Jump to ratings and reviews
Rate this book

LUHUT: Biografi Luhut Binsar Pandjaitan

Rate this book
Sejauh ini, Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) punya keyakinan kuat akan adanya rahasia dalam kehidupan ini, “mystery of life”. Kita tak pernah tahu hidup ini akan mengalir dan bermuara ke mana. Perjalanan hidup LBP, sejauh ini, tidak hanya mendukung, tetapi juga membuktikan apa yang sangat diyakininya. Buku ini, yang merupakan kado khusus dari adik kandungnya, Kartini Sjahrir, untuk ulang tahun LBP yang ke-75, pada 28 September 2022, berupaya menggambarkan LBP sebagai manusia biasa, yang punya kelebihan dan kekurangan, untuk dapat dikenang oleh keluarga dan para sahabatnya dengan rasa kasih dan terima kasih.

Sejauh ini, LBP belum pernah punya buku biografi. Padahal, ia sudah berkarier dan berprestasi cemerlang selama 30 tahun sebagai prajurit komando sampai menjadi Jenderal (Kehormatan), belasan tahun sukses sebagai pengusaha, dan sudah lama menjadi pejabat publik di bawah dua presiden, mulai dari duta besar, menteri, hingga menteri koordinator. Sosoknya pun sangat “menjulang” sebagai tokoh di balik sukses kepresidenan Joko Widodo, khususnya sebagai “panglima perang” melawan pandemi Covid-19 di Jawa dan Bali.

370 pages, Paperback

Published October 3, 2022

4 people are currently reading
24 people want to read

About the author

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
11 (57%)
4 stars
7 (36%)
3 stars
1 (5%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 7 of 7 reviews
Profile Image for Morrys Bill.
4 reviews
November 21, 2022
Judul buku : LUHUT
Penulis :Noorca M.Massardi
Halaman:316,(8 BAB)

