Jump to ratings and reviews
Rate this book

Spiegelhölle

Rate this book
"Spiegelhölle" - das sind acht erzählerische Meisterwerke des Vaters des modernen japanischen Kriminalromans - Edogawa Rampo (1894 - 1965). Der Autor hatte das Pseudonym als phonetische Hommage an Edgar Allan Poe gewählt, dessen Ruhm er in Japan schon seit den zwanziger Jahren des 20. Jahrhunderts weit übertraf. Das gilt bis heute. Die Figuren in Rampos dekadenter Welt werden von Lust, Eifersucht, Gier und Eitelkeit getrieben und spielen mit Tabus; nicht selten endet das Ganze in Perversion und Mord. Kein Wunder, dass das in der Zeit des japanischen Faschismus die Zensur herausforderte: Beispielsweise war die Erzählung "Die Raupe" komplett verboten. Mit "Auf der Klippe" setzte 1950 seine literarische Produktion wieder ein. Ihm zu Ehren wird seit den fünfziger Jahren der Edogowa-Rampo- Preis u. a. an Autoren wie Masako Togawa oder Natsuo Kirino verliehen, die den Fans japanischer Literatur längst ein Begriff sind.

221 pages, Paperback

Published November 30, 2004

15 people are currently reading
211 people want to read

About the author

Edogawa Rampo

921 books1,063 followers
Hirai Tarō (平井 太郎), better known by the pseudonym Rampo Edogawa ( 江戸川 乱歩), sometimes romanized as "Ranpo Edogawa", was a Japanese author and critic who played a major role in the development of Japanese mystery fiction.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
26 (27%)
4 stars
37 (39%)
3 stars
26 (27%)
2 stars
3 (3%)
1 star
2 (2%)
Displaying 1 - 26 of 26 reviews
Profile Image for Harumichi Mizuki.
2,456 reviews73 followers
July 24, 2022
Oh my God! Nggak salah memang Edogawa Ranpo dijuluki sebagai Bapak Cerita Misteri di Jepang (bener, ya?). Cerita-ceritanya panjang, detail, tapi ganjil dengan cara yang menarik. Bikin ketagihan!

Dari 6 cerpen yang ada, yang nggak aku suka malah cerpen yang jadi judul bukunya: Neraka Cermin. Sedangkan lima lainnya aku suka semua.

Cerpen Jurang yang formatnya kaya dialog drama ternyata tentang cinta yang mengandung jebakan mengerikan.

Cerpen Kembar (Pengakuan Seorang Penjahat pada Pendeta bercerita tentang jenis kejahatan yang tak terpikirkan, membunuh kembaran dan mengambil alih hidupnya. Bagaimana dia sampai tertangkap juga karena satu kesalahan konyol yang menyedihkan.

Cerpen Kursi Bernyawa agak susah dipahami visualisasi kursi dan mekanismenya secara riil. Tapi situasinya bisa dipahami, dan endingnya yang menipu malah terkesan lucu.

Cerita Dua Orang Pincang bercerita soal ambiguitas sudut pandang. Tapi aku masih bertanya-tanya apa ada pesan terselubung soal tingkah-laku Satou san yang gugup di akhir cerita.

Cerpen terakhir, Ulat bercerita tentang toxic positivity. Seorang istri yang harus merawat suaminya yang cacat parah akibat ledakan di masa perang. Kaki-tangan suaminya diamputasi habis. Bisu. Tuli. Hanya bisa melihat, merasa, dan mengecap. Mereka tinggal berdua di sebuah pondok terpencil yang jauh dari keberadaan manusia lain. Atasan sang suami memuji-muji ketabahan Tokiko, sang Istri. Media awalnya memuja-muji kisah tentang kedua pasangan ini. Namun, pada akhirnya dunia abai dengan penderitaan mereka dan si Istri pun muak sampai menyimpan perasaan mengerikan soal suaminya. Endingnya malah sedih banget, ih.

Aku nggak merasa cerpen-cerpen ini seram. Tapi semuanya memberikan pengalaman membaca yang berkesan. Edogawa Ranpo (yang namanya jadi inspirasi tokoh fiksi Edogawa Conan) adalah nama pena yang diambil dari Japanisasi "Edgar Allan Poe". Kayaknya ini berarti udah saatnya aku baca Edgar Allan Poe, yak. Hehehehe.

