Jump to ratings and reviews
Rate this book

Skenario Dunia Hijau dan cerita-cerita lain

Rate this book
Cempaka Irsyad prihatin pada bumi yang makin sekarat. Untuk itu, ia merumuskan skenario brilian panduan hidup go green untuk teman-teman sekolahnya.

Semua tentu saja mendukung ide Cempaka kecuali si preman Dekra. Menurut Dekra, Cempaka hanya satu dari sekian kumpulan orang-orang yang cuma heboh di awal doang--dan dia paling nggak suka tipe seperti itu!

Bagaimana cara Cempaka meyakinkan orang tidak punya arah hidup seperti Dekra tanpa harus adu mulut--ataukah Dekra punya agenda tersendiri?

Skenario Dunia Hijau dan sembilan belas cerita remaja lainnya merupakan kumpulan tulisan kreatif karya Sitta Karina yang pernah dimuat di majalah CosmoGIRL! dan telah memberi inspirasi tersendiri bagi jutaan pembacanya di seluruh Indonesia. Buka halamannya dan ikuti kisah-kisah Sisy, Diaz, Heidi, Igo, Jenar, Helua, Rama, Carrie, dan lainnya, yang menghadapi isu-isu remaja seperti kalian juga.

208 pages, Paperback

First published February 1, 2009

5 people are currently reading
100 people want to read

About the author

Sitta Karina

23 books773 followers
Sitta Karina Rachmidiharja merupakan penulis kelahiran Jakarta, 30 Desember 1980 yang karya-karyanya diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama, Mizan, dan Lentera Hati Group.

Sebagian besar karyanya akan dirilis ulang oleh penerbit Buah Hati (Lentera Hati Group) mulai 2013, termasuk serial keluarga besar Hanafiah dan Magical Seira.

Ia pernah menjadi juri pada ajang apresiasi sastra Khatulistiwa Literary Award 2008, pengajar pada Coaching Cerpen Kawanku 2009 dan 2010, serta menjadi kontributor cerita dan feature article pada majalah remaja kenamaan seperti CosmoGIRL! , Gogirl!, Spice!, Kawanku, dan lainnya.

Selain menulis, Sitta sangat menyukai fashion, kopi, dan olahraga.

-----------------------------

Serial Magical Seira (akan rilis ulang bertahap 2012-2013):

Magical Seira 1: Seira and The Legend of Madriva
Magical Seira 2: Seira and Abel's Secret
Magical Seira 2.5: The Sand Castle
Magical Seira 3: Seira and The Destined Farewell


Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
40 (10%)
4 stars
64 (17%)
3 stars
181 (49%)
2 stars
70 (19%)
1 star
13 (3%)
Displaying 1 - 24 of 24 reviews
Profile Image for vio 。 ₊°༺❤︎༻°₊ 。.
329 reviews152 followers
July 4, 2020
SUKA BGT MASA. ISI CERPENNYA RATA2 MANIS 👌actual rating: 3.55 ⭐
x/ each one has their own rating so here they are:
1. Skenario Dunia Hijau ⭐⭐⭐⭐
2. Black 'n White Bash ⭐⭐⭐⭐
3. Ganti Baju di 2008 ⭐⭐⭐
4. Six ⭐⭐⭐⭐
5. Janji-janji Rama ⭐⭐
6. Perjalanan Baru Jasmin ⭐⭐⭐⭐
7. Dongeng Padang Rumput ⭐⭐⭐⭐
8. Hari Kelulusan ⭐⭐⭐⭐
9. Corsage ⭐⭐⭐⭐ Nara? Nura? Damn. Ku jadi lebih penasaran sm ceritanya Nara. Reno juga.
10. Truth or Dare ⭐⭐⭐⭐
11. Merah-Putihku ⭐⭐⭐
12. for-REAL ⭐⭐⭐⭐
13. Titik Balik ⭐⭐⭐⭐
14. Kali Ini untuk Heidi! ⭐⭐⭐
15. Sebuah Tas, Sepenggal Malam, dan Seraup Makna Hidup ⭐⭐⭐⭐
16. MOTY ⭐⭐⭐⭐
17. Satu Kata Saja ⭐⭐⭐
18. Hari Ini, Esok, dan Lusa ⭐⭐
19. Putu Mayang ⭐⭐⭐
20. Hujan Terakhir ⭐⭐⭐
Profile Image for Jahe.
33 reviews
February 14, 2023
Brought this book back in high school and fell in love almost immediately to Sitta Karina's short stories. Ceritanya ringan, enggak perlu banyak effort untuk menangkap makna apa yang mau Mbak Sitta sampaikan lewat-lewat cerita pendeknya di sini. Nilai sosialnya masuk dengan sangat pas ke jiwa remajaku yang saat itu sedang membara-membaranya.

