Jump to ratings and reviews
Rate this book

Sesuk

Rate this book
Dia bisa ke mana pun dia mau, tidak bisa dikurung.
Dia bisa pergi kapan pun dia ingin pergi,
tidak ada pintu, dinding, yang bisa menahannya.
Jangan dibicarakan, jangan dibahas, jangan diganggu.
Maka mereka tidak akan menggangu kita.

328 pages, Paperback

Published January 1, 2022

57 people are currently reading
462 people want to read

About the author

Tere Liye

70 books13.5k followers
Author from Indonesia.

"Jangan mau jadi kritikus buku, tapi TIDAK pernah menulis buku."

"1000 komentar yang kita buat di dunia maya, tidak akan membuat kita naik pangkat menjadi penulis buku. Mulailah menulis buku, jangan habiskan waktu jadi komentator, mulailah jadi pelaku."

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
195 (26%)
4 stars
304 (41%)
3 stars
177 (24%)
2 stars
51 (6%)
1 star
10 (1%)
Displaying 1 - 30 of 200 reviews
Profile Image for Tia Ayu Sulistyana (tiareadsbooks).
266 reviews71 followers
May 21, 2025
•recently read•
3.8/5⭐

❝Kata Nenek, jika kita tidak membahasnya, bersikap biasa saja, maka hantu-hantu itu tidak akan mengganggu. Jadi lebih baik jangan dibicarakan, jangan dibahas, jangan diganggu. Maka mereka tidak akan mengganggu kita. Lagian, memang banyak tempat di perkampungan ini yang ada penunggunya. Sungai. Waduk. Sumur. Itu biasa.❞
—Page 53

❝Tidak ada, anak-anak, itu hanya cerita lama untuk menakut-nakuti kalian. Hari ini, orangtua kalian bahkan punya telepon genggam, internet, teknologi canggih, tidak ada hantu di zaman modern. Semua bisa dijelaskan dengan ilmu pengetahuan, sepanjang kalian mau belajar setinggi mungkin.❞
—Page 109

❝Itu fantastis. Kamu selalu bisa melihat sisi positif kejadian sulit sekalipun. Anak remaja, usia dua belas tahun, mengambil tanggung jawab mengurus rumah, menjaga adik-adiknya, sementara kedua orangtuanya sibuk bekerja. Dan kamu tidak pernah protes. Tidak pernah mengeluh.
Kalian tahu? Itulah pelukan utuh Ibu kepadaku setelah bertahun-tahun berlalu. Itulah pelukan pertama yang aku bisa mengingatnya dengan baik. Karena selama ini Ibu selalu sibuk. Dia sibuk sekali mengurus jutaan follower-nya. Dia sibuk menyalami, memeluk jutaan follower-nya di luar sana. Tapi Ibu tidak pernah sempat memelukku.❞
—Page 188

❝Percayalah, waktu berjalan tidak terasa. Aku tahu persis soal itu. Ratusan tahun seperti sekejap mata. Waktu melesat seperti itu. Tiba-tiba anak kalian telah tumbuh besar. Tidak ada lagi masa kanak-kanak itu. Boleh jadi saat itu, justru kalianlah yang rindu dengan masa kanak-kanak mereka. Tapi tidak ada lagi yang tersisa. Tidak bisa diubah lagi. Temani Bagus, agar dia punya masa kanak-kanak yang indah. Dan dari kenangan indah itu, dia bisa mengubah dunia meniadi lebih baik.❞
—Page 217-218

❝Keluarga itu datang baik-baik. Mereka tidak berniat membahas, membicarakan, apalagi mengganggu hantu. Mereka bahkan tidak percaya hantu itu ada. Justru jika mau terus terang, bukankah kalian yang sibuk sekali membahas-nya selama ini? Saat bekerja di kebun, saat berkumpul di bale-bale bambu. Terus saja membicarakannya. Juga anak-anak kalian? Sibuk berceloteh seolah tahu sekali. Di rumah, di tempat bermain, di sekolah. Bukankah jangan-jangan, kalianlah yang membuat hantu-hantu itu terganggu selama ini, heh?❞
—Page 270

❝Manusia merusak dirinya sendiri, lewat egoisme, ketidakpedulian, ambisi, dan serakah. Mereka seperti virus yang berkembang tidak ter-kendali di Bumi, hingga pada satu titik, 'membunuh' inang-nya sendiri, planet Bumi.❞
—Page 301-302

❝Tapi kita punya masalah serius, Gadis. Terlepas dari betapa genius-nya adikmu, Bagus tidak. beruntung, dia memiliki orangtua yang buruk. Aku minta maaf mengatakan kalimat itu, tapi lihatlah, ayah kalian sibuk bekerja, ibu kalian sibuk bekerja, sibuk sendiri, membiarkan anak-anak mereka tumbuh tanpa teladan. Ini menyedihkan memang.❞
—Page 302

❝Sayangnya, aku lupa menghitung faktor lain. Selalu sulit memasukkan cara berpikir manusia dalam persamaan mate-matika. Terlalu banyak variabel.❞
—Page 310

•••

Sesuk, bercerita tentang Gadis, anak perempuan berusia 12 tahun yang memiliki 2 adik laki-laki, Bagus dan Ragil. Setelah kejadian tragis dimana Ragil terjatuh dari teras lantai 2, Gadis dan keluarganya terpaksa pindah ke rumah besar tua di lereng bukit.🏠 Awalnya, kehidupan mereka berjalan tentram dan bahagia. Ayah dan Ibu Gadis yang biasanya sibuk, memiliki banyak waktu untuk anak-anaknya. Namun, kejadian-kejadian aneh mulai terjadi, hingga hilangnya Bagus dan munculnya sosok bocah misterius.

