Nai Kageyama menjalani hidup di bawah tekanan ibu dan kekasih ibunya. Walau sudah diterima dalam ujian masuk, dia tidak diperbolehkan melanjutkan ke SMA. Bermula dari situ, mereka bertengkar hebat. Nai yang tidak mau dipukuli terus-terusan, akhirnya pergi dari rumah. Setelah berjalan tanpa tujuan, akhirnya dia pingsan di bawah pohon sakura. Kemudian yang lewat di sana adalah...
Sukkaaaa banget sm karyanya Yoshiwara Akemi. Yg satu ini berjodoh ketika ada Gramedia sale di Ramayana Pasar Minggu, yg hidup segan mati tak mau itu.
Kali ini ceritanya suram banget. Kisah pertama bikin saya sesak dan hampir menitikkan air mata. Kisah tentang seorang remaja berusia 15 tahun bernama Nai yg hidup dgn ibunya dan pacar ibunya.
Ibunya ini jahat banget. Hamil di usia 20 dan nggak tau siapa yg menghamilinya. Ketika lahir, anaknya dikasih nama Nai, yg kalau dlm bahasa jepang artinya "tidak ada". Soalnya dia nggak mau repot-repot ngasih nama buat bayinya.. T.T
Ibu Nai tinggal sama pacarnya yg brengsek. Nai yg diterima di SMA negeri sudah memiliki harapan tinggi utk bisa lanjut sekolah, tp ternyata ibunya nggak mau membiayainya! Ibu macam apa itu? Huh!!
Nai dipukuli olh pacar ibunya krn membangkang dan menolak utk disuruh kerja kotor. Dia kabur... hingga akhirnya bertemu dgn Chigaya.
Berkat bantuan Chigaya, Nai jd bisa sekolah. Tapi ternyata pacar ibunya Nai nggak mau tinggal diam begitu saja....