Jump to ratings and reviews
Rate this book

Under The Kitchen Table

Rate this book
Celebrity Chef, Sadewa Hartanto, memergoki istrinya berselingkuh di dapur apartemen mereka. Karena terikat kontrak pekerjaan, dia tidak bisa mengajukan perceraian. Dewa pun dianjurkan menyepi ke Bali untuk menenangkan diri di Sutar, vila keluarga mereka. Namun, vila tersebut sudah ditempati Arkadewi, sahabat adik Dewa. Wanita itu juga sedang memulihkan hati dari perceraian sebulan lalu. Ketertarikan yang sama di dunia kuliner pun membangkitkan kenangan masa remaja mereka.
Dengan dalih sama-sama ingin menyembuhkan luka, mereka seakan menutup kenyataan bahwa Dewa masih terikat pernikahan. Keadaan mulai kacau saat akun gosip mengunggah momen pribadi mereka. Dewi dituduh menjadi perusak rumah tangga Dewa. Bahkan wanita itu sampai dikerubungi wartawan di restoran tempatnya bekerja. Satu-satunya cara untuk keluar dari situasi rumit ini adalah Dewa kembali ke Jakarta, ke pelukan istrinya. Namun, bagaimana bisa dia pergi saat hatinya telah terikat pada Ubud dan juga sosok Dewi?

328 pages, Paperback

Published October 31, 2022

14 people are currently reading
160 people want to read

About the author

Desy Miladiana

10 books14 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
9 (4%)
4 stars
52 (24%)
3 stars
105 (50%)
2 stars
35 (16%)
1 star
8 (3%)
Displaying 1 - 30 of 68 reviews
Profile Image for Autmn Reader.
882 reviews92 followers
December 14, 2022
2 🌟

Enggak suka, wkwkkw. Sebenernya ini preference aja sih ya. Tpi karena emang dasarnya aku nggak bgtu suka sama insta love jdi y nggak suka crta ini. Mreka nggak bisa disebut insta love juga sih krena udah kenal dan suka dari dulu, tapi mnurutku transisinya dari mreka mulai mnyadari perasaan mereka itu kecepetan dan build up nya kurang bgt.

Biasanya novel romance ada yg bkin spark-nya kan, tapi d sini tuh gk ad sama sekali karena y emang dri awal chemistry-nya nol. Terus tokoh2nya juga nggak dewasa. Rencana Upi juga rada2 aneh sih mnuurtku. Mksdnya, kalau nnti cerai, trus Dewa balik lagi ke Dewi ya tetep aja kli klo ke hendus medua bkalan back to square one. Tpi y gk thulah ya, gk diceritain sampe sana juga.

Renjana-nya pun terasa kayak tempelan aja. Nggak punya karakter sama sekali.

Karakterisasi tokoh2nya juga datar2 aja sih.

Dan beberapa ketidakkonsistenan dialog. Kenapa dari saya jadi aku dalam satu kalimat percakapan, rada mengganggu, jujur.
Profile Image for Liliyana Halim.
310 reviews240 followers
December 8, 2022
3.5 ⭐️
Selesaiiiii! Cukup sukaaa 🤩🤩🤩 tapi sepertinya novel ini bukan buatku. Berbeda dengan dua novel sebelumnya yang bisa aku nikmati. Baca novel ini bagian awalnya cukup membuat tersenyum tapi setelah itu aku kayak nggak ngerasain apa-apa. Mungkin juga aku yang salah, baca diwaktu yang kurang tepat jadi emosinya kurang dapat. Aku suka covernya, suka chapternya yang banyak jadi bacanya nggak kerasa, jadi tau bagaimana suka-dukanya memiliki hubungan dengan seorang Celebrity Chef. Selain itu beberapa quotenya juga cukup ngena salah satunya, ‘Kenangan itu hanya terlintas, tetapi rasa sakit yang tercipta tertinggal cukup lama dan lekat’. (Hal 62).
.
Tapi beberapa percakapan antara Dewa dan Dewi kadang agak sedikit mengganggu buatku. Contohnya satu kalimat ini, “Kenapa nggak bisa melihat saya? Gara-gara saya nggak sengaja mendengar kamu mengakui bahwa kamu menyukaiku?” Aku bertanya-tanya kenapa terakhirnya menyukaiku? Kenapa nggak menyukai saya? 🙈. Tapi itu cuman pendapatku aja 🙃. Untungnya makin ke belakang percakapannya sudah makin oke. Aku kurang suka tokohnya kayak kurang dewasa menurutku, cepat banget moodnya berubah dan komunikasi antara Dewa dan Dewi ini bikin emosi. Sungguh ya komunikasi sangat penting apalagi sama orang yang kamu cintai dan kamu takut kehilangan dia. Dari novel ini aku jadi belajar kalau nggak mau memberikan janji kosong seenggaknya berikan pengertian, jangan datang dan pergi seenaknya apalagi dengan alasan aku mau kamu bahagia 🥲. Pokoknya baca deh novel ini. Kurang cocok di aku bukan berarti kurang cocok di kalian kan ☺️. Akhir kata mohon maaf bila ada kata yang kurang berkenan 🙏🏼😊 dan terima kasih sudah membaca sampai disini ☺️.
.
“Kadang bicara jujur itu kayak lagi pegang belati kecil dan nggak kasatmata. Sekali berucap, tahu-tahu belati itu udah menusuk orang lain. Darahnya nggak kelihatan sih, tapi sakit hatinya terasa. Kehebatan yang mengerikan dari sebuah perkataan kan, Kak?” (Hal 237).
.
‘Karena, sosok dalam potret kamera tak akan berubah sekalipun orang-orang di dalamnya tak lagi sama’. (Hal 163).
Profile Image for Jess.
609 reviews141 followers
February 9, 2023
2.75 / 5

aku baca buku ini, tanpa baca blurb atau sinopsisnya dan cerita dari awal sampai pertengahan buku lumayan seru. walaupun jujur aku gak suka sama cheating tropesnya di buku ini.

di awal sampai pertengahan buku aku udah lumayan suka sama karakternya karna aku rasa dua main karakter ini di deskripsikan secara kuat dengan latar belakang dan keadaan mereka saat itu, terus pekerjaan dan orang-orang disekitar mereka. tapi menjelang pertengahan buku apalagi waktu Dewa udah mulai ngedekatin Dewi aku ngerasa banget se-red flag apa Dewa dan gimana karakter dia di pertengahan buku gak sesuai sama imagenya yang dibangun di awal buku.

walaupun romancenya pake trope first love, childhood friends, dan aku berharap banget akan dikembangkan secara baik tapi dipertengahan buku tropes romancenya yg bagus ini seakan dihancurin sendiri sama dua karakternya.

plotnya juga mulai cheesy dan dramatic terus mutar-mutar dan gak ada impact yang berarti. bukannya kagum sama penyelesaian konfliknya aku malah kesal.

