Muroja'ah itu penting yah, biar kita selalu on the track !
Baca buku ini seperti mengembalikan semangat literasiku kembali. Mengikuti perjalanan dan pengalaman bagaimana Ustadz Fauzil Adzim secinta itu sama buku, bagaimana beliau mengenalkan proses membaca sejak dini kepada anak anaknya, ah sungguh menginspirasi sekali.
Yang kemaren mungkin aku masih mager dan bolong-bolong bacain buku ke anak-anak, habis baca ini jadi on-fire lagi dong. Memang butuh di charger sih ya. Nah, langsung kerasa kan salah satu manfaat dari baca buku.
Ada banyak hal yang dibahas disini, mulai dari pentingnya dibacakan buku sejak dini, proses pengenalan pramembaca untuk anak, bahkan teknik yang bisa dilakukan sebagai praktik membuat anak jatuh cinta sama buku.
Dari semua hal yang penting yang kubaca disini, satu yang paling kugaris bawahi adalah pentingnya membaca buku di depan anak. Ya, ini orang tua yang melakukannya. Bagaimanapun, keteladanan adalah yang utama. Anak butuh contoh, dan orang tua adalah cermin utama anak.
Sebelum meminta, mengajak atau bahkan menyuruh anak membaca, sudah sepatutnya orang tua melakukannya terlebih dahulu. Agar anak melihat bagaimana 'menarik' nya buku melalui orang tuanya. Sehingga kredibilitas kita terjamin, tidak hanya bisa berbicara namun tak sanggup melakukan.
Karena itulah, selain read Aloud yang memang penting dan sekarang sedang digaung-gaungkan di teori pengasuhan saat ini, aku masih tetap dan terus semangat ngajakin buibu yang (katanya) nggak punya waktu buat baca. Padahal, baca buku ga harus banyak, yang penting konsisten setiap hari.
Scroll sosmed 1 jam aja nggak kerasa. Masak baca buku 15 menit nggak bisa? Katanya, membaca buku itu penting? Nah loh. Hehe.
#bacaanVinda
#carengru
#membacaIndonesia