Bab I: CERITA LUHUT
Lahir pada minggu,28 September 1947,di sebuah kampung bernama Simargala yang secara administratif berada di desa (Huta ) namora, kecamatan Toba Samosir,Sumatera Utara:masa kecil dan remaja Luhut binsar Panjaitan, lebih banyak dihabiskan di Rumbai, Pekanbaru,Riau.Dan itu tentu tak lepas dari perjalanan hidup ayahnya,Bonar Panjaitan.
Bonar Panjaitan,sulung dari lima bersaudara, sebagaimana keluarga Luhut kemudian adalah seorang tentara pejuang sebelum kemerdekaan.Namun ia memilih pensiun dini pada umur 24 tahun.Ia berhenti dari tentara sebagai protes atas penurunan pangkatnya.Akibat kebijakan rasionalisasi oleh pemerintah pusat pasca kemerdekaan 17 Agustus 1945.Pangkatnya diturunkan dari letnan menjadi pembantu letnan satu (peltu). Tentu saja bapak tidak terima karena menurut bapak dirinya sudah melakukan banyak hal saat revolusi.Akibatnya, bapak kemudian mengundurkan diri sebagai tentara republik Indonesia padahal saat keluar dari dinas tentara bapak tidak memiliki pekerjaan,kata Luhut.
Demi menyambung nafas keluarganya, Bonar kemudian bekerja sebagai kernet bus sibual-buali. Perusahaan transportasi yang mengambil nama salah satu gunung yang ada di Toba Samosir itu merupakan satu-satunya perusahaan bus di Tapanuli Selatan ketika itu.
Bonar hanya beberapa saat menjadi kernet dan kemudian sopir bus, sebelum akhirnya menyatakan berhenti. Sehingga, hampir setahun dia menganggur. Sampai suatu waktu, ia membaca sebuah pengumuman pembukaan lowongan kerja di caltex, Rumbai,Pekanbaru. Bonar pun mendaftar, lulus, dan lalu diterima. Iya mendapatkan pekerjaan baru sebagai karyawan perusahaan minyak dan gas milik Amerika serikat itu. Memulai karirnya dari pegawai paling rendah, bapak ternyata bukan tipe orang yang mudah menerima keadaan. Begitu ada kesempatan untuk memperbaiki nasib bapak pun mengambil kesempatan itu, kata Luhut.
Patut dicatat, dalam sejarah, bapak merupakan orang Indonesia pertama yang belajar di universitas Cornell. Padahal, bapak hanya seorang bekas sopir, kata Luhut.
Sementara itu, karena Bonar bekerja di Rumbai, Pekanbaru, praktis hanya 3 orang yang tinggal di rumah di simargala, yakni Frida, sang ibu, dan kedua anaknya yaitu Luhut dan Kartini. Saat itu, ketika Luhut berusia hampir 6 tahun, Siti Frida pun memutuskan untuk meninggalkan kampung halamannya dan merantau ke Pekanbaru Riau. Di Pekanbaru, Mereka kemudian bermukim dan tinggal di Rumbai bersama Bonar. Di kota itulah kemudian lahir 3 adik lainnya: Ruth,Doris, dan terakhir Timbo.
Di Rumbai itulah, Luhut dan adik-adiknya mengalami banyak kenangan indah sendiri mengaku tak terlalu banyak yang bisa diingatnya tentang masa-masa di sekolah dasar yang dulu disebut sekolah rakyat. Yang luhur tahu, ia dan Kartini di sekolahkan bapak mereka di sekolah rakyat "Bedeng"yang masih berada di daerah operasional Caltex waktu itu memang masih belum ada sekolah yang khusus dibangun oleh Caltex untuk anak-anak pegawai di sana. Jadilah Abang adik itu bersekolah di sebuah sekolah yang sangat sederhana di Km 1, dekat daerah yang disebut "bom bawah".
Mereka bisa seperti itu tentu saja karena posisi ayah mereka, Bonar Panjaitan, merupakan satu dari sedikit orang Indonesia yang berkedudukan cukup tinggi di caltex. Meski demikian, mereka berdua tidak pernah merasa diri lebih dari yang lain. Kartini bahkan suka ikut jajan makan kolak yang dijual di sekolah. Ibu pun tak pernah keberatan kalau kami membeli kolak, karena jajanannya bersih, kata Kartini.
Walau tergolong siswa yang berprestasi, termasuk di bidang olahraga, Luhut masih sering berkelahi. "Salah pergaulan", kata Luhut, "setengah berkelakar". Dulu, saya terkenal sebagai anak yang suka berkelahi. Semasa SMP dan kelas 1 SMA, saya sudah terlalu sering berkelahi. Itu saya lakukan karena saat remaja, saya memang ingin dilihat sebagai jagoan, kata Luhut.
Karena Luhut terlalu sering berkelahi, bapak mamanya pun amat merasa risau. Mereka takut pendidikan Luwuk terganggu. Akhirnya, mereka mengirim Luhut ke Bandung. Kebetulan, salah seorang adik mamanya, Partumbuhan Naiborhu, juga tengah menuntut ilmu di kota itu.
Di Bandung, Luhut sekolah di SMA Kristen 1 penabur. Namun, jiwa muda dan rasa kepemimpinannya tak jua surut. Kebetulan, masa itu adalah menjelang tumbangnya rezim orde lama. Para pemuda pelajar, dan mahasiswa mulai turun ke jalan mengecam Bung Karno. Dan Luhut, sebagai anak muda yang berjiwa nasionalis, tak tahan untuk tidak ikut turun ke jalan. Bahkan, bersama sejumlah siswa SMA kala itu, ia mendirikan kesatuan aksi pelajar Indonesia (KAPI). Iya rupanya tak mau kelompok pemuda dan kelompok pelajar disatukan dalam satu organisasi, sebagaimana KAPPI(kesatuan aksi pelajar dan pemuda Indonesia). Saya hanya mau ada pelajar di dalam organisasi itu, kata Luhut. Selain itu, saya juga usul agar kami tidak dibawa naungan partai, harus independen tambah Luhut.
Selepas SMA di Bandung, Luhut memilih untuk menjadi tentara. Dan, itu sama sekali di luar harapan dan keinginan ayahnya. Meskipun, ayahnya dulu pernah menjadi tentara dengan pangkat terakhir pembantu letnan satu. Rupanya, niat menjadi tentara itu mulai terbesit dalam jiwanya,ketika semasa remaja di Pekanbaru, Luhut mendapat pengalaman yang sangat berharga.
Setelah menyelesaikan pendidikannya di AMN, pada 1970, Luhut meraih predikat lulusan terbaik dan berhak menyandang penghargaan Adhi makayasa. Dan, selama hampir 30 tahun berkiprah sebagai prajurit kopassus, iya banyak diterjunkan di medan tempur, terutama dalam operasi Seroja di Timor timur pada 1975.
Atas pengabdian serta jasa-jasanya selama aktif sebagai tentara selama hampir 30 tahun (1970-1998), ketika Luhut menjabat sebagai menteri perindustrian dan perdagangan (24-8-2000 - 23-7-2001), di bawah pemerintahan presiden Abdurrahman Wahid, pangkat Luhut dinaikkan menjadi jenderal bintang 4 (kehormatan) pada 1 November 2000.
Dari serangkaian pengalaman hidupnya itu, Luhut belajar, bahwa alam ini memang sudah mengatur perjalanan hidup kita. Kita tidak perlu ngoyo. Dan, jangan melakukan hal-hal yang berbenturan. Akan tetapi, itu tidak berarti kita tidak harus bekerja keras. Sebab, dengan kita selalu bekerja keras, akan memberikan hasil terbaik yang kita bisa. Bila kita melakukan segalanya dengan ikhlas sepenuh hati maka alam juga akan memberikan imbalan yang terbaik bagi kita, kata Luhut.

