What do you think?


Koella: Bersamamu dan Terluka
"Karena dia taruna, dan Bapakku di PKI-kan....seandainya saja dia tak mengejar gelar Letda."
Seandainya saja dia cukup puas dengan bergelar sarjana, mungkin dia tak akan kehilanganku. Ya, meski tepatnya aku kehilangan dia. Dia terlalu ingin menjadi taruna, bergelar Letda saat lulus dan menjadi tentara pada akhirnya.
Aku, anak PKI, dilarang mencintai taruna. Kami memang bercinta malam itu, mencintai pinggangnya sebanyak aku mencintai hal-hal yang cerdas dan jenius.
Tapi seseorang berbisik, taruna terlalu mudah melakukannya, jangan mudah terbawa. Tuhan telah memaafkanku dengan mencintaimu, melebihi cintaku padaNya.
Seandainya saja dia cukup puas dengan bergelar sarjana, mungkin dia tak akan kehilanganku. Ya, meski tepatnya aku kehilangan dia. Dia terlalu ingin menjadi taruna, bergelar Letda saat lulus dan menjadi tentara pada akhirnya.
Aku, anak PKI, dilarang mencintai taruna. Kami memang bercinta malam itu, mencintai pinggangnya sebanyak aku mencintai hal-hal yang cerdas dan jenius.
Tapi seseorang berbisik, taruna terlalu mudah melakukannya, jangan mudah terbawa. Tuhan telah memaafkanku dengan mencintaimu, melebihi cintaku padaNya.
272 pages, Paperback
First published January 1, 2006
About the author
Herlinatiens
12 books14 followersherlinatiens, lahir di Ngawi 26 April 1982. Novel pertamanya berjudul Garis Tepi Seorang Lesbian (Galang, 2003). Karya-karyanya yang lain Dejavu; Sayap yang Pecah (Galang, 2004), Jilbab Britney Spears (Pustaka Anggrek, 2004), Malam untuk Soe Hok Gie (Galang, 2005), Rebonding (Pustaka Anggrek, 2005), Sajak cinta; Yang Pertama (Bayumedia, 2005), Broken Heart; Psikopop (Pustaka Anggrek, 2005), Koella (DIVA, 2012), dan Sebuah Cinta yang Menangis (DIVA, 2012).
Ratings & Reviews
Friends & Following
Create a free account to discover what your friends think of this book!
Community Reviews
Displaying 1 - 17 of 17 reviews
January 29, 2013
Judul: Koella
Penulis: Herlinatiens
Penerbit: DIVA Press
Halaman: 278 halaman
Terbit: 2012 (pertama terbit 2006)
Ini kisah tentang Koella, si Makula Kecil. Seorang gadis yang diwarnai merah oleh orang-orang di sekitarnya, yang di-PKI-kan karena ayahnya juga di-PKI-kan. Cintanya pada Esta, seorang TNI, sulit untuk berbalas karena warna yang melekat pada dirinya itu. Mereka saling mencintai, tapi ada pagar yang membatasi cinta mereka. Hingga satu keputusan ditarik. Keputusan apa?
Review
Pas baca blurbnya saya langsung ambil buku ini. Saya tertarik dengan premis cerita yang ditawarkan. Seorang gadis yang dicap PKI karena ayahya di-PKI-PKI-kan. Tambah lagi kisah cintanya pada seorang pria muda yang berprofesi sebagai TNI. Wah, tambah menarik konfliknya.
Sayangnya saya merasa otak saya gak nyampe buat baca buku ini. Bahasa puitis yang digunakan membuat saya tidak betah membacanya. Rasanya hal yang sama diulang-ulang terus, membuat bosan.
Ok, ngerti sih bagaimana sedih dan marahnya si Koella ini karena dia dicap PKI karena ayahnya dulu juga begitu. Mending kalau memang PKI dari dulu, lah ini difitnah kok.
Tapi kalau hal yang sama diulang-ulang tiap 30 detik saya membaca, saya merasa sikapnya itu pretensius. Atau kalau enggak, drama queen banget. Tambah lagi soal rasa rindunya pada Esta yang juga diulang-ulang dengan cara yang sama. Duh.
Saya juga suka gak ngeh sama dialog dan perbandingan yang digunakan di sini. Ada sih beberapa bagus, cuma saya banyakan gak ngehnya. Semisal:
Ngg..... Gak mudeng.
Setengah bintang untuk novel ini. Saya banyakan skimming doang. Khususnya kalau si Koella sudah mulai soal 'saya ini PKI karena bapak saya di-PKI-kan' atau kalau dia sudah mulai soal 'Esta, aku rindu padamu'. Setengah bintang tambahan untuk kovernya yang bagus.
