Jump to ratings and reviews
Rate this book

Almost Adulting: Self-Help Approach to Deal with Quarter-Life Crisis

Rate this book
"Dengan ribuan opsi dan karier dan penghargaan yang ada di dunia ini, kenapa saya cuma jadi medioker, ya?"

Memasuki usia 20 tahun, saya mulai dihadapkan dengan berbagai pertanyaan terkait jati diri. Ada banyak pertanyaan yang menggelisahkan batin: sekian tahun ke belakang, sudah ngapain aja? Mau jadi apa di masa depan? Apa tujuan hidup saya? Will I ever be enough?

DI situlah saya merasa, saya esdang mengalami masa quarter-life crisis -- di mana hidup diisi banyak kebingungan karena tidak ada opsi atau terlalu banyak opsi.

Tujuh tahun berlalu, dan kebingungan ini ternyata masih ada. Menariknya, saya mulai bisa menerima bahwa kebingungan ini mungkin akan berlangsung seumur hidup, dan ini nggak apa-apa. So maybe after all, we're not in crisis--we're in constant process of finding.

Buku ini adalah salah satu bentuk refleksi dan penenangan diri bagi semua yang sedang mengalami krisis yang sama. Alih-alih berat, di dalamnya banyak topik praktis dan relevan untuk para pembaca.

218 pages, Paperback

Published August 1, 2022

17 people are currently reading
109 people want to read

About the author

Nadhira Afifa

4 books14 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
39 (48%)
4 stars
33 (41%)
3 stars
7 (8%)
2 stars
0 (0%)
1 star
1 (1%)
Displaying 1 - 28 of 28 reviews
Profile Image for Hestia Istiviani.
1,043 reviews1,971 followers
August 16, 2022
"How can I help?"

Pertanyaan itu terlontar dari managerku pada salah satu rapat mingguan kami. Bagi beliau, pekerjaan kami bisa nggak banyak konflik jika punya pola pikir demikian. Hadir untuk membantu & punya tujuan untuk membantu pula.

Itu aura yang aku dapatkan ketika membaca Almost Adulting, buku kedua dari @nadhiraafifa yg baru saja diterbitkan. Nadhira punya pengalaman yg nggak main-main. Sekolah kedokteran di PTN ternama, melanjutkannya di kampus mentereng dunia, & pernah bekerja dengan Menteri Kesehatan RI.

You may say, "Oh dia punya privilese." Iya, tapi privilesenya digunakan untuk menulis buku yang malah bukan buat menyombongkan diri. She wrote it to warn us of some traps: glorifikasi hustle cultrue, become a yes-man, too ambitious to be Forbes 30U30. Hal-hal yg selama ini selalu dielu-elukan generasi senior 🙄

Tapiii, nggak hanya itu kok! Nadhira juga membahas hal-hal terkait produktivitas serta pola pikir (growth mindset). Apa saja sih yg perlu dipersiapkan supaya lebih "berani" menghadapi dunia nyata. It is not easy, namun dengan persiapan yg konsisten dilakukan (soalnya, kita juga nggak bisa menyamakan konsep "matang") perlahan rasa keraguan khas QLC berangsur-angsur bisa teratasi.

Almost Adulting nggak cuma berpusat pada Nadhira, tapi juga dengan teman-temannya, suami, & ibunya. Lewat beberapa lampiran wawancara, aku bisa melihat kalau pepatah "you are what 5 people around you" ini benar adanya.

Kalau membaca buku ini, coba catat judul-judul buku nonfiksi lain yg disebut Nadhira ya! Most of them sudah cukup sering aku lihat di toko buku impor atau di Kindle Deals 🤭 Siapa tau, kamu pengin baca juga (hint: Mindset, Grit, Range, Peak).