Dewi juga karakternya langsung berubah drastis dan jadi karakter yg gak lift up sama deskripsi awal. aku sebenarnya udah berharap buku ini would be one of my fav metropop this year, tapi sayang banget lagi-lagi aku kecewa. padahal awalan sampai pertengahan buku udah menarik.
Profile Image for Amaya.
746 reviews58 followers
March 5, 2023
Hmm, akhir2 ini agak bingung mau nulis reviu buat buku yang kurang menimbulkan spark. Antara nggak mau spill kekurangannya lebih banyak dari kelebihannya karena takut malah kelihatan kayak haters, tapi di lain sisi nggak bisa buat nggak jujur.

Oke, pertama, soal alurnya sendiri. Cepat ya, bisa dibilang. Belum sampai halaman 100 udah luluh aja si Dewa ini. Agak khawatir masih banyak halaman nanti mau dibawa ke mana, tapi yaaah, kecewa nggak kecewa, karena terlalu cepat, feel-nya hilang. I excpected something emotional. Dewa trauma nyentuh dapur. Oke. Tapi, waktunya terlalu cepat. Jaraknya keterlaluan express karena apa ya, beberapa buku yang aku baca, biasanya karakter yang punya trauma minimal "hilang" selama bertahun-tahun. Oke, kalaupun nggak harus setahun, minimal ya 9 atau 10 bulan, kek.

Trauma emang nggak bisa disepelekan, lama atau sebentar, tapi masalahnya Dewa tuh ngegas terus. Eh, Dewi juga, deh. Dialog2 di sini kebanyakan pakai tanda seru, jadi terkesan ngegas banget yang ngobrol. Idk, menurutku trauma Dewa agak terlalu cepat aja terjadi. Kalau ibarat bangunan, semennya masih basah gitu.

Kedua, soal emosi. Ya, di awal udah kusinggung dan emang emosinya nyaris 0. Okelah Dewa pasti ngerasa sesuatu waktu lihat Dewi, begitupun sebaliknya, tapi haruskah baru sehari saling pandang (apalagi setelah pisah bertahun-tahun), langsung kepercik keinginan memiliki? Ini Harlequin, kah? Karena kalau iya, aku nggak bakal komen lagi. I mean, yeah, janggal aja rasanya. Proses sukanya terlalu cepat, sampai2 aku sendiri nggak paham, mereka suka karena cinta atau cuma lust?

Ketiga, semua rencana Dewa waktu balik ke Jakarta itu enggak banget, kayak kesannya dipaksa cepat selesai. Sama sekali kurang memuaskan. Aku jadi Dewi jelas pengin nendang Dewa, sih, soalnya annoying, seenaknya banget datang lagi, nagih janji. Cih.

Dan hal lainnya, banyak banget yang kurasa kurang dikasih boncabe biar nendang di lidah. Aku bahkan nggak bisa menangkap apa yang coba penulis kasih dari emosi atau karakterisasi para karakter di sini, selain semua orang suka banget ngomong ngegas (plislah, ada Renjana lho, di situ, apa nggak pengang kuping dia?) dan suka tiba2 marah. Nggak jelas si Dewi gimana, Dewa gimana, karena waktu coba memahami karakternya, tiba2 dikasih kejutan lewat dialog dan sikap karakter yang berlawanan.

So far itu aja, sih, dan kayaknya emang mood bacaku agak menurun jadinya pengin cabein buku yang kubaca. Hal2 mengenai masakan dan Renjana cukup entertaining.
Profile Image for Yandi Asd.
116 reviews4 followers
February 15, 2023
Idenya bagus, gaya bahasanya asyik. Cuma, bagiku dialognya kaku buat ukuran mereka. Plus, ada beberapa hal yang cukup menggangguku dan bikin aku jadi kurang nyaman bacanya. Tapi, aku tetep merekomendasikan novel ini untuk kalian baca
Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book265 followers
February 5, 2023
Dewa mendapati Amanda, istri yang baru dinikahinya tiga bulan yang lalu berselingkuh dengan seorang pria di dapur apartemennya. Seketika Dewa memutuskan ingin bercerai dari Amanda. Sayangnya, sebagai seorang celebrity chef, perceraian tidak memungkinkan untuk kontrak yang sudah ditanda tanganinya. Atas saran manajernya, Dewa memilih menyepi ke vilanya di Ubud, Bali.

Saat tiba di Bali, dia mendapati vilanya telah ditempati oleh Dewi, sahabat adiknya. Dewi juga menjadi head chef di restoran milik keluarganya. Dewa tidak dapat meminta Dewi pindah dari vilanya, karena Dewi tinggal di situ bersama bayinya, Renjana. Di sisi lain, Dewi cukup terkejut mendapati Dewa ada di Bali. Cinta pertama-nya itu hadir lagi dalam hidupnya, pasca perceraiannya dengan Dipa. Dewi sendiri memilih mengungsi ke Bali untuk menghindari keluarga besarnya yang belum menerima perceraiannya.

Gara-gara kejadian yang disaksikan Dewa di dapurnya, Dewa jadi trauma dan mengalami kesulitan untuk memasak. Dewa terbuka kepada Dewi, dan menceritakan semua masalah yang dihadapinya. Dewi membantu Dewa mengatasi kesulitannya. Kedekatan mereka membawa kembali perasaan di masa lalu yang tertunda. Dewa memutuskan untuk mempercepat perceraiannya dengan Amanda agar bisa bersama dengan Dewi secepatnya. Tapi kondisi yang dihadapinya tidak semudah yang diharapkannya.

Novel ini menarik perhatian saya karena promonya yang cukup intens di IG. Membaca blurb-nya membuat saya penasaran, apalagi dengan profesi tokoh utamanya sebagai seorang chef. Jalan ceritanya sih lumayan menarik, meski saya merasakan tarik-ulur penyelesaian konflik antara Dewa dan Dewi bisa dipersingkat.
Profile Image for aynsrtn.
496 reviews14 followers
July 11, 2025
Sebenarnya trope perselingkuhan adalah trope yang paling ku hindari dalam membaca sebuah buku. Tapi, tetap memberanikan diri membaca ini sampai selesai berharap siapa tahu akan mendapatkan “insight” yang berbeda. Ternyata nggak juga, haha.

3.5⭐

Buku ini benar-benar merasa nggak ada privasi sama sekali terutama di hubungan Dewa-Amanda, mungkin karena public figure, jadi bahan goreng para akun lambe turah dan wartawan infotainment. Jujur ku cukup kaget melihat betapa mudahnya Dewa membeberkan kasus dan bukti perselingkuhan Amanda—sekaligus membuka kehidupan seksual Amanda ke produsernya.

