Nofie Iman is a lecturer and researcher. His research interests include services innovation, particularly in financial services industry, enhanced organisational learning, and management of innovation in general. His interests are varied ranging from academics to sports, from music to adventure, from driving to watching movies. He love to visit places and lead a life free of tension.
• self-sustain: mampu memenuhi kebutuhan sendiri • buffer: memiliki cadangan untuk kondisi tertentu • content: tidak ada yang perlu dikejar lagi • subjective: berbeda² tiap individu • multidimensional: tak hanya fokus pada materi/ekonomi
hargai keadaan diri kita sendiri dan keluarkan yang terbaik darinya, lalu abaikan ilusi objektivitas
kelebihan George Washington • practical reading: hanya baca yang membuat hidupnya lebih mudah & membantu mencapai tujuannya • strategic thinking: seluruh usahanya diarahkan untuk menggapai tujuan
tujuan yang baik • sasaran (objective): target spesifik & rentang waktu (time frame) • strategi: bekal yang sudah dimiliki & perlengkapan guna menggapai tujuan (inventory check) • taktik yang detail: apa yang perlu dikerjakan & bagaimana mengukur kemajuan (progress)
tujuan sudah tercapai? excited menjalani → berada di jalan yang benar
✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨
FONDASI DASAR
⭐ SIAPAPUN BERHAK HIDUP MAPAN ⭐
tidak diperlukan modal besar atau kemampuan khusus agar bisa hidup dengan mapan
• belajar • observasi • tekun & sabar
⭐ PAHAMI KETERBATASAN DIRI ⭐
"The first principle is you must not fool yourself, and you are the easiest person to fool." — nonsense thinking, Richard Feynman
hyperbolic discounting • kecenderungan memilih imbalan kecil & cepat (instant gratification) daripada besar & lama (future benefits) • impulsif dalam jangka pendek, tapi sabar dalam jangka panjang
• mengejar kemapanan = usaha jangka panjang penuh tantangan • sukses = bergantung kemampuan menunda kesenangan sesaat • manusia tidak bisa 100% rasional
⭐ RESILIENT ⭐
masalah & kesulitan melekat dalam perjalanan → what doesn't kill you make you stronger
⭐ TAK ADA JALAN PINTAS ⭐
if it seems too good to be true, it probably is
✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨
1⃣ SELF-SUSTAIN
mampu memenuhi kebutuhan sendiri
⭐ KEMAPANAN TIDAK DARI PEKERJAAN ⭐
"Rich people frugal with time, poor people frugal with money." — Tony Robbins
berani memotong hal² yang tidak penting → bisa menggunakannya untuk hal yang lebih bermanfaat
aturan sederhana tentang waktu • kita tidak akan pernah bisa mengelola waktu • urusan hidup manusia tidak ada habisnya
uang melimpah + waktu lama → kekayaan relatifnya kecil
passive income → menghasilkan uang tanpa harus bekerja → penghasilan ideal
⭐ MODAL ITU PENTING ⭐
Capital in the Twenty-First Century — Thomas Piketty pasar saham & real estate → modal tumbuh lebih cepat dari pendapatan
• tidak akan kaya jika hanya mengandalkan pendapatan dari pekerjaan • punya uang sisa → modal untuk diinvestasikan
hidup sejahtera • belanjakan lebih sedikit dari yang diperoleh • investasikan sisanya • fokus pada kebahagiaan (happiness), bukan pencitraan (image) atau kenyamanan (convenience)
fokus akumulasi modal → beli aset produktif → arus kas positif kontinu di masa datang
"Stay within your circle of competence, since risk comes from not knowing what you are doing." — Warren Buffet
⭐ HERO'S JOURNEY ⭐
• the departure: panggilan jiwa untuk mengambil tantangan baru • the initiation: diuji dengan berbagai cobaan • the return: dibangkitkan kembali
"Whenever you think that some situation or person is ruining your life, it's you who are ruining your life."
"Generally speaking, envy, resentment, revenge and self-pity are disastrous modes of thought. Self-pity gets pretty close to paranoia. And paranoia is one of the hardest things to reverse. You do not want to drift into self-pity."
