Jump to ratings and reviews
Rate this book

Peniru dan Pembunuhan Tanpa Jasad

Rate this book
Inspektur Soo-in, seorang detektif polisi, kehilangan ingatan dan penglihatannya dalam pemburuannya terhadap seorang Peniru yang melakukan pembunuhan berantai. Para korbannya adalah tersangka pembunuhan yang dibebaskan karena kurangnya alat bukti, kemudian Peniru membunuh mereka dengan cara yang persis digunakan para tersangka pembunuhan ini. Han Ji-soo ditugaskan mendampingi Inspektur Soo-in untuk memulihkan ingatannya. Karena hanya dialah satu-satunya kunci untuk mengetahui identitas Peniru. Namun pada saat bersamaan, Han Ji-soo pun tengah dalam penyelidikan atas dugaan menekan psikologis para tersangka untuk melakukan bunuh diri. Hal tersebut mengundang kecurigaan para detektif polisi bahwa mungkinkah Han Ji-soon sebenarnya justru bersengkongkol dengan Peniru?

Dia tidak bisa mengingat siapa dirinya. Penglihatannya pun sima.
Orang-orang yang mendatanginya di rumah sakit, memanggilnya Inspektur Lee Soo-in.
Mereka bilang Inspektur Lee sedang mengejar Peniru yang melakukan pembunuhan berantai. Peniru itu menargetkan para tersangka pembunuhan yang
dibebaskan kepolisian dan meniru metode pembunuhannya. Ingatan Inspektur Lee adalah kunci untuk mengungkap identitas Peniru.
Detektif Han Ji-soo ditugaskan untuk memulihkan ingatan Inspektur Lee. Namun, Detektif Han sedang dicurigai sebagai kaki tangan Peniru oleh segelintir pihak atas kasus pembunuhan tanpa jasad yang melibatkannya. Benarkah Detektif Han adalah kaki tangan Peniru? Dan yang lebih penting, mampukah Inspektur Lee mengungkap jati diri Peniru?

312 pages, Paperback

Published December 23, 2022

23 people are currently reading
266 people want to read

About the author

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
46 (23%)
4 stars
88 (44%)
3 stars
61 (30%)
2 stars
5 (2%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 30 of 64 reviews
Profile Image for Buddy The Book.
158 reviews16 followers
March 9, 2023
READER DO NOT GATEKEEP!

KENAPA BARU DIKIT BANGET YANG BACA BUKU INI!!!

Kalau ditanya buku ini tentang apa, aku akan jawab “This book is mystery genius!”

Why?

Berlatar belakang cerita inspektur Lee Soo-in yang mengalami kecelakan di TKP ketika berusaha menangkap si Peniru, tersangka kasus pembunuhan berantai. Akhirnya Lee Soo-in disembunyikan di salah satu Rumah Sakit selama masa pemulihan. Satuan investigasi merahasiakan kondisi Lee Soo-in yang hilang ingatan agar tidak diketahui publik.

Disaat yang bersama, area yurisdiksi Han Ji-Soo ditemukan satu kasus diduga bunuh dari. Korban adalah tersangka yang sebelumnya diduga membunuh istrinya, tapi dilepaskan karena kurangnya bukti dan jenazah istri tidak pernah ditemukan.

Han Ji-Soo akhirnya sampai pada kesimpulan kalau korban tidak bunuh diri melainkan dibunuh oleh Peniru. Mau tidak mau, Han Ji-Soo menemui Lee Soo-in untuk bekerjasama menangkap penipu.

Konflik yang cukup kompleks kan?

Itulah kenapa banyak sekali twist dalam buku ini…

Bahkan kita bisa saja mengira semua pihak adalah tersangka saking mencurigakannya setiap gerak gerik dari masing masing karakter.

Buku ini aku selesaikan dalam waktu 2 hari saja karena sepenasaran itu.

5 stars and everyone def has to read this book!!!
Profile Image for Shafira Indika.
303 reviews237 followers
March 24, 2023
4.5/5

AKHIRNYA AKU SELESEIN BUKU INI KARENA GAKUAT MENAHAN KEKEPOAN BAKAL BERAKHIR KYK GIMANA.

Ok singkatnya aku sepakat sama review2 lainnya kalo buku ini tuh banyak twistnya sampe kepalaku ikut muter juga. Ada tokoh yang aku tuh udah curiga dari awal, dan pas kebukti bener yaa jujur gaterlalu kaget cmn why-nya itu aku belom dapet.

Terakhir, endingnya menurutku masih menyisakan pertanyaan... BINGUNG

Tapi keren jadi recommended kok buat yang ingin kebingungan dengan seru🤭

Review fullnya aku upload di ig yaa seperti biasa heheheh
Profile Image for aprinda..
161 reviews4 followers
July 15, 2024
"siapa yang sedang menipu siapa?"

narasi awal di halaman 231 benar-benar membuatku tertampar! kenapa? karena baru sadar kalau sepanjang cerita aku udah ditipu sama si peniru. bukan cuma aku, tapi juga tim kepolisian yang menangani kasusnya!

TEPUK TANGAN BUAT PENULISNYA!!!

standing applause

seperti kebanyakan novel thriller pembunuhan berantai, aku sebagai pembaca dilibatkan dalam misi mencari dalang di balik pembunuhan keji yang terjadi. "mencari siapa pembunuhnya" memang ide yang cukup pasaran dalam novel thriller, tapi lee jongkwan (si penulis) mengemas ceritanya ini jadi lebih kompleks bak rambut kusut yang alot disisir.

berbagai kesaksian dari 4 tokoh utama (lee soo in, han ji soo, oh dae young, dan son ji yon) dinarasikan sehingga membangun persepsi dan dugaan 1, 2, bahkan bisa lebih dari itu. apalagi, setiap tokohnya dibuat mencurigakan, misterius, dan memiliki peluang sebagai si peniru. ini membuatku yang awalnya mantap dengan dugaan A, kemudian meragukan dugaan tersebut dan bergulat membuat dugaan baru, lalu meragukannya lagi. benar-benar siklus yang bikin aku trust issue sama hasil pemikiranku sendiri.

awal penceritaan, aku disuguhkan dengan investigasi kepolisian dan tim forensik dari kasus pembunuhan terkini. kemudian, dijejalkan 3 kasus lain di masa lampau. tumpukan kasus pembunuhan tersebut, jujur bikin otak aku kembang kempis karena antarkasus tidak ada pola khas yang terlihat. alhasil, aku kesulitan menerka siapa pembunuhnya.

description

tapi untungnya aku bertahan untuk lanjut membaca dan di luar dugaan, kasus-kasus pembunuhan yang kelihatan seperti potongan puzzle acak dapat memberikan titik terang. secuil sih, tapi bisa mempersempit lingkup siapa saja yang dicurigai sebagai si peniru. sekilas hal ini tampak melegakan, tapi nyatanya si penulis belum puas menipu pembacanya.

ini beneran slow burn romance thriller, jadi musti sabar bacanya.