Entah ada apa dengan Ajahe di masa lalu, yang doyan banget mantengin teen-lit novels with middle to upper class society as its setting. Penulisan Mbak Sitta saat itu masuk seleraku banget, tapi setelah dibaca lagi sekarang, beliau menulis terlalu banyak soal kehidupan upper classes yang agak too much information kalau dipikir lagi.
Profile Image for Inggita  Karina Dewi.
26 reviews6 followers
November 15, 2017
Skenario Dunia Hijau dan cerita-cerita lain merupakan kumpulan cerita pendek karya Sitta Karina yang dimuat di majalah CosmoGIRL! Ketika membacanya saya kembali teringat akan kenangan semasa sekolah. Tema yang diangkat juga nggak jauh-jauh dari seputaran dunia remaja yang berkisat tentang percintaan, pertemanan, dan keluarga. Tak lupa dengan pesan moral yang terselip di tiap cerita.

Selain itu tokoh-tokohnya juga masih dalam circle yang sama. Mungkin bagi sebagian orang, bosan dengan tokoh yang saling terhubung satu sama lain. Sedangkan saya justru menyukainya.

Profile Image for Adie Riyanto.
7 reviews3 followers
July 14, 2010
Satu lagi buku menarik untuk remaja hadir dari buah kreativitas Sitta Karina. Buku berjudul Skenario Dunia Hijau dan cerita-cerita lain ini berisi kompilasi cerpen-cerpen Sitta Karina yang dimuat dalam majalah remaja CosmoGirl. Seperti cerita-cerita Sitta sebelumnya, buku yang terdiri atas 208 halaman yang di dalamnya terkumpul 20 cerita pendek ini masih menghadirkan nuansa remaja dengan gaya hidupnya yang serba teen.

Sitta Karina sebagai penulis buku-buku teenlit, masih konsisten dengan gaya penceritaannya yang renyah, bahasa ringan sehingga mudah dimengerti, dan pesan moral yang senantiasa diselipkan di antara kisah-kisahnya yang menarik. Sitta piawai dalam bertutur, mencampurkan antara bahasa Indonesia baku, bahasa Indonesia gaul, dan tentu saja bahasa Inggris tanpa ada kesan yang dipaksakan penempatan kata atau kalimatnya. Ia selalu membuat tokoh-tokoh dan ceritanya merupakan campuran antara modernitas dan lokalitas. Antara yang gaul namun masih mematuhi kaidah-kaidah atau norma dalam masyarakat. Antara gaya yang 'barat' dan keinginan untuk menjadi 'timur'. Intinya Sitta mengajak remaja-remaja Indonesia untuk think globaly and act localy.

Hal-hal tersebut, yang mungkin menjadi ciri khas Sitta dalam menulis cerita-ceritta teenlit, tampak dalam pembuatan nama tokoh seperti Ramakrisna Syadiran, Lira Adinegoro, Heidi Suranto, dan lain-lain. Nama-nama di atas merupakan gabungan antara nama-nama remaja-remaja modern masa kini yang dipadukan dengan nama-nama keluarga Jawa yang memberi kesan urban, timur, dan lokal. Melalui kisahnya, Sitta ingin menunjukkan bahwa menjadi pribadi modern tidak harus segalanya serba kota, berpandangan barat, atau malah mengadopsi nama dan nilai yang kebarat-baratan. Bahwa yang terpenting dari semuanya adalah membuat diri pribadi berkembang sesuai dengan perubahan zaman tanpa harus larut dalam arus globalisasi yang mendorong ke arah negatif dan bertentangan dengan nilai-nilai luhur budaya bangsa.

Satu hal yang menjadi catatan menarik untuk buku ini adalah adanya tiga cerita inspiratif yang ikut hadir melengkapi buku ini dan membahas isu yang sangat hangat dibicarakan di seluruh dunia. Isu utama tersebut adalah mengenai global warming. Seperti kita ketahui bahwa suhu bumi telah meningkat drastis dalam beberapa tahun terakhir akibat dampak emisi karbon. Maka dari itu, perlu ada usaha berkesinambungan untuk secara sadar membawa pola pikir masyarakat ke arah penanggulangan percepatan kenaikan suhu udara bumi tersebut. Perlu ada upaya nyata dan peran aktif dari masyarakat untuk berperilaku dan mempunyai gaya hidup yang green. Tak terkecuali para remaja.