Buku ini untuk tantangan baca:
- 2013 New Authors Reading Challenge
- 2013 What's in A Name Reading Challenge
- 2013 TBR Pile Reading Challenge
- 2013 Indonesian Romance Reading Challenge
Penulis: Herlinatiens
Penerbit: DIVA Press
Halaman: 278 halaman
Terbit: 2012 (pertama terbit 2006)
Ini kisah tentang Koella, si Makula Kecil. Seorang gadis yang diwarnai merah oleh orang-orang di sekitarnya, yang di-PKI-kan karena ayahnya juga di-PKI-kan. Cintanya pada Esta, seorang TNI, sulit untuk berbalas karena warna yang melekat pada dirinya itu. Mereka saling mencintai, tapi ada pagar yang membatasi cinta mereka. Hingga satu keputusan ditarik. Keputusan apa?
Review
Pas baca blurbnya saya langsung ambil buku ini. Saya tertarik dengan premis cerita yang ditawarkan. Seorang gadis yang dicap PKI karena ayahya di-PKI-PKI-kan. Tambah lagi kisah cintanya pada seorang pria muda yang berprofesi sebagai TNI. Wah, tambah menarik konfliknya.
Sayangnya saya merasa otak saya gak nyampe buat baca buku ini. Bahasa puitis yang digunakan membuat saya tidak betah membacanya. Rasanya hal yang sama diulang-ulang terus, membuat bosan.
Ok, ngerti sih bagaimana sedih dan marahnya si Koella ini karena dia dicap PKI karena ayahnya dulu juga begitu. Mending kalau memang PKI dari dulu, lah ini difitnah kok.
Tapi kalau hal yang sama diulang-ulang tiap 30 detik saya membaca, saya merasa sikapnya itu pretensius. Atau kalau enggak, drama queen banget. Tambah lagi soal rasa rindunya pada Esta yang juga diulang-ulang dengan cara yang sama. Duh.
Saya juga suka gak ngeh sama dialog dan perbandingan yang digunakan di sini. Ada sih beberapa bagus, cuma saya banyakan gak ngehnya. Semisal:
Terdiam dan tersenyum. Semacam setangkup toast untuk sandwich tuna yang mengisap minyak dari tuna-tuna kalengan itu. Atau entah apa. Mungkin juga beef salad yang terlalu banyak irisan ketimunnya, sehingga menjadi tidak bedanya dengan vegetables salad karenanya.
Ngg..... Gak mudeng.
Setengah bintang untuk novel ini. Saya banyakan skimming doang. Khususnya kalau si Koella sudah mulai soal 'saya ini PKI karena bapak saya di-PKI-kan' atau kalau dia sudah mulai soal 'Esta, aku rindu padamu'. Setengah bintang tambahan untuk kovernya yang bagus.
Buku ini untuk tantangan baca:
- 2013 New Authors Reading Challenge
- 2013 What's in A Name Reading Challenge
- 2013 TBR Pile Reading Challenge
- 2013 Indonesian Romance Reading Challenge
May 10, 2015
Meski agak tertatih di awal cerita, namun saya akhirnya bisa menikmati alur cerita yang disajikan Mbak Herlina. Dengan bahasa yang puitis, analogis, dan disisipi bait-bait sajak. Saya juga agak sebal ketika penulis mengulang-ulang hal yang sama, semisal: tentang ia yang bernama Koella, rindunya pada Esta, ataupun kisah bapaknya yang di-PKI-kan. Sebenarnya memang tidak masalah dengan pengulangan, hanya saja ini terlalu sering dalam jeda yang tidak lama. Novel ini bagus. Premis yang menarik dan dirajut dengan kata-kata indah.
Tiga bintang untuk Koella.
Lebih lengkap http://itsdesvianwulan.blogspot.com/
Tiga bintang untuk Koella.
Lebih lengkap http://itsdesvianwulan.blogspot.com/
December 10, 2021
Nama Penulis: Herlinatiens
Tahun Terbit:
Penerbit: Diva Press
Jumlah halaman: 278 halaman
Tahun Terbit: 2012
Profil Penulis: Herlinatiens (born Herlina Tien Suhesti; Ngawi, Indonesia April 26, 1982), graduated from UNY. (Sumber: Wikipedia)
Menceritakan tentang perempuan bernama Koella yang jatuh cinta dengan Smesta Mahawirya (Esta). Koella bergelar anak PKI karena bapaknya tertuduh PKI. Hidup dalam lingkungan yang menuduhnya berdosa karena berdarah keturunan PKI dan mencintai Esta yang merupakan seorang Taruna menjadi jalan cerita utama novel ini.
