan airmata. Dalam novel ini kita diperkenalkan dengan tokoh-tokoh yang akrab di telinga kita yaitu Ratu Isabella dan Raja Ferdinald dan juga Colombus yang menemukan benua Amerika. Kekejamannya Ratu Isabella dan Raja Ferdinald membawa kita kembali mensyukuri keadaan kita yang berbeda dari novel saat kita memeluk keyakinan. Penokohannya diceritakan dengan sangat nyata. Diselingi dengan kisah mba Hanum menjelajahi Spayol membuat buku ini terasa menyegarkan. Apalagi setiap batas antara masa lalu dan masa sekarang sangat detail dijelaskan. Sangat banyak pelajaran yang dapat diambil dari novel ini. Beberapa kutipan yang aku suka adalah La Ghalib Illallah (Tidak ada kemenangan selain dari Allah), hal 3.Dalamnya samudra bisa di ukur, dalamnya hati manusia? Tidak. Tidak bisa, hal 65. Kesimpulannya novel ini sangat worth it untuk dibaca kaula muda yang mencintai sejarah islam dan mencari fakta yang ada dalam Al-Qur'an dikemas begitu apik. Pokoknya rekomended banget deh.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Fidzoh Khafidzoh.
1 review
August 23, 2022
Dari awal baca buku ini, udah bikin nangis berderai-derai. Gak kebayang jadi Sultan Boabdil yang harus menyerah kepada Ferdinand Isabella dan meninggalkan Istananya.
Sebelum baca buku ini, udah dapat sedikit pengetahuan dari buku yg sebelumnya dan sudah pernah browsing untuk menggali cerita sejarahnya. Tapi siapa sangka masih ada sisi yang tidak tertulis dimanapun.
Jika saat browsing kita hanya akan menemukan bagaimana Sultan Boabdil menyerahkan Alhambra, dan bagaimana Ferdinand Isabella kemudian melakukan pembatisan masal dan juga pembantaian masal kepada kaum muslimin. Tapi dibuku ini, kita akan disuguhkan kisah bagaimana peliknya perjuangan kaum muslimin yang masih tersisa di Andalusia. Seberapa besar keimanan mereka terhadap Allah dan Al-Qur'an yang mereka yakini akan memberikan pertolongan. Konflik antar tokoh yang berhasil mengaduk-aduk perasaan para pembacanya.
Saat membaca buku ini, rasanya bebar-benar menakjubkan sekaligus menyakitkan. Menyakitkan karena harus lenyapnya Islam dari tanah Spanyol, menyakitkan karna kita akan ikut merasakan bagaimana keyakinan kita dihina habis-habisan oleh Kepemimpinan Isabella Ferdinand. Tetapi juga membuatku merasa takjub dengan semangat jihad dan kuatnya keimanan mereka terhadap Allah. Meskipun berbagai macam cobaan dan siksaan, tidak melunturkan keimanan mereka kepada Allah. Bagaimana seorang remaja penghafal Al-Qur'an sejati berhasil menemukan petunjuk dari Al-Qur'an yang dihafalkannya untuk menyelamatkan para muslim yang tersisa di Andalusia.
Sepanjang membaca buku air mata ngalir terus, gak bakalan bosen baca buku ini berkali-kali. Dan insyallah buku ini akan menambah keimanan dan ketaqwaan kita terhada Allah SWT.
Yuk yang belum baca buku ini, segera gih beli bukunya dan dibaca sampai tuntas. KARENA KISAHNYA BENAR-BENAR LUAR BIASA
Profile Image for Senja bercerita.
1 review
August 25, 2022
Bismillah,

