"ini bukan akhir segalanya. Jauh lebih baik melanjutkan, daripada mengeluhkan." -Ade
Sore hari bulan Juli itu seharusnya menjadi sore yang menenangkan dan menyenangkan untuk Ade nikmati bersama ketiga anaknya. Namun, tiba-tiba tujuh polisi datang untuk menangkap Ade atas tuduhan penyalahgunaan obat terlarang. Dunia Ade seketika terasa hancur lebur. Bagaimana tidak, sebagai seorang megabintang dan istri pengusaha sukses, wajahnya akan muncul di berbagai media massa sebagai penguna obat terlarang.
Di tengah ketakutan Ade, Arlan sang suami muncul untuk menyerahkan diri. Mereka pun harus menjalani rehabilitasi demi memulihkan diri dari obat terlarang. Ketika menjalani rehabilitasi, Ade harus membuka luka batin yang terpendam, mengingat kembali kenangan masa kecilnya yang memilukan hati. Mampukah Ade menyembuhkan luka batin masa kecilnya, dan menata kembali kehidupannya bersama Arlan?
Secara umum saya suka buku ini. NIA Ramadhani menceritakan kehidupannya sejak kecil sampai akhirnya direhabilitasi karena kasus kepemilikan narkoba. Saya baca buku ini dalam satu kali duduk, karena memang ringan untuk dibaca.
Di Podcast Deddy C, beberapa pertanyaan dijawab Nia Ramadhani dengan “baca aja bukunya”. Harapan sy Nia menuangkan cerita mengenai kehidupan setelah rehab di buku ini, cerita yg lebih mendalam mengenai cara-cara yg disebut “memperbaiki” pernikahan. Tapi di buku tertulis tp seperti ala kadarnya.
Seperti sedang membaca curhatan sahabat sendiri yang hanya ingin didengarkan dan sekali-kali ingin mengajari, seolah ingin menyampaikan untuk ambil baiknya dan buang buruknya...
Dari sudut cerita, setiap masalah dihadapi dg bijak. Support system penuh buat Kak Nia di sini bagus bangettt. Dari awal cerita, sama sekali gak ada judge yg ngejatuhin or umpat²an kasar yg terlontar. Netizen mah gak tau apa². Diem aja, udah! 😅 Salut juga buat mamanya Kak Nia yg udah kuat banget. Thank you 🥺🥰