Koella: Bersamamu dan Terluka. Novel pertama yang aku beli secara acak di Gramedia saat SMA hihi.
Bagaimana cara membaca Koella? Kula? Ko-ella? Kella? Ini pertanyaanku sepanjang tulisan Koella muncul di buku ini.
Kalimat pembuka di buku ini membuatku suka dan seolah tersihir sampai akhir. Apalagi buku ini dibalut dengan deskripsi puitis mengenai isi hati Koella tentang kecintaan dan kerinduannya terhadap Esta. Meski ada beberapa pengulangan tapi tetap masih bisa dinikmati. Suasana hati atau gambaran bagaimana Koella mencintai Esta adalah mirip diriku saat jatuh cinta, punya kesamaan vibe (?) :).
Aku menyukai tokoh Koella dengan karakter yang kuat, sendu, cemas, dan berani (bagian akhir 😄).
Esta memilih untuk masuk akademi militer dan keputusan itu sangat disayangkan oleh Koella menimbulkan konflik batin rasa cintanya pada Esta dan status anak PKI.
Dalam novel ini Herlinatiens menggambarkan kenyataan bagaimana orang yang dicap keturunan PKI hidup dalam masyarakat dan apa yang dialaminya saat mencintai seseorang. Keputusasaan Koella menandakan konfliknya bukan hanya masalah cinta tapi tentang pandangan masyarakat tentang dirinya dan keluarganya. Bagaimana jika dia menikah sedangkan dia sudah dicap anak haram PKI. Hal ini menarik bagiku, untuk mengetahui bagaimana kelanjutan Koella dan Esta nantinya.
Herlinatiens menuliskan novel isi dengan ringan dan seperti yang telah dituliskan di atas, ada deskripsi puitis yang bagiku menjadi bagian menarik di buku ini.
Koella: Bersamamu dan Terluka layak untuk dibaca terutama bagimu yang kasmaran dan suka dengan penulisan yang mengandung bunga dan gula ☺.
Terakhir, untuk halaman-halaman akhir, wow!
Tahun Terbit:
Penerbit: Diva Press
Jumlah halaman: 278 halaman
Tahun Terbit: 2012
Profil Penulis: Herlinatiens (born Herlina Tien Suhesti; Ngawi, Indonesia April 26, 1982), graduated from UNY. (Sumber: Wikipedia)
Menceritakan tentang perempuan bernama Koella yang jatuh cinta dengan Smesta Mahawirya (Esta). Koella bergelar anak PKI karena bapaknya tertuduh PKI. Hidup dalam lingkungan yang menuduhnya berdosa karena berdarah keturunan PKI dan mencintai Esta yang merupakan seorang Taruna menjadi jalan cerita utama novel ini.
Koella: Bersamamu dan Terluka. Novel pertama yang aku beli secara acak di Gramedia saat SMA hihi.
Bagaimana cara membaca Koella? Kula? Ko-ella? Kella? Ini pertanyaanku sepanjang tulisan Koella muncul di buku ini.
Kalimat pembuka di buku ini membuatku suka dan seolah tersihir sampai akhir. Apalagi buku ini dibalut dengan deskripsi puitis mengenai isi hati Koella tentang kecintaan dan kerinduannya terhadap Esta. Meski ada beberapa pengulangan tapi tetap masih bisa dinikmati. Suasana hati atau gambaran bagaimana Koella mencintai Esta adalah mirip diriku saat jatuh cinta, punya kesamaan vibe (?) :).
Aku menyukai tokoh Koella dengan karakter yang kuat, sendu, cemas, dan berani (bagian akhir 😄).
Esta memilih untuk masuk akademi militer dan keputusan itu sangat disayangkan oleh Koella menimbulkan konflik batin rasa cintanya pada Esta dan status anak PKI.
Dalam novel ini Herlinatiens menggambarkan kenyataan bagaimana orang yang dicap keturunan PKI hidup dalam masyarakat dan apa yang dialaminya saat mencintai seseorang. Keputusasaan Koella menandakan konfliknya bukan hanya masalah cinta tapi tentang pandangan masyarakat tentang dirinya dan keluarganya. Bagaimana jika dia menikah sedangkan dia sudah dicap anak haram PKI. Hal ini menarik bagiku, untuk mengetahui bagaimana kelanjutan Koella dan Esta nantinya.