— Charlie Munger
⭐ FOKUS PADA PILIHAN JALUR ⭐
• jangan menyerah karena segala sesuatu bisa terjadi • fokus pada pilihan & kerja keras mengusahakannya
✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨
2⃣ BUFFER
memiliki cadangan untuk kondisi tertentu
⭐ BACKUP PLAN = PLAN TO FAIL ⭐
backup plan (plan B) = penghambat → bukan buffer
fokus pada satu rencana dan usahakan mati²an
⭐ OTOMATISASI & OPTIMALISASI ⭐
decision fatigue: proses pengambilan keputusan menyedot energi → manusia harus membuat berbagai keputusan dalam hidupnya
otomatisasi: mengurangi energi untuk pengambilan keputusan remeh (frivolous) atau rutin
makin besar optimalisasi → makin besar buffer
⭐ UTANG & PINJAMAN ⭐
• mana keinginan mana kebutuhan • simplifikasi siklus keuangan • biasakan menabung
⭐ ASURANSI KEPADA TUHAN ⭐
asuransi = no • dapat musibah → untung atas premi • spekulasi tinggi • asuransi sepaket investasi = imbal hasil (return) tidak optimal
sedekah • asuransi kepada Tuhan • Tuhan = buffer → selalu bersama kita
✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨
3⃣ CONTENT
tidak ada yang perlu dikejar
⭐ KESENANGAN SESAAT ⭐
delayed gratification: kemampuan menunda kesenangan sesaat • mendapatkan apa yang benar² dibutuhkan • lebih hati² dalam menggunakan apa yang dimiliki
"The rare something is, and the more we hold off on getting what we want, the greater the pleasure and pay-off when we finally do."
⭐ MATERIALISME ⭐
sibuk mengurusi harta & citra sosial
• self-destructive: merusak diri sendiri → menghancurkan kebahagiaan & ketenangan pikiran (cemas, depresi) • socially destructive: berdampak buruk pada masyarakat → merusak hubungan
⭐ KONSUMTIF ⭐
• simple living: kurangi kecepatan perlahan & jalani hidup lebih sederhana • sharing economy: pemerataan (spill over) & distribusi sumber daya → efisiensi lebih baik
⭐ DIDEROT EFFECT ⭐
"Obtaining a new possession often creates a spiral of consumption which leads you to aquire more new things."
"Poverty has its freedom; opulence has its obstacles."
✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨
4⃣ SUBJECTIVE
berbeda² tiap individu
⭐ PISAHKAN UANG & KEBAHAGIAAN ⭐
"If we become less materialistic, our well-being will improve. If our well-being improves, we tend to be less materialistic." — Tim Kasser
⭐ BERAGAM PILIHAN KENDARAAN ⭐
tiap orang bawa peta & rencana perjalanannya masing²
⭐ CIRCLE OF COMPETENCE ⭐
distorted probability judgement: investor terlalu percaya diri (over-optimistic) → meremehkan (underestimate) risiko
fokus dalam lingkaran kompetensi sembari meningkatkan kompetensi
⭐ SALAH? TAK MASALAH! ⭐
tidak masalah jika salah → selalu ada kesempatan memperbaiki
✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨
5⃣ MULTI-DIMENSIONAL
tak hanya fokus pada materi/ekonomi
⭐ HIDUP BUKAN PERLOMBAAN ⭐
• hidup adalah perjalanan dan pengembaraan sampai dipanggil Tuhan • lebih baik membandingkan dengan diri kita sebelumnya: sebanyak apa perubahan & peningkatan
⭐ BUY A HOUSE NOT A HOME ⭐
hedonic treadmill: menggapai lebih tinggi → seringkali bukan yang dibutuhkan
"Urip kuwi wang sinawang. Seneng nyawang enake uwong, lali penake dewe. Seneng duwene uwong, lali duwene dewe."
⭐ KEREMPONGAN TAK DIINGINKAN ⭐
"Faith moves us forward; skeptical critical thinking keeps us balanced."
⭐ TETAP RENDAH HATI ⭐
rendah hati (humility) • tahu punya kekurangan • tahu banyak orang yang mampu melakukan lebih baik • siap belajar dari orang lain
percaya diri • tahu baik menguasai 1-2 hal saja • kerja keras & etos positif → kesuksesan • percaya akan kemampuan sendiri • kerendahan hati & kesederhanaan → kasta tertinggi percaya diri
✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨
TAHAP TINGGAL LANDAS
⭐ MENGATASI SEANDAINYA ⭐
dunia tidak sejalan kehendak → berpikir menyimpang → mulai mengaburkan "seharusnya" & "kenyataannya" → mencari pembenaran
"It's just the way things are. It's not about you. Nature just doesn't care too much about your should."
