Kisah dua bersaudara dikemas dengan baik. Naskahnya sedikit membingungkan tapi berkat gambar mudah bagi pembaca menikmati petualangan merakit pesawat. Buku ini sudah bagus untuk anak-anak.
Wilbur dan Orville Wright bersaudara adalah orang yang suka otak-atik mekanik. Sebelum mereka bekerja mewujudkan mimpi untuk terbang, terlebih dulu membangun perusahaan jual-beli sepeda modif bernama Wright Co. Selain itu mereka pernah menerbitkan koran mingguan bernama West Side News. Memang kedua bersaudara ini banyak sekali usahanya, mereka tak pernah berhenti berkarya, bahkan mereka menemukan dan memodifikasi beberapa benda misalnya alat pemanggang roti dan pemutar piringan hitam, mereka tidak mematenkannya, kata mereka "Obsesi terbesar kami adalah terbang."
Obsesi terbang ini mereka dapat dari mainan yang ayahnya berikan, berupa gasing dengan baling-baling yang ketika diputar maka akan meluncur ke angkasa. Semenjak itu mereka suka bermain layang-layang dan mengamati burung terbang.
Wilbur mengalami kecelakaan ketika ia bermain hoki es, dia terpukul oleh stik hoki yang menyebabkan 6 giginya tanggal. Semejak itu wilbur menjadi orang yang pohang. Beberapa bulan ia tak bisa beraktivitas berat sehingga ia menghabiskan waktunya dengan membaca buku-buku sains dan teknik yang sedang berkembang di masanya. Buku-buku yang ia baca telah menggugah semangat keilmuan dan penelitian yang ada di dalam dirinya. Obsesi untuk terbang semakin kuat.
Wilbur dan Orville memulai perancangan pesawat ketika berusia 25 tahun, mereka memulai membaca buku-buku yang berkaitan dengan penerbangan. Selain itu mereka bermain layang-layang dan mencoba prototype yang mereka buat ribuan kali untuk menghasilkan pesawat yang stabil ketika terbang. Perjuangan menciptakan pesawat bukan proses mudah, mereka gagal dan jatuh ribuan kali, belajar dan meneliti selama ribuan jam, tidak kurang 6 tahun mereka berusaha mewujudkan obsesinya, akhirnya pada penerbangan Flyer III mereka berhasil terbang dengan baik.
Kisah Wilbur dan Orville sangat menginspirasi saya. Mereka telah membuka jalan langit bagi penerusnya untuk terbang seperti burung bahkan lebih jauh dan lebih cepat. Ketika mereka pertama kali terbang dan berhasil, orang banyak yang tidak percaya dengan cerita mereka, bahakn tidak sedikit yang mengatakan mereka gila.
Satu kalimat yang keren menurut saya, Wilbur ditanya oleh wartawan Inggris tentang kesuksesannya menciptakan pesawat dan memecahkan rekor terbang, Wilbur menjawab
"Saya tidak bisa banyak berkata-kata. Seperti Beo yang cakap bicara tapi kemampuan terbangnya payah, saya bukanlah itu"
Talk less fly more
Kamu punya obsesi/mimpi apa? mulailah mewujudkannya!
Ternyata, Wright bersudara juga menemukan alat pemanggang roti dan gramafon, namun mereka tidak mematenkannya. Ketika ditanya alasannya, Orville menjawab, "Kami hanya tertarik pada pesawat terbang." Wilbur dan Orville, serta Katharine, saudari sekaligus pendukung setia mereka, mengabdikan hidupnya untuk pesawat terbang. Hasil karya seluruh hidup Wright bersaudara menjadi tonggak bersejarah bagi dunia penerbangan zaman sekarang. Sepanjang hidup mereka, boleh dikatakan sebagai sejarah penerbangan.
penerjemah buku ini lucu wq. pada beberapa percakapan, gaya bahasa yang dipakai seperti bahasa indonesia tidak baku dan kayak anak jakarta banget. tapi nggak begitu ganggu dan cukup menghibur.
suka banget sama cerita tokoh ini. berhasil bikin saya menghayal: bagaimana rasanya punya percetakan koran sendiri. seru dan menantang pastinya.
hal yang membuat saya terharu, waktu mereka berhasil membawa ayah dan adik mereka terbang meskipun hanya sebentar. that feel...<3