Thanks banget buat translator dan penerbit yang udah menerjemahkan master piece ini ke dalam bahasa Indonesia. Apa ada lagi buku Edogawa Ranpo yang diterjemahkan ke bahasa Indonesia? Cerpen-cerpennya buanyak, loh!
Profile Image for Truly.
2,765 reviews13 followers
December 30, 2010
AKU MENYERAH!
AKU MUNDUR SAJA!

Pertama melihat cover buku ini, langsung rasa penasaran terusik.
Sungguh kontras! Di satu sudut terlihat wajah Detektif Conan yang imut, tokoh favoritku. Sementara di sudut lain terlihat gambar yang berkesan menyeramkan.

Begitu melihat bentuk fisik buku disalah satu toko buku yang berada hanya sejengkal dari kantor, aku langsung menyerah kalah! Segera buku ini masuk ke tas belanjaan, alih-alih menunggu pengumuman kuis. Pesonanya sungguh sangat menggoda, tak kuat daku menunggu hasil pengumuman pemenang kuis. Jika menang (aliran mending ge er dari pada minder) anggap saja punya 2 buku he he he.

Secara fisik, ukuran buku sangat cocok untuk dibawa-bawa, kertasnya juga menarik. Buku setebal 104 halaman ini menemaniku dalam perjalanan pulang kantor. Bukannya tidak cinta tanah air, namun buku ini membuaiku dengan indahnya cerita, sehingga mampu mengalihkan perhatian dari hinggar binggar sporter timnas

Ada 6 cerita dalam buku ini. Setiap cerita menawarkan nuansa yang berbeda baik dari cara penyampaian cerita serta tema yang diusung. Pemilihan bahasa dalam menerjemahkan buku ini juga membuat kisah yang ditawarkan menjadi menarik untuk dibaca.Cerita yang ada dalam buku ini adalah; Neraka Cermin, Jurang, Kembar (Pengakuan Seorang Penjahat Kepada Pendeta), Kursi Bernyawa, Dua Orang Pincang dan Ular.

Susah menentukan mana yang terbaik diantara enam cerita yang ada. Tapi yang paling membuat saya terpesona adalah kisah mengenai Kursi Bernyawa. Saya begitu terhanyut dalam cerita sehingga pada akhir cerita hanya bisa mengumpat kesal karena merasa dipermainkan plus merasa kagum akan kepiawiannya mengolah cerita.

Kisahnya sebenarnya hanya mengenai seorang pria yang menyesali kehidupannya yang serba kekurangan. Untuk menyambung hidup, ia bekerja sebagai tukang membuat kursi. Bukam sembarang kursi, namun kursi yang membutuhkan keahlian khusus seperti, dihiasi ornamen rumit, dibuat dari bahan mahal hingga wujud yang sangat tidak biasa.

Suatu saat, sang tukang kayu membuat sebuah kursi dimana ia bsia hidup di dalamnya selama beberapa hari. Heran? Tak perlu! Dalam kisah ini diuraikan dengan jelas bagaimana ia bisa bertahan hidup di dalam kursi buatannya, bahkan termasuk urusan buang hajat!

Selama beberapa saat ia menikmati hidup nyaman serta serba kecukupan dari hasil bersembunyi dalam kursi.Klimaks cerita justru ada pada point saat sang tukang kayu bercerita mengenai kelakuannya kepada pemilik terakhir dari kursi itu. Ia sangat ingin bertemu dengan sang pemilik kursi, yang kebetulan adalah seorang wanita cantik yang berprofesi sebagai penulis dengan bakat sastra tinggi dengan gaya tulisan mengalir lembut. Ternyata sang tukang kayu adalah... ah dibaca saja sendiri yah biar seru!