dari tipuan satu ke tipuan dua, sudah bikin aku shik shak shok, dan jleb ditutup dengan ending yang plot twist. benar-benar di luar nurul pelakunya, woy! tapi, kalau kalian benar-benar jeli, memang ada beberapa plot hole di pemutusan siapa si peniru untuk kedua kalinya. setelah tau si peniru sebenarnya, kalian pasti akan ngerasain "oh iya ya..."

walaupun secara garis besar aku suka ceritanya, alamak endingnya kurang nampol! menurutku, bagian menuju ending, benar-benar menegangkan; berapi-api. sayangnya, ending "tanpa duga" ini malah terasa kayak air seember yang "byur" madamin api yang kurasain. padahal, aku mengharapkan ending yang lebih fantastis macam confession-nya minato kanae.
Profile Image for Aya.
5 reviews
March 19, 2023
INI BUKU ASDFGHJKL BANGET ADUH G KUAT AKU
(╥∆╥)

Bingung mau mulai darimana ripiw, mungkin yang udah baca sinopsisnya udah tau dikit lah ya.
Jadii buku ini genre nya misteri-thriller ceritanya tentang seorang polisi yang ingatan dan penglihatan nya ilang pas lagi ngejar Peniru. Namanya "Lee Soo-in", setidaknya doi dipanggil bgtu sama staff RS dan rekan-rekan polisi nya.

Nah kan tadi sempat nyinggung kalau penyebab kondisi nya Soo-in bisa bgtu karena dia abis ngejar Peniru. Peniru ini pembunuh berantai yang korbannya itu tersangka kasus pembunuhan yang dibebaskan karena ga cukup bukti.

Misal nih, si A ini dituntut jadi tersangka kasus pembunuhan dimana korban nya di tusuk terus ditenggelamin. Tapi, si A dibebasin sama badan hukum karena ga cukup bukti. Disinilah peniru beraksi (azek), jadi peniru bunuh si A dengan cara yang sama dengan cara si A bunuh terduga korbannya yaitu ditusuk terus ditenggelamin.

Cuma Soo-in yang tau identitas peniru. Jadi, dia dibantu sama Detektif Han Ji Soo buat ngembaliin ingatan doi. Tapiiii disaat yang sama, orang2 di kepolisian Seoul itu curiga sama Detektif Han kalau dia itu kaki tangannya Peniru.

Oke, selesai penjelasan blurb nya sekarang kita bahas review dan pendapat ku tentang buku ini.

Buku ini diceritakan lewat sudut pandang orang ketiga.
Pembukaan nya cukup bagus, diawali dengan suasana kamar rawat Inspektur Lee yang notabene bakal menyimpan banyak kenangan.
Karena doi buta, Soo In cuma bisa ngenalin siapa aja yang masuk dikamar nya dari langkah kaki nya. Misal kalau dokter A butuh 6 langkah, suster B dan C butuh 7 langkah, bgtu seterusnya. Sampai akhirnya Detektif Han datang buat ngejelasin kondisi doi, disitu plotnya mulai dibangun.

Dan latar tempat nya sering gonta-ganti antara kamar rawat Inspektur Lee sama Dunia luar (Pov Detektif Han dkk lewat narator).

Dan i have to say, baca ini berasa kayak nonton drakor tauuu, entah karena ini buku pertama yang baca dari author Korea jadinya berasa banget "narasi ala korea" nya gtuloohh..
Suspens nya berasa banget, dan pas kita ngikutin Inspektur Lee ama Detektif Han menyelidiki itu AKU SUKA BANGET. DAN NARASINYA SEDERHANA TAPI BIKIN PARNOOO AKHSJDHAJHS

Bikin kita jadi mikir "Ih gimana kalo kita di posisi Soo In yang buta dan cuma bisa denger langkah kaki atau suara lain, gimana kalo tiba2 ada yang datang terus boenuh kita, kita bisa dibunuh kapan saja."
ITU ASDFGHJKL BANGET.

Nah, disini mulai dibahas kasus-kasus nya peniru, petunjuk yang ditinggalkan, kejanggalan-kejanggalan yang ga kehitung jumlahnya.

Sampe akhirnya kita sampe di klimaks nya...
KAHDSJHDJABHJSHSH, BAYANGIN, AKU SAMPE DIEEEMMM BEBERAPA MENIT BUAT PROSES APA YG BARUSAN KUBACA. KEK... WOILAH ╭(°ㅂ°)╮

Aku suka banget sama cara author ngungkapin plotnya, narasi nya ngedukung banget apalagi dari awal cerita kita udah dibuat ovt sama fakta-fakta yang dilontarin author. Cara author ngebangun cerita sampe ke klimaks itu patut banget diacungi jempol, ga kayak author novel pasien2 yang sebelah ( -᷄ω-᷅ )💭.

Dan novelnya ditutup dengan penjelasan yang lengkap-kap. Dan beberapa paragraf penutup di akhir. Pas nutup buku ini, aku hela napas panjaaaaaanggg banget terus cengo liatin dinding beberapa menit ( ¯−¯٥)

BUKU INI UNDERRATED BANGET, KALIAN YANG PECINTA MISTERI THRILLER WAJIB BACA‼️‼️ AKDHHSDGAJHS

4.5/5⭐
(Aku mau jelasin kenapa ga 5 bintang dibawah ini tapi ada 🚨spoiler🚨 nya hwehehe :D)

Nah, alasan kenapa kurang 0.5 poin itu karena ada part dimana kita sempat nemu foto anak cewek di apartemen nya Inspektur Lee kan, katanya itu putrinya inspektur. Tapi pas bukunya ampir abis, diungkap ternyata Inspektur Lee gapunya anak apalagi anak cewek. Lah terus itu anak gadisnya siapa?

Nah disini author sempat ngasi semacam hint yang bilang kalau yang ada di foto itu Detektif Han. Males deh nyebutin hintnya, yang udah baca tau lah ya, yang katanya bintik2 hitam berkilau di muka nya itu.

Okelah, mari kita simpulkan sementara kalau yang difoto itu memang Detektif Han, pertanyaan baru muncul lagi, kalau gtu kenapa bisa itu foto ada di Inspektur Lee? Apa hubungan Inspektur Lee ama Detektif Han sampe Inspektur Lee punya foto kecilnya dia? Apakah aku ngelewatin sesuatu?
Mungkin aku harus baca ulang, tolong dong bantu jawab, gimana jalan ceritanya itu foto ada di Inspektur?

Sekian terima raport 🙏🏻
Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book272 followers
July 12, 2023
Lee Soo-in mengalami luka parah dan amnesia saat menghadapi Peniru, pelaku pembunuhan berantai. Akibatnya dia harus tinggal dalam pengawasan di rumah sakit. Oleh Kepala Oh, seorang detektif wanita bernama Han Ji-soon ditugaskan untuk membantu penyelidikan menangkap si Peniru.

Peniru adalah julukan bagi seorang pembunuh berantai. Korbannya adalah tersangka pelaku kejahatan yang dibebaskan karena kurangnya bukti. Metode pembunuhannya menyerupai cara para pelaku kejahatan itu menghabisi korbannya. Detektif Han ternyata terlibat dalam beberapa kasus si Peniru itu. Kini dia harus membantu Inspektur Soo-in untuk memulihkan ingatannya agar bisa menangkap si Peniru.