Lewat Almost Adulting, aku rasa Nadhira memang ingin membantu teman-teman yg lebih muda dari kami (uhuk) buat menghadapi usia 20annya dengan lebih confidence. I picture her as a big sis talking to her younger siblings, "Don't worry about it but don't easily manipulated by the employer."
Profile Image for Nailatul Hana.
3 reviews
February 21, 2024
This book was picked and spontaneously bought years ago for the sake of the so-called 'Quarter Life Crisis'. As a fresh graduate with a medical background, I was in a state of confusion. ((though I cannot say that I'm not now 😂)) But I got some interesting insights while reading this book. One of them is the unique concept of A Cold Call.

The author tells a story about how she started her journey of sharing stories and inspirations through a YouTube channel, and how she tried to promote her work by asking some legit inspirational public figures just via emails. And she succeeded. Her email was replied! I was like, wow, can we do that? As an ordinary common person without any great privileges, I was amazed. Why I didn't try the same? Why did I never think that way? Why do I keep thinking small of myself when others in the same state could do so much more?
That particular part hits me hard.

I'm excited to share that the other parts are great too. There are so many inspirational stories with a growth mindset background, along with practical steps that we can easily follow. Although we may not be enlightened directly (my bad), this book really helped me in many ways that it could. I hope you can find so much more <3
Profile Image for Safirasiwi.
43 reviews3 followers
September 3, 2022
Almost Adulting by Nadhira Afifa

Buku ini memperlihtakan kepada pembaca sudut pandang baru dan cara dalam menyikapi quarter life crisis. Terutama untuk teman-teman yang merasa membuthkan self-esteem dalam menghadapi kesehariannya baik dalam bidang akademis, pekerjaan maupun lainnya. Tidak hanya bantuan untuk meningkatkan rasa percaya diri, dalam buku ini banyak diberikan tips untuk dapat menyikapi emosi baik dalam diri sendiri maupun lingkungan sosial.

Ga cuman berhenti pada tips-tips yang diberikan, buku ini juga banyak memberikan kita insight baru dari perjalanan pengalaman beberapa influencer yang diwawancarai oleh ka Nadhira sendiri.

Dari buku ini saya banyak belajar untuk lebih dapat berdamai dengan diri sendiri, menyikapi emosi secara sadar dan meningkatkan rasa percaya diri. untuk teman-teman yang baru, akan, maupun sedang dalam masa quarter life crisis buku ini berisi 100% informasi yang sangat bermanfaat, sebuah pertolongan yang menghibur dan ringan untuk dibaca sekali duduk.

selamat membaca!
5 reviews
August 27, 2022
I never read a book in one sit before, but reading this book, made me finally knew how it feels reading a book in one sit.

Kak Nadhira surely has read so many references before writing this book. I feel like reading a lot of self-improvement books and papers wrapped in one book.

Also, if you are an ambitious man and has had a moment where you doubt your capability, this book will save you. At least this book can guide you through your confusion. Reading this book also made me feel like talk to my self. Promise you, later when you read this book, there will be a moment where unconsciously you’ll say “whoaa this is me!”

The book is worth to read.
8 reviews
August 22, 2022
nunggu PO nya sampe 2 minggu tapi bacanya cuma 3 hari. Kalo udah baca gue pastiin kalian susah untuk berhenti karena banyak banget hal yang related banget sama kita apalagi buat freshgrad kaya gue. Tipe buku self improvement yang gak sulit dipahami dan gak bikin bosen juga.

Almost adulting membahas beberapa tips untuk kita yang sedang galau dengan arah masa depan dengan menuntun kita untuk bisa lebih mengenal diri kita sendiri terlebih dahulu. Buku ini cocok banget buat kalian yang baru akan berkecimpung di dunia karier atau yang udah mulai bekerja. Disini dibahas juga tips-tips untuk kita bisa lebih mengatur work balance, mengetahui top goals dalam hidup kita supaya kita bisa bekerja dengan lebih terarah dan bukan malah jadi sok sibuk, serta most important tips untuk say "no" pada hal-hal yang sebenernya memang diluar tanggung jawab kita.