Semua konflik dan friksi serta alasannya di buku ini sulit rasanya ku terima. Semua hanya pembenaran saja. Menurutku Dewa-Dewi ini (bagus banget nama couple-nya) sama-sama annoying. Dewa dengan his anger issue dan trauma yang bisa hilang dengan semudah itu. Dewi yang sengaja berlari tapi ingin dicari, sengaja pergi tapi ingin dikejar (duh, maumu apa toh mbak). Penyegar di buku ini hanya Renjana sih, si princess gemas.

Meskipun demikian, ada bagian-bagian yang tetap ingin ku apresiasi. Yaitu, penulisnya stick to the head. Alias kalau lagi bagian “kepala” Dewa, ya, cuma suara hati Dewa yang terdengar. Kalau lagi “kepala” Dewi, ya, hanya Dewi. Bagus, sehingga kadang rasa sulit ku menerima alasan mereka begitu, seenggaknya membuatku mencoba memahami sisi—serba salah—mereka. Lalu, setting di Bali, tepatnya Ubud dan Nusa Penida, bikin ku serasa diajak-ajak keliling Pulau Dewata.

Makna “under the kitchen table”-nya pun bagus. Suka ketika Dewi inisiatif bikin piknik di dapur dan dia ingin “mengganti” kenangan buruk Dewa di dapur dengan kenangan indah.
Profile Image for Nathania.
118 reviews20 followers
January 29, 2023
Ceritanya oke walaupun agak ribet sedikit.
Profile Image for Ren Puspita.
1,478 reviews1,017 followers
August 25, 2023
3 bintang

Under the Kitchen Table adalah satu dari novel lini metropop yang mengusung tema yang sangat sensitif buat orang Indonesia terutama ibu2 atau wanita, yaitu perselingkuhan. Walau begitu, Desy Miladiana cukup piawai dalam membawakan tema sensitif ini dan (mungkin) membuat pembaca untuk sedikitnya bersimpati sama tokoh utamanya. Sadewa Hartanto atau akrab dipanggil Dewa, adalah chef seleb yang dalam benak gue mirip2 kayak Chef Juna mengingat doi galaknya setengah mati kalau jadi juri acara masak di TV. Dewa yang cinta mati sama istrinya, Amanda, langsung terpotek hatinya setelah memergoki Amanda having sex sama cowo lain dan parahnya mereka ngelakuin di dapur rumahnya. Dewa yang ngungsi ke Ubud, malah ketemu sama Arkadewi atau Dewi, yang adalah teman dekat adiknya Dewa. Dewa dan Dewi, ga butuh waktu lama buat mereka untuk cinta lama bersemi kembali karena ternyata Dewi dulu jatuh cinta sama Dewa sejak mereka masih SMA, dan Dewa pun setelah bbrp saat juga ngaku kalau dulu dia suka Dewi. Masalahnya, Dewa masih suami sahnya Amanda dan Dewi sendiri adalah ibu satu anak yang abis cerai walau sama mantan suaminya, Pradipa, masih bersahabat. Dewa yang seorang seleb, tingkah lakunya banyak diperhatikan orang banyak dan suatu saat sebuah gestur Dewa kepada Dewi menjadi bola liar di dunia sosial media.

Dewi dituduh jadi PELAKOR.

Berita perselingkuhan mau ga mau selalu jadi juicy gossip di ranah dunia maya. Di buku ini pun authornya juga mengulik hal itu. Walau mengambil dari sisi, gimana kalau yang sebenarnya dituduh pelakor itu dan juga perselingkuhan yang terjadi, ada alasannya. Menurut gue, pembaca bisa diajak bersimpati sama kondisi Dewa dan Dewi, karena Amanda yang pertama selingkuh dan ternyata sifatnya pun jelek. Gimana kalau malah rumah tangga Dewa dan Amanda baik - baik aja dan ternyata Dewanya yang emang selingkuh? Hehe, tentunya buku ini ga bahas itu lah ya, entar ceritanya malah jadi yang lain. Selain tema perselingkuhan, tentunya Desy Miladiana juga memakai trope seperti cinta pertama di masa sekolah dan juga jatuh cinta sama sodara sahabat sendiri. Dieksekusinya cukup oke, bahkan angstynya dapet. Sayangnya, menjelang paruh akhir cerita konfliknya dibuat berbelit - belit. Gue curiganya sih, for the sake of drama aja, makanya jadi mayan gregetan. Sinetron banget!

Walau gue bilang sinet, penulisan authornya rapi dan enak dibaca. Sayangnya, walau dialog antar tokoh beberapa cukup renyah dibaca, dialog antara Dewa dan Dewi suka kadang - kadang agak kaku. Gue sampai mikir, ini gue ngomong sama orang mau sesopan apapun juga kayaknya ga bakal baku deh XD. Just a matter of preference tho. Gue sukanya, walau Dewa dan tokoh - tokoh lainnya ada ngomong in English, tapi porsinya ndak lebay. Hanya beberapa kali dan dengan porsi yang menurut gue cukup pas tanpa harus gue merasa apa saat ini gue lagi di Jaksel dan sekitarnya. Karakterisasi Dewa dan Dewi pun cukup oke, walau gue lebih condong menyukai Dewi ketimbang Dewa. Menurut gue Dewa emang emosional banget ya, sampe Dewi jadi kelihatan sedikit lebih dewasa. Tapi gue apresiasi sama authornya pas nulis adegan Dewa yang lagi nangis karena putus asa abis tahu Amanda selingkuh. Gue emang agak lemah ya baca adegan cowo yang lagi nangis :'). Cuma nih, ketimbang Dewa dan Dewi, MVP novel ini tuh, Upi! Upi yang managernya Dewa ini emang luar biasa deh. Walau kerasa seperti your typical gay character, gue suka baca dialog - dialognya Upi dan kerasa kalau Upi tuh dukung Dewa banget. Secara ga langsung juga Upi yang jadi penyelamat di buku ini, pokoknya bener - bener pahlawan tanpa tanda jasa!

Untuk bacaan ringan walau dengan tema cukup kontroversial, buku ini lumayan oke sih. Dunia kulinernya pun menurut gue ga cuma sekedar tempelan dan pengarangnya cukup oke dalam mendeskripsikan suasana di Ubud dan Nusa Penida. Sayang aja karena konfliknya bertele - tele jelang akhir jadi terkesan agak ruwet penyelesaiannya walau ya semua dapat happy endingnya.
Profile Image for Dunia Kei.
17 reviews1 follower
August 24, 2024
Such a fun read but not the best

Woilah aku di awal udah semangat banget karena yaa namanya hubungan terlarang, sama selebriti pula. Apa ga menantang tuh??

Sampe akhirnya si Dewa Dewa ini kelihatan gobloknya. Tolong aku kesal, kenapa ga dari awal—oke mungkin itu wajar karena dia too shocked to do anything.