Melalui cerita pendek yang berjudul Skenario Dunia Hijau, for-REAL, dan Hujan Terakhir, kita diajak untuk kembali merenungkan bahwa dibalik kehidupan remaja yang ceria dan penuh gejolak asmara, selalu saja ada celah yang dapat diambil untuk ikut serta membuat bumi semakin hijau dengan berperilaku dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari yang dijalaninya. Tips-tips seperti tidak merokok, membuang sampah pada tempatnya, menggunakan kertas daur ulang sebagai bungkus belanjaan dan mengurangi penggunaan tas plastik, jalan kaki, sampai dengan pemilihan baju untuk fashion show yang berbahan dasar organic cotton yang lebih ramah lingkungan, hadir sebagai sebuah kampanye hidup sehat dan dapat dijadikan semacam green guide bagi remaja. Efeknya, selain para remaja tahu akan pentingnya isu tersebut, juga membuat mereka sadar bahwa kepedulian mereka untuk alam lingkungan berdampak besar bagi kelangsungan hidup umat manusia. Diharapkan remaja juga mampu menjadi semacam pelopor yang dapat memberikan penerangan dan ujung tombak bagi kesadaran masyarakat akan pentingnya peduli pada lingkungan. Para remaja dapat menularkan kebiasaan baiknya untuk bergaya hidup yang lebih hijau kepada masyarakat melalui lingkup keluarga, obrolan dengan teman sebaya, maupun dalam komunitas diskusi lintas usia.

Dalam buku ini pun tidak melulu bercerita tentang tema lingkungan dan global warming. Tema cinta dan persahabatan tetap menjadi topik dominan dalam cerita-ceritanya. Kisah-kisah patah hati, sibuk dengan urusan sekolah, persaingan memperebutkan pacar, hubungan orang tua-anak, dan kisah-kisah lainnya seperti umumnya terjadi pada usia pubertas bertaburan dalam buku ini. Remaja yang memang menjadi pangsa pasar untuk buku-buku teenlit diajak untuk berpikir ulang, menata pola pikir dan pola sikap, serta mengadopsi nilai-nilai positif dari efek globalisasi tanpa harus kehilangan jati dirinya sebagai bangsa yang berkepribadian luhur. Mendorong untuk berpikiran modern tanpa menghilangkan nuansa lokal dalam setiap kehidupan yang dijalani. Intinya, buku ini bukan hanya untuk hiburan tapi juga dapat digunakan sebagai sarana kampanye perubahan pola pikir bagi remaja. Setidaknya dapat mendorong remaja untuk lebih peduli kepada lingkungan. Baik lingkungan kehidupannya sebagai pribadi makhluk sosial maupun lingkungan alam tempat dirinya berpijak.
Profile Image for Fakhrisina Amalia.
Author 14 books200 followers
November 9, 2013
Sebelumnya terimakasih banyak dulu buat Maya Floria Yasmin yang sudah menghadiahkan buku ini buat aku. So far ini adalah omnibook, atau buku kumpulan cerpen pertama yang aku suka banget. Tema umumnya adalah go green, tapi cerita-cerita lain yang tokoh-tokohnya di ambil dari novel-novel Kak Sitta juga ada. Keseluruhan cerita dalam buku ini ada 20, dan AKU SUKA SEMUANYA :))

Tapi ada dua cerpen yang paling aku suka yaitu Dongeng Padang Rumput yang menceritakan Putri Sadira dan Pangeran Hassya (tokoh dalam novel AERIAL, yang udah aku baca dan aku suka banget juga) dan Satu Kata Saja. Entah kenapa dengan kedua cerpen itu aku merasa lebih nyess dan terikat banget (kalau boleh dibilang begitu).

Nggak lupa juga dong, ada quote paling favorit disini (sebenarnya banyak, tapi satu ini aja cukup mewakili kok), quote dari Satu Kata Saja: "I am a cruel person to hold you back from pursuing your dream."

*kemudian berkaca-kaca*

Satu lagi yang bikin aku suka banget dengan buku ini. Ada banyak, banyak sekali pelajaran yang bisa kita temukan, pelajaran-pelajaran yang kadang terlewat dan bikin kita perlu disadarkan. So far, ini Sitta Karina, dan aku nggak pernah nggak suka dengan tulisan Kak Sitta ^^
Profile Image for Windry.
Author 12 books824 followers
April 5, 2009
alkisah saya mencoba baca teenlit untuk mengistirahatkan isi kepala (ingat umur dong!), kemudian saya memilih buku sitta karina ini. alasan pertama, saya percaya tulisan sitta tidak akan membuat isi kepala saya yang tadinya mau istirahat malah makin mumet. alasan kedua, saya tertarik dengan embel-embel dunia hijau yang tertera sebagai tajuk.

dan, ternyata isu go green yang saya cari-cari hanya ada di cerita awal (hehehe naifnya saya mengira 20 cerita sitta akan mengangkat go green semua). tapi, tak mengapa. saya tetap menikmati isi buku ini, setidaknya cerita-cerita di dalamnya membawa saya teringat kepada bacaan-bacaan masa muda saya (halah) dan keringanan tema serta gaya bahasanya bisa menjadi selingan yang tepat di antara buku-buku pe er yang menumpuk tidak ada habisnya.
Profile Image for Stefanie Sugia.
731 reviews178 followers
July 3, 2010
Buku ini berisi kumpulan cerpen yang ditulis oleh Sitta Karina. Sebetulnya aku suka banget sama gaya tulisan Sitta Karina, tapii..

