Jump to ratings and reviews
Rate this book

Will You Marry Me?

Rate this book
Pernah nggak sih merasa sepi karena nggak punya pacar?Ini juga yang dialami Selma, gadis mungil yang penuh semangat. Boro-boro pacar, gebetan aja dia nggak punya.Meskipun begitu, dia nggak mau dong jadi benalu buat temannya yang pada mau nge-date.

Tapi tahu-tahu pada suatu hari Tuhan ngasih surprise yang nggak bakal pernah dilupain Selma... seorang Prince Charming datang menjemput dan... MELAMARNYA. Padahal Selma sama sekali nggak kenal sama cowok bernama Nathan itu. Dan Nathan MELAMARNYA. Dan dia serius dengan ajakannya menikah itu.

205 pages, Paperback

First published January 1, 2007

27 people are currently reading
328 people want to read

About the author

Fatma Sudiastuty Octaviani

1 book3 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
77 (30%)
4 stars
63 (24%)
3 stars
64 (25%)
2 stars
38 (15%)
1 star
11 (4%)
Displaying 1 - 25 of 25 reviews
Profile Image for Aya Murning.
162 reviews22 followers
August 30, 2012
saya dulu baca ini pas masa SMA. jadi moment nya pas nih, masih SMA bacaannya teenlit. feelnya lebih dapet.

kalau untuk saya, good point nya itu ada di kisahnya Nathan yg sama sekali ga ketebak oleh saya gimana dia sampe berubah seperti itu, 180derajat. hanya saja kalau judulnya nikah2an gitu agaknya terlalu dini, karena tokohnya juga masih sekolah SMA.
Profile Image for Oky.
38 reviews1 follower
July 14, 2010
critana ringan, impian smw rmja ce. tp krna blkngn ini saia ska nvl berat yg mnuntut pnjlsn, ujungna hnya br 'koq gtu'.. sosok nathan msh misteri bg saia, enthlh. thanks, udh mngisi wktu luang saia. :p
Profile Image for Annelice.
200 reviews8 followers
April 7, 2022
Bintang 2!

Alasanya? Karena ceritanya sinetron banget!

Will You Marry Me? Sesuai judulnya, novel ini bercerita tentang seorang cowok bernama Nathan yang tiba-tiba melamar seorang gadis bernama Selma.

Saya mulai dari Nathan, seorang cowok super cakep, tajir melintir, disegani, dihormati dan dipuja-puja oleh banyak orang terutama cewek dan bahkan dikatakan dia punya fans club! Tipe-tipe karakter cowok yang nggak mungkin ada di didunia nyata pokonya. Dia adalah laki-laki yang penuh kejutan, romantis namun juga penuh misteri.

Lalu Selma, seorang cewek yang biasa saja, yang tiba-tiba seperti kejatuhan durian runtuh mendapatkan pernyataan cinta sekaligus lamaran dari seorang pangeran berkuda putih yang tampan, kaya dan super duper perfect bernama Nathan.

Iren & Bagas, couple sekaligus sahabat Selma yang suka membantu Selma dan juga sangat menyayangi gadis itu hingga di tahap annoying.

Seperti yang saya bilang diatas tadi, novel ini alur ceritanya benar-benar sinetron sekali. Ada fiksi di dalam fiksi (?). Beberapa bagian serasa tidak masuk akal dan cenderung absurd.

Seperti :
- Pertama, jelas masalah sekolahnya! SMA Teitan, sekolah tempat dimana Nathan mengenyam pendidikan. Disitu dikatakan bahwa baik Selma, Iren dan Bagas tidak mengetahui dimana letak sekolah itu dan tidak pula pernah mendengar nama sekolah tersebut. NAMUN disatu sisi dikatakan bahwa SMA Teitan adalah sekolah paling elit dengan gedung super megah, halaman depannya dihiasi pelakat super besar, bertaraf internasional, dan sekolahnya kalangan borju.
Disini sudah terlihat ketimpangannya sebenarnya, masa sih sekolah se "WAH dan se "WOW" itu tidak ada yang tahu? Kan aneh. Apakah Selma, Iren dan Bagas se kuper itu??