Awal cerita sedikit membosankan, tapi kisahnya ini membuat penasaran juga sampai akhirnya ketemu sebuah twist. Tapi saya yakin bahwa twist itu belum klimaksnya, dan bukan keadaan yang sebenarnya.

Nice story.
Profile Image for Unn Lovegood.
259 reviews1 follower
March 28, 2023
4,6/5🌟
(📚42/100)

• Baca buku berasa nonton drakor!!! 😌✊🏼
• Endingnyaaa CRAZZYYY!!!!! 🤐
• Plottwistnya berhasil bikin otakku jumpalitan! 🤯
• TOP BANGET INI "PENIRU"-nya 😭👍🏻Aku kalo jadi polisinya udah mengundurkan diri karena stress banget udahan 😆

@unn.withbooks

🌻
Profile Image for aynsrtn.
521 reviews18 followers
July 16, 2024
Buku genre crime-thriller yang underrated padahal ini bagus banget. Kenapa ku bilang underrated karena memang tidak banyak dibicarakan? But this book is really worth to hype.

Bercerita tentang Inspektur Soo-in yang terbangun dalam keadaan amnesia. Ia terluka akibat kebakaran sehingga selain amnesia, dia pun menderita luka bakar dan kehilangan penglihatannya. Di sisi lain, ada Asisten Inspektur Han Ji-soo, seorang profiler yang dicurigai sebagai kaki tangan Sang Peniru. Ya, sesuai judul bukunya, Sang Peniru ini melakukan pembunuhan di mana korbannya adalah mereka yang telah melakukan tindakan pembunuhan, namun dibebaskan karena kekurangan bukti. Adanya Sang Peniru ini "menampar" institusi kepolisian yang dianggap gagal dalam menegakkan kebenaran dan menangkap penjahat yang sesungguhnya. Sebuah premis yang tidak biasa dan merupakan angin segar bagi genre crime-thriller.

Pada awal membaca buku ini mungkin bagi sebagian orang "agak" membosankan, but keep going. Jangan dnf, please. Karena "gong"-nya akan hadir di paruh tengah hingga akhir cerita. You will not regret read this book. Apalagi yang suka genre seperti ini.

The Plot Twistssss. S-nya banyak karena plot twist-nya bukan hanya satu, tapi banyak. Bikin aku tercengang, terdiam, serta termenung. Wow, penulisnya benar-benar jenius! Aku suka bagaimana penulisnya menuturkan dengan jelas setiap paragraf ceritanya. Dan karena ini berlatar belakang di institusi kepolisian, maka penulisnya begitu dalam menjelaskan bagaimana urutan penyelidikan, urutan inspeksi lapangan, olah TKP, alur penahanan, dan masih banyak lagi. Risetnya sungguh mendalam dan detail.

Yang jadi kurangnya dari buku ini terletak pada timeline cerita. Jadi, pembaca pada awalnya akan dibuat bingung ini urutan pembunuhannya bagaimana dan kapan, terus sekarang sedang di tahun berapa, karena tidak didetailkan dengan jelas. Setelah menjelang akhir, saat dilakukan interogasi kepada tertuduh tersangka, baru kita akan tahu garis waktu ceritanya melalui percakapan mereka. Dan juga di akhir, motif Sang Peniru dan alasan dia menjadi pembunuh berantai, meniru konsep pembunuhan yang dilakukan korban, dan tindakan yang ia lakukan setelahnya, menurutku kontradiktif. Padahal jika berhenti hanya sampai "di sana" akan lebih make sense motifnya, "oh ternyata ia melakukannya karena ya memang begitu."

Terlepas dari hal itu, ini buku worth to hype! Really! Recommended! Penulisnya sangat jenius. Membaca buku ini seperti sedang "perang psikologis" antara detektif, terduga tersangka, dan tersangka sebenarnya.

Thumbs up!
Profile Image for Arutala.
509 reviews1 follower
February 27, 2025
Baru kali ini ada novel thriller yang mampu membuat cerita tentang penyelidikan kepolisian begitu menarik dan menggemparkan. Bukan karena institusi ini dibuat malu oleh munculnya Peniru pembunuhan yang mengakibatkan munculnya pembunuhan lain yang bertubi-tubi hingga tak mampu dipecahkan namun akibat salah satu tokoh pentingnya begitu pintar beraksi dan terlibat terlalu emosional.

Di awal memang akan terjadi kebingungan terutama ketika si pasien luka bakar yang disapa sebagai Inspektur "Lee Soo-in" ini lambat laun mengaku diri sebagai Kim Myun, sosok peniru yang dicari polisi.

Memang harus tekun membacanya karena novel ini penuh dengan twist-twist yang agak ruwet. Kehadiran detektif Han dan Son cukup memberi 'kekacauan' alur kecurigaan tentang siapakah sesungguhnya yang menjadi peniru. Saat jatuh korban dari pihak detektif, kita disodori pertanyaan lagi; siapakah sesungguhnya peniru itu?

Bagian paling deg-degan tentu saja saat si peniru ini berada dalam satu ruangan bersama dengan detektif Han serta Lee Soo-in yang masing-masing ingin membekuk satu sama lain. Akhirnya jarum suntik mampu mengalahkan pistol dan peniru itu terjerembab kalah. Kalau dibayangkan adegan ini pasti dramatis banget.
Profile Image for Ari.
1,042 reviews116 followers
July 2, 2025
I never heard this book before, I found it in the library and picked it solely based on its blurb.
Turns out it didn't disappoint. The twist, the mystery, are top tier!

A man lies in the hospital with burns, loss of vision and memory. People call him "Inspector Lee Soo-In", a police officer who was injured while trying to catch the "Copycat" killer.

The "Copycat" is a serial killer who targets murder suspects who were released due to lack of evidence. He carries out his murders using the same methods as the suspects.

Detective Han Ji-soo who is undergoing an internal investigation is assigned to dig into Soo-In's memory to find out the identity of the "Copycat", but as the police investigation progresses many new facts are revealed.

All in all, recommended for all mystery-thriller-suspense enthusiast.

