Kasus ini, seingatku, sedikit berbeda dengan versi manganya, jauh lbh detail dan njelimet di novelnya ini. Selain itu, gaya selengekan Yakumo juga terasa lbh kentara, berkali-kali jd pengin meluk nggebuk cowok gak pedulian satu ini. Tsundere. Banget.
Sesosok mayat hangus terbakar sehangus-hangusnya ditemukan Yakumo di kolong ruang pompa sekolah tempat Haruka bekerja mjd guru magang. Sementara itu, Det Gotou dan Isshi bertugas mencari buronan pembunuh ayah kandung yg melarikan diri. Dengan suatu kebetulan yg memusingkan, kedua kasus ini ternyata berhubungan. Ditambah lagi kekisruhan yg datang dari bocah yg penuh kutukan, wakepsek yg galak gak wajar, guru sekolah yg tahu urusan keluarga muridnya terlalu banyak dan terlalu pribadi, wanita tua yg sering melarikan diri dari rumah jomponya, dan psikolog yg hobi menghipnotis orang.
Bbrp bab terakhir bikin jantungan. Lebih menegangkan dr seri-seri sebelumnya.
Selain tentang SHC dan pertukaran identitas, hal lain yg dikritik tajam dlm cerita ini adalah bgmn cara orang tua membesarkan anak2nya scr bertanggung-jawab, dan bukannya malahan menambah beban si anak akibat ulah atau kekecewaan mereka. Penyiksaan anak diekspose cukup dalam. Begitu pula akibatnya.
Daaaaan... kasus pria bermata merah masih berlanjut. Bahkan ada karakter lain yg skrg ikut muncul.
Suka ilustrasi sampulnya. Gak suka terjemahannya yg lebih kaku dr biasanya. Plus ada bbrp typo.
Lama tak bersua dengan mas tsundere satu ini. Tidak berubah banyak, tetep saja cuek tapi juga perhatian. Tetep suka nguap, acak2 rambut berantakan, dan sengak 😄😄.
setelah terbiasa dengan kebodohan Ishii, kelemotan Gatou, dan kecerobohan Haruka, (sebenarnya 3 label itu bisa juga sekaligus dipake utk 3 karakter itu), Cerita yg kali ini lebih seru dari sebelumnya dan lebih thrilling karena berpacu dengan waktu. Yakumo baiknya jadi detektif sungguhan aja... karena otaknya lebih jalan ketimbang detektif aslinya si Gatou. wkwk
Serial keempat menceritakan sosok anak yang selalu mengatakan bahwa dirinya terkutuk. Anak itu adalah Masato—mungkin ada kesalahan pengetikan blurbnya. Anak lelaki itu selalu merasa dirinya terkena kutukan, siapapun yang mendekati dirinya akan mati. Itulah alasan kenapa dia selalu melontarkan bahwa dia adalah anak terkutuk, bahkan pada Haruka sekalipun.
Disisi lain, kepolisian mendapati sebuah kasus pembunuhan, dimana seorang pelaku membunuh pria paruh baya yang adalah ayahnya sendiri. Tidak hanya itu pembunuhan itu berkaitan dengan kebakaran yang terjadi 28 tahun yang lalu—kalau salah tolong koreksi—yang melibatkan kasus itu secara kebetulan.
Aku tidak akan cerita panjang lebar, karena kasus kali ini sangatlah complicated atau rumit. Semua klue yang berkaitan satu dengan lainnya. setting kali ini ada di sekolahan tempat magang Haruka, sehingga karakter Haruka lebih sering muncul daripada Yakumo. Haruka-lah yang harus menghadapi semua secara garis besar, meskipun Yakumo tetap memberikan backup untuknya. Alurnya mayoritas merupakan alur maju mulai penyelidikan hingga menemukan siapa pelakunya. Namun disela-sela penyelidikan tetap ada alur mundur, terutama yang menceritakan kejadian kebakaran tersebut.
Ini bagian yang aku tunggu-tunggu, hal yang paling aku sukai dari buku ini, adalah perkembangan hubungan Yakumo dan Haruka. Yakumo lebih tepatnya, sudah mulai membuka diri terhadap Haruka. Mulai menceritakan prihal masa kecilnya, meskipun tidak semuanya dia ceritanya. Tapi itu adalah progress dalam hubungan mereka. Yakumo jadi sering mengingatkan Haruka untuk berhati-hati, karena dia sudah hafal atas sikap ceroboh Haruka.
Pesan moral yang aku dapatkan, jadilah dirimu sendiri. Jangan pernah iri dengan orang lain. Menurutku pribadi, iri dengan orang lain tidak ada gunanya kecuali kalian menggunakan rasa iri itu untuk motivasi. Beda ceritanya kalau kalian menggunakan rasa iri itu untuk merubah diri kalian demi menjadi orang yang kalian inginkan. Justru akan menambah masalah tentunya.
Feelings To Protect merupakan novel Yakumo ke-4 yang kubaca. Novel ini masih memiliki pola penulisan yang sama dengan novel Yakumo sebelumnya yang kubaca, mulai dari Prolog, File 1, File 2, File 3, Epilog dan File Tambahan.
Yang berbeda, novel ini hanya memuat 1 kasus yang harus dipecahkan oleh Yakumo maupun Inspektur Gotou.
Kasus yang dihadapi pun semakin lama semakin kompleks. Yang kusuka dan takjub dengan gaya analisis Yakumo. Bagaimana dia bisa mengurutkan bukti-bukti yang didapatkan menjadi 1 analisis dan penyelesaian kasus yang komprehensif.