Setelah membaca buku ini kalian pasti akan merasakan sensasi berdebar-debar, semangat yang membara untuk meraih masa depan impian kalian (karena jujurly guepun begitu, ini gak lebay loh ya). Selesai baca buku ini bener-bener langsung punya banyak ide apa yang mau gue lakuin buat ngeraih mimpi gue satu persatu dan gue merasa jalan pikiran gue jadi lebih terarah aja. Asli ini buku recommend banget buat makhluk-makhluk seperti kita yang merasa hidupnya berada pada fase QLC (Quarter Crisis Life). Buat kalian yang masih binggung QCL itu apa dan sampai kapan QLC eksis pada masing-masing fase hidup kita, sepertinya buku ini sangat cocok untuk menemani waktumu sembari menikmati kopi atau matcha latte (?)

satu hal lagi yang gue dapet dari buku ini, apapun kondisi kalian mau lagi di fase paling atas sekalipun kita harus selalu menjadi pribadi yang rendah hati, karena sifat kerendahan hati lah yang akan menuntunmu menjadi pribadi yang lebih bersyukur. Inget segala kesuksesan yang kita raih di dunia ini bukan semata-mata hasil usaha keras kita sendiri aja, tapi ada faktor lain di luar kendali diri kita yang ikut mendukung dan itu gak kalah pentingnya loh!

Oiyaa, sedikit spill yaa dibuku ini gak melulu isi paragraf panjang-panjang kok jadi enak banget buat di baca dan lagi kak Nadhira menyelipkan beberapa hasil wawancara kak Nadhira dengan kerabatnya, jadi makin menarik kan tuh.
Profile Image for Aida.
35 reviews2 followers
January 14, 2023
Isinya bukan pemikiran-pemikiran baru, melainkan banyak problem sekaligus motivasi yang umum kita dengar, jadi buatku buku ini lebih sebagai reminder, bahwa peoblematika yang kita rasakan, khususnya di masa-masa menjelang dewasa ini juga dirasakan oleh banyak orang kok, dan adaa jalan keluarnya!

Saran dan pemikiran yang disampaikan penulis disini juga bukan hal baru yang mungkin bukan tidak pernah terpikir oleh kita, hanya saja kita seringkali tidak benar2 memaknainya. Misalnya seperti, saat melakukan kesalahan, kita tau betul bahwa seharusnya kita tidak terpuruk, tau bahwa 'kesalahan itu wajar dan manusiawi kok', tapi apa kita pernah benar2 meyakini itu saat kita sendiri yang melakukan kesalahan?

Awalnya saya cukup skeptis karena 'buku motivasi' ini ditulis oleh 'influencer/selebgram' yang, sejauh yang saya tau, latar belakangnya memang sudah oke sejak dari sananya. Khawatir apa yang disampaikan penulis tidak cukup relate untuk 'orang biasa' dengan latar belakang yang biasa aja.
Untungnya saya tidak mengikuti pikiran judgmental itu dan tetap membaca hehe

Let's say buku ini adalah buku motivasi.. am i feeling motivated after i read it?
I think so.
Pertama buku ini mengafirmasi bahwa it's okay kalau kita memiliki berbagai perasaan, yang mungkin kita konotasikan sebagai perasaan yang negatif, di peralihan masa remaja menuju dewasa ini, insecure, tak tau arah, iri, khawatir dengan masa depan, dll. Orang-orang yang sekarang ini kita lihat sebagai 'orang sukses' pun mengalami hal itu.

Pada intinya, buku ini saya rasa dapat menjadi comfort book di masa QLC hehe, tapi tentu tergantung dengan cara kita membaca dan menerima.
Profile Image for Fadilah Khairina.
5 reviews
September 5, 2022
"How can we get far in life when we don't even know ourselves?"

