Jump to ratings and reviews
Rate this book

Pamali: Segerombolan Komik Tentang Mitos dan Pantangan

Rate this book
"Yang segar dari bawah tanah kota Bandung, komik yahud beraroma gembira."

Engkus Kusmiran adalah pemuda masa kini yang tumbuh dewasa di peradaban modern. Tapi kok, baik di keluarga maupun lingkungan pergaulannya masih ada yang percaya mitos dan pantangan, atau yang bisa disebut juga sebagai pamali. Misalnya nih ya, "Jangan duduk di depan pintu, pamali, nanti kamu susah dapat jodoh." Kamu tahu apa yang dilakukan Engkus, yang polos dan terkadang naif, dia malah duduk di atas pintu. Pernah juga Engkus mengingatkan teman ceweknya yang masih gadis untuk tidak makan di cobek bekas membuat sambel, eeehhh... ternyata cewek itu makan sama cobeknya sekalian. Aneh-aneh aja.


Kata Pengantar oleh Ayu Utami
"Kamus [Pamali]" ini membuat kita mengingat dan lebih memahami pamali-pamali yang membentuk perilaku kita dan orangtua kita.... Yang dulu dianggap pamali, zaman sekarang tidak lagi. larangan bagi anak perawan makan langsung di cobek.... Peraturan itu sudah tak laku lagi karena sekarang anak perawannya yang sudah langka. Maka dari itu, mungkin, kita menemukan banyak sekali restoran zaman sekarang yang menyediakan menu "nasi cobek".... Jadi, selamat menikmati komentar Kak Norvan tentang pamali-pamali yang ia kumpulkan ini! Dan tertawalah selagi bisa tertawa sebab tak siapa pun harus bertanggung jawab.

120 pages, Paperback

First published June 1, 2009

1 person is currently reading
57 people want to read

About the author

Norvan Pecandupagi

2 books2 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
8 (14%)
4 stars
13 (23%)
3 stars
27 (48%)
2 stars
3 (5%)
1 star
5 (8%)
Displaying 1 - 19 of 19 reviews
Profile Image for an.
764 reviews22 followers
January 11, 2011
lagi-lagi buku yang dibaca saat menunggu obroal sesepuh selepas, mmm... apa ya. selepas waktu yang kini akhir na senggang. pamali... apakah itu berdampak baik atau buruk tergantung kita menyingkapi na. seperti mitos dan ramalan. apapun itu dipengaruhi banyak hal. tapi tetap pengaruh terbesar ada pada diri kita sendiri. mungkin begitulah menyingkapi pamali ini.

namun terkadang pamali juga masih dibutuhkan untuk menyelaraskan nilai-nilai sosial yang ada, interaksi antara orang per orang dalam komunitas dan tugas na sebagai makhluk sosial, dan sikap na sendiri sebagai individu. argh... teori apapula ini yang muali ngelantur.

dan karena hari sudah maikn malam, maka berakhir juga obroal sesepuh dan buku ini. ga nyambung memang. sambil membuka lembaran baru, dan menutup yang lalu.

pamali untuk mengucapkan perpisahan... jadi yang akan sha lakukan adalah... memberi semangat untuk yang akan pergi. ini batas, dan ada batas baru yang harus dilalui. semoga berhasil....

special for roos n mba'naga... BIG HUG :)

-03-
Profile Image for Fidia .
354 reviews7 followers
July 12, 2024
Lumayan nambah bendahara berbagai pamali. Tapi, soal jokesnya kadang lucu kadang enggak. Aku kepikiran beberapa pamali ada manfaatnya, tapi cuma caranya aja pakai "nakut-nakutin"
Profile Image for Anggi Hafiz Al Hakam.
329 reviews5 followers
October 8, 2011
Pamali. Suatu istilah untuk mengartikan pantangan adalah produk atau hasil dari kebudayaan asli yang sengaja ditinggalkan oleh leluhur kita. Pamali lahir dari suatu hasil pemikiran yang berkembang pada suatu zaman sebagai tindakan preventif (bersifat mencegah). Pamali bisa dianggap sebagai 'local wisdom' yang tumbuh dalam suatu lingkungan masyarakat. Pamali pada prinsipnya berusaha menyelaraskan nilai-nilai kehidupan sosial dalam interaksi sesama manusia. Dengan demikian, pamali di satu tempat akan berbeda dengan di tempat lainnya.