Bab II:CERITA PEMERINTAHAN
Ada satu momen yang tidak terlupakan oleh keluarga Luhut, Tante ria, adik kandung Ibu Frida bercerita kepada Kartini, adik Luhut, bahwa pada 15 Juni 1948, presiden Soekarno pernah berkunjung ke Balige, Sumatera Utara. Ketika itu Mama membawa Luhut ikut menyambut kedatangan beliau. Mungkin karena Luhut terlihat berbeda dari banyak bayi yang ada, gendut, putih dan aktif sekali. Ketika melihatnya, bung Karno kemudian sengaja mendatangi mama dan mengusap-usap kepala Luhut. "Suatu hari anak ini akan jadi orang besar,"kata bung Karno. Tante ria sangat suka mengulang-ulang cerita itu. Maklum beliau pengagum bung Karno.
Namun, sejarah membuktikan, kelulusan dan doa bung Karno itu agaknya terbilang mustajab. Luhut memang menjadi orang! Akan tetapi, dalam beberapa hal, ia juga turut menjadi salah seorang aktor pentingnya, baik dalam kapasitas dan perannya sebagai seorang prajurit, pengusaha maupun pejabat negara.
"Akhirnya kau jadi menteri juga ya,Luhut!"ucapan itu dilontarkan nyonya Siti Farida Naiborhu, ibunda Luhut. Sesaat setelah presiden Abdurrahman Wahid melantik letnan jenderal TNI Luhut binsar Panjaitan sebagai menteri perindustrian dan perdagangan (Menperindag), pada Kamis 24 Agustus 2000.
Kipra luhut sendiri di pemerintahan sipil diawali sebagai duta besar RI berkuasa penuh untuk Singapura (1999-2000) pada era presiden B.J. Habibie; kemudian menteri perindustrian dan perdagangan RI pada kabinet persatuan nasional (2000-2001) pada era presiden Abdurrahman Wahid. Pada masa pemerintahan di bawah presiden Joko Widodo - Jusuf Kalla, Luhut sempat diangkat sebagai kepala staf kepresidenan RI (2014-2015), kemudian menteri koordinator bidang Politik,Hukumdan Keamanan RI (2015-2016); susu Baru minum makan apa dan menteri koordinator bidang kemaritiman (2016-2019). Pada masa pemerintahan presiden Joko Widodo - Ma'ruf amin, Luhut menjabat sebagai menteri koordinator bidang kemaritiman dan investasi pada kabinet Indonesia maju (2019-Sekarang)
Pelbagai posisi dan jabatan yang dipercayakan dan diserahkan presiden Joko Widodo kepada Luhut, di tengah dinamika dan situasi yang menyertainya, dalam biografi ini baru disinggung secara selintas. Dan, semua itu, termasuk berbagai spekulasi dan kontroversi seiring tugas pokok dan fungsi semua jabatan, itu tentu akan sangat menarik bila dibahas secara khusus di dalam buku tersendiri.
Intinya, hanya kedekatan, persahabatan, kepercayaan, kerjasama, dan saling menghormati satu sama lain antara Jokowi dan Luhut, disertai kombinasi pasangan karakter Jawa - Batak yang harmonis lah sesungguhnya, yang merupakan kunci sukses kepemimpinan presiden Joko Widodo bersama Luhut.

