Jump to ratings and reviews
Rate this book

Snow Drop

Rate this book

188 pages

First published October 1, 1997

2 people are currently reading
21 people want to read

About the author

Nami Akimoto

128 books36 followers
Nami Akimoto (秋元奈美) is a Japanese author of manga.

Loves traveling to places like Paris, or Italy. Especially if they have museums there, because she likes to draw them in her manga. She also has a younger sister, who sometimes comes along on her adventurous exploits.
Loves foreign tea, especially from London.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
5 (10%)
4 stars
14 (30%)
3 stars
19 (41%)
2 stars
6 (13%)
1 star
2 (4%)
Displaying 1 - 2 of 2 reviews
Profile Image for Harumichi Mizuki.
2,431 reviews72 followers
September 16, 2020
So memorable. Ini salah satu komik penuh kenangan yang kubaca saat SMP. Waktu itu pinjam teman. Kupinjam sampai berkali-kali karena gambar-gambarnya kucontoh di buku tulis.

Aku jadi penasaran bunga Snow Drop aslinya kayak gimana. Di sini Ayana terpesona pada sosok Shin Mizuki, kakak kelasnya, yang melukis hamparan snow drop di tengah salju. Pertemuan mereka berlanjut dengan bencana karena Ayana tak sengaja menabrak lukisan Snow Drop itu sampai jatuh dan rusak sehingga Mizuki harus memperbaikinya. Padahal, lukisan itu untuk pameran seni.

Tapi Ayana menunjukkan kesungguhannya untuk memperbaiki kesalahan itu. Ia sampai menawarkan diri untuk bekerja sambilan di toko bunga milik keluarga Mizuki (dengan gaji kecil) agar kakak kelasnya punya lebih banyak waktu untuk mempersiapkan kuliah seninya.

Meski dia kesulitan menghapal nama bunga, sering diejek Chika, adik Mizuki, juga diperlakukan dingin oleh Mizuki, Ayana tidak menyerah. Dia bukan tipe cewek manga shoujo yang imut dan pasif, tapi kesungguhan dan semangatnyalah yang membuatnya tampak begitu manis.

Ketika Mizuki marah pada Ayana sampai memecat gadis itu, setelahnya baru ia sadar bahwa keberadaan Ayana yang selama ini ia remehkan ternyata sangat berarti bagi kelangsungan toko bunga keluarganya.

***

Pada cerita Go Happy!, Miyuki, cewek tomboy yang kasar dan gaptek tertarik pada cowok dingin jago komputer bernama Kaido. Saking sukanya ia sampai berusaha diam-diam belajar komputer. Tapi karena pak guru mengkhawatirkan kondisi komputer sekolah di tangan Miyuki, akhirnya Kaido lah yang diutus untuk mengajari Miyuki.

Miyuki yang terus-terusan insecure sampai nggak peka bahwa kesediaan Kaido mengajarinya komputer sebenarnya menunjukkan bahwa ia adalah sosok yang istimewa bagi cowok itu.

Suatu malam, saat belajar menulis email, Miyuki tak sengaja mengirimkan email bertuliskan "suka" pada Kaido. Dia pun panik luar biasa dan malah membuat laptop Kaido yang dipinjamnya tertimpa banyak barang, lalu mati karena kabelnya tercabut.

Laptopnya Kaido tebel banget xD Jadi inget laptop badakku.

***

Dua cerita lainnya digambar Nami Akimoto dengan style jadulnya yang menurutku nggak begitu menarik. Tapi secara konten cerita, sebenarnya bagus juga, sih. Kubahas kapan-kapan aja, deh.

Dan sekarang aku jadi penasaran sama komik Les Mille Fleur-nya Nami Akimoto yang menampilkan Chika, adik Mizuki di cerita Snow Drop, sebagai tokoh utama. Hoho.
Profile Image for bakanekonomama.
573 reviews84 followers
November 28, 2014
Iihh... Suka banget deh sama manga ini. Kangen sama karya-karya mangaka jaman dulu. Kangen sama manga-manga serial cantik nan romantis kayak begini. Paling suka sama cerita pertama yang jadi judul manganya, "Snow Drop".


Ngomong-ngomong, kok saya ngerasa agak deja vu dengan satu bagian di cerita itu. Tepatnya waktu si Chika ngasih lihat taman rahasianya ke Ayana. Kayaknya Akimoto-sensei pernah bikin cerita yang kayak gitu deh. Tokohnya namanya Chika juga, pakai kanji seribu bunga. Kenapa saya ingat? Soalnya nama saya kalau dikanjiin (maksa) jadinya juga Chika. Ah, nanti cari deh karya Akimoto-sensei yang lain.

Btw, komik ini ketauan jadulnya pas ada penerjemahan kata "labtop" bukannya "laptop". Aduh, ngakak-ngakak saya bacanya XD Tapi terjemahannya enak dan ceritanya sangat manis juga menghangatkan... Haseekk
Displaying 1 - 2 of 2 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.