What do you think?
Rate this book


328 pages, Paperback
Published September 28, 2022
❝Kau sudah membuktikan kepada mereka, Selena, bahwa masa lalu tidak bisa menghalangi kesuksesanmu.❞
—Page 185
❝Selena sangat terluka karena kegagalan rumah tangganya. Bukan karena dia masih mencintai Lucas, tapi lebih karena... yah, keyakinannya pada cinta menjadi goyah. Kau tahu sendiri, sejak kecil dia sangat suka kisah cinta para putri Disney. Dia tadinya berhati lembut dan sangat romantis, benar-benar budak cinta. Dia juga percaya cinta bisa menaklukkan dan mengalahkan segala rintangan. Tapi setelah bercerai, dia meragukan segalanya.❞
—Page 226
❝Jika tidak pergi dari tempat ini, kau tidak akan bisa memulai kehidupan baru, tidak bisa memiliki karier yang cemerlang, tidak bisa kembali bangkit dan memegang kendali atas nasibmu sendiri.
Lalu ke mana aku harus pergi? Aku tidak mau kembali ke Paris, Aiden.
Dan kau, di antara semua orang, pasti tahu betapa buruk rasanya ketika kita terus dihantui masa lalu. Ke mana pun aku pergi, kehidupan baru macam apa pun yang akan kujalani, masa laluku akan selalu mengikuti.❞
—Page 239
❝Tapi satu-satunya cara lepas dari masa lalu adalah dengan terus melangkah maju. Kalau kau justru menenggelamkan diri dan menolak bangkit begini, kau akan semakin kalah pada masa lalu.❞
—Page 240
❝Tetapi seperti halnya perceraian, pernikahan juga sebuah hasil dari pengambilan keputusan. Dan sebagai manusia, bisa saja kita mengambil keputusan yang salah. Berhadapan dengan perceraian mungkin hal terburuk yang tidak pernah kita inginkan, tetapi bisa juga menjadi keputusan terbaik yang pernah kita ambil untuk diri sendiri.❞
—Page 254-255
❝Hanya karena masa lalu tidak berjalan seperti yang kauinginkan, bukan berarti masa depanmu tidak bisa menjadi lebih baik. Kau hanya perlu memaafkan dirimu sendiri dan orang lain yang telah menyakitimu, lalu melupakan masa lalu dan menatap lurus ke tempat masa depan menantimu.❞
—Page 257
❝Kau tahu, Selena, sejak kecil orangtuaku selalu mengajarkan agar aku menjadi orang yang sabar dan tidak serakah. Jika menginginkan sesuatu, aku harus bekerja keras. Dan jika yang kuinginkan itu memang sudah ditakdirkan untukku, aku pasti akan mendapatkannya pada saat yang tepat. Dan denganmu... bertahun-tahun aku berusaha, bekerja keras, bersabar, dan menunggu sampai aku menganggap diriku cukup pantas dan bisa memberikan kehidupan yang baik untukmu. Tapi ketika akhirnya merasa sudah tiba di saat yang tepat, aku baru menyadari ternyata langkahku terlalu lambat.❞
—Page 311