Bab III: CERITA PANDEMI
Ketika status bencana nasional ditetapkan, pada hari itu dunia mencatatkan kasus covid-19 sebanyak 60.816 orang dengan total kematian 2614 orang. Virus yang pertama kali merebak di kota Wuhan, China, pada Desember 2019 itu, di China sendiri, sampai dengan hari itu tercatat 81.021 kasus positif, dengan total kematian 3194 orang. Dan, di Indonesia sudah ada 104 orang positif dengan total kematian 5 orang.
Namun, karena situasi pandemi makin memburuk dan penanganannya masih simpang siur tanpa koordinasi, maka 3 bulan kemudian, pada 29 Juni 2021, presiden Joko Widodo menunjuk menteri koordinator bidang kemaritiman dan investasi (Menko Marves) Luhut binsar Panjaitan sebagai koordinator pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) micro darurat untuk pulau Jawa dan Bali. Pada hari itu, dunia mencatat jumlah covid-19 sebanyak 180 juta orang dengan total kematian 4 juta orang. Dan di Indonesia, kasus positif sudah mencapai 2.156.465 orang dengan total kematian 58.000 24 orang.
Salah satu keberhasilan penanggulangan covid 19, ini memang adalah kerjasama tim. Dan, tim ini terdiri dari para individu yang kuat. Luhut membantu mereka secara teknis, tapi presiden sendiri turun tangan, kata Budi lagi. Dan presiden punya panglima yang mumpuni, dengan patnernya masing-masing. Yang satu adalah secara leading dia strong, dan yang satu lagi secara militer dia strong,Jadi lengkap. Jadi sudah tepat bahwa bersama Luhut, kita punya tim yang pas pada waktu yang tepat. Masing-masing play the rule. Otomatis, Luhut adalah panglima perang Jawa - Bali, karena yang paling banyak kasusnya, dan paling banyak terpaparnya, kata Budi.
Penanganan pandemi covid 19 di Indonesia, di bawah koordinasi Luhut, dengan keterlibatan langsung presiden Jokowi, para menteri terkait, dan tim kerja di bawahnya memang mendapat ujian internasional. Pencapaian itu juga dianggap sebagai "mahkota" dan legasi kinerja Luhut di bawah pemerintahan Jokowi. Namun lubuk tetap dan selalu menyatakan dengan sungguh-sungguh, itu bukan hasil kerja saya sendirian. Semua berkat kerja keras seluruh tim, dan juga masyarakat Indonesia, yang sangat sadar akan kesehatan dan kehidupan serta masa depan sendiri, kata Luhut.

