BUKU INI MERANGKUM 10 esai Prof. Dr Boediono, yang ditulis dari tahun 1981-2007. Salah satunya adalah pidato pengukuhannya sebagai Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada Pada februari 2007.
Dalam pidato tersebut Prof. Boediono berusaha mencari jawaban atas pelbagai pertanyaan yang kiranya sering muncul di benak kita, antara lain : “Apakah jalan reformasi yang kita tempuh sejak 1998 ini sudah “benar”? Kalau “ya”, mengapa pertumbuhan ekonomi kita tak beranjak cepat, sehingga belum cukup untuk mengenyahkan pengangguran? Apakah euforia reformasi dan demokrasi sebenarnya tidak cocok untuk karateristik negara berkembang seperti indonesia?
Dalam tulisan-tulisannya yg lain, Prof. Boediono memaparkan langkah-langkah kongkret bagi penyelesaian persoalan ekonomi yang dihadapi Indonesia. Tak syak lagi, Ekonomi Indonesia, Mau ke Mana? memberikan gambaran yang cukup utuh tentang kapasitas Prof. Boediono sebagai seorang scholar, dosen dan birokrat yang profesional.
In an attempt to understand where we are now and how we got here, I had to look at the past. This book highlights monetary, and fiscal policies Indonesia took after its independence, institutions that were built and strengthened after the economic crisis of 98, and how politics have shaped the economy (and will continue to go hand in hand in shaping Indonesia’s future). There have been people who moved the needle (this book highlighted the role of Widjojo Nitisastro in shaping the economy in the 70s), which made me realize that sometimes moving the needle takes more than just the brain, but also dedication, and pure love of this country (the kind that’s incomprehensible, at least to me. You may think the love you have for your child is the purest form of love, but when you think again, hey at least your child is cute and cuddly, what’s not to love?)
This book is a must read for those of you who are trying to move the needle, in this era. To not lose hope, and to not lose sight of where we were and where we’re going.
Boediono was the Vice President of Indonesia from 2009 to 2014. This major stepping stone in his life was very surprising for many people, even Boediono himself. Before, Boediono is an ekonom tulen (pure economist) and unrelated to any political party. This book, contains his essays including his speech on his pengukuhan Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gajah Mada (The Inaugural Lecture Speech at Faculty of Economic and Business Gajah Mada University) in 2007 titled Ekonomi Indonesia, Mau ke Mana? (Indonesian Economy, Where are We Going?).
Beberapa esai dapat dimengerti oleh orang awam, beberapa lagi memang disampaikan di forum para ekonom, sehingga diperlukan sedikitnya background pemahaman ilmu ekonomi untuk memahami esai-nya.
Topik yang dibicarakan adalah seputar krisis moneter 1998: tentang apa yang sebetulnya terjadi, dan strategi-strategi yang ditempuh untuk mengatasinya, serta langkah selanjutnya di masa depan. Dalam hal topik yang dibicarakan, buku ini sangat membuka wawasan. Buku ini harus jadi bacaan wajib mahasiswa ilmu ekonomi.
Sebuah kumpulan esai yang informatif dan ditulis dengan bahasa yang ringan dan mudah dimengerti. Menarik bagaimana pak Boediono menuliskan tentang perkembangan keadaan ekonomi Indonesia sebelum, saat, dan sesudah krisis ekonomi. Termasuk cara2 penanggulangan dan pencegahannya agar tidak terjadi lagi.
Aku juga baru sadar di sini kalo pak Boed mendukung konsep egalitarianisme untuk mendukung sustainability ekonomi secara keseluruhan. Gagasan tentang ekonomi pancasilanya juga sangat menarik. Sayang rasanya melihat gagasan2 Pak Boed di sini tidak terwujud sewaktu beliau menjadi wapres. Mungkin ada beberapa kendala yang menghalanginya?
Mungkin perlu dicatat juga bahwa buku ini banyak berisi istilah2 teknis tentang ilmu ekonomi. Tidak terlalu banyak memang tapi, karena buku ini adalah kumpulan esai yang sejatinya dibuat untuk para ekonom, pak Boed tidak memberi penjelasan lebih lanjut tentang arti dari istilah2 teknis tersebut. Mengenyangkan memang untuk orang ekonomi, tapi mungkin sulit dimengerti oileh orang awam.
Tapi, tetap, cara pak Boed menyampaikan makalah dan esainya sangat renyah dan mengenyangkan. Walau mungkin ada beberapa istilah teknis, buku ini tetap bisa dijadikan sumber bacaan tentang ilmu ekonomi dan sejarah krisis ekonomi kita dahulu.
Buku "Ekonomi Indonesia, Mau ke Mana?" sangat bagus untuk bahan pembelajaran bagi orang awam ekonomi yang ingin cepat memahami kondisi perekonomian Indonesia. Buku ini merupakan kumpulan esai ekonomi dari Guru Besar UGM, Prof. Dr. Boediono, M.Ec.