- Kedua, sebenarnya bukan hanya sekolah sih, tapi sistem waktu di novel ini juga rancu. Ada beberapa bagian yang diceritakan seperti mereka baru pulang sekolah saat sore hari tapi kemudian dikatakan bahwa sang bunda sedang masak untuk makan siang?

- Ketiga, Nathan yang tiba-tiba saja datang, menyatakan cinta pada seorang gadis dan bahkan melamarnya! Tapi anehnya Selma seakan menerima kenyataan itu begitu saja, dia lupa bahwa Nathan adalah orang asing, orang yang baru pertama kali ditemuinya. Dan lebih tidak masuk akalnya lagi, ia langsung jadian dengan Nathan hanya karena Bunda?
Disini karakter Bunda juga tidak konsisten. Bunda yang digambarkan super protektif dan kolot terhadap anak gadisnya namun justru dengan mudahnya melepaskan Selma pada Nathan si orang asing tanpa merasa curiga sedikitpun.

- Keempat, kata-kata Nathan yang selalu mengajak Selma menikah dan memperkenalkan gadis itu pada teman-temanya sebagai calon istrinya membuat saya geleng-geleng kepala. Hey kalian kan masih berumur 16 dan 17 tahun! Bahkan cowok itu sudah merencanakan akan menikah 2 tahun lagi! Arghh. Nikah muda di usia belasan? Bagaimana dengan pendidikan? Bukan hanya Nathan sebenarnya yang membuat saya tidak habis pikir namun juga Natasya dan Selma! Kedua gadis itu ribut membahas tentang siapa yang lebih cocok menjadi istri Nathan. Astaga, mungkin mereka lupa bahwa mereka masih anak-anak.

- Kelima, tentang Natasya, seorang anak SMA yang dimaksudkan untuk menjadi tokoh antagonis di sini. Tapi maaf, bagi saya keantagonisan Natasya sedikit gagal karena menurut saya ia lebih pantas disebut sebagai orang yang sakit jiwa karena sangat terobsesi dengan Nathan. Bahkan gadis itu melakukan hal-lah yang tidak mungkin dilakukan seorang anak SMA. Mengolok-olok anak lain dengan suara menggelegar tanpa takut dihukum guru? Merundung dan membully secara terang-terangan? Menyebarkan gosip palsu? Dan yang paling tidak masuk akal merencanakan acara pertunangan palsu? WTF T.T

- Dan terakhir tentu saja kembali dengan masalah sekolah seperti keanehan pertama. Sekolah mana yang tidak mengeluarkan muridnya saat jelas-jelas mereka menjadi pencandu?!! Saya fikir seorang kepala sekolah tidak akan semudah itu membebaskan seorang anak pemakai narkoba hanya karena bujukan seorang gadis. Nggak habis pikir saya dengan setiap logika di novel ini. T.T

Arggh! Jujur saja saya membaca novel ini dengan jalur skip-skip alias loncat-loncat karena tidak tahan dengan jalan ceritanya yang membuat kepala pening.

Pesan saya untuk Nathan, lebih baik kamu fokus sekolah dulu deh. Jangan terburu-buru memikirkan untuk menikah. Kamu harus tahu bahwa setiap kata-kata gombalan yang kamu lontarkan pada Selma itu sangat norak wkwk dan lagi kamu jangan sekali-kali membalut luka seseorang dengan sapu tangan seperti di drama-drama, modal lah beli plaster minimal!

Lalu untuk Selma, tidak perlu ribut siapa yang lebih cocok jadi istri Nathan. Gaya bicaramu saja masih seperti anak-anak, menyebut namanya sendiri dalam berbicara. "Bunda.. Selma bla bla bla ya", "Kakak.. Selma bla bla bla", atau "Selma kan hanya bla bla bla". Sekolah dulu yang rajin, nanti Ayah kamu marah loh wkwkw
Profile Image for Nur Fadilla Octavianasari.
565 reviews45 followers
December 30, 2015
kesan pertama sih gak begitu ngena, gara2 gw kehilangan beberapa hal ddepan dr teenlit ini .
hell yeah, derita orang ngerental yah begini ini . tp kalo gw sendiri nih, gk bakal gw rela kalo sampe buku gw robek ! gw bejek2 noh yg pinjem hahaha *ketawa setan*

