Buku tentang logika dalam kepustakaan berbahasa Indonesia amat langka. Keadaan ini sangat gawat, kalau kita insaf bahwa berfikir logis, kritis, dan praktis merupakan syarat mutlak dari tuntutan kehidupan modern. Kemampuan intelektual semacam itu merupakan sesuatu yang inheren dengan modernitas. Buku pegangan ini memperkenalkan tiga bentuk logika dasar: logika tradisional dari Mahzab Aristoteles, logika simbolik dan logika induktif, dan bentuk logika modern, yang dipengaruhi oleh perkembangan matematika modern.
Buku ini yang bikin saya lebih melek: Logika bukan cuma silogisme doank! Bagus juga untuk menarik kesimpulan kausalitas induktif yang didasarkan pada penjelasan logika induktif John Stuart Mill. Logika Mill (metode persamaa, perbedaan, dan concomitant) yang dipaparkan di buku ini jadi awal buat memahami pemaparan dalam buku Case Studies and Theory Development in the Social Sciences.
Buku ini juga memaparkan persoalan sesat logika (fallacy) dengan uraian dan latihan yang berdasarkan contoh analisa argumentasi yang mengandung sesat logika. Dengan latihan, istilah sesat logika semacam ad hominem , ad populum, post hoc ergo propter hoc menjadi lebih mudah untuk diidentifikasi daripada sekedar dihapal artinya.
Pun bila sudah merasa paham soal logika, jangan lupa, buku ini hanya mengupas persoalan tertib berfikir atau kebenaran formal. Kebenaran materil lain persoalan. Pendapat yang bilang Pak Moh. Assegaf itu orang batak bisa jadi benar dalam kerangka formal tertentu, walau telisik lebih jauh akan menjelaskannya.
Tahu kenapa?
Premis mayor: semua pengacara orang batak Premis minor: Pak Assegaf seorang pengacara kesimpulan : Pak Assegaf orang batak.
:D
Hal itu terjadi karena premis mayor yang salah, selain juga tidak seharusnya dibahas dengan silogisme tradisional. Selain hal yang simpel dalam jaman sekarang, gampang aja... Gooogling! :p
Buku pengantar bagi kelen yg ingin mendalami logika ato sekadar penasaran namun pada akhirnya keterusan, yg dimana buku ini membahas seputar logika dan penalaran, baik secara proporsional dan hukum² landasan awal berlogika, maupun tentang kesesatan/sesat pikir yang memicu kesalahan dalam berlogika.
Dimulai dgn bab pendahuluan/pertama yg membahas Logika, dengan hal fundamental seperti apa itu logika, dan bagaimana cara logika bekerja, dll. Bab kedua pun membahas sisi logika dari segi logika tradisional seperti penalaran langsung dan silogisme kategorik (di buku ini pun silogisme lumayan banyak dibahas). Bab ketiga membahas logika simbolik seperti logika proporsional dan logika kuantifikasional. Dan bab keempat yg membahas seputar logika induktif serta relevansi antara perkembangan matematika modern yg mempengaruhi berkembangnya logika modern.
Namun yg tak kalah penting dari buku ini selain pembahasan nya yg spesifik. Buku ini disertai pertanyaan² di setiap bab yg sangat membantu untuk latihan berlogika.
Karena logika tidak hanya berhenti sampai pada kita bergumam saja, logika adalah sistem penalaran yg selayaknya kita gunakan untuk diselaraskan dengan kehidupan sehari-hari baik dalam memandang sesuatu/menyikapi sesuatu. Dari segi filsafat logika bisa menjembatani antara filsafat dan ilmu, dan menyelami logika dalam ranah filsafat berarti bernalar dan berpikir secara kritis untuk bisa memahami fungsi logis manusia yang bisa saja bersifat teoritis atau empiris.
Sekian review buku dari gw, ini hanya murni pendapat pribadi gw yg sangat (bisa saja) mengandung kesalahan baik dalam penyusunan kata atau penyampaian opini. Dan untuk kritik dan saran, monggo dipersilahkan.