Profile Image for Nesha Anak Baik.
43 reviews
May 16, 2024
bukuny nyeritain ttg detektif han ji-soo dan para detektif lain yg nyelsain kasus pembunuhan berantai, si pembunuh di juluki dgn peniru. krn pembunuh membunuh tersangka Utama dr suatu kasus pembunuhan yg dibebaskan krn bukti yg blm cukup kuat. si peniru menggunakan cr membunuh yg sm dgn yg dilakukan oleh tersangka pd kasus pembunuhan. awlny agak susah dimengerti, tp kl lnjt bc lm" ngerti. tp slm bc ini, sy tkt tb" ad pembunuh berantai. ap lg kl lg bc sblm tdr, tkt trnyt di Lemari ad org yg mau ngebunuh sy. tb" perut sy di tusuk. atau org nyongkel jndl kmr sy, trs sy dibunuh. trs jg agak banyak kt" br yg sy temuin, kt" yg berkaitan dgn kesehatan, hukum, kepolisian dan lain lain.
Profile Image for Al-Al Malagoar.
Author 1 book51 followers
November 9, 2024
Tidak ada keraguan sama sekali. Lima bundar untuk novel ini. Berharap bisa diangkat ke drakor supaya bisa melihat ketegangannya. Dan bakal menanti2 karya fenomenal Lee Jong-kwan lainnya
Profile Image for Pradnya Paramitha.
Author 19 books463 followers
April 6, 2023
3,2 ⭐️

Wait, ini endingnya skenario si peniru beneran kejadian? Peniru dibunuh oleh peniru? Si onoh juga jadi peniru yang baru? Rumit euy~ tapi aku suka ending yang begini-begini ini 🤣

Menurutku, buku ini ibarat seseorang yang punya ide brilian, tapi cara komunikasinya buruk. Premisnya keren, plotnya mantul, konsep penceritaannya yang diambil dari beberapa sudut pandang juga bagus, tapi cara nulisnya buruk.

Pertama, minim dialog tag ataupun penjelasan ini yang ngomong siapa. Kadang percakapan panjang sama sekali gak pake dialog tag. Sering harus baca berulang-ulang dan ngitung sendiri buat ngurutin oh ini si ini, oh ini giliran si itu. Apa jangan-jangan penulis ini aslinya seorang penulis skrip film/drakor, ya? Kedua, bukan cuma dialog tag, kadang pergantian paragraf juga ngebingungin. Salah satu contohnya, udah ganti paragraf dialog dan dipakein tanda petik penutup, tapi ternyata yg ngomong masih orang yang sama. Nah, entah karena pengaruh minim dialog tag ini atau gimana, kadang aku ngerasa suara karakternya jadi berubah-ubah gitu.

Terus banyak kalimat tidak lengkap, banyak juga yang susunannya aneh, dan typo juga lumayan banyak. Sebenernya aku nggak tahu sih ini karena emang cara penulisan authornya yang "nggak biasa" atau karena terjemahan dan editannya yang kurang oke. Tapi yaa ... masih bisa diikuti dengan baik. Suspensenya kerasa banget, misteri teka-tekinya masih bikin kepo terus, plot twist-nya juga oke (ya walaupun aku udah curiga sama doi sih)

Menilik peniru membunuhi penjahat yang nggak dihukum dengan benar, motivasinya si peniru ini masih lumayan membingungkan, tapi ya mungkin karena dia emang psikopat aja yg emang suka ngebunuh. Terus bagian akhir ketika akhirnya si itu mati, aku tahu who dan why-nya, tapi gak bisa paham how-nya. Apa si malih sama si bambang kerja sama? Karena kalau salah satu aja, kok rasanya sulit. Terus kenapa bisa 5 hari berselang? Wkak intinya banyak hal yg masih bikin bertanyea-tanyea dari cerita ini.

Aku suka karena ini buku berhasil bikin aku curiga sama semua orang 🤣 overall, aku cukup menikmati buku ini. Terutama endingnya yang agak membingungkan dan membagongkan itu 🤣
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Clavis Horti.
125 reviews1 follower
September 4, 2024
Setelah menunggu cukup lama, akhirnya saya dapat menyelami karya Lee Jong-kwan yang berjudul Peniru dan Pembunuhan Tanpa Jasad. Saya memilih edisi terjemahan bahasa Indonesia yang dengan penuh dedikasi diterjemahkan oleh Lusiani Saputra, dan pengalaman membaca ini jauh melampaui ekspektasi saya. Memasuki cerita dalam buku ini seperti membuka jendela menuju dunia misteri yang rumit namun menggugah rasa ingin tahu.

Alur cerita dalam buku ini sangatlah cerdas dan menawan. Lee Jong-kwan dengan keterampilannya yang luar biasa berhasil membangun setiap lapisan cerita dengan penuh detail. Sejak halaman pertama, saya merasa seperti terjun langsung ke dalam kisah yang penuh dengan ketegangan dan intrik. Setiap bab membawa saya semakin dalam ke dalam misteri yang harus dipecahkan, dan penulis dengan mahir menjaga rasa penasaran saya. Karakter-karakter dalam buku ini terasa hidup, dan perjalanan mereka benar-benar membuat saya merasa terlibat. Saya merasakan setiap perubahan dalam alur cerita dan setiap kejutan dengan sangat mendalam, seolah-olah saya menjadi bagian dari cerita itu sendiri.

Kejutan-kejutan yang penulis hadirkan sepanjang buku benar-benar efektif dalam memikat perhatian saya. Setiap perkembangan baru dalam cerita menambah ketegangan dan rasa ingin tahu saya tentang bagaimana semua elemen cerita akan terhubung. Kejutan-kejutan ini tidak hanya mengejutkan, tetapi juga memicu semangat saya untuk terus membalik halaman dan mencari tahu bagaimana kisah ini akan berakhir. Kepiawaian Lee Jong-Kwan dalam merajut cerita yang kompleks dan penuh kejutan membuat pengalaman membaca ini sangat memuaskan.

Di luar cerita yang memikat, saya juga sangat terkesan dengan desain sampul buku ini. Ilustrasi sampul karya Astried Maulidya dan Disa Pracita Dewi tidak hanya menarik perhatian saya, tetapi juga menggugah rasa penasaran sejak pertama kali melihatnya. Gambar-gambar yang dipilih, tata letak yang elegan, dan pemilihan warna yang cermat semuanya bekerja sama untuk menciptakan tampilan visual yang memikat dan sesuai dengan esensi cerita. Setelah menyelesaikan buku, saya baru menyadari betapa banyak elemen penting dari cerita yang sebenarnya telah dihadirkan dalam ilustrasi sampul, sebuah detail yang menambah dimensi baru pada pengalaman membaca saya.

Bagi para pecinta misteri dan teka-teki, terutama mereka yang menikmati bumbu-bumbu petualangan detektif, saya sangat merekomendasikan buku ini. Selama membaca Peniru dan Pembunuhan Tanpa Jasad karya Lee Jong-kwan, saya benar-benar merasakan bagaimana setiap lembar ceritanya memikat dan tidak membuat bosan. Lee Jong-Kwan telah berhasil menciptakan sebuah karya yang sangat layak untuk dibaca, sebuah pengalaman membaca yang akan memuaskan dan meninggalkan kesan mendalam bagi setiap penggemar genre ini.
Profile Image for F. F. Laily.
34 reviews10 followers
March 31, 2023
Agak heran kenapa judulnya "Peniru dan Pembunuhan Tanpa Jasad". Padahal novel ini lebih banyak bercerita tentang si Peniru dan kasus pembunuhan berantai yang ia lakukan. Sementara Pembunuhan Tanpa Jasad ini lain lagi pelakunya. Mungkin biar terkesan seram (?) aja kali ya memasukkan kata "Jasad" sebagai judul.

Well, ini adalah novel Korea bergenre mystery-thriller pertama yang saya baca. Ceritanya bagus tapi buat saya yang ngga terbiasa nonton film/drama Korea, ini agak sulit.

