Jump to ratings and reviews
Rate this book

Tokoh-tokoh Cerita Pendek Dunia

Rate this book
Cerita pendek merupakan salah satu genre sastra yang telah menjadi bagian penting konsumsi pembaca saat ini. Hanya sedikit koran dan majalah di Indonesia yang tidak memuat cerita pendek sebagai salah satu materi isinya. Namun bagi masyarakat awam yang tidak bergelut dengan penelitian sastra amat sukar menyusur dan menguak latar belakang kelahiran, perkembangan, dan tokoh-tokoh cerita pendek dunia. Buku ini setidaknya menjadi petunjuk ke arah itu, meskipun masih dalam tahap dan strata yang sederhana.

Buku ini juga dimaksudkan sebagai pendorong bagi para penulis pemula dan calon penulis cerita pendek. Dengan mengenal latar belakang cerita pendek dunia dan mengenal siapa tokohnya, diharapkan muncul stimulasi untuk menulis cerita pendek.

233 pages, Paperback

First published January 1, 2005

2 people are currently reading
12 people want to read

About the author

Korrie Layun Rampan

71 books18 followers
Korrie Layun Rampan lahir di Samarinda, Kalimantan Timur, 17 Agustus 1953. Semasa muda, Korrie lama tinggal di Yogyakarta untuk berkuliah. Sambil kuliah, ia aktif dalam kegiatan sastra. Ia bergabung dengan Persada Studi Klub yang diasuh penyair Umbu Landu Paranggi. Di dalam grup ini telah lahir sejumlah sastrawan ternama seperti Emha Ainun Nadjib, Linus Suryadi A.G., Iman Budhi Santosa, Naning Indratni, Sri Setya Rahayu Suhardi, Yudhistira A.N.M. Massardi, dll.

Pengalaman bekerja Korrie dimulai ketika pada 1978 ia bekerja di Jakarta sebagai wartawan dan editor buku untuk sejumlah penerbit. Kemudian, ia menjadi penyiar di RRI dan TVRI Studio Pusat, Jakarta, mengajar, dan menjabat Direktur Keuangan merangkap Redaktur Pelaksana Majalah Sarinah, Jakarta. Sejak Maret 2001 menjadi Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Koran Sentawar Pos yang terbit di Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. Di samping itu, ia juga mengajar di Universitas Sendawar, Melak, Kutai Barat, Kalimantan Timur.
Dalam Pemilu 2004 ia sempat duduk sebagai anggota Panwaslu Kabupaten Kutai Barat, tetapi kemudian mengundurkan diri karena mengikuti pencalegan. Oleh konstituen, ia dipercayakan mewakili rakyat di DPRD Kabupaten Kutai Barat periode 2004-2009. Di legislatif itu Korrie menjabat sebagai Ketua Komisi I.

Sebagai sastrawan, Korrie dikenal sebagai sastrawan yang kreatif. Berbagai karya telah ditulisnya, seperti novel, cerpen, puisi, cerita anak, dan esai. Ia juga menerjemahkan sekitar seratus judul buku cerita anak dan puluhan judul cerita pendek dari para cerpenis dunia.

Novelnya, anatara lain, Upacara dan Api Awan Asap meraih hadiah Sayembara Mengarang Roman Dewan Kesenian Jakarta, 1976 dan 1998. Beberapa cerpen, esai, resensi buku, cerita film, dan karya jurnalistiknya mendapat hadiah dari berbagai sayembara. Beberapa cerita anak yang ditulisnya ada yang mendapat hadiah Yayasan Buku Utama, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, yaitu Cuaca di Atas Gunung dan Lembah (1985) dan Manusia Langit (1997). Selain itu, sejumlah bukunya dijadikan bacaan utama dan referensi di sekolah dan perguruan tinggi.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
0 (0%)
4 stars
3 (30%)
3 stars
6 (60%)
2 stars
1 (10%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 3 of 3 reviews
Profile Image for htanzil.
379 reviews149 followers
July 21, 2009
Cerita Pendek adalah salah satu jenis genre sastra yang paling banyak diminati oleh para pembaca awam, selain karena bentuk cerita ini bisa habis dalam sekali baca, cerita pendek juga biasanya menyajikan berbagai kejutan dan perenungan di akhir cerita. Cerita pendek juga mudah ditemui diberbagai media selain berupa antologi atau kumpulan cerita pendek yang tersaji dalam sebuah buku, cerita pendek juga bisa ditemui dan dibaca dihampir semua koran dan majalah di Indonesia. Namun bagi para pembaca awam sangat sukar untuk mengetahui perkembangan dan latar belakang tokoh-tokoh cerita pendek dunia karena sepertinya belum ada buku dalam bahasa Indonesia yang mengarah ke hal tersebut. Buku yang disusun penulis/cerpenis senior Korrie Layun Rampan ini sepertinya mencoba untuk menjadi buku yang akan memperkenalkan masyarakat awam dan penikmat sastra akan para tokoh cerpen dunia dari masa ke masa.