hmm kalo ceitanya sendiri sih, kaya teenlit kebanyakan aja . tp sdikit unik karna prince charmingnya udah di taro di awal cerita .
Profile Image for Desy Miladiana.
Author 10 books14 followers
July 13, 2013
so sweet nih, mau deh gue punya pengalaman kayak Selma ._.v ketemu Prince Charming yang terima gue apa adanya, mau gue jelek, mau gue bego, tapi dia mau terima gue apa adanya. hahaha, love it lah xD
Profile Image for Alfy.
62 reviews1 follower
November 19, 2018
kagak jelas.
Karakter Selma juga gak kuat. Awal2 padahal aku suka bgt.
karakter yg paling menonjol Lisa, Natasha, Iren sih sisanya B aja.
1 review
August 20, 2020
Bagus
This entire review has been hidden because of spoilers.
2 reviews
April 21, 2011
Gadis kecil mungil yang penuh semangat, bernama Selma. Dia merasa sepi karena nggak punya pacar. Boro-boro pacar,gebetan aja dia nggak punya.
Meskipun begitu, dia nggak mau dong jadi benalu buat teman-temannya yang pada mau nge-date.
Tapi, tanpa dia tahu pada suatu hari Tuhan ngasih surprise yang nggak bakal pernah dilupain Selma...seorang Prince Gharming yang bernama Nathan, datang menjemput dan...MELAMARNYA.
Awalnya, dia mempunyai buku semacam diary yang di dalamnya menyimpan sejuta kenangan bersama ayahnya. Setelah sepeninggal ayahnya, Selma nggak mau lagi menulis satu kalimatpun di dalamnya. Dia udah nggak mau nyentuh lagi buku itu. Terlalu banyak kenangan yang tertulis di sana bersama ayahnya. Satu-satunya jalan adalah dengan membuang buku itu jauh-jauh dari hidupnya. Dari kejadian membuang buku inilah, menjadi awal bertemunya Selma dan Prince Charming nya. Padahal Selma selama ini sama sekali nggak pernah kenal sama cowok yang bernama Nathan itu. Dan tanpa dugaan, ada cowok, Nathan, datang melamarnya. Dan dia serius dengan ajakannya menikah itu. Begitupun Ibunya. Beliau sudah mengetahui semuanya.
Profile Image for Viktoria.
135 reviews1 follower
November 30, 2014
Cerita ini mengingatkan saya sama Princess di negeri dongeng. Pangeran tampan dan pintar, orang-orang yang sirik sama si Putri, tapi untungnya si Putri punya teman-teman yang selalu ngejagain dia, daaan semua itu berakhir indah. Situasi dan keadaan yang dihadapi si tokoh utama cewek juga hidup anak SMA banget: si cewek ini manis imut, berhadapan sama geng cewek borju yang leadernya ada hubunga sesuatu sama si tokoh cowok, bullying, salah paham sana sini, rujuk lagi.... *yaiyalah namanya juga teenlit*

Tapi di atas semua itu, saya nyaman aja bacanya dan menikmati. Walaupun rada lebay sana sini (ya namanya imajinasi), banyak hal yang kayaknya kok nggak realistis; tapi dialognya yang santai, ceritanya yang mengalir gitu aja, penuturan yang sederhana tapi jelas, bikin penasaran! Jadi biarpun di beberapa adegan nggak realistis-realistis amat, tetep aja seru bacanya.

Apa ini pengaruh mood saya yang emang lagi pengen baca teenlit, entahlah... bagaimana kalau coba baca saja? ;)
Profile Image for Nisa Shofa.
81 reviews
May 2, 2015
Selama baca, gue cuma bayangin diri gue sekitar 7-8 tahun lalu. Pas buku ini baru terbit. Well, nggak cukup berhasil. Separuh pikiran gue bilang, "Ini kalo dibaca pas gue masih SD mah bagus." dan separuhnya lagi, "WHAT? INI TERBITAN GRAMEDIA?!" Hahaha bilanglah gue ini lebay, tapi emang itu kenyataannya. Makanya gue cuma kasih bintang 3 (Sebenernya 2 tapi karena pertimbangan dengan alasan pribadi, makanya naik 1 level).