Rampo Edogawa (江戸川 乱歩 atau 江戸川 亂) merupakan seorang pengarang cerita detektif produktif terkenal dari Jepang. Terlahir dengan nama Tarō Hirai (平井 太郎, Hirai Tarō?) pada 21 Oktober 1894 dengan ayah bernama Hirai Shigeo, seorang juru tulis kantor pemerintah Distrik Naga dan ibu bernama Kiku. Kakeknya adalah samurai Domain Tsu. Tarō Hirai merupakan putra sulung. Taro Hirai menggunakan nama Edogawa Rampo mengacu pada nama Edgar Allan Poe ketika dibaca dengan pelafalan bahasa Jepang terdengar seperti Edogawa Rampo.

Selain pernah menjabat ketua Perkumpulan Penulis Misteri Jepang (Nihon Suiri Sakka Kyōkai) yang pertama, ia juga menjadi redaktur majalah misteri berjudul Hōseki. Perkumpulan Penulis Misteri Jepang itu setiap tahunnya memberikan Penghargaan Edogawa Rampo untuk cerita detektif terbaik.Rumah tinggal Edogawa Rampo yang posisinya berdekatan dengan kampus Universitas Rikkyo, kini dilestarikan oleh pihak universitas sebagai sebuah museum.

Edogawa juga menulis cerita untuk pembaca usia muda, dengan menampilkan tokoh detektif Kogoro Akechi dan Kobayashi Shōnen. Kogoro Akechi adalah nama tokoh utama dalam novel misteri pertama di Jepang yang diciptakan oleh Edogawa Rampo untuk novel detektifnya. Cerita ini dibuat pada tahun 1925-1955, pada saat berlangsungnya perang dunia kedua. Karena itulah Edogawa Ranpo sering di sebut novelis perang dunia kedua.

Selain Conan Edogawa, nama Kogoro Mouri (毛利 小五郎 Mōri Kogorō) yang dikenal sebagai Kogoro Tidur, merupakan penggalan nama dari Kogoro Akechi, nama tokoh rekaan Edogawa Rampo. Bukan hal yang aneh, mengingat Aoyama Gosho sangat mengidolakan Edogawa Rampo. Banyak nama toko serta nama Rampo sendiri yang digunakan pada komiknya.

Cerita besutan Edogawa Rampo dengan tokoh Kogoro Akechi yaitu:
* D-zaka no satsujin jiken (D坂の殺人事件?), Januari 1925
* Shinri Shiken (心理試験?), Februari 1925
* Kurote-gumi (黒手組?), Maret 1925
* Yūrei (幽霊?), Mei 19259
* Yane-ura no Samposha (屋根裏の散歩者?), Agustus 1925
* Issun-bōshi (一寸法師?), 1926
* Nanimono (何者?), November 1929
* Kumo-Otoko (蜘蛛男?), 1929
* Ryōki no Hate (猟奇の果?), 1930
* Majutsu-shi (魔術師?), 1930
* Kyūketsuki (吸血鬼?), 1930
* Ōgon-kamen (黄金仮面?), 1930
* Kuro-tokage (黒蜥蜴?), 1934 (diangkat sebagai film Black Lizard
oleh Kinji Fukasaku, 1968)
* Ningen-Hyō (人間豹?), 1934
* Akuma no Monshō (悪魔の紋章?), 1937
* Ankoku-sei (暗黒星?), 1939
* Jigoku no Dōkeshi (地獄の道化師?), 1939
* Kyōki (兇器?), Juni 1954
* Kenin-Gengi (化人幻戯?), 1954
* Kage-otoko (影男?), 1955
* Tsuki to Tebukuro (月と手袋?), April 1955

