Berpikir yang benar adalah sumber perilaku yang benar dan sekaligus akan membuahkan budaya hidup yang benar. Saat berpikir dengan benar, kita menggunakan daya rasional kita secara efektif untuk sampai pada pendapat atau posisi yang paling mendekati kebenaran dan ketepatan. Saat kita tidak berpikir benar kita akan dengan mudah membuat keputusan yang tidak masuk akal atau meyakini sesuatu yang tidak masuk akal atau mengambil tindakan yang tidak beralasan kuat.
Salah satu ciri mode berpengetahuan manusia hari ini, yang difasilitasi oleh kecanggihan teknologi informasi, adalah melimpahnya informasi, membanjirnya data, namun kurang diperhatikannya daya kritis sebagai pengolahnya. Kenyataan ini mengimplikasikan populernya hoax, dangkalnya pemahaman dan melencengnya perspektif. Bagaimana cara mengatasinya, tidak lain dengan berpikir yang benar. Buku ini memandu kita bagaimana bisa mendalami cara berpikir yang benar dengan bahasa yang mudah dipahami.
Setelah mencari buku Ilmu Mantik yang paling lengkap berbahasa Indonesia, pilihanku jatuh pada buku ini. Jujur, aku udah beli beberapa buku Ilmu Mantik berbahasa Indonesia di toko hijau dan oren, tapi pembahasannya ga selengkap buku ini.
Di bab “Mengapa Kita Perlu Belajar Ilmu Mantik?” Di situ penulis memaparkan beberapa permasalahan yang terjadi di negara kita. Perdebatan sosial media. Penyebabnya karena ketidakmampuan kita mendudukkan terlebih dahulu makna atau definisi yang tepat dari istilah yang kita perdebatkan. Setiap ada pemikiran baru dengan mudahnya kita melabeli liberal, sekuler, tapi saat ditanya apa itu liberal dan sekuler menjawab seenaknya.
Bab-bab di buku ini cukup runut bahkan rasanya enak dibaca meski untuk pemula yang ingin memahami Ilmu Mantik. Contoh-contohnya pun sangat relate dengan kehidupan sehari-hari jadi mudah dibayangkan.
Di pengantar penulis disebutkan perkataan dosen sang penulis: Kalau kamu ingin menjadi seorang intelektual yang tangguh, maka pelajarilah dua ilmu ini secara mendalam. Pertama, ilmu kalam (tauhid). Kedua, Ilmu Mantik.
Aku juga tertarik untuk baca buku penulis yang berjudul Logical Fallacy. Rasanya perlu membacanya untuk menata ulang kerangka berpikir, apalagi kita hidup di zaman sosial