Jump to ratings and reviews
Rate this book

Sugi dan Laura #2

The Infinite Quest

Rate this book
LAURA mencari sepupunya yang hilang. Dengan bantuan Jordan, anak buahnya di kepolisian, dan Sugi, rekannya saat menyelesaikan kasus Silent Demon, mereka memulai penyelidikan rahasia. Tak disangka, penyelidikan mereka mengarah ke Artawan Narpati, pengusaha media sosial ternama dan kaya raya. Dengan citra yang tanpa cacat, butuh kepiawaian untuk menguak kejahatan yang Artawan lakukan. Ketiga polisi itu pun berbagi tugas penyelidikan, tapi ternyata ada hal lain yang harus Laura korbankan dalam misi ini.

208 pages, Paperback

Published December 13, 2022

3 people are currently reading
41 people want to read

About the author

Fino Y. K.

3 books2 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
5 (8%)
4 stars
20 (32%)
3 stars
30 (49%)
2 stars
5 (8%)
1 star
1 (1%)
Displaying 1 - 21 of 21 reviews
Profile Image for Tika Nia.
226 reviews4 followers
January 2, 2023
Tapi aku sendiri juga belajar banyak dari pengalaman ini. Aku benar-benar merasa jauh lebih tangguh dan berani sekarang (h.194)

Detektif Laura dan Sugi kembali dipertemukan pada sebuah kasus kriminal. Kali ini mereka berusaha menyelidiki kasus yang menimpa sepupu Laura. Sepupunya itu memang kerap berulah dan pergi meninggalkan rumah. Namun kali ini keadaannya berbeda. Laura harus segera menemukannya!

Ternyata kasus ini cukup rumit! Sugi dan Laura pun sempat gagal. Semakin kompleks ketika kasus ini mengarah pada seorang pengusaha muda yang tampan, kaya raya dan nyaris tanpa cela! Sungguh butuh usaha keras dan pengorbanan untuk mengungkapnya!

Ditambah lagi ada kasus kekerasan yang menimpa para gelandangan. Tetapi akankah polisi peduli pada gelandangan ini? Bukankah selama ini mereka dianggap sampah masyarakat?

Lantas mampukah detektif Laura dan Sugi menemukan sepupunya? Benarkah pengusaha muda itu yang menjadi dalang dari kasus ini? Baca novel ini untuk mengungkap kebenarannya!!!

🚨🚨🚨
Jika dibandingkan dengan kasus pertama, kasus kedua ini memang tidak terlalu besar. Tetapi tetap saja topik yang diusung sangat menarik! Usaha pembunuhan kelompok tertentu, teknologi super canggih dan ambisi manusia yang kotor!

Penulis begitu cerdas menguraikan kisah kriminal di dalamnya. Semua pertanyaan telah terjawab di bagian akhir. Dan sama seperti kasus pertama, part cerita yang dibuat pendek-pendek pun menjadi kelebihan tersendiri. Menghindarkan dari rasa bosan.

Recommended dibaca bagi penggemar genre fiksi kriminal! Buku ini stand alone (berdiri sendiri), jadi meskipun pembaca belum membaca kasus pertama tetapi tetap bisa langsung membaca kasus kedua!

🚨THE INFINITE QUEST🔫
✍🏻 Penulis: Fino Y. K.
📕 Penerbit: Elex Media Komputindo
📆 Tahun Terbit: 2022
📑 Halaman: 200
🔖 Genre: Thriller, Sci-Fi (18+)

Baca review buku lainnya di IG ku @tika_nia ☺️
Profile Image for A.A. Muizz.
224 reviews21 followers
January 6, 2023
Senang sekali bisa mengawali tahun 2023 ini dengan bacaan yang sangat seru. 😍

___
Gambaran cerita:

Artawan Narpati, pengusaha media sosial yang masih terbilang muda, pintar, tampan, kaya raya, dan ... tanpa cela di mata publik. Dia juga pencinta binatang, terutama kucing.

Siapa sangka, ternyata dia adalah sosok di belakang penculikan para gelandangan muda di Jakarta menggunakan mobil Satpol PP palsu. Apa yang akan dilakukan terhadap gelandangan ini?