Buku ini menyajikan 35 tokoh sastra kelas dunia dari berbagai aliran sastra dan kurun waktu tertentu, mulai abad ke 17 hingga abad ke 20. Mulai dari Sir Walter Scott (1771 - 1832) hingga Albert Camus (1913 - 1960). Mereka adalah Yasunari Kawabata, Victor Hugo, Charles Dickens, Maxim Gorxi, Satre, Franz Kafka, dll. Beberapa memang namanya lebih dikenal sebagai novelis ketimbang sebagai cerpenis tapi seperti kata penyusun buku ini beberapa penulis yang namanya terangkum dalam buku memang tak menulis cerpen, namun mereka memberi pengaruh besar pada pertumbuhan dan perkembangan cerita pendek dunia, baik melahirkan gagasan maupun menumbuhkan ide baru tentang cerita pendek. (hal xvii)

Sisi menarik dari buku ini adalah selain memuat sedikit riwayat hidup dan karya-karya monumental para tokoh cerita pendek dunia, di buku ini dijelaskan pula gaya penulisan dari masing-masing tokoh sehingga pembaca mengerti ciri dan gaya tulisan dari para tokoh tersebut. Seperti Hemingway seorang jurnalistik yang selalu membuat karya-karyanya sangat realistik sehingga tiap cerpennya seperti memuat laporan kemanusiaan yang lengkap dan sempurna. Ada juga Sartre seorang filsuf dimana cerpen dan novel2nya selalu mencoba menjelaskan teorinya bahwa hidup ini tidak mempunyai arti di luar yang diinginkannya sendiri.

Buku ini memuat pula nukilan atau fragmen dari tiap karya-karya terbaik mereka yang telah diterjemahkan baik oleh penyusun buku ini maupun dari berbagai media yang pernah memuat terjemahan dari karya-karya mereka. Bagian akhir buku ini dilengkapi dengan lampiran tentang Alfred Nobel dan para sastrawan yang menerima hadiah Nobel Sastra sejak tahu 1901 hingga 2001.

Walau mungkin tak semua tokoh cerpen dunia terangkum dalam buku setebal 233 hal ini, namun melihat kelengkapan isinya, buku ini tentunya akan sangat bermanfaat bagi para pecinta sastra dan masyarakat awam yang ingin mengenal dari dekat para tokoh cerpen dunia beserta karya-karyanya. Terlebih dari itu seperti dituturkan penyusunnya, buku ini dimaksudkan sebagai pendorong bagi para penulis pemula dan calon penulis cerita pendek. Dengan mengenal latar belakang cerita pendek dunia dan mengenal siapa tokohnya, diharapkan muncul stimulasi untuk menulis cerita pendek. (hal ix,x)

@h_tanzil
Profile Image for Achmad Muchtar.
Author 7 books12 followers
October 5, 2014
Kebanyakan hanya mengutip. Mulai biografi yang biasa tanpa ulasan yang mendetail--bahkan biografi bisa diunduh di internet, kutipan sampul belakang, kutipan pidato, dan catatan Akademi Swedia atas nobel sastra. Apalagi konten buku ini lebih mengarah pada novel ketimabang cerpen. Seharusnya dimuat satu cerpen per tokonya, bukan fragmen novel. Begitulah.
Profile Image for Nisrina.
48 reviews14 followers
March 21, 2015
I've known Tolstoy, Hemingway, Kafka, and Sartre from my favorite book author. But it's just about the story of them; that their writings were inspiring.
This book really helps me to know them more (with the other 31 authors).

So why do I just give it a 3 of 5 stars?
Maybe, because I put my expectation too high.

My favorite quote is come from Kafka:
"..sebaiknya kita hanya membaca buku yang mencambuk. Kalau buku-buku yang kita baca itu tidak menyadarkan kita, seolah-olah kita ditampar di muka, guna apa kita membacanya? .... sebuah buku harus berupa kapak tajam untuk membuka laut beku di hati kita."

My favorite short story is written by O'Henry: "Oktober dan Juni"

Worth-to-read!
Displaying 1 - 3 of 3 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.