Pertama, karena harus mengingat banyak nama karakter yang saya ngga familiar bahasanya. Kedua, alur ceritanya yang maju mundur dan diceritakan dari sudut pandang orang ketiga di luar cerita bikin saya kadang-kadang bingung. Halaman yang saya lagi baca ini bagiannya karakter siapa, ya? Kayak ngga ketahuan aja gitu kapan pindah "angle"-nya.

Thriller-nya dapet banget pas di akhir-akhir cerita. Sementara bagian awal sampe tengah terasa terlalu dramatis dengan alur yang lambat. Sebenarnya udah pengen nyerah aja baca novel ini. Cuma ya udah terlanjut baca, jadi saya lanjut aja sampai selesai.

Karena lumayan dramatis, crime detail-nya justru jadi ngga terlalu ketara dan bikin plot holes. Buat saya yg terbiasa sama gaya bercerita Agatha Christie, si plot holes in bikin ceritanya jadi agak kureng. Mungkin masalah selera dan kebiasaan aja kali, ya.

Saya sendiri lebih suka cerita yang sederhana tapi mendetail daripada cerita bombastis namun detailnya kurang.

Oiya, satu lagi. Narasinya agak ribet.

Misal, alih-alih bilang

"Ketika dibuka, kotak itu mengeluarkan bau sampah yang menyengat",

narasi di novel itu adalah

"Saat dibuka, kotak itu mengeluarkan aroma menusuk yang mengingatkan kita seperti ketika kita membuka tempat sampah."

Gak sama persis kaya gitu sih tulisan di novelnya tapi intinya seperti itu (saya malas aja nyari-nyari halamannya lagi. Wkwk)

Entah ini memang bahasa aslinya begini atau bahasa terjemahannya yang dibikin lebih panjang. Saya sendiri prefer kalimat-kalimat "clear" and "clean" aja.

Overall, saya kasih nilai 3.5 dari 5 untuk novel ini.
Profile Image for rahyani.
192 reviews7 followers
June 4, 2023
Peniru & Pembunuh Tanpa Jasad, astaga ini author nya genius sekali.

Awalnya Insp. Lee Soo-in mengalami kecelakaan di TKP yg mengakibatkan ia kehilangan ingatan & penglihatan ketika berusaha menangkap si Peniru. Peniru adalah julukan utk seorang pembunuh berantai yg dikejar Insp. Lee & uniknya dr peniru ini dia hanya membunuh tersangka yg dibebaskan krn tdk cukup bukti (vigilante). Insp. Lee disembunyikan di sebuah RS utk mengembalikan ingatannya krn hanya ialah yg tau si Peniru yg merp salah satu anggota polisi.

Det. Han Ji-soo, seorang profiler analisis kriminal dr Kepolisian Metropolitan Seoul yg memiliki diagnosa gangguan kepanikan & depresi dikenal sbg Profiler Berpisau krn diduga menyebabkan salah satu terdakwa bunuh diri di bawah interogasinya. Kasus yg ditangani banyak; awalnya kasus Kim Young-hak seorg Prof & tersangka dr kasus pembunuhan istrinya yg jasadnya tdk ditemukan atau dikenal dengan 'Pembunuhan Tanpa Jasad' - blm lagi kasus Pengantin di Bak Mandi, kasus kebakaean, kasus multilasi dll. Dr 10 kasus yg ditangani tugas det Han disini berusaha mengembalikan ingatan Insp. Lee tp di saat yg bersamaan org2 di Kepolisian kasak kusuk bahwa det Han adalah kaki tangan si Peniru. Dan endingnya 5/10 kasus semuanya berkaitan dgn si Peniru.

Konflik & kasusnya kompleks apalagi twistnya badass bikin ga abs pikir, ini si Penirunya top bgt deh, suspense nya kerasa bgt. Dan akupun mengacungkan jempol buat sang author yg memutar balik fakta-fakta yg dr awal disampaikan...pyuhhh bs gt ya punya ide begitu, ternyata identitas Insp. Lee Soo-in adalah seorang asisten Prof. di bidang kriminal yg dijadikan kambing hitam oleh si Peniru & si Peniru sendiri ternyata adalah seorang yg paling tinggi jabatannya seorang Kepala Divisi yg memimpin kasus Pembunuhan Tanpa Jasad ini & membuat skenario ini. Kesulitan baca buku ini adalah karakternya yg banyak dgn nama2 Korea yg menurutnya semua mirip, overall ini genius bgt.
Profile Image for Dea Aprilia.
84 reviews4 followers
July 17, 2024
Oke.... Gimana cara ngereviewnya.... THE BEST!!

Wah sumpah gak nyangka bisa segila ini dan berhasil bikin aku deg-degan di setiap bab. Ceritanya tentang detektif yang kehilangan ingatan sewaktu nelusurin pembunuh berantai, alhasil dia kena luka bakar dan geger otak terus lupa sama segalanya.

Tapi di sini permainan psikologis bener-bener diperlihatin sama detektif (mungkin lebih ke profiler ya) namanya Han Jisoo. Sebagai pembaca kita dibuat nuduh si ini atau si itu, curiga sama si ini sama si itu, tapi yah sebagaimana cerita detektif-misteri hasilnya udah pasti orang gak terduga.

Tapi di sini aku bener-bener shock sih liat jahatnya si penjahat. Dengan manfaatin ilangnya ingatan inspektur Lee si pembunuh memutarbalikkan fakta. Nah si detektif Han Jisoo pun juga ternyata jadi bidak si pembunuh. Paling sakit pas psikologis si inspektur Lee dipermainin sama foto anak yang padahal bukan anak dia. Terus jadi bikin dia ngaku kejahatan yang gak dia lakuin.

Paling sakit sewaktu detektif Son meninggal 😭😭😭😭

Tapi banyak banget kekurangan teknisnya. Mulai dari terjemahan yang aneh, banyaknya typo, kata yang kurang efektif :(((

Aku nemuin buku ini di perpustakaan nasional, sempet ragu mau pinjem tapi pas baca reviewnya di goodreads ternyata bagus-bagus, yaudah aku pinjem. Eh ternyata memang, GILAAA!!!!!


BUKU YANG WAJIB DIBACA BUAT PECINTA DETEKTIF-MISTERI!!!


Edit :

Eh sebentar jadi ngeh kok di akhir buku inspektur Lee (Kim Hyun) bilang gak akan ngulangin kesalahan detektif Oh?? Apa maskudnya??? Lho kok aku jadi takut kalo dugaanku salah??? Tapi sempet heran juga kenapa inspektur Lee yang ilang ingatan tau sama TKP ampe segitunya? Jangan-jangan Detektif Oh ini peniru dan Inspektur Lee ini kaki tangannya?? 😮😮😮😮
Profile Image for Luv.
110 reviews
October 6, 2025
Ga yakin apa yang bisa aku percaya, semua yang ada di sini rasanya seperti penipu.

Inspektur Lee Soo-In terbangun di rumah sakit dengan kehilangan penglihatan dan pendengaran. Namun, ia merupakan kunci yang tahu mengenai Peniru, pelaku pembunuhan berantai.