selalu suka karya kak hanum dan kak rangga, masyallah membuat aku yang dulunya gak tau Islam sehebat ini setelah baca trilogi langitnya kakak jadi membuka pemikiran aku tentang ternyata Islam pernah ada di benua eropa dan amerika. Semuanya suka dari 99 cahaya di langit eropa, Bulan terbelah di langit amerika dan sekarang sangkakala di langit andalusia. Alhamdulillah masih kebagian PO petama seneng banget dapet ttd penulisnya langsung dan hadiah yg gemes.
Banyak ilmuan islam yang karyanya menjadi inspirasi teknologi masa kini, semua berawal dari spanyol. Tentang ilmu palindrome juga baru tau dari buku ini, semua buku karya kakak ini kayak buku pelajaran bagi saya yang awam ini. Ternyata al-quran ini memang berisi kalam Allah yang sangat sempurna, semakin suka sejarah semakin cinta agama Islam.
Suka setiap kata yang ada di buku-buku kakak membuat saya takjub dan berpikir oh ternyata gini oh ternyata begitu.
Karena karya-karya kakak juga jadi pengen berkunjung kesana ke spanyol berdoa di dalam Mezquita walaupun hanya di dalam hati, semoga Mezquita kembali menjadi mesjid dan kumandang adzan kembali membahana di kota spanyol persis seperti dulu saat daulah Islamiyah berjaya disana.

Dan curhat dikit, sungguh demi apa baper dengan kak hanum dan kak rangga. Punya teman traveling itu menyenangkan apalagi travelling dengan pasangan yg halal.
Semoga keluarga kakak di lindungi selalu oleh ALLAH,sehat selalu dan terus berkarya ya kak.
Karena masih banyak orang Islam yang tidak tau Islam sehebat itu, mereka lebih mengagumi orang Barat, korea jepang tanpa tau sejarah agamanya sendiri.
Terimakasih semoga selalu menyebarkan kebaikan dan menjadi agen muslim yang baik.
Karena mereka non muslim tidak membaca al-quran tapi membaca dirimu.
Profile Image for Laylanltj.
4 reviews
July 8, 2022
Andalusia mengingatkan sy pd pelajaran Tarikh jaman SMA, tentang Islam yg pernah berjaya disana. Melalui tulisan Mbak Hanum & Mas Rangga, sy seperti diajak penulis, menelusuri lorong waktu runtuhnya peradaban Islam di Andalusia, setiap halamannya menyajikan teka-teki yang membuat ‘candu’, ingin segera menuntaskan ceritanya. Salam Rabbaka Fa Kabbir sebagai yel2 penyemangat pejuang Almohad yang hampir ada di setiap bab membuatku haru dan merinding, membayangkan ‘bagaimana ya suasana pada saat itu?'

***
Berawal dari kedatangan seorang pemilik jasa tur di Andalusia bernama Yaseen Maymir yang mengatakan bahwa berkat buku 99 Cahaya di Langit Eropa milik Hanum dan Rangga bisnis tur Andalusianya laris manis, bukan hanya itu, ia menyuruh mereka untuk menulis cerita orisinal dari Andalusia, The greatest story in Andalucia ever, yang mungkin belum pernah ditulis oleh orang lain. Yg kemudia perjalanan membawa mereka menemukan jejak-jejak Islam melalui Rammar ibnu Baqar, seorang yatim piatu penghafal Qur’an terakhir di Andalusia yang diyakini sebagai pemuda yang akan melakukan misi penyelamatan umat muslim seperti nubuat Mansoor pada saat itu. Bagaimana kisahnya? Silahkan baca sendiri 😊

Ma Syaa Allah, Bukunya bagus banget 😭, keren, penyusunan ceritanya brilian banget, nggak akan bosen bacanya. Banyak pelajarn yg bs diambil. Buku SDLA bukan hanya ttg perjuangan, tapi jg ttg keikhlasan, pengorbana, persaudaraan, cinta dan kemunafikan. Harus baca bgt!!🔥🔥🔥

“Jika aku tidak mendapatkan kepercayaan untuk mencintai dan dicintai manusia, maka Al-Qur’an akan mencintaiku karena aku mencintainya.” Houda, Hal 145
Profile Image for owlshell.
64 reviews10 followers
July 20, 2023
Buku pertama karya mbak Hanum & mas Rangga yang kubaca. Untuk 99 Cahaya di Langit Eropa: Perjalanan Menapak Jejak Islam di Eropa dan Bulan Terbelah di Langit Amerika cuma tahu lewat adaptasi filmnya saja. Kebetulan kemarin sudah tayang di Netflix, dan sempat di rewatch dulu biar agak masuk vibes nya ke trilogi langit.
Rasanya jadi pengen baca dua buku pertamanya, dan mempelajari lebih jauh lagi perihal sejarah Islam di Eropa.