Bab IV:CERITA BISNIS
Semua langkah bisnis Luhut itu bermula dari ketika Luhut usai bertugas sebagai menteri perindustrian dan perdagangan (2000-2001). Berawal menjadi penasehat Aburizal Bakrie, membentuk kelompok usaha Bakrie dalam mengembangkan bisnisnya. Kompensasinya, ia mendapat sejumput saham bumi resource perusahaan energi dan perkebunan milik kelompok usaha Bakrie.
Di sela-sela kesibukannya sebagai penasihat Bakri group, Luhut tetap berpikir bahwa ia harus melakukan sesuatu yang lebih baik untuk dirinya, terutama terkait Del. Bagi Luhut, juga Devi istrinya, Del adalah puncak aktualisasi mereka. Puncak pengabdiannya kepada keluarga, kampung halaman, negara, bahkan kepada sang pencipta. Lewat lembaga itu, ia tak hanya ingin mencetak SDM berkualitas, membiayai anak-anak cerdas yang tak memiliki biaya memberi pekerjaan dan rezeki kepada orang-orang di tanah leluhurnya baik langsung maupun tak langsung. Akan tetapi, juga memberikan sumbangan nyata berupa teknologi yang bisa diaplikasikan di masyarakat luas.
Jawaban atas kegelisahannya itu mulai terbuka ketika ia berjumpa dengan Purnomo yusgiantoro. Purnomo adalah menteri ESDM dan sesama menteri di bawah Gus Dur, yang kelak menjadi menteri pertahanan di bawah presiden SBY. Purnomo menawari Luhut konsensi tambang di Kalimantan. Tambang batubara, yang kala itu sedang "in". Sementara, pengetahuannya tentang bisnis tambang itu baru ia dapatkan saat menjadi penasehat bisnis kelompok Bakrie tadi. Dan, opsinya terkait Del, membuatnya tak berpikir panjang lagi. Iya menerima tawaran Purnomo itu dengan antusias. Iya pun langsung menjual jata sahamnya di bumi resource, perusahaan energi dan batubara milik Bakrie. Hasil penjualan saham itu ia tambahkan kepada tabungannya, sebagai modal, ia bertekad akan menjadi pengusaha pertambangan batubara.
Luhut kemudian mendirikan PT Toba bara. Dan, bukan Luhut namanya, bila ia tak mematok target yang sempurna. Iya menginginkan perusahaan barunya itu bisa langsung masuk bursa,go public, melakukan IPO(initial public offering).
Dan, hasilnya tak mengecewakan. Pada 6 Juli 2012, hanya satu tahun sejak Luhut melamar pandu ke new York, TBS bisa tercatat di lantai bursa. Dan, berhasil melakukan ipo dengan melepaskan sebanyak 210.681 juta lembar saham, atau sekitar 10,5% dari total saham, dengan harga Rp.1900 per lembar. Hari itu, TBS berhasil meraup dana 400.293.900.000 dari pasar modal.Kini, Toba bara sejahtera secara resmi telah berganti nama menjadi TBS energi utama Tbk., Yang memiliki sejumlah anak perusahaan dalam berbagai bidang usaha. Salah satu pemegang saham TBS energi utama Tbk, adalah PT Toba bara sejahtera, yang waktu itu, 100% kepemilikannya berada di tangan Luhut.

Bab V:CERITA KOLEGA
Johny Lumintang,Letjen(Purn), terakhir menjabat dubes RI untuk Filipina (2014-2018), mengenal luhut sejak tingkat pertama akademi militer nasional (AMN) di Magelang. Karena mereka satu kamar, dan satu kegiatan pula, persahabatan Mereka pun kian akrab.
Setelah lulus, luhut ditugaskan di kopassus.Sementara, Johny dan sejumlah alumni lainnya, yang seluruhnya berjumlah 40 orang, ditugaskan ke Magelang sebagai instruktur. Harusnya, luhu juga ikut ke Magelang untuk menjadi instruktur, karena yang peringkat 1 sampai 10 semuanya dipanggil ke Magelang. Tapi, karena dia hanya ingin menjadi anggota kopassus, dia bisa lolos dari panggilan ke Magelang. Itu, karena dia memang pintar, dan jago lobi, sehingga bisa langsung masuk dan diterima di kopassus, kata Johny. Selain jago lobi, masih kata Johny, secara fisik Luhut itu tidak ada lawan."treadmill speednya 6,5 selama 1 jam. Sementara, saya yang baru speed 5, sudah ngos-ngosan. Olahraganya bagus tandas Johny.
Menurut Sintong, Luhut itu bukan pendendam, walau sedikit banyak dia sangat dirugikan oleh Prabowo. Bahkan, menurut Sintong, tak hanya Prabowo yang dibantu Luhut semasa dia menjabat dubes di Singapura itu. Luhut juga membantu Putra Prabowo, saat akan berangkat ke Amerika, kata Sintong. Luhut melakukan semua itu kepada Prabowo karena rasa kemanusiaan. Tetapi jika menyangkut masalah politik, lu kok tidak akan berpihak kepada Prabowo. Itulah kekuatan dia, lut itu penolong dan tidak pendendam, timpal Johny.
Ihwal hubungan luhut dengan Prabowo itu, ada pandangan lain dari Letnan jenderal TNI (Purn)Agus Widjojo, gubernur Lemhannas(2016-2022), yang kini menjadi dubes RI untuk Filipina, banyak orang membaca, ada potensi konflik antara Prabowo dan Luhut, mengingat masa lalu mereka berdua. Sebab, luhut kok tidak pernah membenci dan mendendam seseorang untuk selamanya, Luhut itu orang yang cukup pragmatis, Luhut akan dengan mudah melupakan segala perseteruan masa lalu, dan kemudian bersekutu di masa depan. Dan bagi Luhut, itu bukan persoalan besar, dan mungkin itu salah satu permainan favoritnya, kata agus.
Agus melihat lumut adalah sosok yang tegas. Bahasa dan kata-kata yang dipakainya pun jelas dan lugas. Luhut itu selalu memakai bahasa yang tegas, bahasa yang sudah yakin, tentang apa yang ingin dia sampaikan, sehingga, orang tidak sempat berpikir yang lain, kata agus. Selain itu, di mata Agus, Luhut adalah sosok yang senantiasa berbuat terbaik untuk apa yang dikerjakan dan diyakininya."Dia selalu working to get the best". Bukan hanya untuk dia pribadi,tapi juga apa yang dia lakukan untuk sekolah Del yang dibangunnya, kata Agus.
Kepiawaian luhut dalam melobi, juga mengambil peluang, pun diakui Agus."Luhut is the best. Itu gaya dia semua,"
Boy Tohir, yang usianya jauh di bawah Luhut pun melihat kelebihan itu. Sebagai militer, saya melihat Pak Luhut identik dengan Gultor, detasemen 81 anti teror, kata boy, selain itu"Pak Luhut seorang figur pemimpin, bapak, kakak, dan sahabat yang setia. Kelebihan lainnya adalah pak Luhut itu seorang man of action. Dia seorang figur yang no nosense. Seorang yang loyal dan patuh pada atasan,tandas boy.