Tapi waktu dia balik ke penthouse? Apartemen? Aku lupa, pokoknya pas dia balik dari Bali ke Jakarta. Dewa ini balik ke rumah dan si Amanda emang lagi nganu gitu lhoo. Kenapa dia ga pake hp-nya untuk memotret bukti? Kayak... WOAHSKNSNS

Oke mungkin dia juga masih terlalu bingung. Tapi waktu dia mutusin Dewi menurutku itu ga berguna sih, malah nambah masalah kan kalau seandainya Dewi lebih milih rujuk sama Pradipa. Dengan atau tidaknya dia mutusin rencana itu bakal tetep berjalan dengan baik, hufttt terkadang aku shibal dengan lack of communication ini👊🏻👊🏻👊🏻

Disamping ke-goblokan Dewa, buku ini cukup seru untuk dibaca. Aku juga jadi tahu kalau di dapur itu ada macam-macam jenis chef-nya. CUMAN TAHU LHOO YA. IMO 90% isinya lebih ke huru-hara percintaan mereka.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Dewi Selvi.
23 reviews2 followers
December 25, 2022
Sadewa Hartanto, celebrity chef, kesuksesan karirnya berbanding terbalik dengan kehidupan rumah tangganya.pernikahan yang baru seumur jagung,terpaksa dia akhiri setelah pengkhianatan yang dilakukan sang istri tepat didepan matanya sendiri

Pelarian Dewa ke Bali mempertemukannya dengan Dewi,sahabat Trana adiknya.Dewi yang kala itu sedang proses menyembuhkan luka hati akibat perceraiannya tidak mengira akan bertemu kembali dengan kakak sahabatnya,di vila mereka dan orang tersebut adalah orang yang selama ini dikagumi oleh Dewi

Saat kedekatan mereka menghadirkan rasa nyaman,tuduhan pelakor ditujukan pada Dewi saat calon mantan istri Dewa berulah dan membuat Dewi harus mengalami tuduhan yang tidak masuk akal dari khalayak ramai,begitu pula dengan mantan suami Dewi yang kembali hadir di kehidupan Dewi dan meminta untuk rujuk kembali

Bagaimana Dewi dan Dewa harus menghadapi dan menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan masa lalu keduanya?
Profile Image for Fsreadingcorner.
25 reviews7 followers
November 30, 2022
Menurutku, novel ini cocok dibaca sewaktu senggang karena konfliknya cukup ringan tapi tetep seru buat diikuti. Untuk karakter yang ada, jujur aku punya love-hate relationship sama semuanya 😂. Tapi karakter kayak gini tuh bikin mereka jadi manusiawi banget dimana mereka punya sisi positif dan negatif masing-masing. Karena aku ikut special order, aku jadi dapat akses ke extra chapternya dan menurutku extra chapter ini rasanya jadi "palate cleanser" yang bisa bikin senyam-senyum dengan tenang setelah jedag-jedug sepanjang cerita hahaha. Sekian ulasan dariku, semoga bisa membantu kalian yang sedang mempertimbangkan untuk memberi novel ini kesempatan untuk dibawa pulang. Have a nice day!

Rate : 3,5 dibuletin jadi 4

Untuk review lengkapnya bisa dilihat di IG aku @fsreadingcorner
Profile Image for Bila.
315 reviews21 followers
August 28, 2023
I'm sorry but this book is ABSOLUTELY not for me.

Isinya terlalu banyak salah paham, kelabilan, kurang komunikasi (yang benar), bucin dengan kemistri yang rendah, ga ada kalimat quotable (bagiku), haish capek.

Mungkin hal baik di buku ini hanya effort dalam menuliskan perasaan Dewa-Dewi, dan suasana Bali (yang keknya sebenernya ga perfect juga sih), serta opening yang menjanjikan dan ga habis pikir.

Dari judul, kukira dapur dan masakan akan sangat kental dan berpengaruh. Iya sih ngaruh, tapi bukan jadi sesuatu yang memberi kesan bagus juga. Haish.

Entah ya di kalian cocok atau engga, tapi di aku, maaf, kurang cocok 🙏🏽
Profile Image for Widya.
7 reviews
January 4, 2025
Rating 2,7/5

Novel ini menceritakan seorang celebrity chef yang sudah diselingkuhi istrinya, dapat trauma dengan dapur pula. Mau cerai, tapi harus memikirkan citra dan karier. Demi meredam sakit hati, dia akhirnya ‘berlibur’ ke Bali. Bertemulah dia dengan mantan crush (masa sekolah) yang ternyata sudah bercerai. Singkat cerita, tumbuh perasaan cinta di antara keduanya, yang berujung timbul pula masalah-masalah yang membuntuti kehidupan mereka.

Hanya dari blurb, sudah terlihat jelas bahwa novel ini mengangkat trope perselingkuhan (cheating). Karena tema cerita yang seperti ini, aku sudah mengantisipasi akan ada sesuatu yang panas, penuh emosi, pertentangan batin dan moral, tarik ulur logika dan perasaan. Sayangnya, novel berikut justru terasa flat, bahkan percikan-percikan cinta yang selayaknya hadir di genre romance berada di bawah rata-rata. Dengan kata lain, aku tidak bisa ikut merasa berdebar-debar seperti orang yang sedang jatuh cinta.

Ide cerita yang ditawarkan novel ini sebenarnya menarik, hanya kurang di bagian eksekusi penceritaan. Ibarat kata, serba nanggung. Salah satu contoh, perasaan tokoh-tokohnya kurang digali, terutama soal trauma Dewa akan dapur (yang sampai bikin dia nggak enjoy memasak). Selaku pembaca, aku nggak diberi tahu kondisi awalnya; sesuka apa Dewa dengan dapur, dengan dunia memasak, dengan istrinya; hingga ketika muncul suatu disrupsi … BOOM, Dewa tiba-tiba diperlihatkan sangat membenci ketiganya. Di bagian lain,

Seandainya penulis ingin memberi tahu pembaca akan hal-hal ini tidak secara gamblang (menarasikan langsung menggunakan suara narator, membuat dialog batin, atau melalui obrolan dengan para tokoh pendukung), penulis bisa memoles tiap adegan yang melibatkan kedua tokoh utama menjadi lebih smooth hingga terlihat ‘how they behave to each other’ bermakna lebih besar melalui detail-detail yang spesial dan konsisten. Tahu, kan, ya, orang kalau sedang jatuh cinta tuh punya perlakukan khusus ke orang yang disuka. Nada bicaranya berbeda dengan saat bicara dengan orang lain, gugupnya beda, malu, egois, dan sejenisnya.

Untuk pace pada beberapa bagian terasa terlalu melompat, di bagian yang lain justru terlalu lama. Menurutku ini berkaitan dengan pembangunan ketegangan cerita, juga ketegangan antar tokoh, hingga memengaruhi pembangunan adegan konflik yang kurang ngena.