Edogawa Rampo meninggal pada tanggal 28 Juli 1965 di usia 70 tahun.
Tulisannya yang berbobot, membuat Rampo dijuluki Bapak Cerita Misteri Jepang
-------------------------------
Saat membaca data buku ini jadi nyengir, terbit 2011.
Wah kepaksa di posting di GRI tahun depan nih
Hayuh buat yang ikutan kuis SEMANGAT..............!
Kian kuat merapal doa ^_^
Profile Image for Qothrunnada.
99 reviews9 followers
April 22, 2022
Berawal dari nonton bsd yang akhirnya membawaku ke buku ini hehehehe.
Di buku ini terdapat 6 cerpen bergenre mystery, horror, thriller. Jujur aja aku agak nggak nangkep maksud dari cerpen ‘Neraka Cermin’ jadi kurang begitu suka. Tapi 5 sisanya bener2 membekas di hati, susah buat menentukan mana yang paling aku suka. Kalo bener2 disuruh milih, i’ll go with ‘kursi bernyawa’, gila sih plot twistnya bikin ketawa sekaligus kagum😂 cerpen ‘kembar’ punya cerita yang unik, biasanya kan kalo novel misteri selama ini tuh kompleks ya cara melakukannya, ini cukup simple sih. Trus cerpen ‘ulat’, itu paling bikin merinding karena ngebayanginnya hmmmmmm.
Profile Image for Stella_bee.
496 reviews18 followers
March 8, 2021
Never judge a book by its cover !!! cover buku ini memang tidak menarik tapi ternyata cerita yang terkandung di dalamnya sangat menarik dan unik, terjemahannya pun enak & mengalir. Ada 6 cerita dan sebagian besar aku suka, tidak salah memang Edogawa Rampo sensei dijuluki Bapak Cerita Misteri Jepang, worth to read :)
Profile Image for cindy.
1,981 reviews156 followers
January 13, 2022
Dari 6 cerpen di sini sebenarnya aku sudah pernah baca dan ingat 5 di antaranya di antologi Rampo yang tales of mystery and imagination etc. Meskipun dmkn, hrs diapresiasi penterjemahannya yang mengalir enak dan jelas, padahal gaya bahasanya Rampo kan kadang agak² kagok.

Covernya, sorry to say, norak bingiiitt, gambar Conan-nya juga, ngapain dipajang di depan gituu? 😑
Profile Image for Uglyduck.
16 reviews
June 2, 2023
Help me I almost went ceazy. All these stories on this book is insane, insane in a good way. Mindblowing, full of darkness, and madness. Standing applause for our King of mistery, Edogawa Ranpo 👏🏻
Profile Image for Dion Yulianto.
Author 24 books196 followers
March 14, 2022

cerita2 di dalam buku ini adalah cerpen2 misteri semi detektif, hampr mengingakan pada kisah2 seram ala Ala Poe tp disini lebih berbau kriminal. tema2nya biasa tapi cukup unik dan seram dengan caranya sendiri. Dan, di akhir cerita, penulis selalu membuat pembaca terlonjak oleh kejutan dan twist yang tak terbayangkan.

Oh ya, penulis buku ini juga menginspirasi munculnya komik Shinichi Kudo or Detektif Conan. Nama Conan Edogawa sendiri merupakan gabungan dari Sir Arthur Conan Doyle (pengarang Sherlock Holmes) dan Edogawa Rampo (penulis buku ini). Edogawa Rampo sendiri adalah pengucapan versi Jepang dari Edgar Allan Poe
Profile Image for Benangi.
104 reviews
December 23, 2024
Buku ini terdiri dari kumpulan cerpen, yang di setiap kisahnya sangat ampuh membuat pembaca merasa ganjil dan tidak nyaman. Alurnya jelas, dan ditulis begitu mendetail. Mungkin karena itu juga, pembangunan suasana di buku ini bisa sampai ke hati pembaca. Jujur, aku pun merasa tidak nyaman setelah selesai membacanya, banyak hal-hal yang sebelumnya tidak pernah aku pusingkan kini membuatku berpikir ulang terkait apa saja yang baru aku baca di buku ini. Pembangunan narasi di tiap-tiap tokohnya terasa nyata, dan itu mengerikan. Misteri di setiap bab bervariasi, membuat sensasi pengalaman membaca yang bercampur aduk di otak dan hati. Sekadar informasi, aku merasa trauma membaca ulang khusus di bab yang berjudul Ulat. Entah mengapa rasanya aku tidak sanggup untuk membaca dan meresapi kembali apa yang ada di bab itu, seolah-olah rasanya hidup ini buntu dan perasaan setiap karakter di bab tersebut anehnya bisa dipahami selayaknya manusia normal yang mengambil tindakan tertentu dalam menghadapi permasalahan semacam itu.
Profile Image for Guguk.
1,343 reviews81 followers
June 24, 2022
Pas baca ini, baru inget kalau ada cerita Rampo yang diadaptasi jadi komik, selain cerita soal kursi itu. Maksudku, kisah detektif yang cuma 3 volume itu, yang digambar sama mangaka-nya Dr. Koto. Cuma aku lupa gimana ceritanya (^_^;;)> dan kayaknya lupa juga apa sudah aku masukin di sini atau belum //malasngecek (⁄ ⁄•⁄ω⁄•⁄ ⁄)