Awalnya aku ragu buat baca buku ini karena takut klo ceritanya akan sehoror sampulnya. Tapi tetep curiga, gak mungkin klo Bang Tere nulis genre horor~ Tebakanku sih ceritanya gak jauh dari sci-fi dan ternyata bener dong!

Meskipun bukan horor beneran, tapi vibe dan feel horor-nya tetep kerasa lho! Apalagi aku yang penakut dan bacanya malem sebelum tidur~ Beeh, buku ini sukses bikin merinding dan deg-degan dengan cerita 'hantu'-nya!👻

Aku akui, Bang Tere berhasil memikat pembacanya dengan gaya berceritanya yang mengalir dan ide cerita yang gak ada habisnya. Gak terkecuali buku ini. Meski alurnya lambat dan agak bikin bosan, tapi aku dibuat gak sabaran untuk tau endingnya. So far, cukup plot twist dan gak ketebak gitu sih! Tapi menuju ending, pace-nya jadi cepet dan terkesan terburu-buru.

Overall, aku cukup menikmati buku ini! Salut sama tokoh Gadis yang kuat, mandiri, bertanggungjawab, dan penyayang! Buku yang mengangkat isu keluarga dan psikologi anak ini memiliki pesan moral yang cukup mendalam. Mau bagaimana pun, anak membutuhkan kehadiran orang tua dalam kehidupannya. Jangan sampai anak terlantarkan dan kekurangan kasih sayang karena orang tua-nya sibuk sendiri.👨‍👩‍👧‍👦

•••

#tiareadsbooks #tiawritesreviews
Profile Image for Khansa Aisyah.
38 reviews
May 30, 2023
When you wanna write tahayul but suddenly feels guilty about it so you fucked up the whole stuffs.
Profile Image for Unn Lovegood.
259 reviews1 follower
May 11, 2023
3,6/5🌟
(📚53/100)

Membagongkan🥲
Pesan/moral cerita tersampaikan tapi endingnya meh banget.. aku sebagai pecinta horror jadi merasa kecoa gegara endingnya pliss 😭✋🏻

@unn.withbooks 🌻
Profile Image for Rizki Hadi.
5 reviews
August 29, 2022
Novel ini berkisah tentang keluarga Gadis yang pindah dari rumah yang ada di kota ke rumah besar di perkampungan. Diketahui rumah tersebut baru dibeli oleh Ayah Gadis beberapa tahun ke belakang. Mereka memilih pindah karena ada sebuah kejadian di rumah lama yang cukup membuat bergidik. Tragis. Keluarga mereka berjumlah lima orang. Terdiri dari Ayah, Ibu serta ketiga anaknya: Gadis, Bagus, dan Ragil.

Membaca deskripsi dari rumah baru keluarga Gadis ini muncul prasangka awal dari saya bahwa rumah ini adalah bekas panti asuhan. Karena rumah ini cukup besar dengan dua lantai. Lantai bawah memiliki enam kamar dan lantai atas memiliki delapan kamar. Prasangka saya ini sedikitnya benar dengan penjelasan Ayah kepada Bagus dan Gadis (p 61). Mengenai sejarah rumah baru Gadis, silakan teman-teman baca sendiri novelnya.

Satu karakter yang membuat saya iri ialah karakter Bagus. Seorang anak enam tahun yang super genius. Otaknya melampaui orang dewasa. Dia bisa memikirkan hal-hal yang luput dari pandangan orang biasa. Fun fact: Bagus adalah gembok dalam cerita ini, sementara Gadis menjadi kuncinya.
Bayangkan, anak umur segitu bisa memperbaiki radio yang sudah rusak cukup lama. Dia juga cukup vokal menjelaskan mengenai peristiwa-peristiwa aneh di perkampungan dengan ilmu sains. Yang lebih mencengangkan lagi, Bagus paham tentang prototipe canggih. Wow. Benar-benar menakjubkan.

Kemudian pertanyaan awal saya mengenai pilihan cover terjawab pada sebuah adegan Gadis berangkat sekolah (p 53). Ternyata pohon yang digambarkan di cover adalah interpretasi nyata dari pohon besar yang dianggap angker oleh warga kampung. Pohon ini terletak antara rumah Gadis dan rumah Tiur.

Review lengkapnya bisa dibaca di https://berandarebah.blogspot.com/202...
Profile Image for mira larasati.
100 reviews2 followers
December 10, 2022
4.5/5

Wah wah kayaknya saya baru ngerasain nih tulisan bergenre horror dari beliau. Saya langsung straight reading it.