Namun, kemajuan zaman yang berimbas pada pola pikir masyarakat di abad modern ini cenderung mengganggap pamali ini sebagai hal yang sudah tidak relevan. Pamali sudah tidak dikaitkan lagi dengan logika umum sehingga masyarakat dengan pemikiran yang maju dan logis hanya menganggap pamali itu sebagai mitos atau Misteri anu atos-atos (misteri yang sudah-sudah)*.

Komik ini mengangkat beberapa pamali yang hidup dan umum dijumpai di Tanah Sunda. Temukan alasan-alasan tentang mengapa anak perawan tidak boleh makan dari cobek, tidak boleh membaca nisan di pemakaman, dan mengapa-mengapa lainnya. Dikemas dengan sketsa komik yang segar dengan tokoh berhidung enam dan tidak melulu menggunakan Manga Style membuat komik ini terasa berbeda dari komik-komik kebanyakan. Tentu saja, ini merupakan berita baik untuk perkembangan Komik Indonesia yang kini mulai menggeliat kembali dibawah penerbit-penerbit lokal dan independen.

Dalam menyikapi beberapa pamali dalam komik ini kita tidak selalu harus serius. Pamali yang dikemas dalam bentuk komik ini tentu menyuguhkan cara pandang lain dalam menyikapi nilai-nilai sosial yang berlaku di masyarakat. Beberapa mungkin sudah tidak relevan dan tidak logis. Tapi, bukankah pamali itu juga merupakan warisan nenek moyang kita yang mengandung pesan dan makna tertentu. Sudah tentu, pembaca dihadapkan pada situasi untuk memilah-milah dan mengambil nilai positif dari pamali tersebut.

Paninggilan, 8 Oktober 2011
Profile Image for Nura.
1,056 reviews30 followers
January 28, 2011
setelah melewati perjuangan panjang, akhirnya bisa dapetin juga komik ini. langsung baca pas nyampe rumah. terkikik-kikik sembari nonton ayu dewi. hehehe.. gada hubungannya, tapi nih komik emang lucu, sumpah! apalagi pas bagian akhir, soal penjelasan kenapa si Engkus dan tokoh2 lainnya berlubang hidung enam. Sayang, ga terlalu ngerti bahasa Sunda, jadi baca terjemahannya sajalah. Familier banget sama banyak mitos di buku karena saban hari selalu diingetin sama emak gw. tapi menurut gw buku yang pertama ini jadi kurang lucu kalo dibandingin ama buku keduanya.

***

selamat jalan kang norvan...
1 review
January 27, 2010
wuuiiih kereeeeeeen,
pertama waktu bikinnya aja gw udah bilang keren, krn perjuangannya itu..
gw mesti ke kampung2 utk berburu pamali, dan setelah banyaaaak, baru deh di komikin (di sebuah kampung pula gambarnya) pada saat itu tiba2 ada banjir bandang sore2. terus yg bikin kagum lagi yaitu tidak adanya scanner yg digunakan dlm pembuatan buku ini, semuanya pake kamera poto. hahahahahahaha sambil jalan2 gitu .
yeah ini mah bukan review, malah curhat.
eniwey pgnnya sih bikin versi luar sunda. next lah. kalo Allah ngasih kesempatan.
Profile Image for Reita.
20 reviews
June 14, 2010
pertama baca ternganganganga, terus terkekehkekeh, terus minta tambah, terus mikir kalo komikusnya pasti ajaib banget, terus terus terus, terus ada yg kedua. bocoran dari pengarangnya, siapsiap buat yang ketiga. ampun. ternyata dia komikus underground yg sebelumnya bikin komik supercondom yang sempat merajalela di kota bandung akhir 90-an awal 2000-an. isinya memang sangat Sunda, tapi sepertinya di daerahdaerah lain juga ada semacam pamali. bagus juga kalo bisa dibikin sampe seluruh nusantara hehehe...
Profile Image for Indri Juwono.
Author 2 books307 followers
August 1, 2009
Wah, malah harun yang dapet operan bukunya bikin review duluan..
Gini nih :
Seorang Bapak dan anaknya di kuburan bermaksud nyekar
Bapak : Pamali kalo di kuburan baca-baca batu nisan, ntar pelupa
Anak : ???
.....
....
Anak : Pak, kita udah dua hari di sini, kalo gak baca, makam kakek dimana sih???