Di sisi lain, sepupu Laura yang sempat menggelandang hilang. Dalam pencariannya, kasus ini mengarah ke Artawan. Namun, bagaimana dia bisa menemukan bukti di balik kekuasaan, kecerdikan, dan kekayaan Artawan?

___

Saya suka banget sama novel ini, karena:

• Kovernya cakep banget. Simbol ouroboros ini juga sangat mewakili cerita.

• Alur cepat dan bab-bab yang pendek membuat novel ini page turner banget, nggak kebanyakan basa-basi. Meskipun begitu, karakter-karakter tokohnya kuat dan cukup memorable.

• Seperti The Silent Demon, adegan aksi di novel ini seru banget. Apalagi lawan mereka sangat kuat dan pandai berstrategi.

• Plot twist di akhir cerita sukses bikin 😱😱😱. Ambisi manusia-manusia ini sungguh ter-la-lu!

• Pesan makjleb yang saya dapatkan:
> Dari tokoh Sugi, Artawan, dan Gading, saya belajar bahwa pola didik ortu mempunyai peran besar dalam membentuk karakter anak.
> Gelandangan juga manusia. Di antara mereka ada yang menjadi tumpuan hidup keluarga. Jadi, bukan sampah masyarakat yang hanya ingin hidup bebas.
> Novel ini juga berisi ajakan untuk lebih peduli terhadap binatang-binatang di sekitar kita.
> Punya teman-teman baik itu juga privilese lho.

Menurut saya, yang kurang dari novel ini tuh ... kurang tebal, cuma 200 hlm. Hahaha. Inginnya, porsi kehidupan Artawan lebih diekspos lagi, terutama masa lalunya hingga dia berbuat seperti itu. Dan masih ada beberapa saltik (saya menandai beberapa jika diperlukan) yang harapannya bisa dibetulkan jika novel ini cetak ulang (aamiin).

Terus ... gemas banget sama ending hubungan Sugi dan Laura. 😅

4.25/5⭐
Profile Image for Riska Yourina.
118 reviews9 followers
January 12, 2023
Agak terlalu santun & lembut sebenarnya untuk seleraku, tapi gimana ya, aku ngefans sama yang nulis 🤣 suka banget pembukaannya, bagian nyelametin kucing & manusia dibunuh ajahlah 😆 beberapa bab belakang agak agak cringe, tapi ya sudahlah yah. Aku terima - terima aja 💚
Profile Image for Yandi Asd.
116 reviews4 followers
January 3, 2023
Aku tertarik baca novel ini karena kovernya dulu. Dan pas mulai baca, aku ngerasa nyaman sama cara penyampaian penulis. Perlahan-lahan aku mulai tahu juga konflik utama cerita ini tuh apa. Terus pas tahu, aku suka banget sama ide konflik ini. Idenya apa emang? Kalian bisa baca sendiri wkwk. Yang jelas, seingetku aku belum pernah nemu di cerita misteri/thriller lainnya, jadi bagiku ini merupakan poin plus yang nggak dimiliki novel-novel misteri/thriller yang lain

Novel ini tipe yang fast pace dari awal sampe akhir, kayak sat-set-set gitu. Bab-babnya juga pendek dan dijelasin dari beberapa tokoh. Meski begitu, sebagai pembaca aku jadi punya gambaran yang cukup besar tentang ceritanya sehingga di adegan-adegan tertentu aku masih bisa ngebayangin gimana kondisi para tokohnya saat itu

Di awal-awal, mungkin sekitar 50 hlm, aku menikmati banget cerita ini. Kayak ngalir aja gitu bacanya. Tapi, mulai ke belakang ada beberapa pertanyaan yang muncul di kepalaku. Tentu dong, aku mikir pasti pertanyaan2 itu bakal dijelasin di akhir cerita, jadinya aku fine2 aja. Tapi, makin ke belakang justru aku makin bertanya-tanya. Apa ya... intinya kayak... "Ini seriusan begini?" Dan aku mempertanyakan riset penulisnya, bener apa nggak, soalnya tiba-tiba aku jadi ragu karena... Tapi semoga aja keraguanku ini salah

