Berbulan-bulan Rafka Pramoedya menyamar menjadi houseman di Hotel Pramoedya. Ia sedang dalam misi mengusut masalah yang menyebabkan hotel-hotel cabang milik kakeknya itu terus merugi. Namun, suatu hari dia terpaksa harus menggantikan model yang tak bisa datang saat pemotretan karena bujukan Meta Mariska, si fotografer persuasif.
Saat dia mengira bahwa semuanya berjalan baik-baik saja, partner pemotretannya, Evelyn Fransiska, model dan aktris papan atas yang sedang naik daun mengunggah foto mereka di Instagram. Keingintahuan fans Evelyn membuat penyamaran Rafka akhirnya terbongkar. Identitasnya bocor dan hal ini mengakibatkan misinya gagal. Mau tak mau, ia harus memutar otak agar tetap mendapatkan posisi General Manager di cabang hotel baru yang akan dibuka.
Rafka akan menuntut ganti rugi pada kedua gadis itu!
Rafka sedang dalam misi mengungkap dugaan korupsi di jaringan hotel keluarganya. Dia menyamar sebagai cleaning service. Cuma kurang 2 hotel lagi sampai Rafka menyelesaikan misinya, dan mendapatkan posisi general manager sebagai hadiahnya. Sayangnya, misi Rafka berantakan gara-gara dia terlalu ganteng *lho* wkwkwk nggak cuma misinya, melainkan hidup Rafka juga jadi kayak roller coaster setelahnya.
Actual rating: 3,4 stars.
Dulu aku udah pernah baca di Wattpad. Tapi udah lama banget, dan entah perasaanku aja, kayaknya chapter awalnya dulu nggak begini.
Apa yang paling kusukai dari novel ini karakter-karakternya cukup kuat. Rafka yang penggerutu dan kayak kanebo kering, Evelyn yang anggun dan sopan serta baik hati, Meta yang menyebalkan (wkwk), dan bahkan Pak Pramoe yang merupakan Rafka versi lebih tua dan lebih narsis hahahah
Aku paling suka kalau Rafka udah mulai ngedumel dalam hati. Hahahahh. Ini orang lucu banget! Omongannya tajam, galak, tapi kadang tuh doi lucu tanpa dimaksudkan untuk lucu gitu. Aku hampir bisa bayangin dia ngebanyol dengan ekspresi dan suara datar. Wkwkwk
Sayangnya, aku kurang suka sama karakter Meta. Menurutku dia itu menyebalkan dan rada-rada nggak tahu diri sih emang hiks. Tapi aku menitikkan air mata pas adegan Meta ketemu lagi sama keluarganya 😭 itu tuh beneran definisi rainbow after the storm gitu.
Adegan favoritku adalah waktu Meta fotoin Pak Pramoe. Aku kebayang-bayang ekspresi Pak Pramoe pas foto dong tolong 🤣
Sayangnya, bagian gosip-gosip Evelyn dan Rafka itu nggak dijelasin penyelesaiannya. Padahal menurutku, masalah ini bisa jadi poin penting untuk perkembangan karakter-karakternya.
Jujur aja aku kesal banget sama Rafka dan Evelyn karena nggak klarifikasi sejak awal, sehingga Meta yang jadi korbannya (aku kalau jadi Meta nggak bakal terima sih). Tapi kemudian Rafka punya alasan, dan yaah ... mau gimana lagi. Hal-hal seperti itu memang nggak mudah dijelaskan. Tapi Evelyn? Hal-hal yang membuat dia gak bisa berbuat banyak itu apa? Tapi mungkin ini akan dijelaskan di buku How to End Our Marriage kali yaa, soalnya ending cerita ini yang bagian Evelyn itu penuh dengan misteri 😁
Terima kasih telah menulis cerita ini. Keep up the good work! 🩵
Finallyy, akhirnya ada satu buku yang berhasil di selesain ditengah-tengah reading slump ini.
Menurutku cerita dan konflik didalam buku ini cukup menarik dan mengalir cuma sayangnya ada beberapa kalimat yang mesti dibaca berkali-kali karna kurangnya penyampaian(?) Karakter dalam buku ini berhasil dikembang-in penulis dengan cukup apik, walau di bab-bab awal sempet kesel karna karakter Meta yang semaunya sendiri. Tapi buku ini bisa jadi bahan pertimbangan untuk pembaca yang suka cerita ringan dan minim konflik karna memang semua dalam buku ini bikin pembaca ngerasain tiap-tiap momen nya.
currently at page 124. sebel banget sama karakter meta (FL nya) udahlah keras kepala, sesukanya sendiri, ketus, ngomongnya gasopan, harusnya ini menarik karena baru ini aku baca lead character kayak gini, tapi gatau ya malah emosi.