Dari ingatan yang samar-samar tentang komik itu, dan dari beberapa kisah di buku ini, rasanya ada satu kata yang tercetus: "kegilaan" ( 〃▽〃). Tapi ada juga yang seru, seperti kisah saudara kembar itu. Paling suka cerita kursi yang jauh lebih memuaskan ketimbang versi adaptasi komiknya. Ada rasa 'nendang' yang khas cerita pendek: sudah mencapai klimaks, bukannya selesai dengan adem-ayem, malah DHUAK! pembaca ditendang di garis finish sampai ngglundung dan melongo~

Secara keseluruhan, mungkin belum bener-bener jadi favorit, tapi tetap masih bisa nimbulin rasa penasaran untuk cari + baca karya-karya Rampo lainnya~
Profile Image for Nadia.
43 reviews12 followers
November 30, 2024
Setelah baca buku edogawa ranpo yang judulnya Neraka Cermin kayak agak ingin istirahat dulu membaca kisah-kisah Edogawa Ranpo. Padahal aku punya 3 bukunya ranpo. Ranpo pinter banget mainin psikologi pembacannya.

Dari ke 6 judul, aku paling enggak suka judul terakhir yang judulnya Ulat. Ceritanya tentang seorang istri yang harus ngerawat suaminya yang cacat. Paham sih, kalau Ranpo itu pencetus style Ero-Guro, tapi buatku itu ya Alloh kejem bener :'( aku sampe skip baca adegan yang kejem itu.

Nah yang paling aku suka yang judulnya Dua Orang Pincang. Karena endingnya itu bikin seakan bisa bernapas. Ceritanya tentang kisah orang yang merasa dirinya melakukan kejahatan saat tidur gtu.

Kalau yang sudah dipahami yang judulnya Jurang. Sempat melambat kecepatan bacanya pas dibagian ini. Karena ngga paham cerita awalnya.

Secara keseluruhan buku ini 4/5 Karena yang jelas bakalan membekas banget setelah membaca. Tapi bikin capek dan pengen istirahat dulu
Profile Image for Sulthan.
37 reviews
May 17, 2024
Sebuah buku kumpulan cerita pendek misteri klasik dari penulis yang konon katanya menjadi pionir kisah misteri di Jepang.
Terdapat lima cerita dalam buku ini, favoritku adalah Tes Psikologi dan Kamar Merah. Dari pengalaman membaca buku-buku cerita misteri Jepang sebelumnya, bisa kutemukan bahwa memang terdapat inspirasi yang diambil dari cerita pada buku ini.
Beberapa cerita yang diakhiri dengan 'jenaka' sejujurnya bukan merupakan jalan cerita yang kusukai, namun hal itu tentunya tidak mengalahkan bagaimana proses cerita apik yang sudah berjalan sebelumnya.
Walaupun bentuk terjemahannya dapat ditingkatkan lagi, namun tidak mengurangi sensasi dan ketegangan yang dihasilkan ketika membaca cerita-ceritanya.
Profile Image for Mourning_elf.
587 reviews28 followers
June 27, 2022
Manusia Kursi, pernah baca di anthologi Sengkarut sebelumnya. Ceritanya memang oke sih.

Tes Psikologis, plotnya fresh banget. Kemunculan Akechi Kogoro lagi.

Ulat, agak serem menurut aku sih. Dark dan kejam, endingnya juga.

Neraka Cermin, gak nyangka aja cerita ini dibuat di jaman dulu. Karena genrenya lebih ke teknologi ga sih.