Ceritanya ngalir seperti biasa, buat saya cepat dan antusias. Dan konflik atau lebih tepatnya kesan tegangnya mulai terasa di pertengahan. Kayak, semua hal terasa biasa saja, sampai suatu ketika peristiwa aneh terjadi.

Aku bahkan ngerasain "merinding" nya, padahal baca di tempat rame. Saat saat merinding itu , serunya mulai semakin terasa. Saya semakin antusias tidak mau lepas dr buku, menanti kejadian selanjutnya.

Sumpah karakter2 disini luar biasa misterius. Dari ayah, ibu, Bagus, Ragil sampe Gadis sekalipun. Semua hal terasa sus. Saya tidak bs tebak apa apa yang terjadi selanjutnya.

Dan benar saja, khas dari Tere Liye... ADA KEJUTAN. Kejutan yang sangat saya nanti nanti. Kejutan yang buat saya melongok. Tidak percaya. Kenapa hal yang horror seperti tertampar keras di akhir2? Kalian harus sekali membacanya sampai akhir. Dan menurut saya ending demikian adalah keputusan yang cukup membakar kepala sy .... Sampai ke penutup crita bikin sy masih blm percaya dgn apa yang terjadi barusan. "What the heck just happened?! " i really got the twist.

Anyway, one of my best TeLi book for me. 👌
Profile Image for Ari Teguh Nugraha.
211 reviews52 followers
February 15, 2024
Tipikal rumah berhantu: rumah berkas, berlantai 2 dan luas.
Nggak nyangka Tere Liye bakal membuat novel horror. Ternyata beneran ini novel horror. Luar biasa sekali Tere Liye bisa membuat cerita untuk berbagai macam genre.
Si jenius Bagus mengingatkan ku pada si Ali.
Kepribadian Bagus yang kontradiktif. Terkadang muncul sifat anak-anak, terkadang muncul sifat dewasa. Dan seperti biasa ada teknologi tinggi.
Hati-hati baca macam-macam review novel ini kalo tidak mau terjebak membaca spoiler.
Profile Image for Fatinnur Zahrina.
119 reviews53 followers
July 30, 2023
Kalau cerita ini berakhir dengan genre misteri-thriller sepenuhnya mungkin paling tidak aku bagi 4 ⭐️. Tapi 3.5 ⭐️ saja sebab tiba-tiba plot twist jadi sci-fi pulak which is menurunkan graf keterujaan aku.😅😂
Apa-apapun Tere Liye tetap penulis versatil bagi aku. Dan sentiasa berhasil cipta watak utama yang cukup berkesan.
Profile Image for inas.
389 reviews37 followers
August 14, 2023
Let me take a moment to wrap my mind about this. (눈‸눈)

Kalo memang maunya ke arah jatuhnya maksa sih. Apalagi kalimat di hlm. 299:

“Aku minta maaf jika ini seperti mendadak, buru-buru, antiklimaks, tapi tidak ada opsi yang lebih baik. ...boleh jadi, inilah penutup terbaik yang masuk akal.


Ini macem penulisnya tahu dia keteteran menata plot dengan baik dan sistematis, terus berusaha pake jalan pintas buat menjustifikasi plothole itu tadi.

“Kamu keliru jika menduganya sejak awal demikian. ... Ini bukan seperti film horor, apalagi kisah mistis. Ini konsep yang rumit.” —hlm. 299


Pas di bagian ini, aku ngerasa didikte dan ga boleh main interpretasi pribadi. Terus, semua kerasa serba cepat dan ga ada ruang buat menebak-nebak konsep rumitnya. Jatuhnya jadi infodump menjurus deus ex machina.

Terus banyaaaaak banget yang genuinely membingungkan. Ini kesannya semua dipikirin in last minute biar kelihatan edgy doang, tapi pas ditelusuri lagi, konsepnya bukan rumit, melainkan berantakan 😂🔫

Ya memang dari awal ada ya unsur-unsur petunjuknya, tapi terkesan tiba-tiba dan maksa gitu lho. It's rather mind boggling than mind blowing, and not in a good way 🙂

Apalagi bab terakhir yang

Still, aku nggak menyesal udah baca sampe akhir. Gaya bahasanya renyah, enak diikuti. Idenya juga fresh. Kehidupan Gadis di kampung yang terkesan monoton jadi berasa seru, bikin aku pengen baca terus sampe selesai. Sepanjang baca, aku juga cukup bertanya-tanya. Cuman emang ending-nya aja agak laen, wkwkwk. Makanya cukup lah 3 bintang 👀🌟🌟🌟
Profile Image for Ikbal  Fakula.
240 reviews2 followers
May 13, 2023
Saya ga tau mau ngomong apa soal buku ini. But, honestly, ini pertama kali saya kecewa sama buku dari penulis yang bukunya selalu saya tunggu. Kecewa berat:(

Ada beberapa hal yang bikin saya kecewa. Ini udah pasti objektif, banyak orang mungkin berbeda pendapat dengan saya, beberapa mungkin setuju (bisa jadi malah ga ada), tapi ini yang beneran saya rasain dan bikin saya kecewa setelah baca Sesuk.