Hmmm, gimana ya.. Menurutku cerpen-cerpennya lumayan lah.. bermoral dan mengajarkan kita banyak hal termasuk untuk lebih menjaga lingkungan dan menghargai pribadi kita sendiri. Entah apakah ini masalah selera atau bukan, aku lebih prefer cerpen-cerpen sastra yang ending-nya agak twisted dan tidak terduga. Buatku cerpen-cerpen di buku ini semuanya biasa-biasa aja.. Nggak ada yang terlalu berkesan sih.. :):)

But i still like ur writing Sitta ;)
Profile Image for Yuu Sasih.
Author 6 books46 followers
February 15, 2012
Seperti biasanya, tokoh-tokoh buatan Sitta Karina selalu berada di antara dua dunia yang saling tarik-menarik. Warga timur yang kebaratan, high class people yang berusaha humble layaknya warga kelas dua, cewek-cewek populer yang menentang peraturan cewek populer, and so on.

Gaya bahasanya juga tetap menjadi kesukaan saya. Bagaimana Sitta bisa menulis tanpa terkesan terlalu terjemahan tapi juga tidak terlalu santai adalah salah satu alasan yang membuat saya menyukai karya-karyanya.

Dan tentu saja: NARA!! <3
Profile Image for Lina Maharani.
274 reviews15 followers
November 15, 2014
seiring nambah usia, cara dan selera membaca juga berubah. Dulu jaman 5 tahun silam baca novel-novel seri Hanafiah family masih bisa feel 'wow-ed with the stories, but when i read this book baru terasa kalo saya pun mengalami perubahan selera baca. :) Sudah tidak se-istimewa dulu bahkan in some story it's way too cheesy, i think. But it's okay karena ini memang kumpulan cerpen dari majalah remaja so wajar saja tema-nya remaja banget.
Profile Image for Anggi Hafiz Al Hakam.
329 reviews5 followers
October 23, 2012
Membaca cerpen-cerpen dalam buku ini sama halnya dengan menarik diri kembali pada masa itu. Masa remaja nan indah. Dimana hanya ada aku, kamu, dan kita. Dinamika ruang jelajah cerita yang berkisar seputar kehidupan dan problematika kaum remaja menjadi daya tarik sendiri dalam setiap karya Sitta Karina.

Profile Image for Dhani.
257 reviews17 followers
January 11, 2015
Nyerah ah. Mungkin kumpulan cerita ini bukan selera saya. Atau gaya hidup yang ada di dalamnya terasa asing. Juga ada beberapa logika yang bikin kecewa waktu baca( misalnya baju hari ini keinjek orang, besoknya masih dipakai ke pesta, bukannya ada laundry yang dalam hitungan jam beres ya?, atau penanaman 100 buah pucuk pohon, bukannya 100 bibit pohon ya?)..
Profile Image for Haya Najma.
Author 2 books10 followers
January 8, 2013
Susah banget nyelesein ini. Kumcer yang sudah pernah terbit di majalan Cosmogirl. Isinya kebanyakan ya cosmo, kalangan atas, dengan karakter yang kalau bukan Hanafiah, Syadiran, dll, bosan, dan membayangkan keluarga itu punya sepupuan yang usianya seumuran ada berapa sih sebenernya...
Profile Image for Yute Apsari.
15 reviews
December 18, 2010
Kumpulan cerpen ini awal nya agak sedikit hambar, tapi semakin dibuka semakin berasa cerita-ceritanya. So, three stars is enough from me.
Profile Image for Jessica.
1,219 reviews40 followers
March 12, 2011
penuh kisah unik, menarik, dan patut dicontoh untuk melaksanakan go green!
trus, ada kisah Hanafiah-nya. ooo.. how i Like this much!
Profile Image for Hadiyatussalamah Pusfa.
109 reviews11 followers
June 29, 2011
Always, teenlit (cerpen mungkin yaa) a la Sitta Karina itu kaya buah. Simple dan segar. Fokus di satu topik tapi ngeliatin sisi yang beda dari yang lain. Saya suka :)
Profile Image for Cinthya Yuanita.
39 reviews4 followers
February 8, 2014
Sama seperti kesan-kesan sebelumnya terhadap klan Hanafiah dan kawan-kawannya buku-buku Sitta Karina: they're all just not my type.
Profile Image for Khansa.
51 reviews
May 3, 2015
Just okay, I guess.
Suka dengan cara bertutur Sitta, yang enak dibaca seperti biasanya. Suka juga dengan penggunaan nama yang nggak lazim, tapi jadi khasnya Sitta.
Displaying 1 - 24 of 24 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.