Maya sangat syok menyadari kemajuan akting Ayumi yang begitu cantik dan memesona semua orang. Semua media meliput dan memuat berita tentang kehebatan akting Ayumi. Maya pun berusaha mencari cara untuk menemukan sosok Akoya yang mengerti perasaan angin, air, tanah dan udara. Lalu, tiba-tiba saja Masumi datang ke tempatnya latihan dan berkata padanya, "Buatlah aku percaya kalau bidadari merah itu ada!"
Suzue Miuchi (美内 すずえ), Miuchi Suzue) is a Japanese mangaka and author of long running shōjo manga Glass Mask. She was born in Nishinomiya, Japan and grew up in Osaka. She won the Kodansha Manga Award (1982) for Youkihi-den and the Japan Cartoonists Association Award (1995).
In December 1975, Miuchi began work on Glass Mask which is regarded as her representative work today. Although the core shōjo manga fandom at the time viewed this series blatantly conservative and obsolete, its popularity turned out to be sensational and it has gained a huge mass of admirers during its run for more than 20 years. Miuchi is now a big-name shōjo manga artist enjoying the fact that Glass Mask is still attracting a new generation of fans, while the long-time fans are eagerly waiting for the conclusion.
Mbbbwahahaha! Setelah lebih dari 5 + 6 + 4 tahun penantian? Hah 15 tahun??? Kelanjutan manga yang berusia lebih tua dari saya ini terbit juga. Cukup menggelikan melihat si Hayami Masumi berlagak polos -setelah sekian tahun generasi berganti, masih begitu-begitu sajakah tingkahnya? Terlebih lagi mempertimbangkan jajaran shojo manga lainnya yang sudah menganut pola pikir yang berbeda. Penggunaan alat canggih seperti telepon genggam pun tidak membuat komik ini bisa mengejar ketinggalan (atau justru degradasi) dari yang lainnya. Tapi kalau dibandingkan dengan ribuan lembar 'telenovela' versi majalah tahun 90-92 yang batal dibukukan itu, usaha perfeksionis bertahun-tahun untuk menggantinya ini memang patut dimaafkan dan dihargai.
Ringkasannya kira-kira: - Sakurakouji Yuu memutuskan hubungan dengan Mai demi berkonsentrasi penuh dengan Maya dalam mendalami lakon Bidadari Merah, dan mereka memikirkan bagaimana menimbulkan ilusi hutan pohon aprikot di tengah kota; - Hayami Masumi di bawah hujan deras (deuh dramatis banget) meminta Maya untuk membuatnya percaya akan keberadaan Bidadari Merah; hal ini menjadi petunjuk bagi Maya dalam memahami perannya; untuk membuat orang percaya, ia harus terlebih dahulu percaya, dan berusaha 'menjadi'; - Himekawa Ayumi melakukan olah tubuh yang sangat hebat dengan trampolin dan alat-alat senam indah, dan hasil latihannya dipuja-puji oleh media massa yang sebaliknya merendahkan Maya yang berkubang lumpur; - Akan tetapi di tempat menyepi beliau, Tsukikage Sensei (Ibu Mayuko) malah menyatakan bahwa untuk saat ini Maya masih lebih unggul; - Kedatangan seikat besar mawar ungu disertai ungkapan gombal "aku percaya padamu lebih dari siapa pun di dunia ini" mencerahkan kembali hati Maya yang sempat patah semangat; - Shiori heran melihat reaksi Masumi yang sangat ekstrim terhadap mawar ungu, dan ketika suatu saat menemukan Maya dikirimi seikat mawar ungu, mulai gundah gulana; - Tsukikage Sensei (Bu Mayuko) pun turun gunung untuk melihat persiapan kedua murid kesayangannya itu (Wah, adegan ini, kalau dihitung halaman terbitan majalah 12 tahun lalu, seharusnya muncul di 5-7 buku kemudian!!!)
Setelah buku ini, ternyata masih ada lanjutan yang terbit... Baguslah, semoga benar-benar ditamatkan, bukan sekadar promosi opera.
Setelah lama nunggu terjemahannya akhirnya muncul juga ^^ Buat yang suka sama pairing Masumi-Maya pasti gregetan liat perkembangan hubungan mereka yang "slowpoke", sampai perlu ada tokoh Shiori yang mesti mengusik "comfort zone" mereka. Maya masih diceritakan bergulat untuk mencari sosok Bidadari Merah dalam dirinya. Dalam pencarian itu kepalanya 'dikepruk' sama Masumi yang bilang, "buat aku percaya bahwa Bidadari Merah itu ada!" Sensei Miuchi masi pake formula lama untuk menceritakan perjuangan Maya. Masa lagi-lagi pake pers against Maya dan mem-'blow up' Ayumi. Dan pada akhirnya kembali menampilkan Bu Mayuko yang terus mempercayai Maya yang kan menang. Endingnya bikin penasaran. Bagaimana Maya akan menampilkan Bidadari Merah di depan Bu Mayuko?
This entire review has been hidden because of spoilers.
Topeng kaca adalah favorit saya karya Suzue Miuchi, awalnya saya minjam dari kakak kos habis tu saya baca on line tapi sayangnya belum ada lanjutannya alias masih menggantung ceritanya. Ceritanya tentang perjuangan Maya Kitajima yang memiliki bakat luar biasa sebagai aktris panggung pemain drama. Keinginan terbesarnya adalah untuk mendapatkan peran fenomenal sebagai Bidadari Merah tetapi tentu saja dia harus bersaing dengan Ayumi Himekawa seorang artis terkenal. Di bawah asuhan Chigusa Tsukikage mereka berdua bekerja keras untuk mendapatkan peran tersebut. Selain itu, dalam komik ini juga diceritakan tentang cinta segitiga antara Maya, Koji dan Masyumi. Udah nonton Animenya juga tapi kurang suka, mungkin gak sesuai ama pengharapan kali ya?!
akhirnya nie manga nongol jg, nyaris 5 tahun nunggunya. sbenarnya saya berharap nie komik terakhir dari komik bidadari merah, tapi sangat disayangkan masih bersambung.
Dari blog jepang yg saya baca, di jepang sendiri nie manga dah beredar sampe bidadari merah vol 12. kapan ya di indo kluarnya, jgn sampe nunggu 5 tahun lg.nah, si suzue miuchi jg blom tau akan mengakhiri ni komik sampai no brapa. walaupun menurutnya dia nie, dia dah ada bayangan buat komik terakhirnya