Yang pertama, mirip Raib dari serial Bumi. Jujur, ini mirip banget. Sesuk ambil point of view dari anak gadis umur 9 atau 12 tahun, saya lupa. Dan gaya penceritaannya mirip banget sama Raib dari serial Bumi. Yang mirip juga adalah tempo cerita yang slow dan tiba tiba bom! Menuju akhir tensi cerita naik. Sebenarnya ga masalah kalau mirip, tapi masa iya saya baca cerita Sesuk berasa baca Raib juga.

Kedua, bukan hanya Raib. Bahkan penokohan juga mirip loh. Mulai dari Tiur yang mirip Seli. Bagus yang kepintarannya mirip Ali. Dokter Sesuk yang mirip Miss Selena. Nenek Tiur yang mirip Av. Beberapa tokoh memiliki kemiripan yang wew. Beneran deja vu baca serial Bumi.

Ketiga, saya kecewa dengan alur cerita. Slow memang di awal, tapi di akhir saya pasti tahu bakal ada kejutan. Dan saya ga nyangka sama sekali kejutannya bakal kayak gitu. Terlalu main stream. Terlalu jauh dari alur awal. Terlalu melenceng. Terlalu tidak masuk akal dengan latar belakang gitu.

Lalu keempat, adalah ending. Endingnya gaje. Ga jelas gimana. Gantung tapi ga bikin puas. Dan tulisan tamat justru malah bikin kecewa. Padahal saya lihat banyak peluang buat lanjut ke buku ke dua. Well. Udah wanti-wanti dari awal juga sih, ga bakal baca buku kedua walau ada. Takut sama kayak serial Bumi nanti, digantung ujung-ujungnya. Upss!!

Yang lainnya, ada beberapa lagi kayak pengulangan kalimat yang udah jelas di sebelumnya, situasi yang tidak terbangun dengan maksimal, ketidak masuk akalan karakter Gadis yang terlalu dewasa dengan umurnya yang segitu dan kurang intens dalam penokohan selain Gadis doang dan Dokter Sesuk yang saya liat cukup tajam di sini.
Profile Image for merrily, welcome!.
37 reviews
January 22, 2023
it just doesn't make any sense, the ending. it sounds way too forcing. i don't like the chemistry between one and another, the plot seems rushed, and the horror really shouldn't be there on the first place. and the fact that the parents killed themselves??? 🥲 i think it's too dramatic.
i love Tere Liye with all of my heart, i swear. but this one just ain't it i suppose :( can't wait to read Hello and Yang Telah Lama Pergi, tho!!!
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Hanifah .
113 reviews5 followers
October 30, 2023
Apakah bisa se-istimewa Gadis ? anak pertama perempuan yang tangguh menjaga dan merawat adiknya (rasanya di novel ini Gadis berperan sebagai orang tua) dan berusaha kuat tidak menceritakan masalah dirinya atau kelelahan menjalani peran sebagai Kakak, memahami kesibukan orang tua (sebetulnya tidak mudah). Gadis tetap menulis diary untuk mencurahkan perasaan.

Peran sebagai ayah dan ibu tentu akan berpengaruh pada tumbuh kembang anak. Adanya anak ini adalah anugerah Allah, yang harus diperhatikan adalah kesiapan mental menjadi orang tua. Banyak pengorbanan yang harus diusahakan.

Pantesan Gadis merasa de javu. Ternyata.......Ceritanya lebih horor dari sekedar hantu gentayangan 👻.

"Manusia dewasa memang susah sekali berubah." 307
Profile Image for Jurangan Ikan  (Mujaer).
9 reviews
August 19, 2025
Awalnya aku pikir ini adalah buku yang berbau hantu karena aku memulai hari dengan cover terbaru yang tampak kelihatan kegelapannya dan seramnya. Namun, kita tidak boleh menjudge sesuatu hanya karena melihat luarnya, setelah membaca rasanya aku ingin memeluk dua anak-anak yang ditinggalkan karena kebodohan orangtuanya.
Profile Image for Zully Azizan.
330 reviews8 followers
January 24, 2023
Okayyyyy.....
Bagi aku bernapas jap. Aku tak pernah menjangka itu kesudahannya. Tak lansung!!!
Arghhhh. Lelah. Sakitnya dada!

Hoiiiii.....!!!
Best amadddddd!!
Buku terbaik Tere Liye. Betul.!

Baca dengan pemahaman yang betul, agar kau dapat apa maksud tersirat yang cuba penulis sampaikan.
Profile Image for Just called Cam.
42 reviews
February 7, 2025
Perlu diakui saat awal cerita sampai pertengahan plot aku menikmatinya. Tapi, saat menuju ending, dan sampai bertemu plotwist—menurutku.. out of the box.