Dengan bantuan Han Ji-Soo, mereka mulai menyelediki kasus kasus Peniru, menggali kenangan Soo-In untuk mengungkap Peniru dan kaki tangannya.

Oke jadi, ada banyak banget yang mau saya omongin tentang buku ini. Tapi, terlalu banyak plot twist. Saya takut, saya ngasih tunjuk semua kejutannya. Jadi saya akan tutup mulut untuk mengomentari plot nya.

Kalian bisa baca langsung saja. This book needs justice because why aren't more people talking about a book as cool as this?

Misteri yang disajikan, untukku bukan jenis whodunit. Karena aku sendiri langsung bisa notis straigt after 'dia' muncul. Cuma siapa dia dan kenapa dan bagaimana nya itu yang jadi pertanyaan.

Plot was amazing, gaya ceritanya juga sangat enak. Salah satu novel yang aku bisa dapat visualisasi nya ketika baca. Serasa lagi nonton drakor.

Cuma sayangnya, oke disklaimer. Aku tau ga semua amnesia berarti kehilangan semua memori nya. Cuma, rasanya agak meh aja lihat gimana lancarnya Soo-In memecahkan kasus dengan pancingan dari Ji-Soo. Soo-In sampe bisa nganalisia detailnya dan aturan aturan pengadilan itu radanya terlalu OP untuk kondisinya. Dan jujurly, di awal awal rasanya sangat boring lihat Soo-In.

Dan endingnya, aku suka. Jenis ending yang bikin mikir kalo ini belum selesai. Ya meski rasanya ga adil terhadap nasib Detektif Son. Tapi kita semua setuju kalo Kepala Oh berakhir di tangan 'peniru' baru. Satisfied me lah

Ya ini sangat deserve buat dapet hype yang lebih rame karena crime nya sangat well prepared lah, seru buat bikin otak biar muter.
Profile Image for oatmeal77155.
368 reviews
December 12, 2023
3 bintang untuk narasinya
2 bintang untuk endingnya

I have high hope with this book. At first I thought this book has the same vibe with death notice, but after pages I read, I can't stand it.

narasinya kurang memuaskan, selalu dimulai dgn han ji soo bla bla- bla bla bla (kayak writernya tuh punya konsep cerita, cuman dia males aja untuk menuliskannya 🤕 so 0 point for writer's effort) *kayak plis lah, lu itu writer, mau nulis buku tuh jangan males males napa-put effort untuk lebih menjelaskan KENAPA, BAGAIMANA, LATARNYA APA-gw butuh re read berkali kali ke paragraf2 bahkan halaman sebelumnya untuk make sure, kok tetiba dia punya ide begini tuh latarnya apa???? 🥲

Ini tuh buku misteri lho, tapi yg disorot adalah bagaimana pembunuhan ini dilakukan, siapa potensial killernya?? (Oke bener, tapi itu bukan yg utama)

Hal utama dalam pembunuhan itu adalah apa yg melatarbelakanginya-MOTIF sepuh, MOTIF. Lu ga bisa buat cerita misteri thriller tanpa mengungkit motif itu apa, sampai akhir gw baca pun, gw ga ngerti motif si peniru ini ngelakuin hal tsb itu APA????!!!!!!! Sisi psikologi si peniru? Sekian lama kenapa baru ke trigger sekarang? Padahal indikasi motif diawal itu penting banget lho walaupun hanya motif dugaan sementara, supaya penyelidikan itu punya titik terang, nah dari situ baru bisa diprofile potensial pelaku, bagaimana caranya dll.

Banyak pertanyaan lainnya dan gw udah lelah untuk bahas ini buku 😩😩😩😩

Gw tuh butuh effort lebih untuk baca ini buku. Tiap lembarnya buat mata gw ngantuk. Bukan bosen karena jalan ceritanya, tapi narasinya itu EEEWWWWW

No. It's a big no for me. 😡

Profile Image for Tata.
116 reviews6 followers
January 12, 2024
One thing I can express is how I was being trapped by its summary, hoho. Cerita misteri-kriminal Peniru dan Pembunuhan Tanpa Jasad ini, personally, menarik. Twist, nggak disangka-sangka momen dan narasi penggiring opini dikemas cukup OK buat pembaca jadi puzzled. Daan, sebagai salah satu pembaca yang selalu cek berapa halaman dan jumlah bab sebelum baca, novel ini punya 20 bab yang menambah nilai menarik bertambah satu :) Cucok jadi bacaan ringan yang nggak terlalu tegang.

Secara kilasan, cerita diawali dengan kondisi Inspektur Soo-in yang, sedang jadi pasien di rumah sakit, cukup parah-hilang ingatan dan penglihatan, setelah bergelut dengan "Peniru", tersangka pembunuhan berantai, di TKP yang juga mengalami kebakaran. Jadi, sedikit bridging ke pembaca ya betapa pentingnya eksistensi Soo-in bagi kepolisian dan juga masyarakat setempat untuk membuka kebenaran. Nantinya, akan muncul Detektif Han, yang punya cara kerja penyelidikannya tajam, bermain dengan psikologis, serta cukup eksentrik, Kepala Oh, dan satu detektif lupa namanya haha, yang juga bagian dari sudut pandang cerita.

Apa yang aku suka dari novel ini adalah twistnya itu gak hanya bikin tercengang tapi juga berpikir. Setelah selesai baca buku malah analyze ulang sebetulnya ceritanya begini dan begitu. Tapi, pembaca harus menyimak untuk dapet begini dan begitunya walaupun ada chance beberapa plot masih kurang jelas. Pokoknya baca baik-baik yaa :D
Lalu, penempatan pembukaan cerita yang enggak dari awal banget tapi udah di tengah kejadian, bukan alur maju mundur juga, lumayan bikin suasana membaca fresh, in case you are looking for other writing styles.

Selamat membaca!
Profile Image for Meta Morfillah.
679 reviews23 followers
April 21, 2025
Judul: Peniru dan pembunuhan tanpa jasad
Penulis: Lee Jong Kwan
Penerbit: Bhuana Sastra
Dimensi: 20 bab epub, cetakan pertama 2023, edisi digital RBK
ISBN: 9786230410604

Bagaimana mendakwa pembunuhan bila jasadnya tidak ada?

Itulah kasus yang dihadapi Han So Jin sebagai detektif dan profiler kepolisian. Namun kasus semakin rumit saat tersangka pembunuhan tanpa jasad juga hilang 5 bulan. Ini bukan kali pertama, ada beberapa kasus serupa di mana tersangka pembunuhan yang bebas karena kurangnya bukti berakhir dengan kematian. Pelakunya diberi nama "Peniru" sebab ia membunuh korbannya dengan meniru kejahatan korban sendiri. Kunci kasus ada pada Inspektur Lee Soo In yang kehilangan ingatan. Ialah yang mengetahui identitas peniru. Sementara Han So Jin berupaya menggali jawaban melalui Lee Soo In, Sang Peniru kembali melancarkan aksinya hingga menghilangkan nyawa seorang detektif.