• akuilah, kita tidak tahu apa² • cobalah cari kebenaran sebaik anda mampu • pahami dunia sebagaimana adanya • dunia tak pernah benar² adil (fair) • dunia bukanlah bayangan yang kita gambarkan • dunia berjalan menurut kehendak-Nya • kita tidak akan melesat jauh bila belum mampu berdamai dengan dunia
kesempurnaan bukan milik kita seberapa pun besarnya usaha kita
⭐ MERANGKUL KEBERUNTUNGAN ⭐
pasar tipe winner-take all • kinerja relatif (relative performance) lebih penting dari kinerja absolut (absolute performance) • imbalan (reward) cenderung terkonsentrasi pada segelintir jawara unggulan saja
orang beruntung (Al-Qur'an) • berbuat baik & menghindari keburukan • tidak pelit • rajin bersedekah • sabar & tidak mudah mengeluh • bertaqwa kepada Allah
⭐ TETAP MENJADI BUSA ⭐
Genghis Khan • keterbukaan terhadap hal baru & keinginan untuk terus belajar • fokus, pragmatis, memiliki keinginan & kedisiplinan kuat, adaptif
"As our island of knowledge grows, so does the shore of our ignorance." — John Wheeler
"Kebijaksanaan = kita tahu bahwa kita hanya mengetahui sedikit saja." — Socrates
• alokasikan waktu untuk belajar • jangan berhenti mencari tahu • tetap jadi busa = serap segalanya
⭐ TUJUAN LEBIH TINGGI ⭐
motivasi • ekstrinsik: dari luar diri • intrinsik: dari dalam diri
pekerjaan • algoritmik: instruksi, rute, tujuan akhir jelas • heuristik: tidak memiliki instruksi & rute pasti
"I'm soon going to be departed from all of my money. Why not give more of it away while I get the fun of giving it?" — Charlie Munger
the man is the prisoner of his/her talents • terlalu fokus pada hal² yang kita urusi saja • bakat/kemampuan menyandera diri • lupa, hidup hakikatnya untuk menebar manfaat bagi semesta
cara menggapai tujuan lebih tinggi • keluar dari kepentingan sendiri • kurangi motivasi ekstrinsik • perdalam unsur instrinsik • nilai altruistik tidak muncul jika masih mengurusi diri sendiri
✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨
saran • obvious stuff: layak didengar & dijalani → mengandung nilai luhur • subjective stuff (common wisdom): konservatif & kurang relevan
Take a simple idea, and take it seriously.
transmission loss: kesenjangan antara proses belajar (learning) & praktik (execution)
Buku yang sangat asik untuk dibaca bagi semua kalangan masyarakat dengan memahami arti sesungguhnya dari "Mapan" itu sendiri, dengan 5 pilar didalamnya kita tentu bisa beroleh kemapanan dengan cara kita masing-masing. Terimakasih kepada Bapak Nofie Iman dengan karya tulisnya sudah menginspirasi baik saya maupun pembaca yang lainnya, semoga Tuhan memberikan keberkahan untuk anda.
Emas; Menggiurkan di Saat Krisis (sumber: Koran Jakarta, Rabu 21 Januari 2009)
Judul buku : Investasi Emas Penulis : Nofie Iman Penerbit : Daras Books, Jakarta Cetakan : Pertama, Januari 2009 Tebal buku : 200 halaman Harga : 49.900,-
SEKARANG ini, dunia sedang dihantam krisis finansial berskala global. Tak mustahil, kalau niat "spekulasi" untuk berinvestasi dalam bentuk saham, reksa dana, obligasi, valuta asing bahkan properti yang semula dimaksudkan untuk merengguk untung, justru bisa mengundang kebangkrutan. Tak pelak, kalau nilai aset yang ditanamkan dalam investasi itu bukan naik malahan dapat tergerus dan jatuh merosot. Tapi bagi investor yang cerdik, sekali pun dunia sedang krisis bukan berarti tidak ada setitik peluang berinvesasi yang bisa menyelamatkan aset.
Peluang berinvestasi di tengah krisis itulah yang ditangkap jeli oleh Novie Iman, penulis buku ini dengan cara mengalihkan aset ke investasi emas. Karena bagi praktisi keuangan dan master Finance, Accounting & Management dari Universty of Bradford Inggris ini, investasi emas tak hanya demi menyelamatkan nilai aset, melainkan pula bisa digunakan sebagai alternatif taktis investasi di saat dunia sedang dilanda krisis. Tak salah, investasi emas itu kelak akan membawa "keuntungan tinggi" karena harga logam mulia tersebut terus naik, apalagi ketika dunia sedang krisis.