Plotwistnya terlalu keluar jalur, dan aku kurang menyukainya.
Profile Image for Ingga Amara.
5 reviews
March 20, 2024
harusnya 4⭐️ tapi kecewa sama endingnya. udah curiga waktu belinya, buku ini gak di display di section horror
47 reviews
October 20, 2022
Ide ceritanya bagus, di tengah-tengah cerita sebetulnya udah tau sih kalo ini bukan cerita horor beneran dan bakal dibelokin ke science fiction. Awal-awal sebetulnya agak bosan, karena ngerasa kurang ada perkembangan cerita yang berarti, sampe akhirnya muncul konflik itu adanya di tengah cerita sampe akhir. Endingnya (bab terakhir) aku suka, karena seperti open ending gitu
Profile Image for RaLav.
89 reviews21 followers
August 29, 2023
PLOT TWIST NYA TERLALUU PLOT TWIST

Warning mungkin akan ada sedikit spoiler

Asli buku ini tu kayak diluar nalar twist nya. KAYAK BENERAN GINI NIH ENDINGNYA?? Plot twistnya tu gak bisa dibilang bagus tapi gak jelek juga🥲🥲 Dari awal aku coba nebak ini cerita mau dibawa kemana ternyata dibawa pindah genre hsjsjshhs.

Terlepas dari plot twistnya aku sukaa suasana cerita yang kayak di pedesaan gitu dan tokoh-tokohnya juga vibesnya adem aja gitu (bingung juga adem tu gimana) tapi entah kenapa aku tu kepikiran ghibli pas nulis review ini❓❓

Amanat yang bisa diambil dari cerita ini juga banyak. Tapii yang ngebuat aku nyess gitu adalah tokoh utama nya tu relatable sama kehidupanku sendiri sebagai anak sulung yang punya orang tua sibuk kerja. Tapii untungnya orang tua ku masih bisa nyempetin waktunya terutama di hari libur, baca novel ini jadi bersyukur aja gitu.

Overall aku kasi 3.5/5⭐️ untuk buku inii
4 reviews
February 8, 2023
Dia bisa kemana pun dia mau, tidak bisa dikurung
Dia bisa pergi kapan pun dia ingin pergi,
tidak ada pintu, dinding yang bisa menahan nya
Jangan dibicarakan, jangan dibahas, jangan diganggu
Maka mereka tidak akan menganggu kita

Menceritakan sebuah keluarga yang pindah ke rumah tua peninggalan Belanda. Kehidupan mereka berjalan dengan hangat, hingga suatu ketika Bagus, anak ke-2 dari 3 bersaudara hilang dan tiba-tiba muncul dilantai 2 rumah nya.
Disusul kejadian-kejadian aneh, waduk yang berubah menjadi kolam darah, pohon besar yang berubah warna, ribuan burung yang tiba-tiba mati berjatuhan. Dan muncul nya seseorang yang dipercaya sebagai Psikiater, dr. Sesuk.

Pesan moral yang disampaikan novel ini sangat relate dengan kehidupan sekarang, tentang bagaimana cara orang tua memenuhi hak anak-anaknya
Profile Image for Edi Rozaidi.
130 reviews
September 8, 2022
Kisah Gadis dan keluargannya yang berpindah ke rumah baru. Ceritanya santai, dan kurang mendebarkan. Persoalannya ada tapi seperti kurang impak. Kesimpulan atau plot twist terletak di hujung cerita tapi diterangkan dengan keadaan tergesa dan seperti tidak memberi impak pada cerita.

Walaubagaimanapun, build up cerita memang menarik tetapi agak lambat rasanya untuk disemadikan dengan kesimpulan yang terasa seperti di luar dari norma sepatutnya.
Profile Image for Wisnu H. Yudhanto.
8 reviews
August 9, 2024
Buku pertama Tere Liye yg gw baca. Sorry to say, tapi kalo dilihat dari artwork cover nya, gw pikir tadinya bukan bacaan 'ringan'. & 'cheesy'. Tapi ternyata ekspektasi gw yg ketinggian.

Story telling terasa amat datar. Percakapan sesama anggota keluarga terasa tidak natural sama sekali. Konsep cerita pun seperti menyaksikan film horor dengan pakem yg paling standard.

Pace terasa lambat. Cerita sehari-hari yang bertele-tele kesana kemari tanpa tujuan inti.

Sorry sir, but that's my opinion.
Profile Image for Ayu.
73 reviews4 followers
May 18, 2024
Act 4.5⭐

Review lengkap akan aku up di akun bookstagramku @booksfairy__
1 review
May 11, 2024
Menceritakan tentang sebuah keluarga yang pindah ke rumah tua yang menyeramkan. Pada awalnya saya melihat teman saya membawa buku Sesuk ini, saya tertarik dengan sampul, judul, dan sinopsis di belakang sampulnya. Saya berpikir bahwa buku ini adalah buku bertema horor yang menurut saya menarik.

Buku ini berisikan cerita tentang sebuah keluarga yang beranggotakan 5 orang yaitu Gadis, Bagus, Ragil, dan kedua orang tuanya. Mereka memutuskan untuk pindah rumah karena sebelumnya terjadi sebuah tragedi, yaitu Ragil adik mereka yang paling kecil jatuh dari lantai 2 yang disebabkan karena Ibu mereka lalai mengawasi Ragil saat bermain, untungnya di lantai bawah ada bibi yang menangkap Ragil dengan tumpukan pakaian. Walau Ragil selamat tetapi ibu mereka merasa sangat bersalah dan menjadi murung setiap hari, karena itu mereka memutuskan untuk pindah rumah agar mereka dapat melupakan kejadian itu.

