Chen Che, better known by her pen name Chiung Yao or Qiong Yao, was a Taiwanese writer and film producer. She has been regarded as the most popular romance novelist in the Chinese-speaking world, and her novels have been adapted into more than 100 films and TV dramas. Works by Chiung Yao include the 1963 novel Outside the Window and the television series My Fair Princess.
Ini buku Chiung Yao yang saya benar-benar suka. Kali ini tokoh utamanya bukan seorang gadis Taiwan yang naif, tapi seorang pemuda yang tinggal di Cina sekitar tahun 1900-an. Seorang yatim piatu, Hsiao Lei diangkat anak oleh keluarga Kang yang merasa berutang budi pada ayahnya. Setelah tinggal sekian lama dengan keluarga Kang, Hsiao Lei pun jatuh hati pada anak perempuang mereka Mengfan, yang sejak kecil sudah dijodohkan dengan Tienpai, yang kebetulan juga teman bain hsiao Lei. Masalah pun timbul setelah mereka menginjak usia dewasa, walau akhirnya Tienpai rela menyerahkan Mengfan kepada Hsiao Lei.
Cinta segitiga di buku Chiung Yao memang lumrah. Alur cerita buku ini bukannya tidak bisa ditebak dan kadang-kadang terlalu dramatis. Yang membuat buku ini lebih menonjol dibanding buku-buku Chiung Yao yang lain ialah karakter-karakternya. Mereka semua mudah disukai, mulai dari sang pahlawan Hsiao Lei, kekasihnya Mengfan, sampai sang saingan Tienpai. Sebagai pembaca, saya bersimpati pada mereka semua dan berharap masing-masing bisa mencapai kebahagian sendiri, walau salah satu harus rela mundur dan mengorbankan kemauan diri sendiri demi kemauan orang lain
Entah udah berapa kali aku baca buku ini... cari novelnya pun susah setengah mati.. >.< kisah cinta antar saudara angkat yang.. err.. bikin terharu! >.<