Bab VI:CERITA KELUARGA
Luhut adalah sulung dari lima bersaudara. Di bawah Luhut, ada Nurmala Kartini Panjaitan Syahrir, kemudian Doris Panjaitan, Ruth Panjaitan, timbo cornel Panjaitan. Luhut lulus dari Akabri sebagai taruna terbaik dan memperoleh penghargaan Adhi makayasa, yang diserahkan langsung oleh presiden Soeharto. Mama sangat bangga waktu menghadiri pelantikan Luhut. Khusus untuk itu, Mama membawa masakan ayam panggang yang dibuatnya sendiri. Luhut melahap habis ayam panggang buatan Mama itu. Satu ekor ayam panggang!
Mama selalu bangga kalau bercerita tentang Luhut. Mama tidak pernah beranggapan bahwa menjadi tentara itu kurang terpandang. Bagi Mama yang penting apapun pilihan Luhut, itu harus dilakukan dengan sebaik-baiknya.

Bab VII:CERITA PEREMPUAN
Di balik gaya Luhut yang 'macho', ia adalah seorang suami yang baik. , Istri adalah soulmate, tempat untuk berbagi dan mempercayakan pelbagai hal. Iya menyerahkan seluruh kegiatan rumah tangga dan keluarga besarnya ke tangan Devi, istrinya. Luhu tidak pernah atau katakanlah jarang sekali ikut campur urusan pengolahan rumah tangga dan keluarga.jadi, ada semacam pembagian kerja yang tidak tertulis di antara kedua suami - istri itu.
Dinamika hubungan abang adik perempuan yang begitu unik itu tentu tidak selalu mulus. Berbagai benturan pendapat kerap terjadi, dan dalam perjalanan waktu, dinamika itu telah membentuk sikap Luhut untuk terbuka terhadap gagasan akan persamaan hak bagi perempuan. Pada awalnya, mungkin Luhut bersikap mengalah kepada adik-adik perempuannya, karena ia malas berdebat.Namun, rasa sayangnya kepada kami adalah faktor lain yang membuat bang Luhut selalu mengalah,kata Kartini.