Selain itu, ada juga keputusan-keputusan lain dan kebetulan-kebetulan lain yang bikin aku jadi makin bertanya-tanya banget. Mungkin karena aku belum terlalu mengenal karakter para tokohnya kali ya, soalnya aku tiba-tiba baca kasus kedua ini dulu. Seandainya aku baca kasus pertamanya dulu, mungkin aku bisa lebih paham

Terus ada juga hal sepele yang bagiku jadinya terkesan mengganggu. Apa? Penyebutan kasus Silent Demon. Ini terjadi beberapa kali, dan karena itu juga ada beberapa pengulangan informasi. Aku mikirnya, kenapa harus disebut lagi sih? Padahal kalau nyebutnya cukup sekali-dua kali, pembaca pasti bakal tetep inget. Buat pembaca yang baca kasus kedua duluan, pasti bakal tetep tahu juga. Jadi ini menggangguku 🤧

Secara keseluruhan, aku suka sama ide kasusnya. Mantoel. Tapi untuk eksekusinya, aku kurang suka. Kalau risetnya lebih dimantepin dan plotnya lebih dimatengin lagi, aku pasti bakal suka sama novel ini. Tapi, meski begitu, aku tetap merekomendasikan novel ini untuk kalian baca~
Profile Image for Lelita P..
632 reviews59 followers
December 24, 2022
Premis ceritanya menarik sih, tentang jutawan yang pengin membangun teknologi awet muda biar berumur panjang. (Pernah nonton film dengan premis mirip tapi lupa apaan.) Pada saat bersamaan, Laura mencari sepupunya yang hilang. Ternyata dua hal tersebut berkaitan.

Saya suka cara penulis menghubungkan kedua peristiwa tersebut. Dimulai dari

Sama seperti buku pertama, Silent Demon, novel ini penuh adegan berantem dan kejar-kejaran. Namanya juga genre thriller, ya. Terus saya suka selipan deskripsi latarnya, misalnya lagi hujan, malam berbulan, dan sebagainya. Jadi tetap ada gambaran visual suasananya, meskipun cuma satu atau dua kalimat.

Berbeda dengan Sada si villain Silent Demon yang karakterisasinya kayak kurang mendalam, di buku ini menurut saya penokohan villain-nya--si Artawan--lebih tergali. Walaupun yaa karena bukunya tipis dan alurnya cepet banget, ada beberapa karakteristik yang sebetulnya menarik tapi pada akhirnya jadi semacam numpang lewat juga. Dan jujur, bagi saya karakter Artawan yang paling menarik adalah kehipokritannya. Dia membangun Sriverse--media sosial khusus perempuan--tapi dianya sendiri playboy. Jelas-jelas dia memandang perempuan cuma sebagai objek pemasaran produknya.

Kasus kedua Sugi dan Laura ini sebetulnya bisa dibilang lebih rapi alurnya, tapi entah kenapa saya jauh lebih suka Silent Demon ya. Intensitas ceritanya lebih terasa di Silent Demon... juga intensitas emosinya. Gaya penulisan penulis memang praktis satsetsatset to the point, nggak bertele-tele dan lebih menekankan ke adegan aksi. Tapi di SD tuh muatan emosinya sedikit-banyak masih terasa. Mungkin karena eksplorasi karakternya lebih mendalam di Silent Demon karena baru pengenalan karakter kali ya. Di sini tinggal "ngelanjutin", jadi nggak terlalu banyak backstory--cuma si Artawan sama Gading saja selaku tokoh baru. Ada sih percik-percik hubungan Sugi dan Laura yang mengarah ke asmara, juga bibit-bibit cinta segitiga sama si Sandi, tapi ya udah gitu aja, nggak terlalu gereget. (Kemungkinan karena itu bagian dari build up untuk buku selanjutnya, sih.)

