What do you think?
Rate this book


368 pages, Paperback
Published October 20, 2022
❝ATTRACTION is important.
But chemistry is more important.
Ketika menemukan keduanya, I consider myself lucky.❞
—Page 22
❝Karena kalau ada pelajaran hidup yang aku ambil hikmahnya, itu adalah life is supposed to be hard. If it's easy, I must be doing something wrong.❞
—Page 45
❝Second chance is probably something that everyone deserves. Except that one idiot.
And that one idiot is me.❞
—Page 76
❝First cut is the deepest.❞
—Page 107
❝Nggak semua cerita cinta bisa dibikin novel. Sometimes people just met, were in relationship, and then broke up. Sesederhana itu.❞
—Page 124
❝I don't know who hurt you, Mal. Dan mungkin gue nggak perlu tahu juga. Tapi yang pasti, lo nggak akan bisa move on kalau belum berdamai
dengan apa pun yang terjadi di masa lalu lo.
Makanya lo memaafkan gue ya, Ems?
Mungkin tahap pertama untuk berdamai dari masa lalu adalah harus menenangkan diri sendiri dulu.❞
—Page 133
❝Semua hal yang nggak pernah ada jawabannya, semua hal yang nggak pernah mendapatkan penjelasan dari Kemal, semua hal yang kupikir sudah aku ikhlaskan nggak akan pernah mendapatkan jawaban...
...ternyata masih ada di situ.❞
—Page 150
❝Selama itu dia hanya bisa membayangkan bagaimana rasanya jika kami pacaran, dan selama itu pula dia membangun imajinasi tentang versi ideal diri gue. Namun ketika harapannya menjadi kenyataan, dia menemukan bahwa gue ternyata jauh sekali dari imaji sempurna yang ada di kepalanya, membuat dia kecewa. I wasn’t as perfect as expected.❞
—Page 156
❝Falling in love is a horrible feeling. It opens up your chest and your heart, and it means that someone can get inside you and mess you up. Karena mereka memiliki kekuatan luar biasa untuk menghancurkan hati kita. I am so sorry for being an asshole to you, Ems. I'm sorry for hurting you. I really am.
Entah mengapa, setelah mendengar semua alasannya, hatiku terasa lebih sakit. Bukan untukku, tapi untuk Kemal.
Because nobody deserves a heartbreak like that.❞
—Page 158
❝I really, really, like you, Mal. Dan gue menyadari bahwa ternyata perasaan itu nggak pernah hilang dari sejak pertama kali muncul, bahkan setelah sekian tahun kita nggak pernah bertemu.
Kalau kita sering bertemu lagi di Jakarta, gimana caranya gue mematikan perasaan gue ke lo? Itu akan jadi tugas yang nggak mungkin.
Do you really want to?
Apa? Benar-benar ingin mematikan perasaan gue? You are obviously not emotionally available for a new relationship, still has unfinished business—with yourself. Dan gue nggak mau jadi orang yang mendapatkan diri lo setengah-setengah—because I deserve better. I deserve someone who's certain that I am his future—bukan seseorang yang masi belum selesai dengan masa lalunya.❞
—Page 161
❝I just don't want you to break my heart again. Karena kalau bukan gue yang menjaga hati gue, siapa lagi?❞
—Page 162
❝I'm scared of this feeling, Ems. This is me opening my heart for you and I'll take the chance of you messing me up. Because I believe you're worth it.❞
—Page 210
❝In reality, people mess up, Em. Jangan biarkan satu kesalahan seseorang menghilangkan kesempatan lo untuk bahagia. Sometimes good people make a bad choice, a terrible one. Tapi bukan berarti mereka harus dihukum seumur hidup atau niatnya selalu jahat ke elo.
People make mistakes. We’re human, after all.❞
—Page 318-319
❝Listen, Em, gue memang bukan ahli percintaan atau, kayak yang lagi tren sekarang, dating coach. Tapi gue punya pengalaman dikecewakan orang yang akhirnya jadi istri gue selama sepuluh tahun terakhir, satu yang bisa gue bilang: sometimes the only person that can make you feel better is the same person that broke your heart.❞
—Page 319
"Semua hal yang nggak pernah ada jawabannya, semua hal yang nggak pernah mendapatkan penjelasan dari Kemal, semua hal yang kupikir sudah aku ikhlaskan nggak akan pernah mendapatkan jawaban...
...ternyata masih ada di situ."
"Dan gue menyadari bahwa ternyata perasaan itu nggak pernah hilang dari sejak pertama kali muncul, bahkan setelah sekian tahun kita nggak pernah bertemu."
"See, the thing about chemistry is it's either there or not."
"Jangan biarkan satu kesalahan seseorang menghilangkan kesempatan lo untuk bahagia. Sometimes good people make a bad choice, a terrible one. Tapi bukan berarti mereka harus dihukum seumur hidup atau niatnya selalu jahat ke elo."
"We kiss like there's no tomorrow. A kiss that says, "We shouldn't be doing this, but we're doing it anyway because it's been a terrible agony waiting for five years to experience this."-Emma Sjarief
"Replaying what happened in the pool in my head because I still can't get enough of you?"-Kemal Arsjad