Sebelum kita dibawa ke bagian bagaimana sih menghadapi quarter-life crisis? Buku ini mengajak kita untuk berkenalan dengan diri sendiri terlebih dahulu dan memahami kembali apa motivasi, tujuan hidup, kelebihan dan kekurangan kita masing-masing.

Setelah mengenal diri kita, buku ini memaparkan skill apa yang sebaiknya kita punya; bagaimana membuat seseorang bisa menyukai berinteraksi dengan kita, bagaimana berdiskusi yang baik, why you should have growth mindset, hingga cara menghadapi kegagalan.

Buku ini juga memberikan banyak sudut pandang baru mengenai dunia kerja! dan bagaimana kita menghadapi krisis didalamnya.

...and the last chapter; things i wish i knew before 20; makes me react like;;

Kak Nadhira, kenapa buku ini baru ada pas aku uda memasuki seperempat abad?😣😣
tentunya ada beberapa penyesalan-penyesalan yang berkelebat di pikiran. Kenapa sih kok ga ngelakuin ini, itu? kenapa sih ga belajar lebih keras lagi pas kuliah dulu? kenapa dulu ga nge-explore hal-hal yang baru?

Pada akhirnya, buku ini memberikan makna penting tentang acceptance. Menerima apa yang sudah terjadi, tak perlu berlarut dalam penyesalan yang sudah terjadi, fokus pada kekurangan yang ada dan berusaha untuk memperbaiki diri agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Naratif buku ini oke banget! Kata demi kata yang dirangkai seakan lagi ngobrol langsung dengan sang penulis.
Profile Image for Nabil Aulia Mahabbah.
14 reviews
December 17, 2022
Satu lagi, buku self-improvement yang aku rekomendasikan tahun ini. Menariknya, buku ini aku beli dalam sekali lihat di gramedia, cukup baca sekilas book blurb nya dan “its all i need”. Sisi lainnya, memang cukup menggemari penulisnya, sering seliweran di timeline dengan segudang inspirasinya. Jadi penasaran, hal apa yang dilewatin mbak Nadhira to deal with quarter life crisis sampai tumbuh menjadi versi terbaiknya sekarang.

Masih seputar, knowing ourselves yang menjadi kunci awal to improve ourselves. Dibahas dengan detail di bab awal. Selalu menjadi ibarat rangkaian puzzle yang ditemukan untuk membantu mengurai kebingungan tentang tidak ada atau banyaknya opsi maju ke depan.

Bahkan, penulis spill berbagai skill yang dibutuhkan di fase QLC ini, salah satunya growth mindset yang mengubah point of view untuk selalu menghargai proses ketimbang hasil. Mungkin proses kebingungan ini juga yang akan berlangsung seumur hidup untuk menemukan tujuan hidup itu sendiri, dan itu gakpapa. Life is constantly process of finding ko. Artinya, kita memang sedang bertumbuh.

Pada akhirnya, buku ini memberi makna penting tentang acceptance yang sering kali menjadi bias di masa menuju dewasa. Misalnya, penerimaan bahwa kita seorang medioker yang lebih nyaman hidup sebagai ‘biasa-biasa saja’. Poin pentingnya, seberapa kecil pun lingkaran pengaruh kita, masih tetap bermakna untuk orang terkasih. Seperti keluarga dan teman terdekat. Then, it will ever be enough!
2 reviews
August 22, 2022
Kalo kalian udah pernah baca buku pertamanya kak Nadhira yang berjudul "LIMITLESS" maka buku kedua ini berbeda dari buku pertamanya. Dalam buku kedua ini kak Nadhira lebih menekankan langsung kepada poin poin yang ingin disampaikan.