Seru mengikuti twist demi twist yang disajikan penulis. Sayangnya di bab menuju akhir, malah banyak pertanyaan tak terjawab yang membuat saya merasa endingnya kurang clear. Seperti siapakah anak wanita dalam foto yang membuat Kim Hyun sedih? Apa penyebab gangguan panik detektif Han? Siapa yang membunuh Kepala Oh dan bagaimana caranya di rentang waktu 5 hari itu? Benarkah peniru hanya satu atau justru memang melahirkan peniru baru yang tidak akan mengulangi kesalahan peniru sebelumnya?

Cocok dibaca bagi yang suka genre crime, detektif, dan pembunuhan.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#1hari1tulisan #bookstagram #resensibuku #reviewbuku #bacabuku #penirudanpembunuhantanpajasad #leejongkwan #metamorfillah #fiksi
Profile Image for aya.
19 reviews
January 16, 2026
Plus :
- Premis buku ini menarik, tentang pembunuh yang niru metode pembunuhan tersangka ke korbannya
- Dibuku ini ada 4 kasus utama dan keempatnya seru, keliatan bgt penulisnya ga males buat mikir supaya tiap kasusnya beda dan menarik
- Plot twistnya bagus dan ga gampang ditebak

Minus :
- Narasinya kurang enak. Ntah narasi orinya yg penulisannya ga enak atau dari penerjemahnya yg bikin ga enak. Banyak kalimat yg rumpang karena ada kata yg hilang, ada juga kalimat yg ga efektif karena kebanyakan nambahin kata yg sebenernya artinya sama. Ini yang bikin tulisannya susah dimengerti, apalagi 150 halaman awal, parah sih aku nyaris dnf-in buku ini
- Banyak plot holenya. Walaupun di chapter2 akhir dijelasin lebih detail, tapi tetep ada beberapa hal yg left unanswered aja gitu
- Transisi dari scene karakter satu ke karakter yg lain kayak blur. Let say lagi scene pov Detektif Han, eh tau2 tanpa transisi yg jelas udah ganti karakter aja
- Kurang sreg sama endingnya, setelah 300an halaman dan akhirnya keungkap siapa si “peniru” ini malah endingnya begitu. Ga jelek cuma aku expectnya ga gitu, kurang puas aja
- Tau kok ini buku ctm, cuma aku prefer buku ctm yg ada selipan jokesnya walaupun dikit. Jadi lumayan lah buat refreshing bentar dari kasusnya, even buku2 AC/Keigo masih diselipun humornya buat cairin suasana. Cuma disini nyaris gaada. Udah storynya cukup heavy, minim jokes, makanya capek banget jujur


— Rate

3.75/5
Overall not a bad book, i still enjoyed it but i expect more from this book since banyak yg bilang bagus. Mungkin ekspetasiku yg ketinggian.
Profile Image for Jessica.
14 reviews
August 27, 2023
Novel ini adalah novel misteri Korea pertama yang saya baca. Biasanya saya lebih suka membaca novel misteri Jepang. Ketika saya membaca novel ini, saya merasa kesulitan membayangkan ceritanya di kepala saya, awalnya saya berpikir karena saya tidak terbiasa membaca novel Korea. Namun, sebelum menulis review ini, saya membaca review dari orang-orang yang telah membacanya terlebih dahulu, dan ternyata saya menemukan bahwa saya tidak sendirian. Penulisan novel ini dirasa agak belibet, bisa jadi juga karena ini novel terjemahan.

Masuk ke review cerita. Dari awal ceritanya menarik karena memunculkan tokoh utama yang buta, sehingga ketika saya membaca novel ini membayangkan kebutaan yang dirasakan tokoh utama. Ini adalah sensasi yang unik bagi saya.

Kemudian di pertengahan cerita, saya mulai menduga, apakah pemeran utama ini pelakunya? Dan ketika pengakuan itu terjadi, saya kembali berpikir, kenapa masih tersisa banyak halaman? Berarti akan ada plot twist, dan benar saja. Saya merasa sudah memenangkan pertarungan melawan penulis karena bisa membaca plot twist yang terjadi. Namun, ternyata kembali ada plot twist di akhir cerita. Hahahaha. Seru sekali. Pada akhirnya peniru ini akan terus berlanjut.

Daripada berharap akan ada kelanjutan cerita dari novel ini, saya lebih berharap novel ini dijadikan drama korea agar ceritanya dapat dikembangkan dengan lebih baik lagi. Saya memberikan nilai 3,8/5 untuk novel ini.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Benangi.
104 reviews
January 29, 2025
Buat kalian yang mau baca buku ini, aku saranin kalian untuk tetap fokus sampai akhir ya gaiss
Jangan sampai kegocek kayak aku yang merasa kasusnya sudah aman-aman saja, eh gataunya masih ada segudang plottwist yang siap jungkir balikin semua dalam sekedipan mata😆😆

Bener-bener dibuat penasaran mampus sama buku ini. Tanpa sadar aku bacanya jadi lumayan ngebut karena sama sekali gatau ini ceritanya bakal berkembang sejauh apa. Dan... Setelah sampai di halaman terakhir, aku langsung bengong dulu buat mencerna semuanya wkwkwk.

Penulisan di buku ini rapi bangett, saking rapinya bikin aku yang baca jadi syok sana sini🤣🤣👍.
Penjelasan tiap karakternya jelas walau banyak tokoh dan kronologi pembunuhan berantai yang disajikan, terutama tokoh Lee Soo In. Aku salut sama penokohannya, karena walaupun di sepanjang buku digambarkan kalau Lee Soo In ini mengalami hilang ingatan, luka bakar, dan penglihatannya yang nyaris buta saat mengejar si "Peniru", tapi Lee Soo In tetap bisa berpikir jernih dan mengambil semua keputusan dengan tepat walau tanpa ada ingatan apapun, namanya sendiri pun dia lupa.

Secara keseluruhan aku puas banget setelah baca buku ini, alurnya kompleks tapi enggak membingungkan, konfliknya padat dan dikemas dengan ringkas, serta keterkaitan antar karakter yang tidak kaku sehingga mudah membayangkan dan mencerna semua analisis mereka di kepala. Sangat recommended untuk dibaca bagi kalian yang butuh asupan novel menguras otak🫶
Profile Image for Anne.
70 reviews
October 4, 2024
This is beyond my expectations 🤯😭✨

Mulai dari latar belakang pemeran utamanya yang ✨unik✨ (seorang detektif yang hilang ingatan, sementara hanya dia saksi utama pelaku pembunuhan), ini bener2 buka sudut pandang baru buatku di bagian latar sebuah novel (amnesia+detective? That's crazy tho) mungkin karena aku yang belum banyak baca buku detektif hahaha

Penulisannya realistis, dan mengalir sekali. Sampai sampai ngga sadar kalau pembaca dijadikan bidak catur permainan pelaku pembunuhan at the very first place. Bagaimana perencanaan pembunuhan saling tumpang tindih disini sangat menunjukkan kecerdasan intelektual pelaku dan para detektif yang akhirnya dapat menyingkap misteri tsb. Tidak ada siapa yang lebih pintar dari siapa (pelaku/detektif) ini pertarungan antara strategi siapa yang paling matang dan waktu siapa yang paling tepat🤐