Dan sepertinya bagian emosi itulah yang bikin novel ini agak off di saya, berhubung novel ini banyak mengambil sudut pandang (orang ketiga) Laura. Ketika lagi baca bab yang menceritakan Artawan atau Sugi atau tokoh laki-laki lain (kayak Jordan, Gading, dsb), rasanya oke aja dengan gaya penulisan seperti itu. (Makanya Silent Demon works buat saya.) Cuma ketika lagi baca bab yang menceritakan Laura, sepertinya saya berekspektasi menemukan lebih banyak penggalian emosi. Kalau emosinya hanya dituliskan dalam kalimat literal ("bosan", "ingin menangis", "lelah", "merasa bersalah", dsb), kesannya jadi agak terlalu datar. Nah, berhubung di novel ini sudut pandang Laura banyak, rasanya jadi kurang nendang gitu. Berharapnya sih, bisa lebih menggigit lagi sedikit, meski nggak sampai ke tahap berlebihan apalagi cengeng. Udah bagus karakter Laura konsisten sebagai cewek setrong yang tangguh dan mandiri.

Bagian terbaik dari buku ini adalah bab terakhirnya. Betapa saya menyukai plot twist! Setelah agak kecewa di SD karena ending-nya yang cenderung antiklimaks, di sini justru saya suka banget. Nggak nyangka, tapi itu kejutan yang bagus banget dan masuk akal. Semoga kisah dia dilanjut sampai ntar dia berhasil ditangkap. :)))

Profile Image for Neneng Lestari.
296 reviews1 follower
May 7, 2023
Kasus kedua ini, diksinya tidak sependek-pendek di buku pertama. Ada perkembangan diksi dan penggunaaan kalimat yang lebih luas.

Namun memang gaya penulis yang sat-set-sat-set sehingga ya alurnya begitu cepat.

Karena Sugi & Laura sudah di explore karakternya, seharusnya ada ruang yang cukup untuk Artawan. Bagaimana dia begitu menyukai kucing, bahkan dia rela melakukan percobaan cuci darah untuk kucingnya agar tetap hidup.

Dan kucing yang di sebut, hanya sebatas lewat. Sebatas telling oleh penulis.

"Kebetulan" selalu menjadi ciri khas penulis (sepertinya begitu). Karena lagi-lagi banyak kebetulan yang membantu Sugi dan Laura memecahkan kasus ini. Kebetulan Sugi punya kenalan di tempat Artawan tinggal. Kebetulan Laura punya kenalan yang bekerja sama dengan proyek Artawan. Kebetulan Laura bertemu penjual yang menjadi kunci penyelidikan. Kebetulan Laura tengok Tesla dan dipakai buat mengejar Porsche Artawan.

Aku harap polisi di Indonesia di dianugerahi "kebetulan" seperti itu agar cepat menyelesaikan kasus-kasus.

Kasus kali ini sebenarnya agak unik. Aku akui itu. Namun lagi sayang sekali, penulis tidak mengeksplor nya dengan baik. Hanya sebatas info singkat bahwa cuci darah bisa bikin awet muda, dah itu aja. Aku harap meski ini hanya fiksi belaka, ada acuan yang membuat penelitian itu seperti benar-benar nyata, walau hanya karangan semata

Plot twist nya cukup oke. Aku terkecoh. Tapi, lagi lagi ya, terlalu rumit. Harus berpura-pura menjadi The Master, dan melakukan segala hal -hal tersebut untuk menyembunyikan kebenaran.

Tau sih orang kaya itu pikirannya di luar nalar orang biasa, tapi apa iya serumit dan semahal itu sampai harus mengocek extra duit yang luar biasa 😅 *anggap aja ini opini orang biasa, karena aku belum merasakan jadi orang kaya raya seperti Artawan

Satu lagi pikiran orang kaya di luar nalar, mobil Tesla yang dipakai Laura hancur, eh pemiliknya iklasin gak papa 😭

Overall, oke. Tapi masih kurang pas 🐇

⭐ 3 / 5


The Infinite Quest [Kasus #2 Sugi dan Laura] / Fino. Y.K / @elexmedia / rilis 16 Desember 2022 / 208 hlm / via @gramediadigital

