Di banding serial Noni lainnya, "Emas Impian" memang terasa kurang punya konflik. Jika Anda kenal prilaku Godek, seharusnya pembaca sudah bisa menebak ketika ada tokoh samaran tiba-tiba masuk ke dalam cerita.
Tapi Noni memang selalu membuat kangen. Penuturan Bung Smas adalah karakter penuturan penulis jagoan yang mampu merinci setiap kejadian dengan indah. Tanpa dilebih-lebihkan, tanpa memaksa dibuat pintar, tapi cerdas membangun pondasi bagi pembaca untuk berimajinasi.
Dan ide-ide besar (mimpi-mimpi besar seperti milik Noni), berawal dari jenis buku macam ini. Serius!