Herlinatiens menuliskan novel isi dengan ringan dan seperti yang telah dituliskan di atas, ada deskripsi puitis yang bagiku menjadi bagian menarik di buku ini.
Koella: Bersamamu dan Terluka layak untuk dibaca terutama bagimu yang kasmaran dan suka dengan penulisan yang mengandung bunga dan gula ☺.
Terakhir, untuk halaman-halaman akhir, wow!
This entire review has been hidden because of spoilers.
July 7, 2025
ending yang 💀💀💀
November 17, 2012
Buku ini bukannya jelek.. umm.. apa ya, bukan buku yang tepat aja buat otak biasa-biasaku. Lantunan kalimat-kalimat puitisnya memang tidak murahan tapi sangking tidak murahannya itu sampai gak bisa ditangkap oleh otak biasa-biasaku ini. :hammer:
Aku tidak terlalu menyukai buku dengan banyaknya narasi seperti buku ini, apalagi narasi2 tersebut adalah kalimat2 puitis.. sangat membosankan. Inti cerita nya jadi kabur dengan banyaknya kalimat2 puitis yang menjelaskan gimana perasaan koella kepada smesta mahatvavirya dan gara2 diceritakan dengan gaya penyair, aku sempat bingung apakah koella yg dimaksud dalam kalimat tersebut adalah si tokoh utama atau sebuah bukit yg juga bernama koella. Dan jujur, aku tidak berhasil menyeleseikan buku ini.. nyeraaaaahh...
warm regards
Luna sejatinya perempuan yang setia #halaaah
Aku tidak terlalu menyukai buku dengan banyaknya narasi seperti buku ini, apalagi narasi2 tersebut adalah kalimat2 puitis.. sangat membosankan. Inti cerita nya jadi kabur dengan banyaknya kalimat2 puitis yang menjelaskan gimana perasaan koella kepada smesta mahatvavirya dan gara2 diceritakan dengan gaya penyair, aku sempat bingung apakah koella yg dimaksud dalam kalimat tersebut adalah si tokoh utama atau sebuah bukit yg juga bernama koella. Dan jujur, aku tidak berhasil menyeleseikan buku ini.. nyeraaaaahh...
warm regards
Luna sejatinya perempuan yang setia #halaaah
October 19, 2009
Buku ini udah lama banget, cuma baru beli pas lagi ada book fair di salah satu book store.
Buku ini menceritakan tentang kisah cinta seorang taruna yang bernama Smesta Mahatvavirya dengan seorang gadis yang dipanggil Koella. Koella adalah anak dari seorang yang di-PKI kan.
Ceritanya standar seperti kisah cinta pada umumnya but i like it.
Buku ini menceritakan tentang kisah cinta seorang taruna yang bernama Smesta Mahatvavirya dengan seorang gadis yang dipanggil Koella. Koella adalah anak dari seorang yang di-PKI kan.
Ceritanya standar seperti kisah cinta pada umumnya but i like it.
May 24, 2013
Aku terperanjat bahwa ternyata ingin menikah saja serumit kisah Makula dan Esta, sang taruna. Aku juga terperanjat dengan kenyataan tentang istilah "di-PKI-kan". Ternyata sudah dari dulu Indonesia pernah berperang dengan diri sendiri.
Makula dan Esta, walau hati itu pernah terbentang sampai Belanda dan Jakarta, terlalu menakjubkan untuk memahami hati keduanya.
Makula dan Esta, walau hati itu pernah terbentang sampai Belanda dan Jakarta, terlalu menakjubkan untuk memahami hati keduanya.
Read
April 1, 2013buku ini sebenernya udh lama bgt bahkan ak pun punya yg udh berbeda sampul ny ,
Ak membeli buku ini ya karena penasaran sama isi nya ..
Sampe baca 2 kali buat memahami makna yg di tulis oleh si penulis ,
Tapi buku ini keren bgt pokok nya ❤❤
Ak membeli buku ini ya karena penasaran sama isi nya ..
Sampe baca 2 kali buat memahami makna yg di tulis oleh si penulis ,
Tapi buku ini keren bgt pokok nya ❤❤
August 9, 2012
Not to bad. Belajar bentuk fisik dan menulis dengan tekun buat saya
Read
February 2, 2013minimax
March 18, 2013
Ceritanya menarik, tapi bahasanya tingkat dewa. Sastra banget..
September 3, 2013
Bukunya bikin penasaran...but seruuu...
Read
January 30, 2010Blum baca
Currently Reading
December 12, 2018penasaran apa yng terjadi di dlm novel ini
Displaying 1 - 17 of 17 reviews