Seperti kasus yang menimpa Masato, seorang anak SD yang merasa menjadi "anak terkutuk" dan mampu melihat hantu. Bagaimana ini dikaitkan dengan pembunuhan yang pernah terjadi 28 tahun lalu yang sedang ditangani kasusnya oleh Inspektur Gotou.
Yang belum pernah membaca novel-novel sebelumnya, tetap akan bisa menikmati kisah Yakumo, karena latar belakang kehidupannya, kehidupan Haruka, Inspektur Gotou dan sebagainya akan tetap diulas dalam novel ini.
Memang jadi terkesan diulang-ulang, apalagi buat aku yang sudah membaca sejak buku pertama, jadi agak bosan karena sudah hafal informasinya. Tapi, ini berguna buat yang baru saja membacanya. Sehingga novel ini bisa dibaca terpisah, tidak harus berurutan.
Selain itu, aku saja yang mungkin masih kurang suka dengan deskripsi sosok Yakumo setiap bertemu dengan Haruka maupun Gotou, tapi mungkin itulah yang membuat sosoknya menjadi mudah dikenali dan diingat.
Secara keseluruhan, aku suka dengan seri Yakumo ini. Jadi ingin mengoleksi semua serinya 😍
Yang suka dengan kisah misteri berbalut supranatural, bisa membaca seri ini ya
Setelah jilid 5 dan 3, sekarang (*beberapa bulan lalu ^^) baca yang jilid 4 \^o^/
Masih suka dengan misterinya yang seru, dan penyelidikannya yang rame-rame. Kali ini melibatkan anak-anak, baik di masa lalu maupun masa kini. Masih kurang klik dengan Yakumo (≧◡≦;;) ibaratnya, masih belum merasa "Oh!! Analisis yang menakjubkan! Detektif ini kereennn!!" dengan mata berbinar-binar~ (☆ω☆)a
Semakin dibaca, jadi merasa seharusnya aku bacanya urut, karena walaupun tiap buku membahas kasus yang berbeda, tapi ada benang merahnya soal kasus ayahnya Yakumo ^^;
Tertarik beli novel ini karena liat cover-nya, keren bgt. Terus pas baca sinopsisnya, jd makin tertarik. Tapi setelah dibaca, ternyata ceritanya nggak berfokus sama Yakumo, jadinya kurang gereget, padahal karakter Yakumo sendiri kece, suka sama sarkasmenya. Sempat ngira kalau novel ini bakal banyak nyinggung tentang roh kayak di Webtoon S.I.D ternyata bukan. Walaupun kurang greget, secara keseluruhan ceritanya bagus.
I watched the anime before, so I know what this series is about. But fortunately, I didn't feel like stop reading it. The way the storyline goes on very detailed is one of the reason why I love this one. But unfortunately, this story is lacking the paranormal side. Yakumo is born with a red eye to see a ghost, but... ok, only a little of his shows with his eye. A little bit disappointed. Lacking a little bit of the mystery part too, but that's how Yakumo works after all.
saking penasarannya 3jam selese baca ni buku. ceritanya bikin penasaran banget plus bikin merinding2 gimana gitu kebayang malem2 disekolah sendirian plus ketemu ma hantu yg badannya kebakar sendiri. walopun dari awal udah dijelasin kalo ada pelaku pembunuhan yg lagi buron plus berkaitan dengan hantu yg kebakar ituh tetep aja ceritanya gak ketebak. gak sabar nunggu buku lanjutannya
HUAAA sebenernya 4,5/5 sihh Walaupun udh bisa ditebak di tengah cerita, tapi tetep seru ngikutin alurnya dan ga ngebosenin. Ada deg²annya juga Poin plus cerita ditulis dr berbagai sudut pandang karakter, yg membuat kek "ohh ni orang begini"
Kasus pertukaran, dimana pelaku menjadi orang lain bukanlah hal yang baru di novel detektif, tapi kali ini, alih-alih penjahat yang tidak bertanggung jawab, yang disindir adalah 'orang tua'. Orang tua yang memukuli anaknya tanpa alasan logis. Ibu yang meninggalkan anaknya untuk menikah dengan pasangan selingkuh. Ayah yang tidak peduli anak dari siapa, selama bisa mempertahankan warisan. Khas Kaminaga, kasus ditutup dengan cukup baik. CUKUP, karena sekali lagi, ini masih berhubungan dengan 'pria bermata merah'.
Ovviamente io ho la versione cartacea Italiana di questo bellissimo romanzo. Comunque, amo davvero troppo questa storia. Troppo. Sia i manga che i romanzi originali. Spero davvero che prima o poi qui in Italia vengano pubblicati anche i cinque restanti, perchè non ci voglio pensare di non aver la possibilità di leggere i seguiti. Una storia davvero incredibile, dove mistero, indagini e anche qualche punta di horror si può dire, viene il tutto "mischiato" in modo sublime. Davvero, Manabu Kaminaga è uno dei miei scrittori preferiti. Lo consiglio a tutti. Poi i personaggi <3
Finally a part from Yakumo's perspective , I've been waiting since the first volume for this . Even though it was short I really liked it because it showed some of his thoughts about Haruka. The rest of the volume was great as usual, the case was pretty interesting and it kept me curious till the end.
I The story line is a bit different from the manga and sooo different from the anime and haruka and yakumo's romance here is really cute since sometimes they skipped some parts in the manga.So its very recommended.Especially if you can't wait no longer for the Kengo Tobe case in the manga.