Bagi kalian yang berusia di bawah 20an seperti saya akan ada beberapa poin yang mungkin belum terlalu relate yang di bahas dalam buku ini namun tidak semua hanya 10% mungkin. Tetapi seperti kata Jerome dalam buku nya bahwa tidak ada ilmu yang tidak berguna maka seperti itu jugalah poin poin yang belum terlalu relate ini, yang suatu saat kemungkinan besar akan relate juga kepada kita.

seperti ciri khas mungkin di buku pertama kak Nadhira yang memiliki halaman berwarna di sela sela halaman biasanya kita juga dapat menemukan beberapa halaman full warna pada buku ini. jika pada buku pertama halaman halaman berwarnanya berisi kegiatan kegiatan kecil. Pada buku kedua ini kak Nadhira melampirkan wawancara kecil kepada beberapa orang yang dirasa relate dengan topik yang sedang di bahas sebelumnya.

Saya cukup senang dengan penampilan buku kedua kak Nadhira ini karena tidak terlalu polos, berwarna dan memiliki banyak gambar namun tidak too much.

Untuk isi buku udah cukup bagus bgt namun ada beberapa topik yang kurang gt penjelasannya karena topiknya luas banget but overall ini udah ok bgt sih.
Profile Image for Favorread.
1 review
January 14, 2023
Pernah mendengar istilah 𝘐𝘮𝘱𝘰𝘴𝘵𝘰𝘳 𝘚𝘺𝘯𝘥𝘳𝘰𝘮𝘦?

Situasi dimana kita merasa tidak berhak berada di suatu tempat, minder terhadap orang lain, atau merasa paling amatir dibanding semuanya.

Rasa 𝘪𝘯𝘴𝘦𝘤𝘶𝘳𝘦 yang mengganggu ini membuat anggapan bahwa suatu saat kita akan dianggap "nipu" atau ngga pernah sehebat yang orang lain lihat (𝘫𝘶𝘴𝘵 𝘭𝘶𝘤𝘬𝘺). Jadi, apakah 𝘐𝘮𝘱𝘰𝘴𝘵𝘰𝘳 𝘚𝘺𝘯𝘥𝘳𝘰𝘮𝘦 itu selalu berdampak buruk?

Jawabannya..: tergantung. Kalau ini membuat kamu menolak banyak 𝘰𝘱𝘱𝘰𝘳𝘵𝘶𝘯𝘪𝘵𝘪𝘦𝘴 karena selalu merasa ngga pantas, menghambat kamu bergerak maju, 𝘵𝘩𝘦𝘯 𝘪𝘵'𝘴 𝘣𝘢𝘥.

𝑰𝒇 𝒚𝒐𝒖'𝒓𝒆 𝒂 𝒍𝒊𝒕𝒕𝒍𝒆 𝒃𝒊𝒕 𝒊𝒏𝒔𝒆𝒄𝒖𝒓𝒆, 𝒕𝒉𝒂𝒕 𝒎𝒆𝒂𝒏𝒔 𝒚𝒐𝒖 𝒂𝒍𝒘𝒂𝒚𝒔 𝒘𝒂𝒏𝒕 𝒕𝒐 𝒘𝒐𝒓𝒌 𝒕𝒐 𝒃𝒆 𝒃𝒆𝒕𝒕𝒆𝒓. 𝑰𝒕 𝒎𝒂𝒌𝒆𝒔 𝒚𝒐𝒖 𝒉𝒖𝒎𝒃𝒍𝒆.

Overview dari 𝘐𝘮𝘱𝘰𝘴𝘵𝘰𝘳 𝘚𝘺𝘯𝘥𝘳𝘰𝘮𝘦 ini aku dapatkan dari salah satu bab dari buku ini. Almost Adulting membahas tentang bagaimana pengalaman penulis dalam menyikapi masalah-masalah seputar QLC. Dari bukunya, aku dikenalkan dengan konsep 𝘏𝘪𝘦𝘳𝘢𝘳𝘤𝘩𝘺 𝘰𝘧 𝘎𝘰𝘢𝘭𝘴, metode VARK yang mempermudah proses belajar, istilah 𝘊𝘳𝘢𝘣 𝘔𝘦𝘯𝘵𝘢𝘭𝘪𝘵𝘺, 𝘛𝘩𝘦 𝘌𝘪𝘴𝘦𝘯𝘩𝘰𝘸𝘦𝘳 𝘔𝘢𝘵𝘳𝘪𝘹, dan istilah menarik lainnya.