Setelah pindah ke rumah baru itu tidak ada yang aneh, keluarga itu juga merasa nyaman setelah tinggal beberapa hari. Tapi warga-warga di sekitar mengatakan bahwa Rumah itu sangat berhantu dan hantu yang tinggal di dalamnya adalah hantu yang paling mereka takuti yaitu hantu jongen yang berarti anak laki-laki. Mereka berkata bahwa hantu itu adalah hantu anak kecil pada zaman Belanda yang mendapat kurang perhatian dari orang tuanya karena terlalu sibuk bekerja, anak itu melakukan banyak kenakalan agar orang tuanya pulang ke rumah, mulai dari membuat rumah berantakan dan memecahkan barang-barang. Kemudian kenakalan-kenakalan itu semakin parah, seperti membunuh kuda-kuda peliharaan mereka dan hewan-hewan ternak milik warga. Setiap dia melakukan hal-hal itu orang tuanya memang selalu pulang ke rumah untuk mengecek keadaan, tetapi beberapa hari kemudian anak itu ketahuan bahwa selama ini dialah yang melakukan kegaduhan itu, orang tuanya marah tetapi anak itu juga merasa kesal kemudian dia mulai membunuh orang-orang di dalam rumah itu kemudian pergi ke dalam hutan.

Kembali ke masa kini gadis yang tidak percaya hantu hanya menganggap cerita itu hanyalah cerita khayalan. 3 bulan sudah mereka tinggal di rumah itu dan orang tua gadis mulai sibuk bekerja, Bagus adik Gadis yang berusia 6 tahun hilang. Awalnya dia hanya bermain di halaman rumah tetapi setelah dicari dia tidak ada, bahkan setelah gadis mengelilingi Kampung dan sampai malam hari bagus masih tidak ditemukan, orang tuanya pun merasa bersalah kembali karena telah meninggalkan mereka sendirian dirumah. Saat tengah malam dan semua orang telah tertidur gadis mendengar suara-suara dari lantai 2, lantai itu kosong setelah kejadian Ragil jatuh keluarga itu tidak menggunakan lantai 2 lagi. Gadis naik ke lantai 2 yang kosong itu dan menemukan bagus sedang tidur di pojokan ruangan. Bagus tampak baik-baik saja, tetapi dia bercerita kepada gadis bahwa tadi siang dia pergi ke alam lain, dia berkata bahwa dia pergi ke suatu tempat yang sangat mirip dengan daerah perkampungan yang sekarang mereka tinggali tetapi tidak ada satupun orang di dalamnya. Orang tuanya yang mendengar kegaduhan di lantai atas menghampiri mereka, tetapi setelah Bagus melihat kedua orang tuanya dia mulai berteriak dan mengatakan bahwa mereka bukanlah orang tua asli mereka. Setelah pagi hari berita itu telah menyebar ke warga-warga sekitar dan mereka percaya bahwa bagus telah dirasuki oleh hantu Jongen. Keanehan-keanehan lainnya juga gadis rasakan seperti hewan-hewan ternak milik warga mati tanpa sebab, pohon besar di pertigaan jalan daunnya berubah warna menjadi merah, waduk berubah warna menjadi merah darah dan ikan-ikan di dalamnya mati, burung-burung yang sedang terbang di langit mati mendadak dan berjatuhan ke halaman sekolah, Dan dia bertemu sosok anak kecil yang sangat mirip dengan Bagus, padahal dia yakin bahwa adiknya berada di rumah. Tetapi anak yang menyerupai Bagus itu selalu kabur setiap kali gadis ingin menghampirinya...

Pada akhirnya buku Sesuk ini memilikin ending yang tidak terduga, dan para pembaca akan susah menduga-duga. Saya sangat suka buku ini karena memiliki sampul yang bagus, tema yang unik, alur yang menarik, dan ending yang tidak dapat ditebak. Semoga akan ada semakin banyak buku-buku yang memiliki tema seperti buku Sesuk ini, dan semoga ada lebih banyak orang yang membacanya, dan mempopulerkannya.
9 reviews
December 28, 2022
Sesuk bercerita dari sudut pandang seorang gadis kecil kelas enam sd yang mandiri, pemberani, dan amat sayang dengan adik-adiknya, Gadis. Ayahnya seorang pengusaha sukses dan ibunya aktris dan penyanyi top.

Kedua orang tua Gadis sangat sibuk bekerja dan jarang berada di rumah. Meninggalkan Gadis dan adik-adiknya sendirian di rumah besar. Namun Gadis tidak pernah mengeluh. Ia memahami orang tuanya. Serta mengambil tanggung jawab penuh mengurus kedua adiknya.

Tipikal cerita horor lainnya, satu hari karena kejadian mengejutkan, keluarga Gadis memutuskan pindah dari rumah mewah mereka di kompleks perkotaan. Ayah dan Ibunya memutuskan mengurangi pekerjaan dan lebih memperhatikan anak-anaknya. Ibu Gadis bahkan sampai vakum dari kegiatannya sebagai artis. la bertekad menjadi ibu rumah tangga biasa yang mencurahkan kasih sayang penuh pada anak-anaknya.

