Hidup sering menyodorkan peristiwa yang bertentangan dengan harapan. Luka, pedih, ngilu, berdampingan dengan semburat bahagia yang mewarnai hari. Kadang duka terlalu berat. Waktu berjalan tanpa cahaya kebahagiaan. Rasa frustrasi, terpuruk, dan tersudut melemahkan jiwa. Namun dunia tak pernah kehabisan jalan keluar. Harapan untuk menapaki lagi dataran damai sangat mungkin terjawab. Cinta adalah anugerah di dunia yang memungkinkan duka terangkat. Riak-riak masalah dalam kehidupan sehari-hari diredakan oleh getaran kasih. Kumpulan cerpen yang hangat ini berisi lebih dari 20 kisah tentang betapa kekuatan cinta mampu melembutkan hidup, mengatasi kegetiran, dan bahkan menjernihkan hal-hal yang semula terasa gelap. Para penulisnya adalah cerpenis kawakan dari organisasi penulis Alinea. Nikmati kisah-kisah ini, dan temukan hidup Anda di dalamnya.
Rr. Alberthiene Endah Kusumawardhani Sutoyo, better known as Alberthiene Endah, is an Indonesian biographer, novelist, and journalist. She is known for her in-depth biographies of Indonesian celebrities, such as Chrisye and Krisdayanti. She has been called "the most sought after biographer in Indonesia.
Sesuatu yang selalu menarik dari cerita pendek adalah bagaimana penulisnya mampu menyampaikan maksud dalam batasan yang cukup rigid. Sehingga cerita lebih padat namun tak kehilangan makna. Begitu pula yang saya rasakan dalam membaca kumpulan cerita dalam buku Cinta yang Memulihkan ini. Semua ceritanya memberikan kehangatan ketika dibaca. Ceritanya tak hanya tentang penemuan cinta, tapi juga bagaimana mempertahankannya, pengalaman kehilangannya, bahkan kemungkinan menemukan lagi cinta tersebut. Ada pesan untuk bersabar, tabah, dan berserah dalam cerita-cerita yang disajikan. Kumpulan cerita ini mengingatkan kita untuk menghargai setiap pertemuan, mengikhlaskan perpisahan, dan memegang harapan.