Penyampaian yang sistematis di setiap babnya ditambah ilustrasi yang unik membuat membaca buku ini terasa mengalir dan mudah dipahami. Buku ini mungkin cocok untuk teman-teman yang sedang atau akan, menghadapi QLC.

Almost Adulting | Self-Improvement | 217 Halaman
@favorread
3 reviews
September 13, 2022
This book is a very easy read. That kind of self-help book you can relate to on every single page. It's safe to say that this book is very page-turning reckoning the fact that I, a self-proclaimed ultimate slow reader, finished it within only three days.

Containing light discussions on topics which some of us might find as our major burden in life, I found so much aha moments reading through the pages as it is very enlightening. It ensures me that it is actually humane to feel "things" which I initially thought were only felt by me. Although presented as a light read, I found that the discussions were holistic as it contained not only the viewpoint of the writer, but also additional resources from books, academic papers, and extra perspectives from different people on certain topics.

Although holistic, the discussion might not be that deep since certain topics are only covered in 2-3 pages. I guess it's because the writer wanted to keep it light. Hence, understandable.

I highly recommend this book to anyone who is seeking a quick guide to adulthood; what to expect, how to deal with it. Also to those who want to start diving deeper to another self-improvement books. This book is a nice place to start.
Profile Image for Baskoro Arti.
20 reviews
July 27, 2025
Gue sempat underestimate buku ini, tetapi ternyata ada bagian-bagian yang bikin gue salut sama Nadhira Afifa yaitu ketika doi mengakui kegagalan doi, padahal doi banyak diakui sebagai seseorang yang sangat sukses.

Bab-bab lain yang gue suka ada di bab-bab yang bahas seputar karir (kalau kalian ga tertarik baca seluruh buku, minimal baca bab-bab yang ini serius deh) dan stop over glorifying talent.

Bagian passion gue suka karena gue setuju bahwa banyak hal itu berkembang seiring waktu. Contohnya di gue yang sekarang di keluarga dan teman (katanya) jago masak, kenyataannya gue baru belajar masak 4 tahun lalu hahaha.

Bagian to say no itu juga menarik, karena di hidup kita terlalu banyak say yes. Say no yang tepat akan menolong baik kita dan pihak yang me-request.

Setelah membaca dan berkontemplasi gue sadar talent itu overrated, makanya gue suka ketika baca bab ini. Bayangkan orang capek-capek mengasah kemampuan dan di-label berkat talent doang sakit sih.

Di sisi lain, ada 3 bab yang gue kurang suka dan salah satunya adalah Privilese. Gue merasa Nadhira bisa menulis bab ini dengan lebih baik, apalagi habis baca bab sometimes it's just luck, gue malah heran kenapa bab privilese bisa muncul atau ditulis dengan cara yang menurut gue kurang napak tanah.

Profile Image for Fadia Raihani Aprilia.
14 reviews
January 30, 2026
Akhirnya selesai baca buku ka Nadhira yang kedua. Jujur buku ini banyak banget yang relatee. Mulai dari mengenal diri, skills yang harus kita milki, mengenai dunia kerja, dan sesuatu hal yang emang seharusnya kita ketahui sebelum di usia 20.

Menurut aku buku ini cukup banget untuk jadi panduan mengenal diri, menjadi panduan untuk mencoba hal baru tanpa rasa takut, dan sedikit lebih mengerti tentang hidup.

Di buku ini ka Nadhira juga mengambil beberapa teori seperti Eisenhower matrix, VARK, Pygmalion Effect yang baru banget aku dapetin.