Keluarga Gadis pindah ke sebuah villa tua di perkampungan kecil. Jauh dari hingar bingar perkotaan.

Villa yang mereka tinggali ternyata penuh dengan misteri dan rahasia gelap. Terdapat pohon besar, sumur tua,sumur tua yang mengering serta waduk yang dipercayai angker dan keramat. Penduduk sekitar meski ramah dan baik sekali pada keluarga Gadis, namun juga mempercayai ada sesuatu di rumah itu. Namun mereka juga percaya, selama tidak membahasnya, 'sesuatu itu tidak akan menganggu mereka.

Satu hari, ada kejadian menggemparkan di perkampungan itu. Adik Gadis tiba-tiba menghilang. Seluruh kampung berupaya mencarinya kemana-mana. Lalu setelah itu, kejadian janggal lainnya menyusul satu per satu. Hewan ternak yang mati mendadak tanpa bekas luka, daun pohon besar yang tiba-tiba berubah warna, air waduk yang menjadi merah dalam semalam, burung-burung yang tiba-tiba mati saat sedang terbang di siang hari bolong, anak kecil misterius yang terlihat berkeliaran, bahkan ada satu keluarga yang ditemukan meninggal secara misterius.

Warga kampung percaya, bahwa terror yang mereka takuti selama ini telah kembali. Mereka percaya, 'sesuatu' itu terganggu sejak di villa di lereng gunung itu ditinggali.

Meskipun premisnya terlihat seperti tipikal horor yang sering kita temukan, namun memiliki akhir yang sangat berbeda. Ini bukan horor mistis atau hantu-hantuan yang sering kita baca. Tere Liye benar ketika bilang ini adalah horor yang berbeda dan tidak membodohi namun tetap menakutkan.

burung-burung yang tiba-tiba mati saat sedang terbang di siang hari bolong, anak kecil misterius yang terlihat berkeliaran, bahkan ada satu keluarga yang ditemukan meninggal secara misterius.

Warga kampung percaya, bahwa terror yang mereka takuti selama ini telah kembali. Mereka percaya, 'sesuatu' itu terganggu sejak di villa di lereng gunung itu ditinggali.

Meskipun premisnya terlihat seperti tipikal horor yang sering kita temukan, namun memiliki akhir yang sangat berbeda. Ini bukan horor mistis atau hantu-hantuan yang sering kita baca. Tere Liye benar ketika bilang ini adalah horor yang berbeda dan tidak membodohi namun tetap menakutkan.

Tere Liye seperti mengolok-olok kepercayaan umum masyarakat tentang hal-hal mistis yang tidak terjelaskan. Tentang kepercayaan pada cerita lama yang dilebih-lebihkan. Atau betapa mudahnya mereka mengkeramatkan sesuatu hanya karena itu berbeda.

Transisi dari klimaks ke penyelesaian konflik menurut saya pribadi agak kurang halus. Ada beberapa logika yang terasa tidak pas dan dipaksakan. Namun masih tetap bisa diterima dengan baik.
Profile Image for ara.
56 reviews
March 9, 2023
Amazed!!!
Buku genre horor pertamanya Bang Tere. Awal2 bab terasa sangat lambat dikarenakan banyak part berulang, seperti kebiasaan sehari-hari yg dijelaskan berkali-kali.

Untuk jenis cerita yg dibuat dengan tipe 'diary', bahasanya terlampau berat untuk ditulis anak 12 tahun. Cerita biasa dgn sudut pandang orang pertama lebih baik, namun di akhir baru paham mengapa harus tipe 'diary'. Mungkin jika ingin membuat seperti ini lagi, diksinya lebih disederhanakan agar dapat feel anak 12 tahun nya, apalagi Gadis adalah anak biasa yg rajin, bukan anak genius yg kosakatanya berlebihan.

Saya cukup penakut untuk membaca genre horor, tapi dengan iming2 Bang Tere yg bilang ogah dengan cerita hantu yg bisa merusak akidah, akhirnya penasaran dan headshot!
Jujur saya ngeri saat di pertengahan. Kejadian2 aneh ini pastilah ulah hantu, mau bagaimana lagi?

Tapi saat pertama kali ada kata Sesuk, hmm, pastilah ini kunci utamanya, yang akan membalikkan semua kehantuan ini.
Ceritanya dari awal sulit ditebak, tapi saat ada Sesuk, agak2 mulai kelihatan porsinya di cerita, meskipun ujung2nya ga nyangka bakal dibawa ke sana, luar biasa 😭😭

Amanatnya kenceng banget, menampar orang2 negri konoha yg suka cerita2 multiverse yg ga ada logikanya sama sekali?? Dan juga menampar manusia2 sibuk penghamba kapitalis yg mengutamakan harta duniawi dibanding keluarga sendiri.

Ada beberapa hal yg agak sulit dipahami, tapi jika dijelaskan maka akan spoiler 😅
Bagi yg ga suka spoiler, harap berhenti membaca sampai di sini saja.