#OneWeekOneBook #HayuKitaBacaChallenge #ReviewBukuHayuKitaBaca #buibubacabuku #TheInfiniteQuest
Profile Image for Day Nella.
252 reviews5 followers
September 27, 2024
"Dia ingin memperoleh bukti bahwa pria itu terlibat kejahatan. Bagaimanapun, pertaruhan ini sangat berbahaya. Dia tidak boleh ketahuan." Hal 104.
-
The Infinite Quest
(Kasus #2 Sugi & Laura)
Fino Y.K.
Penerbit Elex Media Komputindo
Edisi Digital, 2023
Tebal 208 Halaman
Baca di Ipusnas
-
Kali kedua baca karya penulis satu ini dengan genre yang sama akan pengungkapan kasus kejahatan. Suka dengan gaya berceritanya yang mengalir dan pace-nya juga cepat satsetsatset serta berisi bab pendek-pendek, jadi bisa diselesaikan dengan sekali duduk. By the way aku suka covernya yang cakep.
-
Laura yang tengah mengambil cuti setelah mengungkap kasus pembunuhan, memutuskan pulang ke rumah orang tuanya bersamaan dengan permintaan Tantenya untuk bisa menemukan Gading, sepupunya yang telah menghilang cukup lama. Sambil cuti, Laura mencoba mencari tahu di mana terakhir kali Gading berada dengan kembali dibantu Sugi—salah satu partner dalam kasus luar biasa yang ada di buku pertama sang penulis, dan rekan lainnya.
Banyak hal janggal dari tiap temuan yang mereka temukan di lapangan, baik bertemu dengan orang terakhir yang berinteraksi dengan Gading atau melalui cctv. Dan semua temuan tersebut mengacu pada satu orang yang mereka curigai dan kenyataanya semua inspeksi tersebut memiliki banyak kendala.
-
Aku suka ide cerita ini yang cakep banget, ngarep kalau bakalan dieksplorasi lebih jauh tentang penyelidikan tersebut. Apa karena begitu cepat satsetsatset ini kali ya jadi nggak ter-highlight dengan baik hal-hal yang bisa banget dijabarkan penulis akan kasus itu karena memang epik. Sayangnya nggak (mode pembaca kecewa😢)
-
Meski begitu ada plot twist yang mengejutkan diakhir. Woah menarik banget.
Soal konflik dan alur yang runut itu udah cakep. Hanya kurang banyak pengungkapan bagian yang bagiku kalau dipaparkan lagi woah pasti apik deh.
Karakter para tokoh juga punya porsi yang pas, baik Laura, Sugi dan Jordan. Ketiganya begitu klop dan kompak.
-
Yang suka genre action thriller dengan sedikit unsur sci-fic. Boleh banget baca ini di saat senggang.
Personal rate 3,8/5
Profile Image for Azfa.
295 reviews3 followers
January 3, 2023
#temanduduk📚 ❤ 4,5/5

📕 The Infinite Quest
✍️ @finoyurio
🖨️ @elexmedia
⏳ 2022
📑 208 hlm

•••••
Setelah memecahkan kasus besar 'Silent Demon', detektif Laura dan Sugi akhirnya kembali menjalankan aksi bersama dalam misi menemukan sepupu Laura yang hilang. Kasus yang terbilang remeh, namun siapa sangka dibaliknya tersimpan fakta yang sangat mengejutkan.

Dibantu Sugi dan anak buahnya Jordan, penyelidikan mereka akhirnya mengarah pada Artawan yaitu seorang pengusaha media sosial ternama, kaya raya, dan tanpa catatan cacat. Untuk membongkar kejahatan itu mereka melakukan aksi nekat, terutama Laura sendiri. Lantas bagaimanakah akhirnya? Dapatkah Laura menemukan sepupunya?
•••••

Waah jantungku cukup terpacu begitu cepat saat membacanya, merasa ngeri² serem dengan apa yang dilakukan Artawan. Ternyata setelah googling beneran ada ya. Ngeri sekali sikap serakahnya manusia ini. 😱

Aku suka alurnya cepat tapi terasa pas untuk diikuti, aksi-aksi yang dilakukan menegangkan, yang terpenting semua rasa penasaran terjawab, malah g'nyangka kalau ada plot twist di akhir. Wow 😷