Selama ini aku selalu baca serial detektif versi lawas (Sherlock Holmes dan detektif Poirot nya Agatha Christie) dan penasaran "dengan latar sebelum zaman canggih kaya gini aja udah keren banget, apalagi kejahatan yang dilakukan di masa sekarang?" Dan rasa penasaran itu dibuktikan lewat buku ini!!! How the writer successfully represented Criminal acts in modern times like today is very surprising ✨

Apalagi di detik-detik klimaks penangkapan pelaku. Tensinya sangat terasa dan bikin ikut degdegan pokoknyaaaa!!! Salut bgt sama Lee Jong Kwan🤩
Profile Image for Monica K.  Dita.
19 reviews30 followers
March 1, 2023
4/5 ⭐
Tiga kata untuk novel ini, twist after twist! Ceritanya bagus dan menarik, penuh dengan teka-teki dan kecurigaan para tokoh. Setelah terungkap cara pembunuh melakukan eksekusi-eksekusinya, kita dihadapkan dengan kebingungan siapa yang membohongi siapa. Apakah si pemeran utama, Inspektur Lee So In yang membohongi Detektif Han, atau Detektif Han yang menipu Inspektur Lee So In dan menjadikannya boneka. Atau, apakah hilang ingatan Inspektur Lee So In hanya kepura-puraan?
Cerita dibawakan sangat mendetail mengenai alur penyidikan kepolisian, yang hal itu justru menurutku bikin pembawaan ceritanya kaku dan agak membosankan di awal sampai pertengahan. Banyak kalimat kalimat yang harus aku baca dua kali supaya ngeh maksudnya apa. Ada juga kalimat yang katanya terbalik-balik, mengesankan kalau terjemahannya kurang luwes. Karena gaya ceritanya kaku itulah bikin cepet ngantuk juga pas bacanya. Untung pas bagian klimaks atau puncak konflik, udah ga sekaku di awal dan makin seru diikutin sampai habis.
Oh iya, nama nama tokoh pendukungnya juga rada susah dihapal 😅 mungkin karena nama Korea. Kalau nonton drakor sih bisa aja gampang hapal sama nama tokoh-tokohnya karena mukanya udah jelas kan dikasih tau. Ini karena baca di buku, jadi agak sulit.
48 reviews
September 9, 2024
Jujur, saya sulit mengikuti narasinya. Entah terjemahannya yang kurang enak dicerna atau gaya penceritaan penulis yang memang demikian. Sebentar-sebentar saya dibuat bosan. Tak jarang pikiran saya mengawang di tengah-tengah membaca. Ditambah lagi tokoh dalam novel terlalu banyak dan sering ditemukan ejaan yang salah atau tidak lengkap.

Saya membutuhkan perjuangan untuk menyelesaikan membaca buku ini. Andai saya tidak tergiur dengan ulasan yang mengatakan bahwa secara keseluruhan Novel Peniru dan Pembunuhan Tanpa Jasad luar biasa layak dibaca, saya sudah pasti berhenti di tengah-tengah.

Sedihnya, dugaan saya benar. Novel ini kurang meninggalkan kesan buat saya. Jika dibuat drama televisi, bolehlah. Tetapi sebagai bacaan buat saya masih kurang. Walaupun penulis bermaksud mengecoh pembaca, tetapi alurnya masih mudah ditebak. Setidaknya, bagi saya. Alur panjang berkutat di kasus. Saat menjelang akhir, segalanya dibuat terburu-buru. Sampai-sampai seperti tidak ada penutup. Tidak jelas motif pelaku. Tidak ada gambaran “bagaimana” pelaku berakhir demikian.

Meskipun kecewa, setidaknya saya kembali diingatkan bahwa buku adalah preferensi pribadi. Jika dirasa kurang cocok, tidak apa mengakhiri membaca tanpa sampai akhir cerita.
334 reviews1 follower
May 30, 2025
ada beberapa kasus pembunuhan yang terduga pelaku dibebaskan dari tuduhan karena kurangnya bukti / lemahnya sistem yg bisa dikibulin. Muncul "Peniru", pembunuh berantai yang membunuh para terduga pelaku dalam kasus2 dimana mereka dibebaskan. Cara membunuhnya sama persis dengan cara ketika terduga pelaku ini beraksi saat mereka menghabisi nyawa korban.

Inspekstur Soo In dirawat di RS karena ia berada di TKP yang terbakar, ia buta dan hilang ingatan.
Detektif Han bertugas untuk 'menginterogasi' Inspektur Soo In agar mengembalikan ingatan yg hilang karena Soo In adalah kunci dari keberadaan sang "Peniru".
Di pertengahan bab, ingatan Soo In membuat ia percaya bahwa sebenarnya Soo In adalah anggota kepolisian yang tak lain adalah Peniru.
Soo In dengan 'pasrah' membuat pengakuan bahwa dia adalah Peniru.
Di saat pengakuan Soo In sudah dibuat BAPnya, salah satu detektif merasa janggal dan menemukan bukti bahwa salah satu Kepala detektif Seoul mengambil barbuk. Detektif ini segera menghubungi Detektif han, namun naas Sang kepala detektif Oh keburu membunuh rekan sejawat ini.
Jadi ternyata Peniru adalah Kepala detektif Oh yang menugaskan det.Han , dan di akhir Inspektur Soo In dan Det.Han bekerjasama untuk menangkap Det.Oh yg akhirnya mati bunuh diri.
Profile Image for Raditya Nandiasa.
137 reviews1 follower
December 27, 2024
⚠️ TW: murder, violence, suicide, substance abuse

Judul: Peniru dan Pembunuhan Tanpa
Penulis: Jasad Lee Jong-Kwan
Rate: 4.1/5

Peniru adalah seorang pembunuh berantai yang menghabisi tersangka pembunuhan yang bebas berkeliaran karena tidak adanya cukup bukti dengan metode serupa dengan yang dipakai oleh para tersangka. Inspektur Lee Soo-In hampir membuka kedok Peniru, tetapi malah berakhir dengan luka bakar dan amnesia.

Hal pertama yang menjadi komentar saya adalah kualitas terjemahaannya terasa kurang. Susunan kalimatnya banyak yang aneh, beberapa imbuhan penting sering kali dihilangkan, dan terdapat kesalahan-kesalahan penulisan.
Dari segi cerita, pembaca terpacu untuk ikut menebak siapa Peniru yang sebenarnya. Meskipun alurnya agak lambat di awal, plot twist bertumpuk yang ada membuat pembaca berusaha menyelesaikan buku. Beberapa hal yang berpotensi membuat bingung pembaca buku ini adalah jumlah tokoh cukup banyak dan semuanya bernama Korea, alur maju-mundur dan perpindahan sudut pandang dengan batasan tidak jelas, serta percakapan tanpa dialog tag. Ide ceritanya sangat baik. Namun, penulis belum dapat mewujudkannya dalam bentuk kata-kata dengan sempurna.
Displaying 1 - 30 of 64 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.