Buku pertama ka Nadhira (limitless) dan buku kedua ini menurut aku bisa dibilang masih ada hubungannya. Kalau buku pertama memang lebih menceritakan kisah Ka Nadhira sedangkan buku kedua memang lebih ke kategori Self-Improvement. Namun output yang aku dapetin dari dua buku ini hampir sama, aku jadi lebih semangat mengejar mimpiku dengan rasa takut yang sedikit berkurang hihi
Profile Image for Divya Nirmala.
42 reviews
October 25, 2022
Enjoyed this book much more than her debut (Limitless)!

'Almost adulting' is quite different in format as it's a self-help book rather than memoir. Kak Nadhira mentions several tips on success, self-improvement, and motivation in midst of the classic quarter life crisis. Some are handpicked from popular books such as "Range", "Mindset", but put into simple narration, making it enjoyable to read and definitely easier to process. She also adds a bit of her own advice from life lessons, namely Harvard, career life post-Harvard, and also her journey of being a daughter, wife, and mother.

Thoroughly enjoyed this book! Please do give it a read, especially if you're too lazy to read other self-help books and just want a quick motivation.

4.5/5 for me!
3 reviews
August 28, 2022
Sasaran utama buku ini adalah mereka yang berada pada masa2 quarter life crisis, tapi masih sangat relate buat saya sudah melewati masa quarter life.

Ada beberapa bagian yang ketika kubaca, rasanya seperti de javu dengan segala problem yang ku lewati dulu di masa quarter life crisis.

Melewati usia quarter life tidak berarti tidak ada lagi crisis in life. Buku ini bisa menjadi bekal buat kita menghadapi masalah yg mungkin akan muncul di masa depan.

Yang cukup baru buatku adalah bab “Accepting Mediocrity”, menerima bahwa kita medioker tidak berarti pasrah, tetapi bagaimana kita bisa menerima diri setelah melakukan hal terbaik yang bisa kita lakukan.

Profile Image for Inas.
17 reviews1 follower
March 8, 2023
"...kebingungan ini mungkin akan berlangsung seumur hidup, dan ini nggak apa-apa."

Beli buku ini karena tertarik sama blurb-nya. Pas baca, aku merasa sangat relate dengan hal-hal yang dibahas, rasanya jadi kayak punya teman dan nggak sendirian.

Buku ini nggak cuma memberi afirmasi kalau QLC tuh sesuatu yang normal dan dialami banyak orang (bahkan seorang Nadhira Afifa), tapi juga memberi dorongan untuk mulai melakukan sesuatu dan mengembangkan diri instead of doing nothing dan hanya terus-menerus berpikir.

Bagian yang paling aku suka, buku ini banyak membahas tentang self-acceptance, nggak ujug-ujug disuruh harus begini dan begitu.
1 review
Read
August 22, 2022
Highly recommended!!! pembahasannya sangat mewakili problematika untuk umur 20-30 tahun, selalu disandingkan dengan contoh real, dan juga POV dari berbagai figure/ tokoh yang beragam, dengan topik yang beragam juga, sehingga membuat buku ini sangat luas✨, totally there's 216 pages, but this book so amazing, dan kalau dibaca pada saat yang tepat, saya rasa buku ini dapat jadi solusi untuk kita semua, happy reading all🤗❤️
5 reviews
April 16, 2023
dari judul kayaknya akan diajak buat mikir keras tp ternyata pemikiran2 nya memang penting dan applicable tp dibalut dengan kalimat yang mudah dipahami dan gak pusing dibaca. sejauh ini jadi buku self-improvement tercepat yang saya baca dan tuntaskan. it's all great. cocok bgt sama mba Nadhira dan berasa dibacain sama mba Nadhira saat proses membacanya karena memang tulisannya menggambarkan beliau bgt kalau tahu gimana caranya beliau bicara dan menyampailan informasi..
2 reviews
February 14, 2024
I don't blame the writer, and I truly commend her for her achievement. However, I struggle to see the purpose of my reading to cope with quarter-life crisis when all that's discussed is her exceptional achievements, which might exacerbate the struggles of those in quarter-life crises. On the brighter side, though, this is a good self-help book. You will gain valuable insights on how to become a better person, insights that would take several books to explain elsewhere.
Profile Image for Rosa.
25 reviews
September 17, 2022
Semua tulisan di setiap halaman buku ini saya suka! Cocok untuk dibaca sebagai lanjutan cerita buku pertama Kak Nadhira, Limitless.