1. Awal mula time-loop. Kisah time travelling harus bermula dari sesuatu yg kacau, lalu ada upaya untuk memperbaiki timeline tsb. Di kisah ini, bagian mana yg kacau? Jika kisah itu tetap demikian adanya, orangtua mereka dan Ragil meninggal, maka Gadis dan Bagus hanya tumbuh berdua, dan apa kelanjutannya hingga harus diperbaiki? Mungkin mereka hidup dengan penuh trauma, dan akhirnya Bagus menciptakan android yg kurang baik, namun karena basic android itu dari manusia, mungkin masih ada andoid yg berkepribadian baik. Android baik inilah yg berniat memperbaiki masa lalu Bagus, ingin memastikan di masa depan nanti Bagus akan menciptakan android yg lebih baik lagi. Mungkin side-story nya seperti ini, mungkin, saya kan bukan authornya.

2. Alasan kisah2 di diary Gadis dihilangkan? Dia kan dimandatkan untuk memperbaiki kehidupan Bagus, dan D100 sudah mengatakan Gadis mungkin tidak akan melupakan peristiwa pemandatan itu. Memang perlu dihilangkan, agar tidak mempengaruhi Gadis karna dia tahu duluan orang tuanya bukan manusia. Namun artinya D100 benar2 mengulang skenario dari awal tanpa ada perubahan berarti pada pelakon2nya. Apa dia hanya mengharapkan alam bawah sadar Gadis yg berperan? Entahlah.

3. Awal mula ayah dan ibu mereka mulai sibuk sebenernya agak2 aneh dan tidak masuk akal. Masa anak2 kecil ditinggal sendiri sebelum mereka merekrut pengasuh, pembantu, dll?? Ternyata oh ternyata.. Jelas saja tidak masuk akal, kan mereka bukan anu, makanya lebih buruk kelakuannya dibanding ayah dan ibu yg dulu.

Pemilihan cover hitamnya mantep! Di pertengahan bingung, kenapa anak kecil yg di tengah ini kecil banget ya kayak bukan anak 6 tahun, malah kayak Ragil? Jadi sempat curiga sama Ragil jangan2 dia yg kerasukan 🤣

Terlepas dari semua itu, ini karya yg superbe!
Profile Image for Sagara.
74 reviews1 follower
March 12, 2024
Jangan menilai buku ini dari sampulnya, mungkin saya atau kebanyakan orang menilai buku ini adalah thriller, misteri atau horor tapi sepertinya itu harus disingkirkan jauh² meskipun ada nuansa seperti itu di pertengahan buku tapi tetap saja bukan. Penulis tidak mencantumkan ini novel horor di back covernya.

Saat baca awalan buku mungkin sekitar 100 sampai 150 halaman feel-nya seperti baca buku serial anak nusantara. Tokoh utama dalam buku bernama gadis seorang anak yg mempunyai 2 adik bernama Bagus & Ragil dan juga mempunyai orang tua yg hanya memikirkan kesibukannya bekerja sampai dia tidak terlalu mempedulikan rumah & anaknya akibatnya terjadi beberapa kali malapetaka karena walaupun mereka ada di rumah tapi pikiran di tempat lain tapi yg hebat dari bagus adalah dia Jenius kurleb seperti ALI di serial bumi.

Kenapa feel-nya seperti baca serial anak nusantara?, karena Gadis ini anak yang kuat & spesial setidaknya itu yg gamblang dijelaskan dalam buku, karakter gadis ini yg tampak luar tak keberatan mengerjakan semua hal di rumah secara mandiri & mengurus adiknya karena kesibukan orang tuanya, tapi di balik itu semua dia juga memendam emosi negatif kepada orang tuanya namun dia tidak tumbuh untuk meluapkan emosi negatif tersebut tidak seperti adiknya, bagus yg bahkan dalam cerita baik secara lugas maupun tidak, dia membenci orang tuanya.

Kalau boleh menambahkan karakter gadis ini selain anak yg kuat & spesial, pendapat saya anak ini juga anak yg pemberani dan pintar. Seperti gabungan 4 karakter buku serial anak nusantara karya penulis yg sama.

Buku ini science fiction, di setiap hal mistis yg terjadi dalam buku akan selalu ada penjelasan ilmiahnya, penulis seakan-akan mengatakan kepada pembaca bahwasanya di setiap kejadian yg selalu dikait-kaitkan dengan hal seperti itu pasti ada penjelasan ilmiahnya hanya saja manusia belum tau, tapi di buku semua akan dijelaskan secara gamblang di akhir buku yg PLOT TWIST 🌪️. Akan ada pengulangan chapter di awalan buku & akhir chapter.

Apa yg bisa diambil?, Buku ini ada unsur parentingnya, yg memperingatkan semua orang yg menikah dan memilih menjadi orang tua & mempunyai anak agar diperhatikan dengan baik karena itu adalah tanggung jawab sebagai orang tua, jika tak diperhatikan akan memunculkan masalah atau bahkan malapetaka untuk orang tuanya sendiri baik baik jangka pendek maupun jangka panjang, jangan hanya sibuk sendiri dengan pekerjaan atau sibuk dengan gadget sehingga lupa pada anak sendiri.
Displaying 1 - 30 of 200 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.