Kamar Merah, ini jadi favorit bru di buku ini sih. Ceritanya asyik dan endingnya fmga bakalan disangka haha.
Profile Image for Ichi Kudo.
72 reviews1 follower
October 18, 2016
rasanya mustahil, bagi penggemar Detektif Conan, kalau membaca Edogawa Ranpo tanpa membandingkannya dengan Allan Poe. keduanya master di bidangnya dengan catatan Ranpo mengidolakan Poe. Ini jadi semacam tanda buatku bahwa Ranpo harus membuat dirinya berbeda dari Poe. sama seperti Holmes yang dibuat berbeda (atau sebut saja punya keunikan) oleh Conan Doyle dari Dupin milik Poe. menurutku Ranpo dalam buku yang sayang sekali tipis dan jelek ini, sangat memukau. jelek karena ini seperti buku bohongan. mengecewakan secara produk. anyway, Ranpo suka membuat sesuatu mengerikan secara visual. Namun Poe jauh di dalamnya.
Profile Image for DeMarch.
74 reviews1 follower
May 14, 2025
Baca ini krna ada konten yg beda dari buku "Kursi Manusia" terbitan Kakaktua. Ada cerpen berjudul "Tes Psikologis". Jadi aku kasih rating buku ini brdasarkan konten yg belum aku baca aja dan " Tes Psikologis" menurut aku cocok dikasih 4 ⭐.
Profile Image for A.
23 reviews4 followers
July 2, 2025
Interesting bone-chilling stories but sadly in bad translation 🙃
Profile Image for Suzan Oktaria.
345 reviews29 followers
January 21, 2011
Buku ini saya terima hadiah menang kuis yang diadakan oleh Mbak Truly :D , makasih ya mbak :D

Saya terkesima dan jatuh hati dalam setiap rangkaian kata dalam buku ini. Edogawa Rampo mampu membawa kita (pembaca,red) hanyut dalam cerita dan seolah-olah menyaksikan langsung kisah didalam buku ini.

Seperti di kisah Neraka Cermin, yang menceritakan seseorang bernama Kan Tanuma yang terobsesi dengan cermin cekung. Hingga Tanuma benar - benar fokus terhadap segala jenis lensa, dan akhirnya Tanuma terjebak dengan percobaannya yang mencoba menembus batas ilmu pengetahuan, melanggar pantangan suci dan mendatangkan kemurkaan Tuhan.

Selain itu di kisah kembar, Edogawa dengan piawai merangkai kisah pembunuhan tentang saudara kembar identik oleh saudaranya sendiri. Akhirnya segala permainannya terungkap oleh aksi pencurian karena sidik jarinya tertinggal di ruangan tersebut.

Aku pun terkesan dengan kisah dua orang pincang, bagaimana seorang sahabat karib melakukan pembunuhan dengan menggunakan kelemahan temannya yang suka tidur berjalan, jika penasaran baca saja kisah ini, dan silakan berpendapat sendiri ya :D

Rampo merupakan penulis Jepang terkemuka dalam genre misteri dan kisah menegangkan, wajar saja jika Rampo dijuluki Bapak Cerita Misteri Jepang. Karena itulah, penulis Detektif Conan, terinpirasi menggunakan nama penulis ini.

Conan Edogawa atau lebih dikenal dengan Detektif Conan memperoleh namanya dari dua pengarang misteri terkenal, Sir Arthur Conan Doyle dan Edogawa Rampo. Nama pertama terkenal sebagai pencipta detektif legendaris Sherlock Helmes, sedang Edogawa Rampo merupakan pengarang yang dijuluki sebagai Bapak Cerita Misteri Jepang.

Nama Edogawa Rampo diambilnya dari pengucapan nama penulis Edgar Allan Poe dalam bahasa Jepang. Rampo mulai menggunakan nama pena ini dengan debutnya menulis cerita misteri Niseri Doka (Uang Logam Tembaga Dua Sen). Bernama asli Hiral Tero, Rampo pernah menjadi penjual mie soba keliling, pegawai toko buku, selesman, akuntan, editor koran, kartunis, dan akhirnya menemukan jalan hidupnya sebagai penulis.
Profile Image for Adhi Glory (glory2go).
21 reviews4 followers
June 9, 2011
Buku karya penulis besar Jepang satu ini memang sangat menarik buat disimak. Gaya bertuturnya sangat kental nuansa Edgar Allan Poe, karena penulisnya begitu mengidolai penulis Amerika tersebut (catatan: bahkan nama pena Edogawa Rampo sendiri diambil dari pelafalan Edgar Allan Poe dalam bahasa Jepang).