....

Komiknya lucu, apalagi semua tokohnya dibuat berlubang hidung ENAM.
Ini saya nggak menyadari, sampai akhirnya ada yang protes di halaman belakang..
Profile Image for Bunga Mawar.
1,355 reviews43 followers
August 23, 2009
Pinjem dari Mas Tomo semalam... trus langsung beredar di rumah, nyangkut di adik saya yang pulang tengah malam. Katanya: "Susah nian jadi orang Sunda, banyak amat pamalinya..." :p

Tapi peredaran buku ini patut diwaspadai loh. Kalo2 sampe ke negeri jiran yang baru kemarin belajar Tari Pendet itu. Hati2. Waspadalah, jangan2 beberapa pamali di buku ini dijadikan pula warisan budaya mereka, huahahaha...
Profile Image for Indah Threez Lestari.
13.5k reviews270 followers
July 25, 2009
Kayaknya hampir semua pantangan yang ada di sini made in Sunda deh. Tapi wajar aja sih, secara yang bikinnya juga orang Sunda dan judulnya aja 'Pamali'. Bagusnya kalau bakal ada jilid berikutnya dimunculkan juga pantangan-pantangan dari daerah lain, atau lebih asyik lagi kalau ada yang dari luar negeri...

*psst... gw bacanya numpang di Gramedia Plangi...*
Profile Image for Hippo dari Hongkong.
357 reviews197 followers
August 9, 2009
kayaknya pamali-pamali yang diulas di buku ini adalah pamali-pamali yang dikenal oleh masyarakat sunda saja *terang aja karena emang ditulisna pake bahasa sunda untuk macam-macam pamalinya*
tapi ada beberapa pamali yang baru ngeh juga sih *lupa lagi tapina,maklum, bacana nebeng di gramedia IP tadi siang* :D
Profile Image for Yennnnn Rahmawati.
8 reviews
December 16, 2010
heheheh....

saya beli juga gara2 buku ini indonesia banget!
pamali2 yang dimuat sunda banget, tapi di tempat lain juga banyak diberlakukan.. :p
trus cara nyampeinnya kocak bgt... ada bgian2 yg bikin cekikikan..
tapi kadang kita bisa ambil positifnya dan bagaimana memasukkan pamali ke akal.. (maksudnyah??)
ya gitu deh..

hihihihihi.....


Profile Image for Zephyr.
13 reviews3 followers
November 2, 2009
Sangat membosankan and terlalu Sunda sentris.

Saya sama sekali tidak terhibur membacanya dan sejujurnya menyelesaikan membacanya betul-betul merupakan perjuangan bagi saya.

Saya membeli buku ini simply hanya untuk terus mendukung perkembangan komik Indonesia.
Profile Image for Putri.
53 reviews15 followers
April 8, 2011
bacanya cuma 15menit ditooko buku hehe...
lumayan lucu2 walau ada yg jayus juga sih dan sangat menghibur dan sebenarnya punya pesan pamali itu ada maksudnya ga selalu mistis jangan terlalu percaya larangan2 pamali pasti ada maksud terselubungnya
Profile Image for Aritta.
21 reviews3 followers
August 13, 2009
lucu...lucu....komiknya bikin nyengir nyengir....ternyata banyak juga pamali-pamali yang ga tahu. Baguslah buat ngingetin lagi..lagian ternyata kan pamali juga ada manfaatbya...
Profile Image for Alien.
254 reviews31 followers
February 2, 2011
Harusnya bisa lebih lucu.
Tapi ini udah lucu juga sih :)
Profile Image for Fandy Hutari.
Author 15 books13 followers
Read
October 5, 2012
Habis gw baca seharian buku almarhum kawan Norvan ini!
Profile Image for kinu triatmojo.
288 reviews3 followers
March 11, 2010
idenya bagus, eksekusinya belum. terlalu linier. seperti video klip tania officially missing you.
Displaying 1 - 19 of 19 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.