Roman epik ini menghadirkan sepak terjang seorang tokoh sejarah yang sangat fenomenal di negeri ini, Ken Arok, pendiri Kerajaan Singasari. Dimulai dari kisah kelahirannya sebagai bayi buangan, lalu manapaki masa remaja sebagai anak angkat sebuah keluarga pencuri, lantas masa dewasa sebagai pemimpin komplotan bromocorah yang paling ditakuti di Tumapel, kemudian memasuki suatu masa di mana ia berhasil dekat dengan pusat kekuasaan sebagai kepala pengawal pribadi Akuwu Tunggul Ametung, hingga terbitlah segala gelora dan gelegar ambisi kekuasaan pada jiwanya yang sekaligus melejitkan figur-figur sejarah semacam Mpu Gandring, Tunggul Ametung, Anusapati, Tohjaya, Mahesa Wonga Teleng, Ranggawuni, Kertanegara, dan tentu saja pesona dan kharisma Ken Dedes sendiri.
Roman sejarah Ken Arok Ken Dedes ini dituturkan dengan sangat menyeluruh, melibatkan semua gejolak dan gelegarnya, termasuk pertumpahan darahnya.