Namun, terlepas dari kekurangan-kekurangan di atas yang berdampak pada penjiwaan cerita, kudos to the author yang sukses membawakan banyak informasi soal makanan di novel ini. Pekerjaan selaku chef jadi tidak sebatas tempelan. Gaya penulisannya juga mengalir, enak dibaca. Plus, semua konflik berhasil mendapat penyelesaian. Hal lain yang aku suka dari novel ini adalah pemilihan judul dan sampul yang sesuai dengan momen penting dalam cerita.
Profile Image for Agustine W..
Author 1 book5 followers
February 9, 2023
Novel ini jadi obat rindu baca fiksi romance yang ga mikir berat2 banget dan kangen manis2nya

Sebagai pembaca yg ga pinter2 banget ngreview dan pernah nyicipin dikiittt dunia buku fiksi, izinkan aku sedikit komen tentang Dewa-Dewi yaa

Yang bikin aku ketawa sendiri dan nyaman baca adalah ...

1. Dewa-Dewi ini bikin nostalgia zaman SMA. Crushku waktu itu kebalikan namanya/mirip denganku persis Dewa-Dewi. Ganti huruf vokal aja. wkwkwkw..

2. Chef Dewa, kita samaan suka iga, loh... tapi saya demen iga bakar, sih ~

3. Alur ceritanya bikin gemes, soal pelakor, selingkuh, dan sebangsanya. Karena beberapa waktu lalu circle pertemanan ada yang kena skandal serupa, aku sempet mau stop baca ini karena agak-agak ngeri ya soal rumah tangga yang diwarnai perselingkuhan gitu

4. Karakter yang strong justru aku temukan di Upi dan Trana. Mulutnyaaa kagak bisa dikontrol. wkwkwk.. Aku justru cenderung suka sama pengkarakteran mereka di sini yang 'jedar-jeder-jedor'. Kalau ga ada mereka, ga 'hidup' kisah Dewa-Dewi. Thanks, penulis... menghadirkan mereka. Aku penasaran kisah asmara Trana, nih... hahahaha

5. Makanan-makanan di sini melokal banget, sup iga, mi instan, dll, jadi ngrasa relate bahwa tiap orang punya comfort food sendiri-sendiri

6. Dialog-dialognya aku suka, tapi sekaligus ada rasa nggak enak saat baca dialog-dialog ke belakang

Lanjut ke yang bikin aku mikir

1. Terkait dialog-dialog Dewa-Dewi makin ke belakang, apalagi pas masa2 romantis-romantisnya, kayak makin mengaburkan karakter mereka aslinya. Sebenarnya dari awal, aku sudah membangun bayangan Dewa itu Chef J*n* di acara H*ll's Kitchen. Jadi garang, tegas, jutek, tapi hatinya lembut. Tapi lembutnya Dewa makin ke belakang baca kayak terlalu lembek (?). Apalagi yang kayak ekstrem atas (marah2 banting ini itu) dan ekstrem bawah (pas lagi galau soal Dewi dan hidupnya), itu bikin meraba2 sebenernya karakter Dewa ini gimana toh ya?

Hal yang sama juga aku rasakan di Dewi. Wataknya seperti apa, sejak awal tidak terlalu detail. Tapi semua itu ketutup dengan dialog-dialog mereka yang aku ngrasa cukup manis. Jadi, sbg pembaca aku masih bisa menikmatinya. Apalagi part konflik salah paham di akhir2, gregetnya pasangan kekasih kalo lagi salah paham tp tujuannya biar menyatu lagi tuh, selalu aku suka di bagian novel romance mana pun. Hahaha.

Oke, sekiranya itu pendapatku... semangat untuk penulis berkarya lebih banyak lagiii dan menghibur serta menghangatkan hati
Profile Image for fyaa.
37 reviews
June 1, 2023
Pernahkah kamu membayangkan bagaimana sulitnya hidup seorang selebritas? Dari luar tampaknya hidup mereka berjalan dengan mulus tapi ada satu hal yang tidak bisa dipungkiri lagi. Sekali kamu terjun ke dunia entertainment hidupmu sepenuhnya bukan milikmu lagi tapi menjadi milik publik umum. Apapun yang kamu katakan atau lakukan pasti akan dinilai dan dikritik oleh masyarakat.

Buku yang cukup menguras emosi karena mengangkat tema isu perselingkuhan dibalut dengan kurangnya komunikasi antar tokoh utama. Dengan alur ceritanya yang cepat aku merasa penyelesaian konfliknya terlalu berputar-putar.

Tapi aku suka dengan gaya bahasanya yang asik dan covernya yang cantik. Dalam buku ini juga lumayan banyak kutipan-kutipan yang relate dengan kehidupan sehari-hari. Setting tempatnya yang berlatar di Ubud langsung terimajinasikan di dalam kepalaku, hijaunya pemandangan sawah dan indahnya sunset sore hari. Udah cocok banget kayak di ftv 😆 Suasana tegang saat di dapur restoran juga terasa sangat real, sayang banget momen seperti ini nggak banyak ditampilkan.

Sebenarnya aku kurang suka dengan para karakter utamanya. Dewa kesannya terlalu egois dan annoying. Bahkan aku merasa saat dia mengucapkan kata-kata manis pun lama kelamaan malah jadi cheesy 🥲 Karakter Dewi yang awalnya kupikir sosok yang independen malah berakhir menghancurkan imagenya sendiri. Padahal aku berharap dia bisa lebih tegas tapi berujung dengan dia yang tunduk terhadap rasa cintanya.

Untungnya ada karakter sampingan yang menaikkan moodku saat membaca. Seperti Upi si manajer baik hati yang paling sabar dan Trana. Melihat semua effort Upi membantu Dewa menyelesaikan masalahnya, aku merasa si Dewa harus banget naikin gaji Upi 😂 Tapi sayang banget karakter Upi dan Trana nggak dibangun lebih detail lagi. Padahal kayaknya karakter mereka ini cukup menarik.

Salah satu pelajaran moral yang aku peroleh setelah membaca buku ini adalah jangan memulai sebuah hubungan yang baru jika kita belum selesai dengan hubungan yang lama. Buku ini lumayan recommended karena ceritanya cukup ringan.
Profile Image for tïmmyrèvuo.
204 reviews2 followers
December 2, 2024
I’m not sure why this book didn’t captivate me. The concept—cheating on cheating—is fiery enough to ignite curiosity. But still, it fell flat for me.

The story starts with a bang: Sadewa, a celebrity chef, catches his wife in the act in their penthouse kitchen. Furious, he wants an immediate divorce, but his trending variety show and image as a public figure mean a scandal would ruin everything. His producer begs him to hold off.

