What do you think?
Rate this book


180 pages, Paperback
First published April 2, 1960
kalau mati, dengan berani; kalau hidup dengan berani. Kalau keberanian tidak ada, itulah sebabnya setiap bangsa asing bisa jajah kita.
Suaramu gemetar. Kau tak punya rasa dendam? Kalau orang cintai tanah airnya dia mesti dendam pada musuh tanahairnya. Dia takkan takut. Kau benar-benar mau berjuang buat tanah airmu? (h.97)
Kalau kau belum punya anak, kau akan mengerti lebih banyak apa kataku. Mengerti? Juga buat anakmu yang belum lahir kami lakukan perjuangan ini. (h.99)
kalau mati, dengan berani; kalau hidup dengan berani. Kalau keberanian tidak ada, itulah sebabnya setiap bangsa asing bisa jajah kita.
hanya angkatan tua yang mengajak korup, angkatan muda membuat revolusi. Pemuda sedang melahirkan sejarah.
"Seniman mesti netral kalau ada sengketa politik atau militer. Seni selamanya untuk seni." (halaman 32)
"Mungkin kau dakwa kami kejam, Ara," ia tersenyum lagi. "Dua tiga tahun lagi kau bakal tahu hasilnya. Kau akan berterima kasih atas tindakan kami." (Kolonel Belanda di halaman 58)