Bab VIII:CERITA KEPONAKAN
Dalam pandangan Baptiste, tulang Luhut adalah sosok yang admirable, baik dari sudut profesi ke prajuritan, sebagai pelaku bisnis maupun sebagai politisi.
Seperti kata Andrew, walaupun tulang Luhut suka menyarankan, tulang tidak pernah memaksakan kehendaknya pada pilihan pendidikan para keponakannya.
Gita melihat bahwa kekuatan terbesar tulangnya yang bisa diteladani adalah pada kepemimpinan. Karakteristik kepemimpinan yang kedua adalah sangat mengandalkan dan percaya dengan tim.
Di mata Aurora, tulang Luhut itu memiliki konsistensi dan kegigihan tersendiri, semakin dihujat banyak orang, dia akan melaksanakan pekerjaannya dengan sebaik mungkin.
Bagi pandu, Luhut itu seorang prajurit yang sangat pintar dalam menjaga hubungan pertemanan bahkan mungkin berlebihan, dia sangat setia kawan kendati mungkin pernah disakiti. dalam berpolitik, tujuannya selalu demi kemajuan bangsa dan negara, itulah Luhut.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Alwin.
16 reviews2 followers
December 1, 2022
Buku Biografi Luhut Pandjaitan memotivasi kepada setiap orang untuk punya keyakinan yang kuat akan adanya rahasia dalam kehidupan ini.Mystery of Life kita tidak pernah tahu hidup ini akan bermuara ke mana ,dari perjalan hidup ini dan harus membuktikan apa yang sangat di yakini untuk menuju kesuksesan.
Profile Image for Putri.
15 reviews1 follower
January 30, 2025
Dari buku biografi Opung Luhut ini, kita dapat melihat bahwa kesuksesan Opung Luhut bukanlah hasil keberuntungan, tetapi buah dari kerja keras, disiplin, dan dedikasinya yang tinggi. Ia adalah contoh bahwa seseorang bisa berkembang di berbagai bidang jika memiliki kemauan untuk belajar dan tidak takut menghadapi tantangan.

Pelajaran utama yang bisa kita ambil:
✅ Kerja keras dan disiplin adalah kunci utama kesuksesan.
✅ Jangan takut beradaptasi dan mencoba hal baru.
✅ Pemimpin sejati harus bertindak, bukan hanya berbicara.
✅ Bermanfaat bagi orang lain adalah bentuk kesuksesan tertinggi.
✅ Cinta tanah air harus dibuktikan dengan tindakan nyata.

Luhut Binsar Pandjaitan adalah contoh nyata bahwa dengan tekad kuat dan dedikasi, seseorang bisa mencapai banyak hal dan memberikan dampak positif bagi bangsa.
17 reviews
April 18, 2024
Judul Buku : Luhut, Biografi Luhut Binsar Pandjaitan By: Noorca M.Marssadi
ga kepikiran bisa baca buku biografi seorang anak kelahiran darah Batak yang sangat berpengaruh di indonesia. banyak motivasi yang bisa diambil dari biografi tulang Luhut ini.
beliau anak yang beruntung dari awal sudah dapat Doa dari presiden pertama indonesia. bahwa beliau akan menjadi orang besar. banyak anak yang tidak seberuntung beliau. terlahir dari keluarga yang bisa mendukung beliau jadi orang hebat. dan beliau juga memiliki semangat gigih sampai skarang.
terimakasih sudah membagikan biografi pak Luhut.
Profile Image for Ara Kucing.
32 reviews
October 23, 2022
bahasanya mengalir enak diikuti, tapi itu yang bab 'pandemi' feelsnya kurang ngena seperti baca summary dari berita-berita yang ada, kurang banyak 'komentar' dari pihak ketiga. nevertheless, banyak sisi lain Luhut yang mungkin jarang sekali bahkan belum pernah terekspos di media mainstream, tapi diceritakan di sini. membaca biografi ini cukup lah untuk menyimpulkan Opung orang seperti apa :')
Profile Image for Sirjon.
46 reviews1 follower
July 24, 2023
Buku Biografi Luhut Pandjaitan memotivasi kepada setiap orang untuk punya keyakinan yang kuat akan adanya rahasia dalam kehidupan ini.banyak sisi lain Luhut yang mungkin jarang sekali bahkan belum pernah terekspos di media mainstream, tapi diceritakan di sini.
4 reviews1 follower
Read
December 12, 2023
buku yg wajib dibaca untuk yg mengidolakan beliau dan menyukai politik. berisi perjalanan hidup dari kecil sampai saat ini. kepiawaian nya dalam melobi, mengambil peluang serta sifatnya yang pragmatis, tidak membenci dan mendendam bisa jadi pelajaran untuk kita dalam menjalani kehidupan sehari-hari
Displaying 1 - 7 of 7 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.