Bagaimana investasi emas memiliki "prospek" ke depan, padahal dunia saat ini sedang dalam guncangan krisis terburuk sepanjang dua dekade ini? Di mata penulis buku ini, ada beberapa alasan yang dapat dijadikan batu pijakan. Pertama, pasar emas relatif kecil dibandingkan pasar keuangan. Emas yang ada di dunia ini --konon-- hanya bernilai US$3,4 triliun dibanding dengan nilai satuan saham dan obligasi -yang diperdagangkan di seluruh dunia- hingga mencapai miliaran dollar. Kedua, dalam ekonomi modern, uang tak terkait dengan emas seperti pada kegiatan perekonomian tradisional (hal. 24). Ketiga, kelangkaan emas di pasaran membuat permintaan akan emas cukup tinggi. Keempat, investasi emas belum terjangkau radar investor kebanyakan.
Dengan pijakan itulah, tidak mustahil kalau emas memiliki nilai imbal hasil cukup baik di masa depan karena harga emas kian mahal. Sejak 2001, harga emas meroket tajam melampaui mata uang di negara mana pun. Meski, emas saat ini diperdagangkan di kisaran US$ 1.000, tapi dalam prediksi penulis -bukan tidak mungkin- beberapa waktu ke depan; harga emas bisa menembus $ 10.000 per troy ons. Apalagi, emas merupakan instrumen investasi tertua dalam sejarah yang menjadi alat menyimpan kekayaan (store of wealth) yang sudah teruji kokoh dan perkasa. Alasan itu yang membuat investasi emas di tengah krisis seperti ini tak hanya bersifat defensif --melindungi aset dari perekonomian yang buruk-- melainkan juga bersifat ofensi --mencari keuntungan tinggi dengan cara berspekulasi.
Walau memiliki prospek baik, investasi emas bukan berarti tanpa kelemahan, terutama dalam melakukan proyeksi atau menghitung potensi investasinya ke depan --sebagaimana saham dan obligasi karena dalam investasi emas sulit ditemukan sejumlah teknis dan metode guna memperkirakan potensi arus kas, margin, keuntungan bersih dan serangkaian variable lain. Tetapi emas kerapkali memiliki korelasi berlawan dengan saham dan obligasi. Tak jarang, ketika bursa sedang mengalami penurunan, emas justru bergerak naik. Karakter itulah yang membuat emas menjadi alternatif cukup menggiurkan di saat krisis seperti ini.
Sekali pun memiliki prospek di masa depan, tidak kemudian bisa "ngawur" memilih investasi emas. Karena pilihan setiap investasi emas, seperti emas batangan, koin emas, saham pertambangan, ETF (Exchange Traded Fund) emas dan emas digital, tetap membutuhkan strategi. Agar tak terperosok dalam jurang, Novie memberikan pilihan strategis; emas fisik untuk investasi jangkan panjang, dan kontrak atau saham batangan untuk jangka pendek.
Buku ini bisa dikata terbit tepat waktu. Kejelian penulis menangkap peluang "emas sebagai alternatif taktis berinvestasi" di saat krisis seperti ini, tentu membantu pembaca; menyelamatkan modal dan aset yang dimiliki agar tak jatuh dalam jurang kemerosotan. Apalagi penulis menjelaskan plus-minus investasi emas sehingga ada panduan dan pilihan bagi pembaca. Lebih dari itu, buku ini dilengkapi pula dengan bahasan investasi logam mulia lain; seperti perak, platinum dan Palladium.
Kelebihan lain dari buku ini, ditulis dengan bahasa sederhana dan bernas sehingga gampang dipahami untuk calon investor pemula. Selain itu, buku ini dilengkapi serangkaian kiat serta tips dalam memilih investasi emas. Juga dilengkapi beberapa alamat situs dan alamat produsen emas baik di luar negeri maupun di dalam negeri. Tak salah, kalau buku ini wajib dimiliki bagi pembaca yang ingin menyelamatkan aset dan modal mereka, tatkala dunia sedang diguncang krisis finansial global seperti sekarang ini. ***
*) n. mursidi, blogger buku terbaik dalam Pesta Buku Jakarta 2008.
Buku ini bagus, cukup mempengaruhi dan memberi informasi kepada para pembaca untuk berinvestasi emas. Dibuku ini pula di jelaskan mengenai bermacam-macam investasi konvensional dan bermacam-macam investasi emas.