Frustrated, Sadewa escapes to his villa in Ubud, where he reconnects with Dewi—his sister’s best friend. Dewi has her own baggage: a cheating ex-husband, a messy divorce, and a young daughter, Renjana. As sparks fly between Sadewa and Dewi (she’s his first love, after all), the drama spirals out of control. Gossip columns catch Sadewa kissing Dewi, flipping the script—now he’s the cheater in the public eye.

The premise is compelling, but the execution? Not so much. The love story felt rushed, with forced chemistry that made their romance hard to root for. I powered through to the end, hoping it would redeem itself. Spoiler: it didn’t.

Let’s talk characters. Dewi is meant to be strong and assertive, but her actions scream the opposite. She takes reckless risks, cries when called a homewrecker, and regrets decisions after the damage is done. It was frustrating to watch her unravel.

And Sadewa? He’s no better. For a man who despises cheating, he’s quick to fall for Dewi and sneak moments with her, despite his moral high ground. Hypocrisy much? His impulsive decisions only complicate the mess further.

Even the dialogue was a letdown—stiff and awkward, with no natural flow or chemistry. The “saya and kamu” style could’ve worked, but instead, it just made me cringe.

Lastly, I was disappointed by the lack of culinary flair. For two supposedly top-notch chefs, there’s barely any kitchen magic or technique on display. It was a missed opportunity to add depth to their characters and the story.

Overall, the book had potential but left me feeling undercooked.
Profile Image for Leea Hapsari.
80 reviews1 follower
January 23, 2025
Orang bilang, manusia tidak akan tahu dengan siapa dia akan jatuh cinta, kapan waktunya, dan bagaimana... Suddenly you just know it and feel it...
You lose your logic...
You become stronger and weaker at the same time...
You smile alot, out of reason...
.
Mungkin, itu yang dirasakan Chef Dewa saat dia bertemu kembali cinta pertamanya di Sutar, Ubud, Bali.
Chef Dewa melarikan diri dari ibu kota setelah mendapati istrinya selingkuh di depan matanya.
Yang dia inginkan hanya sebuah ketenangan.
Nyatanya, kehadiran Chef Dewa justru menimbulkan skandal...
Perselingkuhan dibalas dengan perselingkuhan...
Dan kali ini bukan hanya hidup dan karir Chef Dewa yang dipertaruhkan, tapi juga ketenangan hidup dan reputasi Chef Dewi, seorang wanita yang sangat Chef Dewa cintai.
______

Novel ini ditulis dengan rapi dan baik, tapi entah mengapa saya tidak bisa terlibat secara emosi.
Jujur, saat saya membaca judulnya saya akan menemukan banyak perbincangan, perdebatan seru, canda dan tawa di dapur yang dibarengi kegiatan memasak bersama. Tapi, penulis justru memilih untuk tidak menonjolkan hal tersebut. Seolah pekerjaan karakter utama hanya jadi tempelan. Bahkan, saya sempat berharap saat Dewi mengajari Dewa memasak sup iga, akan ada resep rahasia yang membuat resep Dewi berbeda dan istimewa.
Ada beberapa bagian yang ditulis secara tergesa-gesa. Tiba2 jatuh cinta lagi tanpa diceritakan ada background story belasan tahun mereka berpisah, bagaimana mereka menjalani kehidupan. Bahkan, waktu pertama kali ketemu dan Dewa tahu Dewi telah menjadi seorang Chef, tidak ada pertanyaan "Kenapa mau jadi Chef?"
Yang paling membingungkan, Dewa mengalami PTSD atau trauma di dapur sampai dia tidak sanggup memasak, 3 minggu langsung sembuh tanpa ada cerita proses dia sembuh...
.
Jadi, secara topik dan tema novel ini bagus, sayang eksekusinya kurang detail dan dialog yang disajikan terlalu kekanak2 an untuk dua orang dewasa yang pernah mengalami luka dan trauma.
Profile Image for Balqis Abdillah.
84 reviews3 followers
December 6, 2024
👨‍🍳Judul Buku : Under The Kitchen Table
Penulis : Desy Miladiana
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
328 halaman
Edisi Digital 2022
Baca di Ipusnas

👨‍🍳Menyepi karena diselingkuhi sang istri tapi malah Dewa yang dituduh selingkuh??

👨‍🍳Buku ini menceritakan tentang celebrity chef yang tengah diujung pernikahannya. Pasalnya ia menemukan istrinya sedang bercinta dengan pria lain di dapur penthouse mereka. Gimana perasaannya menjadi seorang Dewa menghadapi itu? Dewa pun mengambil cuti sejenak ke Ubud pulau Bali untuk menata kembali hatinya sambil menyusun rencananya ke depan. Tapi, sampai di villa adiknya, yang dia temui adalah Dewi dan anaknya. Dewi merupakan sahabat Trana (adik Dewa sejak kecil). Ia juga bekerja sebagai head chef di Bali's Belly, restoran milik keluarga Dewa.

👨‍🍳Singkat cerita, mereka memiliki perasaan di masa sekolah dulu, tapi tak ada keberanian untuk mengungkapkan sampai keduanya punya pasangan masing2 dan sama2 gagal di pernikahan mereka. Dewa memutuskan sementara tinggal disitu sambil mencari villa lain didekat villa mereka. Tapi kedekatan mereka yang tampak tak biasa, membuat gosip panas di sosial media. Pasalnya, foto mereka berciuman tersebar dan membuat citra chef Dewa buruk, malah chef Dewa yang dituduh selingkuh.

👨‍🍳Cerita perselingkuhan ini rumit sekali, tapi kalo udah soal perasaan siapapun akan buta. Sebagai pembaca aku dibuat deg2an berasa kayak aku yang lagi selingkuh woyy😭😭. Bener2 ya Dewa dan Dewi bikin greget pembaca. Apalagi setelah si Dewa berhasil cerai dari bininya. Asli ya! sampai mikir kok jadi gini sihh?? Terus ini gimana? Ga kerasa udah sampe halaman terakhir!! Seru dan tegang saat baca buku ini tuh kerasa banget, tau2 udah selesai🫶. Suka deh sama narasinya kak Desy, yang buat otakku ikut ngebull mencari jalan keluar cerita fiksi ini🤣🤣. Rate pribadi dari aku ⭐️4,7/5
Profile Image for ileftmybookshere.
217 reviews84 followers
January 16, 2023
Here we go again, with another metropop fiction 🏙 dan rasanya aku akan stop baca metropop untuk sementara waktu karena ya lama-lama bosen juga sih hehehe karena udah 3 kali berturut-turut bacanya metropop mulu jadi butuh selingan 😁

Kalo secara garis besar, it's a great book dan kisah ini sebelum diterbitin Gramedia dan masuk ke GWP ternyata berasal dari wattpad dan honestly, i'm not a big fan of wattpad stories tapi gladly, aku enjoy bacain cerita si Dewa dan si Dewi.