Diterbitin tahun 2007. Berarti, waktu itu gue belum lulus SD. Masih sekitar kelas 5. Nah, gue mulai nulis kelas 1 SMP, sekitar 2 tahun setelah novel ini terbit. Mungkin, waktu itu gue bisa nulis dengan teknik begindang. But, untuk alur yang dibangun kalah telak!

Tapi, gue juga tiba-tiba inget sama novelnya Kak Ilana Tan yang Summer In Seoul. Novel itu diterbitin tahun 2006 dan bagus! *entah cetakan keberapa yang kubaca waktu itu,tapi penulisannya bersih dan bener-bener make logika*.

Well, pokoknya aku salah waktu baca novel ini hahahaha
Profile Image for Your Bae.
50 reviews2 followers
Read
November 14, 2016
Duh, aku beli buku ini karena tertarik dengan judul bukunya. Apalagi jenisnya Teenlit. Maklum jaman-jaman sekolahan bacaan masih belum begitu dewasa. Dan yang aku kira pemakaian judul "Will You Marry Me" (atau setema dengan pernikahan), dengan level bacaan kelas Teenlit akan menemukan sesuatu yang lebih "dewasa" atau lebih "mature" untuk ukuran sesama Teenlit dikelasnya.

Sedikit nggak nyaman, sekalipun baca buku ini di jaman sekolahan karena bahasa yang dipakai untuk menceritakan keseluruhan cerita benar-benar berlebihan. Allay poll. Sumpil Allay. Notok. Njedog!

Mungkin beberapa orang (di usia remaja) merasa ini buku romantis.
Well, buat aku pribadi, buku ini bahkan nggak sedikitpun menedekati pemikiran logis aku.
Terlalu mengkhayal dan berlebihan. Sinetron bangettt dan korban micin... Opps Sory :)
Profile Image for Lona Yulianni.
237 reviews16 followers
April 9, 2014
Cui, abege banget! Hahaha mungkin karena bacanya sekarang jadi berasa bocah banget gitu. Tipikal sinetron atau FTV remaja gitu, ada cewek tertindas dan cewek populer di satu sekolah yang mewah, ditambah pangeran berkuda putih (bermobil kali ya sekarang hahaha) trus dengan kejutan-kejutan romantis yang errr sejujurnya agak berlebihan menurut saya (ngiri lu ya Lon hahaha)

Ya overall, gak bisa bilang ini bagus tapi juga gak bisa bilang ini jelek :p (bimbang)
Profile Image for Just_denok.
366 reviews7 followers
June 14, 2014
Dulu baca pas SMA. Feel nya dapet banget. Impian ABG jamanku kali ya. Cowok keren, tajir, pintar tiba datang di depan Selma dan menginginkan gadis itu menjadi kekasihnya. Kaaaan. Teenlit impian banget :).
Profile Image for Veronica Widya.
251 reviews9 followers
October 19, 2010
udah agak lupa gimana ceritanya..
tapi rasanya sih eritanya std dan ga bgs2 amat. soalnya kalo iya, pasti meninggalkan kesan pas lyat sampul buku ini.. :P
Profile Image for Elvira.
128 reviews1 follower
August 10, 2012
Ceritanya penuh kejutan dan membuat penasaran. Saya sangat penasaran dengan sosok Nathan. Sebenarnya aku lebih suka kisah cinta Lisa dan Randy daripada kisah cinta si tokoh utama. So sweet ..
23 reviews2 followers
March 31, 2015
pertamanya ngira kalau Nathan Temen kecilnya Selma. ya secara dia tau keluarganya Selma.
Dari diari bisa tau pribadi seseorang. Nathan termovivasi Dari Sana jg.
good story
Profile Image for Ramadhana Kirana.
44 reviews1 follower
June 15, 2017
Seperti cerita teenfic yang lain. Agak klise sih menurut saya. Tapi ini tahun 2012, jadi novel ini udah bagus banget sebelum para novel lain di tahun berikutnya banyak yang hampir sama :(. Aura teenficnya kerasa banget. Beberapa bagian memang agak drama sih, tapi secara keseluruhan ya baguslah.
Bintang : 3,5/5
Displaying 1 - 25 of 25 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.