Jump to ratings and reviews
Rate this book

Sejarah Film 1900-1950: Bikin Film di Jawa

Rate this book
Buku ini menjadi istimewa bukan saja lantaran paling luas menguraikan sejarah film periode 1900–1950, tetapi juga ditulis oleh Misbach Yusa Biran yang sohor sebagai “ensiklopedi berjalan” film Indonesia. Ia bukan saja hadir sebagai cendekiawan pengamat dan pencatat sejarah perfilman Indonesia yang ketil, tetapi juga “saksi hidup” dan orang yang tahu “apa yang terjadi” dengan dunia film Indonesia. Ia siap dengan berbagai literatur yang dikerahkannya dari Sinamatek Indonesia yang didirikannya. Namun teristimewa dan terutama sekali buku ini banyak didasarkan wawancara ekslusif dengan para pelaku sejarah. Termasuk dengan orang Opera Stamboel, seperti penyanyi/pemain paling top Tan Tjeng Bok, T.D. Tio jr pimpinan Miss Riboet Orion, pemain peran jin Hasan Tomik, staf Dardanella Rempo Urip, perintis orang Cina bikin film Joshua dan Othniel Wong, sutradara salahsatu film bicara pertama Bachtiar Effendi, sutradara produser paling besar The Teng Chun serta sutradara paling produktif Tan Tjoei Hock. Berlatarbelakang itulah buku ini menjadi karya yang tak sekadar mampu mengungkapkan liku-liku latarbelakang yang belum pernah ditulis orang sebelumnya. Lebih jauh adalah memberikan pemahaman konkrit dan pemikiran yang inspiratif mengenai dunia film Indonesia. Apalagi disampaikan dengan gaya narasi sastera.

446 pages, Paperback

First published January 1, 2009

19 people are currently reading
191 people want to read

About the author

Misbach Yusa Biran

6 books15 followers
Misbach Yusa Biran (lahir di Rangkasbitung, Lebak, Banten, 11 September 1933 – meninggal di Tangerang Selatan, Banten, 11 April 2012) adalah sutradara film, penulis skenario film, drama, cerpen, kolumnis, sastrawan, serta pelopor dokumentasi film Indonesia.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
27 (41%)
4 stars
24 (36%)
3 stars
10 (15%)
2 stars
3 (4%)
1 star
1 (1%)
Displaying 1 - 7 of 7 reviews
Profile Image for Dini.
14 reviews9 followers
October 1, 2020
Terpukau sama risetnya yang gila-gilaan. Tuturnya menyenangkan, seperti sedang didongengi, namun selalu berlandaskan arsip. Memang karena skopnya luas buku ini belum menukik ke suatu kesimpulan atau teori, tapi lebih dari cukup untuk titik berangkat mempelajari sejarah film yg nyatanya masih bolong-bolong ini sampai sekarang. Sayang sekali untuk membaca buku ini aku terpaksa beli bajakan di shopee karena Komunitas Bambu belum mencetak lagi.
Profile Image for Bobby Erwin Putra.
21 reviews1 follower
April 6, 2022
Banyak beberapa hal penting yang dimuat di sini, dari bagaimana film itu sendiri berkembang di Indonesia dari zaman hindia belanda hingga pasca kemerdekaan, bagaimana aktor-aktor lahir dan menjadi legenda hingga hubungannya dengan politik kala itu.

Bahkan ternyata Indonesia sendiri sudah antusias dengan hadirnya film pertama di Dunia, meskipun yang hanya bisa menyaksikannya hanyalah kaum bangsawan dan bangsawan belanda saja.

Terimakasih juga untuk The teng chun, wong’s brother, A. Balink, G. Krugers & Karli yang sudah mati-matian membuat industri film maju di kala itu.
Profile Image for Mikael.
Author 8 books86 followers
November 21, 2010
a cross between a memoir and a bildungsroman of the nascent indonesian film industry. lots of anecdotes and historical trivia (like how old bioskoop owners used to splice together all the censored reels and show them before the main features, they were crowd favorites!). also explained how it was possible for usmar ismail to make such great movies so soon after independence! (the japanese created a film/propaganda school where usmar learned his chops.)
Profile Image for Perduto boy.
14 reviews2 followers
January 29, 2018
buku menarik tentang perfilman indonesia.. dari pertama d bawa masuk sama penjajah (belanda) sampe pengaruhnya terhadap kesenian-kesenian lain..
Profile Image for Raditya Purba.
6 reviews6 followers
September 25, 2012
dulu sampe bela2in ke perpus sinematek buat baca ini eh waktu ada bookfair di istora malah didiskon ya langsung beli dan kelarin hahaha
Displaying 1 - 7 of 7 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.