Meskipun dibumbui fiksi, tapi tetep sedih sampai dibikin nangis. Perjuangan Almohad yang dipaksa murtad, harus memakan daging babi, Masjid dan Al-Quran dihancurkan, bahkan untuk sholat aja pakai gerakan mata.
Jadi ada bahan untuk refleksi diri soal ibadahku yang kurang ini.😭

Senang sekali bisa mengenal tulisan karya mbak Hanum & mas Rangga, yang ga cuma berisikan ilmu yang informatif tapi juga dikemas lewat cerita dengan alur yang rapi.
Setelah membaca ini jadinya semakin takjub dengan keajaiban ayat Al-Quran dan kesempurnaan Islam sebagai agama Rahmatan lil 'Alamin.
Masyaallah.
Profile Image for Ipeh Alena.
543 reviews21 followers
July 9, 2022
Pertama membacanya, jujur aku banyak mencoba menggali informasi mengenai banyak hal. Terutama karena ini berisi muatan sejarah tentang islam yang cukup banyak.

Sehingga, ada kalanya aku agak kebingungan sebab informasi yang kudapat di internet tidak begitu banyak. Namun, bukan berarti buku ini diolah tanpa melakukan riset terlebih dahulu. Pada bagian akhir disematkan sumber-sumber referensi yang bisa membuat pembaca setidaknya bisa menggali lebih mengenai informasi lain tentang runtuhnya kerajaan islam. Tak hanya itu, pada bagian sebelumnya disertakan juga kronologi catatan sejarah saat kepemimpinan raja Ferdinand dan ratu Isabel.

Buat teman-teman yang penasaran dan ingin mempelajari tentang sejarah islam. Buku ini cocok banget jadi teman bacaan selama liburan Hari Raya Idul Adha. Sebab, di bagian akhir mengenai surat dari Rammar, ada sesuatu yang cukup bisa membuatmu tersenyum simpul. Eh apa itu? Rahasia. Harus dibaca sendiri sampai selesai, enggak akan membuatmu bosan loh, justru membaca buku ini membuatku penasaran

More : https://www.bacaanipeh.web.id/2022/07...
Profile Image for Lestari Karlina.
19 reviews
August 29, 2025
kisah yang menyoroti kehidupan seorang penghafal quran terakhir wangsa Almohad di Andalusia pada masa penakulukkan kerajaan islam oleh kaum kristen di Spanyol. ceritanya dimulai dari ketidakberdayaan Sultan Boabdil (Abu Abdullah Muhammad XII) untuk meneguhkan kekuasaan islam dibawah tekanan pasutri raja dan ratu kristen, Ferdinand dan Isabella. lalu dilanjutkan dengan cerita 'petualangan' tiga orang guru dan ketiga muridnya dalam merealisasikan nubuat untuk menyelamatkan andalusia. Rammar ibnu Baqar, anak dari salah satu ketiga murid itu yang jadi toko utamanya, ia adalah penghafal quran terakhir Andalusia yang terus melawan demi mempertahankan keislamannya dan sekian banyak muslim yang dipaksa murtad oleh agama baru yang berkuasa. dilarang berpuasa, dipaksa makan daging babi, dilarang sholat, quran yang asli dibakar seluruhnya sampai tak tersisa satupun mushaf asli di Andalusia, semuanya diganti dengan mushaf baru yang telah diubah-ubah oleh penjajah. bahkan kekayaan ilmu berupa buku-buku dari ilmuwan-ilmuwan muslim turut diberangus, dibakar di tengah alun-alun hingga tinggi api mampu menghalangi seluruh pandangan setiap orang dengan apa yang ada di seberangnya
Displaying 1 - 30 of 81 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.