Meski pemilihan cover buku ini berkesan "gak-banget!" (khususnya buat saya), apalagi dengan adanya gambar Detektif Conan didepannya karena nama belakang karakter Conan Edogawa diambil mangaka Aoyama Gosho, pengarangnya, dari nama Edogawa Rampo sebagai inspirasinya. Seolah buku ini menjual nama Detektif Conan, padahal sebaliknya. Tetapi cerpen-cerpen di dalamnya sangat saya rekomendasikan buat dibaca, apalagi buat penggemar cerita misteri atau thriller.

Ada enam kisah misteri yang ditawarkan di dalam buku ini, antara lain:
1. Neraka Cermin: tentang seorang maniak yang begitu terobsesi pada cermin.
2. Jurang: mengisahkan drama pembunuhan yang melibatkan seorang wanita.
3. Kembar: tentang seorang laki-laki yang membunuh saudara kembarnya dan menjalani kehidupan layaknya saudara kembarnya karena iri.
4. Kursi Bernyawa: (ini favorit saya) gaya bertuturnya benar-benar mencerminkan pemikiran seseorang yang "kacau" secara mental dan lebih menikmati hidupnya dengan cara bersembunyi di dalam kursi buatannya.
5. Dua Orang Pincang: hati-hati dengan penyakit tidur berjalanmu!
6. Ulat: kegelisahan istri seorang tentara cacat.

http://sihirkata.blogspot.com
Profile Image for Hani Mahdiyanti.
217 reviews37 followers
February 17, 2015
s.e.r.a.m

sampai ke tingkat: merinding dan bikin parno

akhirnya aku tahu seperti apa tulisan Ranpo Edogawa walaupun terjemahan. thriller-nya asli superb! rasanya sampai mual membayangkan >.<

kisah Jurang mengingatkanku pada Gone Girl, tapi di kisah ini bisa diceritakan dengan sangat singkat dibandingin sama Gone Girl yang ratusan halaman. Jurang ini cerita pendek yang bahkan isinya sebagian besar dialog antara 2 tokoh. Ini cerita yang kusuka dari kumpulan cerita pendek di dalamnya.

Kisah Kembar bisa ditebak. Tapi bagian akhirnya agak konyol. Karena kekonyolannya sendirilah si penjahat tertangkap. Puas banget pas baca penjahatnya ketahuan, salah sendiri jahat!

Cerita yang paling nge-twist menurutku Kursi Bernyawa. Awalnya unik, tapi berkembang dan makin lama makin serem, dan akhir-akhirnya nggak terduga. Rasanya kepingin ketawa kecut dan kesel setelah baca akhirnya, tapi salut sama twist-nya yang nggak ketebak.

Neraka Cermin dan Dua Orang Pincang agak mengandung sci-fi, tapi tetep thriller. Soalnya melibatkan sains (Neraka Cermin) dan psikologis-medis (Dua Orang Pincang). Jadi penasaran sama teori bola cermin, ada apa ya di dalamnya? Trus jadi sebel banget di kisah Dua Orang Pincang, kok bisa ada orang yang ngakunya temen tapi manfaatin kelemahan temennya buat kejahatan?!

Kalau cerita yang paling seram, menurutku yang judulnya Ulat. Udah deskripsinya serem, ceritanya serem, akhirnya pun serem. Cerita yang ini yang paling bikin parno. Mana ditaruh di cerita terakhir. Jadi teringat-ingat terus... hiiiiyyyy >.<

habis ini skip dulu baca thriller. ga tega... >.<
Profile Image for Agung.
48 reviews9 followers
January 29, 2011
Aku dapet buku ini dari bukukatta kerjasama dgn GRI gratis setelah menangin kuisnya :D hehehe
Buku ini berisi 6 cerita pendek. Kisah yg paling aku suka adalah KURSI BERNYAWA.