Dari segi plot sih asyik ya, aku enjoy banget dengan drama perselingkuhan Amanda yang buat Dewa akhirnya jalan-jalan ke Bali buat healing dari nyakitnya dikhianati eh tau-tau di Bali, ketemu sama first love-nya si Dewi dan akhirnya masalah baru muncul, si Dewi disebut pelakor karena dunia luar gatau perselingkuhan Amanda dan di sini itu bener-bener konfliknya intens banget, klimaksnya di sini sih kalo menurutku dan paling bagus ya di chapter-chapter ini karena setelah Dewa ada di masa dia mau nyelesein masalahnya, it's kinda like drakor2 gitu dan dialognya juga jadi cheesy banget langsung kerasa vibes wattpad dan i don't like it to be honest 🙂

Kalo dari segi penokohan, ga ada kurangnya. Tokoh utamanya punya background yang sama, sama-sama patah hati karena kandasnya pernikahan. Pokoknya aku ngeship Dewa sama Dewi dari awal karena Dewi emang bukan selingkuhan, she just meant to be Dewa's soulmate i think. Cocok aja mereka berdua tuh 💗 So ya, i'm not regretting bought this book pas diskon 50% gramedia kemarin!

Lastly, yang doyan second chance tropes terus fall in love with brother's bestfriend trope, pasti bakalan suka cerita ini soalnya tbh, it's a good romance book. Apik ceritanya, plotnya oke, terus ga boring sama sekali 👍🏻
Profile Image for Nursari Halim.
51 reviews3 followers
April 8, 2024
🍲Seorang 𝘊𝘦𝘭𝘦𝘣𝘳𝘪𝘵𝘺 𝘊𝘩𝘦𝘧 bernama Dewa mengalami trauma setelah melihat perselingkuhan sang istri di dapur rumahnya. Dapur adalah tempat utama bagi seorang 𝘤𝘩𝘦𝘧, setiap ingin mulai memasak dan memegang pisau, perasaan itu datang, rasanya Dewa benar-benar marah dan ingin memaki. Akhirnya, Dewa pergi ke vila keluarganya yang ada di Ubud, sebuah desa di Bali yang merupakan tempat tinggal masa kecilnya untuk menenangkan diri.

🍲Ternyata di vila tersebut tinggal seorang wanita bernama Dewi bersama dengan seorang bayi dan juga asisten rumah tangga. Dia tinggal sementara di sana setelah bercerai dengan suaminya. Dewi adalah teman masa kecil dewa, yang tidak lain adalah orang yang pernah dia cintai. Mereka terpaksa tinggal satu atap karena Dewa belum menemukan vila lain untuk tinggal.

🍲Dewi akhirnya mengetahui masalah yang dihadapi Dewa, dia memutuskan untuk membantu Dewa menghilangkan traumanya dengan membuat kenangan yang indah di dapur. Setiap malam, mereka melakukan piknik di dapur dan Dewi akan memasak untuk Dewa, ya, Dewi juga seorang 𝘤𝘩𝘦𝘧. Kedekatan mereka tentu saja menuai banyak gosip. Sebagai seorang 𝘤𝘦𝘭𝘦𝘣𝘳𝘪𝘵𝘺, semua pergerakan Dewa pasti menjadi perhatian orang-orang. Sedikit kesalahan akan menimbulkan masalah besar.

🍲Ketika membaca novel ini rasanya perasaanku campur aduk, aku merasa Dewa sangat gegabah dalam mengambil keputusan sedangkan Dewi termasuk wanita yang berpegang teguh dengan pendiriannya. Konfliknya lumayan berat tapi nggak bikin pusing, kok. Biarkan para tokohnya aja yang pusing. Hehe. Alur ceritanya cepat dan tidak bertele-tele, aku suka! Baca novel ini juga bakalan bikin laper. Proses memasak setiap makanannya dijelaskan dengan sangat detail. Huaaaaa, jadi pengen sop iga!
Profile Image for Laura Yuwi.
210 reviews15 followers
February 23, 2023
“Baguslah. Nggak punya media sosial itu kadang bikin hidup lebih tenang walaupun nggak ter-update berita terbaru. Sayangnya, tuntutan pekerjaan membuat saya mau nggak mau harus punya media sosial sekalipun jarang dipakai. Sekarang bukan lagi mulutmu harimaumu, tapi jarimu adalah pisaumu. Miris.”  (Hal.73)

Novel pertama karya Kak Desy yang aku baca melalui app Gramedia Digital karna sering muncul di beranda goodreads dan instagram. Dan actually aku tertarik juga sama cover dan judulnya. Hahaha. Sebuah novel romance menceritakan tentang 2 main character yang sama-sama berprofesi sebagai chef handal yaitu Dewa yang mergokin istrinya selingkuh tepatnya bercinta di dapur apartment mereka sampe buat Dewa trauma dan merasa jijik untuk masak di dapur, dan Dewi yang baru aja cerai (karena mantan suaminya juga selingkuh) disaat ia lagi hamil 7 bulan dan sekarang anaknya baru berusia 6 bulan. Di tengah kondisi rumah tangga yang lagi hancur, Dewa dan Dewi memutuskan untuk menyepi dan menenangkan diri di Ubud, Bali. Dan ternyata mereka adalah temen dari masa lalu yang pernah saling suka saat SMA.
Aku suka cara penulis membawakan alur ceritanya yang rapi, seru dan menyenangkan untuk dibaca. Saking serunya bikin aku mau baca terus sampai selesai. Walaupun jalan ceritanya lumayan mudah ditebak, but I still love it. Karakter Dewa dan Dewi disini juga strong. Kalo aku pribadi lebih suka sama karakter si Dewi, tegas, dan penuh inisiatif. Terlihat dari cara dia yang terus mencoba untuk menghibur dan 'menyembuhkan' Dewa dari keterpurukannya. Cocok dibaca pas lagi santai guys!
Profile Image for summerreads ✨.
110 reviews
January 11, 2024
Bacaan pertama di 2024.
Karena butuh bacaan ringan, akhirnya beli ini. Under the Kitchen Table bercerita tentang seorang celebrity chef bernama Sadewa. Seperti yang tertulis di blurb buku, ia memergoki istrinya berselingkuh dan memilih ke Ubud untuk menyepi. Tapi ternyata villa keluarga mereka sedang ditempati seorang perempuan bernama Dewi —yang juga adalah sahabat adiknya Dewa.

Cerita manis romantis ini sama seperti metropop pada umumnya. Meski ada beberapa bagian yang bikin kesel karena Dewa seperti egois dan mengambil tindakan sendiri, tapi ceritanya tetap enak dibaca karena mengalir dan konfliknya nggak terlalu berat. Konflik percintaan pada umumnya.

