Isi cerita ini mungkin kebanyakan pengalaman pribadi penulis. Hidup berkeluarga, bertetangga dan bermasyarakat. Semua berhubungan dengan dapur, namun uniknya dikaitkan dengan agama dan politik.
Seperti salah satu hadits dari Abu Dzarr radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Wahai Abu Dzarr, jika engkau memasak masakan berkuah, maka perbanyaklah kuahnya dan perhatikanlah tetanggamu.” (HR Muslim)
Dan juga dalam riwayat Muslim, dari Abu Dzar, dia berkata: “Sesungguhnya kekasihku berpesan kepadaku: ‘Jika engkau memasak masakan berkuah, perbanyaklah kuahnya, kemudian lihatlah anggota keluarga dari tetanggamu, maka berikanlah kepada mereka dengan baik.’”
saya suka banget sama buku ini..buku tipis, tp isinya cukup menghibur... Dari sebuah dapur kita bisa memandang kehidupan.. mengiris bawang, memblender, menyiapkan hidangan ...semua aktivitas di dapur dikaitkan dengan aktivitas pada kehidupan nyata.. life is like a cooking :))