Btw, aku tuh salfok sama salah dua/tiga kata yang tadinya kukira typo, ternyata memang sengaja diplesetin ya? 😅 Nah meski ini seri ke dua dari novel Silent Demon, novel ini masih tetap bisa loh dibaca sendiri. Recommended deh! 🌻😎

Semoga dengan adanya novel ini, bisa dibaca para petugas penegak hukum (polisi) agar tidak menganggap kasus kecil remeh ya. Bisa lebih gercep gitu geraknya kalau ada pengaduan, kan keren jadinya seperti Laura dan Sugi. :D

#jejak_sibuku
Profile Image for tïmmyrèvuo.
204 reviews2 followers
November 15, 2023
This book made me fall in love with the prologue, besides the cover that really takes my attention.

It tells the story of Laura searching for her long-lost cousin. With the help of Jordan and Sugi, they start a secret investigation. Unexpectedly, their investigation leads to Artawan Narpati, a well-known and wealthy social media entrepreneur. With a flawless image, it takes expertise to uncover Artawan's crimes. The three cops divide the investigation, but there's something else Laura has to sacrifice in this mission.

As I said at the beginning of this book, I fell in love with the prologue; the depiction of a gruesome thriller was immediately drawn into my brain. I enjoyed it, although my emotions didn't come together in this book. The chemistry between the characters caused the engagement with the reader to be lacking. In addition, the action and thriller scenes lacked the horror effect that usually causes readers to get goosebumps and hold their breath without realizing it. This could be due to this book's thinness, so the story's complexity cannot be adequately answered. From the life of the scavengers to the beginning of Narpati's madness to the details of the cruelty and plot twist at the end of the story.

However, the author's skill in summarizing it in only 200 pages also deserves praise for telling the story coherently. Ultimately, I enjoyed this book and can't wait to read the next installment of Laura and Sugi's series.
Profile Image for Harumichi Mizuki.
2,439 reviews73 followers
February 29, 2024
*Whistle.

Btw, orang yang nerima transfusi plasma darah buat bikin dirinya lebih awet muda itu memang beneran ada loh. Bahkan ada perusahaannya. Mahal banget biaya tranfusinya. Tapi memang baru klaim, belum terbukti secara ilmiah.

https://tirto.id/menjadi-lebih-muda-d...

https://health.detik.com/berita-detik...

Keren sih penulisnya bisa ambil isu unik ini dan mengolahnya jadi cerita thriller dengan modus pembunuhan para gelandangan yang dijadikan donor plasma darah secara paksa ini.

Jadi penasaran sama buku pertamanya, Silent Demon. Di-endorse mulu di buku ini hahaha. Kalau ada lanjutannya, aku mungkin akan baca juga. Karena big boss-nya belum ketangkep!!!
Profile Image for Arutala.
506 reviews1 follower
April 21, 2025
Dibandingkan dengan Silent Demon, alur dan ide ceritanya lebih mantap, apalagi kali ini persoalan Laura lebih diangkat dan sangat personal. Dengan lokasi cerita di seputar Jakarta menjadikan cerita terasa tidak asing, natural bahkan seru banget saat adegan kejar-kejaran antara Artawan dengan Laura.

Sayangnya kisah ini diselesaikan begitu singkat, terlalu sat set sehingga kedekatan emosi antar karakternya seolah ditimbun dalam-dalam terutama rasa penasaran Sugi melihat Sandi yang akrab dengan Laura. Akankah ada rasa cemburu?
Profile Image for juan.
26 reviews4 followers
January 18, 2024
Awalnya cuma mau nyelidikin tentang si Gading sepupunya Laura yang kabur dari rumah, tapi ternyata dibalik itu ada kasus besar yang terbongkar. Kasusnya menarik banget, tapi eksekusinya kurang. Kayak nanggung aja adegan actionnya gak greget terus penyelidikannya juga biasa aja kurang bikin penasaran karena kita udah dikasih tau semuanya. Jadi tinggal nunggu aja sampai mereka bisa berhasil nangkep pelakunya.
Profile Image for Andahh.
84 reviews6 followers
December 27, 2024
Seru banget ceritanya! Aku telat tau baca buku ini. Ternyata buku ini series ya, dan aku lgsg baca buku keduanya. Background nya juga gk jauh dari daerah Jakarta sekitar. Genre crime, thriller sih cocok yg suka baca buku detektif2an lokal yg satu ini.
Profile Image for wrtnbytata.
202 reviews3 followers
July 24, 2023
A light mystery and action read ✅
It has so much potential to be explored more, but since it only has 200-ish pages i think it is understandable that the ending was rushed
Profile Image for Akaigita.
Author 6 books238 followers
September 25, 2023
Things about this book:

1. Judulnya keren
2. Covernya badass
3. Premisnya bolehlah
4. Gagasan soal kejahatannya bolehlah
5. Karakterisasi? Meh.
6. Dialog? Meh.
7. Eksekusi cerita? Meh.
Profile Image for Nisa.
327 reviews18 followers
November 9, 2023
Selalu merasa ada yang kurang di bagian klimaks.
Profile Image for Merz87.
145 reviews
November 17, 2025
Layak bintang 5 untuk penulis Indonesia..Seru dan menegangkan..
Profile Image for Inotsu.
20 reviews1 follower
December 15, 2025
Gaya penulisan lebih baik dibanding buku sebelumnya, Silent Demon.
Profile Image for Jung Fida.
24 reviews1 follower
February 4, 2023
Hal apa yang paling kamu takutkan di dunia ini? Apakah kamu takut pada kematian?

Bagi orang-orang yang memiliki kekayaan dan pengaruh, mereka tak ingin cepat-cepat mati. Mereka ingin hidup di dunia ini, selama-lamanya kalau bisa, untuk menikmati kekayaan dan kekuasaannya. Seperti Artawan, pengusaha media sosial yang kaya raya ini merasa tak cukup hanya sekadar kaya, ia pun mengembangkan teknologi canggih untuk mempertahankan eksistensinya di dunia ini.

Di sisi lain, Laura diminta keluarganya untuk mencari sepupunya yang telah menghilang beberapa bulan yang lalu. Penyelidikan Laura mengarah pada Artawan. Dengan dibantu Sugi dan Jordan, Laura melakukan kenekatan demi kenekatan untuk membongkar kejahatan Artawan, sekaligus untuk menemukan sepupunya.

Pertama, aku sangat suka dengan sampul buku ini. Coba perhatikan gambar ular yang menggigit ekornya! Itu adalah simbol ouroboros. Dan simbol ini sangat menggambarkan tema yang diangkat dalam buku ini. Aku asumsikan, Laura yang menjadi bintang sampul buku ini, jadinya aku memaklumi kalau aksi Sugi kalah banyak dibanding aksi Laura yang nekat abis di buku ini.

Alur cerita ini cepat, babnya pun singkat-singkat. Namun, tak mengurangi ketegangan dan keseruan aksi Sugi dan Laura. Mengalami kegagalan dalam misi, rupanya tak menyurutkan langkah mereka untuk membongkar kejahatan, justru semakin nekat. Plot twist di akhir juga cukup bikin geleng-geleng kepala.

Bukan hanya aksi kejar-kejaran polisi dengan penjahat menggunakan mobil keren seperti Ferrari dan Tesla, buku ini ternyata berisi pesan mendalam tentang bagaimana pola asuh yang seharusnya dilakukan para orangtua dalam mendidik anak. Pesan lainnya adalah sebagai manusia kita sebaiknya memiliki kepedulian pada semua makhluk hidup, baik pada hewan, tumbuhan, ataupun pada sesama manusia itu sendiri. Jangan sampai kita menjadi seperti Artawan di buku ini.

"Kehidupan ini sangat berharga. Kita harus berusaha sebaik mungkin untuk menjaganya. Gelas yang ada di depan kita ini saja bisa berusia ribuan tahun. Mengapa kita tidak bisa?" (hlm. 32)
Displaying 1 - 21 of 21 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.