Mungkin dari novel ini kita bisa lebih jauh mengenal dunia seorang celebrity chef. Apapun yang mereka lakukan bisa berdampak besar bagi program TV yang mereka handle. Selain itu, buku ini banyak bicara tentang dapur dan memasak, meski menurutku pembahasannya nggak dalam —tapi cukup. Jadi ingat master chef sih sejujurnya.

Cocok untuk dibaca sekali duduk, mungkin sambil tunggu mata ngantuk atau saat nunggu flight delay di bandara. 🫴🏻
Profile Image for Ayusita.
15 reviews
July 5, 2025
Aku tuh sebenernya excited pas baca sinopsisnya, karena vibes awalnya keliatan manis dan “kitchen setting” itu jarang-jarang banget diangkat. Tapi pas masuk ke ceritanya… duh, langsung meeh. Chemistry antara dua karakter utamanya tuh kayak air sama minyak—nggak nyatu dari awal, dan tiap interaksi mereka rasanya kosong, malah kadang bikin aku pengen tutup buku sambil bilang “ya udah sih, bubar aja kalian.” Bukannya saling ngisi, mereka malah sibuk sama ego masing-masing dan gak ada satu pun momen yang bikin yakin mereka tuh emang cocok atau pantes bareng. Setiap konflik yang muncul tuh nggak bikin simpati, malah bikin kesel karena mereka berdua terlalu mikirin diri sendiri, kayak hidup itu cuma tentang luka mereka doang tanpa peduli dampaknya ke orang lain. Dan jujur aja, kalau dua tokoh ini ada di dunia nyata dan jadi temenku? Udah dari awal aku cut off. Capek banget temenan sama orang yang gak bisa kompromi dan penuh drama internal yang nggak kelar-kelar. Ceritanya bukannya berkembang, malah kayak jalan di tempat sambil drama-dramaan, bikin gregetan bukan karena sedih, tapi karena pengen nimpuk.
76 reviews
February 25, 2023
SEMUA INI PENDAPAT PRIBADI YANG SUBJEKTIF DAN SAYA HANYALAH PENIKMAT BUKU BIASA

Sorry banget tp pas awal beli tuh excited banget dengan cover gemoy dan judul yang premisnya ok. Awal awal juga masih ok karena agak jarang lah divorcee begini.

Makin ke tengah tuh jadi kesel karena semua characternya nyebelin dan gaada developmentnya. Dewa ababil banget. Dewi juga aduh karakternya bikin ngelus dada kek anak smp padahal posisi ibu 1 anak. Upi juga kukira bakal jadi karakter yang fun tapi membantu MC tapi cuma difokuskan ke betapa dia suka cari date di app online dan rempong. Trana juga kukira bakal jadi adek dan sahabat yang fierce tapi sama aja.

Terus gasuka banget di part semua orang di sekitar mereka nganggep Dewi pelakor tanpa mau dengerin reasoningnya dulu. Terlalu drama dan muter.


Dari latar tempat dan suasanya juga kurang bikin pembava buat immerse sama cerita dan terbawa.

Banyak mau banget kesannya tp ini kan jatohnya youngadult yang seharusnya sih lebih ok aja gt drpd yang ada.

Yah semoga sih novel mbanya selanjutnya tidak begini lagi
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for IA.
27 reviews
December 11, 2024
⭐️2,8

Under The Kitchen Table, novel metropop karya Desy Miladiana ini menceritakan kisah Sadewa Hartanto, seorang celebrity chef, yang trauma berada di dapur bahkan tidak dapat memasak setelah memergoki istrinya selingkuh di dapur apartemen mereka. Karena terikat kontrak kerja, Dewa tidak bisa menceraikan istrinya. Berniat untuk menenangkan diri di villa keluarganya di Ubud, Dewa bertemu dengan Arkadewi, sahabat adiknya yang baru saja bercerai.

Kurang suka dengan cerita cinta Dewa dan Dewi ini. Mereka memulai dengan cara dan waktu yang salah. Menjalin hubungan dengan perempuan lain di saat belum sah berpisah dengan istrinya, tetap saja salah, dan ini bikin si Dewa menjadi laki-laki “Red-Flag” menurutku.
Selesaiin dulu urusan kamu dengan yang lama sebelum kamu janjiin sesuatu dengan yang baru, Dewa.

Cerita Dewa-Dewi ini bukan seleraku aja sih. Mungkin karena gaya penulisan aja yang bisa bikin aku selesai baca novel ini. Ditambah dengan cover yang menarik yang awalnya bikin aku tertarik untuk baca.
Profile Image for Bookschive.
32 reviews
May 29, 2023
Cover sama sinopsisnya lumayan menarik jadi bikin pengen baca, ternyata pas ditengah-tengah novel udah agak aneh sih.. chemistry mereka kerasa ngga dapet banget, alurnya kerasa terlalu satset... But yaudah nyoba lanjutin aja dulu siapa tau ada plot twist lain yg bikin amaze, eh pas nyampe ending juga tetep kurang greget ternyata.
Ada beberapa part yg kerasa banget plot hole nya kaya waktu rencana si Upi sm Dewa yg bela-belain ngerekam bukti perselingkuhan Amanda. Trus pas udh divorce kirain bkl ada part viralin Amanda karna dia selingkuh atau gimana buat balikkin image baik Dewa ke publik, eh ternyata ngga sama sekali🤔
I'm sorry but imo, isinya kerasa banget monotonnya, karakterisasinya kurang.. kaya Renjana juga kerasa figuran banget jd ga kebayang segimana menggemaskannya, gaada part pdkt mereka yg bikin "butterfly effect in stomach" malah yg ada kerasa kosong aja gitu, karna muter-muter disitu aja konfliknya. :")
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for nasya.
822 reviews
November 14, 2023
Awal-awalnya aku merasa alurnya terlalu cepat sih, kayak tiba-tiba Amanda kepergok selingkuh, terus Dewa sama Dewi ketemu, dan membangkitkan kenangan lama. Jadi ke belakangnya cenderung membosankan. Karena kayak cinta masa remaja, aku berharap ada lebih banyak masa-masa remajanya mereka. Terus banyak adegan Dewa sama Dewi pake kata ganti “saya” tapi bahasannya non-formal, jadi dibacanya agak aneh, eh tapi pas di belakang tiba-tiba udah pake “aku”. Terus ini menurutku mereka terlalu bulol sih, kayak udah dinasihatin kalo hubungan mereka tuh masih salah, tetep aja ngeyel. Dewi juga plinplan banget, katanya nggak mau nunggu lebih dari setahun dan kasian kalo Renjana nggak punya bapak, lah pas Dewa minta putus malah marah. Aku juga nggak suka dengan penokohan si Upi, omongannya tu lho, ckckck. Padahal berharap banyak sama buku ini, karena sempet hype, tapi ternyata cukup mengecewakan.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Displaying 1 - 30 of 68 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.