Seorang penulis wanita populer istri seorang diplomat ternama menerima begitu banyak surat setiap harinya dari para penggemar. Diantaranya ada satu surat yang beramplop besar. Dia mulai membaca cerita dalam surat itu yg ternyata berisi tentang kegilaan seorang pembuat kursi. Orang itu sangat menikmati pekerjaannya membuat kursi. Hingga pada suatu hari dia memulai ide gilanya dengan membuat rongga di dalam kursi buatannya untuk dia tinggali karena begitu sukanya akan kursi terbaik buatannya itu. Dia merasa nyaman hidup di dalam kursi dan hanya berkeliaran di malam hari. Ketika kursi itu berpindah tangan dia berharap bahwa nantinya kursi itu dibeli oleh seorang wanita cantik. Harapannya benar-benar terwujud. Kursi itu dibeli seorang diplomat sebagai hadiah untuk sang istri. Orang itu berkata pada penulis wanita itu bahwa dia menunggunya di taman belakang rumahnya... Penasaran dengan apa yg terjadi selanjutnya? Baca aja bukunya ;)

Terima kasih untuk bukukatta dan GRI karena sudah memberiku buku ini gratis!
Profile Image for B-zee.
580 reviews70 followers
February 13, 2015
Cover buku ini mengingatkan saya pada komik misteri Jepang, yang bukannya saya tidak suka, tapi kurang tepat untuk karya seperti ini.

Pertama kali membaca cerita pertama dalam buku ini, Neraka Cermin, saya agak merasa aneh dengan bahasanya. Ini adalah kisah misteri yang penuh 'kegilaan', tetapi bahasa yang digunakan sangat sederhana, nyaris seperti bacaan anak-anak. Akan tetapi meneruskan ke cerita-cerita berikutnya, barulah saya memahami bahwa memang seperti inilah bahasa penuturannya, terkecuali bahwa semakin ke belakang saya semakin menikmatinya. Terlepas dari bagaimana kesan dalam bahasa aslinya, tetapi kesan pertama saya sebagai bacaan anak-anak perlahan luntur seiring bertambahnya jumlah halaman yang saya baca.

Buku ini sangat mudah dinikmati, ketegangan demi ketegangan, tanda tanya demi tanda tanya, penafsiran yang beragam, semuanya memberikan warna tersendiri. Tapi satu hal yang sangat mengganggu adalah masih banyaknya kesalahan ketik yang terdapat di dalamnya.
Profile Image for Nike Andaru.
1,645 reviews111 followers
January 25, 2011
Awalnya saya kira ini cerita tentang Conan Edogawa yang dibuat versi novel.
Ternyata saya salah besar.

Ini adalah kumpulan cerita (kumcer) berjudul Neraka Cermin yang ditulis oleh Edogawa Rampo.
Maksudnya seperti itu.
Tapi, kumcernya bagus-bagus kok, semua tentang intrik dan pembunuhan yang menarik dan membuat saya melongo :D

Ada 6 cerita yaitu :
1. Neraka Cermin
2. Jurang
3. Kembar
4. Kursi Bernyawa
5. Dua Orang Pincang
6. Ulat

Semua bagus, tapi paling suka cerita Kembar dan Kursi Bernyawa.
Profile Image for Alicia Martha.
118 reviews8 followers
October 17, 2021
Seram sekali buku ini, tertulis novel misteri tapi rasanya seperti novel horror untukku (atau mungkin hanya aku saja yang berjiwa lemah disini.. hahaha!). 2 Kisah yang membuatku bergidik ngeri berjudul 'Kursi Bernyawa' dan 'Ulat'. Aku tidak ingin membacanya lagi 😭
Profile Image for Dina Begum.
Author 80 books54 followers
January 19, 2011
Buku yang aneh tapi menghibur, menambah koleksi pengalaman menbaca cerita. Ukurannya kecil, tipis, jadi pas buat dibawa-bawa.
Profile Image for Natsu.
207 reviews5 followers
January 3, 2014
I like some of the stories, but the rest were too confusing..
Displaying 1 - 26 of 26 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.