Mengintip ulasan saya tentang buku pertama Kak Nadhira terkait Kak Nadhira - Kak Pasha, sepertinya Kak Pasha juga masih pantas untuk diceritakan. Kalau kata Kak Pasha pada buku ini, “The key is that we are on the same level of mindsets”.
Profile Image for Octaviani Savitri.
25 reviews
February 11, 2024
"So maybe after all, we're not in crisis- we're in the constant process of finding".

bukunya baguss banget brasa dinasehatin tanpa merasa digurui, ini bukunya sangat relatable dibaca para 20s yg lagi bingung sama kehidupannya karna brada dipersimpangan hidup🥲 bukunya ringan dan bisa bgt diaplikasiin. pokonya salah satu buku yg recommended untuk menghadapi quarter lyfee of crisiss~~~~
Profile Image for diah ade.
6 reviews
October 31, 2024
Best survival kit book ive ever read! Terima kasih sudah membuat buku ini. Setelah bed rotting selama 2 tahun, banyak hal yang saya lewati dan saya cukup kesusahan untuk mencari mentor dan sesuatu yang dapat guiding saya. Buku ini sangat membantu, terlebih dalam beberapa situasi yang saya hadapi saat ini. Sekali lagi terima kasih!
Profile Image for Zahra Shafa.
25 reviews9 followers
February 14, 2024
Saat masih mempertanyakan banyak hal tentang hidup dan feeling lost dalam pencarian jati diri, baca buku ini rasanya kayak lagi curhat ke big sister, tanpa ngerasa di-judge atau adu nasib. Aku jadi ga merasa sendiri.
18 reviews2 followers
February 27, 2023
after read this book i feel not alone to survive this Q life, also got some enlightenment to study abroad xixi
Profile Image for hanifahumairra.
3 reviews1 follower
March 24, 2024
“some things in life are beyond our control. Our attitude, determination, and commitment are not”

definitely one of the books who made it to my 5 star reads 💗
Profile Image for Devita Anggraini.
2 reviews
November 10, 2024
Sengaja aku drop daftar isi, supaya bisa recall ehehe

PREFACE

Chapter 1:
Who are you? Different faces of you
What type of learner are you?
Finding your purpose
Visualizing the dreams: Hierarchy of Goals The only constant in life is (priority) change Stop comparing yourself to others
The inner circle
Lift as you climb

Chapter 2: Important skills to live with
Fixed mindset vs. growth mindset
To make people like you
On discussion
Resilience
The confidence conundrum
The power of cold call
Courage to turn your idea into reality
The Eisenhower Matrix

Chapter 3: Work as we know it
Career and linearity
Why "follow your passion" is the most cliché advice
This or that: Specialist or generalist? Dealing with the impostor syndrome Competence vs. character
How well do you know your worth? The courage to say "no"
Men vs. women at work
The side income
We should NOT celebrate hustle culture
Defense mechanism
Pygmalion Effect

Chapter 4: Things I wish I knew before 20
Let's stop overglorifying talent
Privilege
Partnership is not a competition
Sandwich generation
Mistakes
Sometimes, it's just luck
Accepting mediocrity
Acceptance
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Naura Hanan.
129 reviews5 followers
February 19, 2024
4.2/5. Loved it so muchhh! Wajib bacaaa.

Penulisnya merangkum lengkap tips tips untuk survive terutama di usia 20 an dari berbagai buku dan sumber. Bagus untuk buku pegangan yang bisa kamu baca cepat untuk selalu bisa bertahan di keadaan sulit :)
Displaying 1 - 28 of 28 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.