Entah kenapa, orang-orang hebat ini—para pahlawan yang berjuang dalam kesunyian—hampir semuanya bukanlah orang berlebih. Bila tidak kekurangan materi, mereka memiliki kekurangan fisik atau bahkan keduanya sekaligus. Namun, justru dalam keterbatasan itu mereka mampu dan mau melakukan tindakan yang banyak dihindari orang lain.
Dalam kesederhanaan atau bahkan hidup kekurangan, mereka merelakan sebagian besar waktu, tenaga, dan hartanya demi menolong orang lain. Jauh dari hiruk pikuk publikasi media, mereka terus berjuang untuk memperbaiki keadaan. Tindakan berani mereka itulah yang pada akhirnya bisa menginspirasi masyarakat di sekitarnya.
Kisah-kisah dalam buku ini sangat inspiratif dan menyentuh hati. Siapkah anda terinspirasi?
Ini buku hasil menang kuis twitter KickAndy beberapa bulan yang lalu, dan sudah kelar dari beberapa minggu lalu dan baru sempet untuk direview.
Ini buku sebenernnya kumpulan cerita biografi dari pemenang atau heroes yang dianugerahkan Kick Andy tahun 2009. Sayangnya, saya memang ga sempet nonton penganugerahan Kick Andy Heroes tahun 2009, jadi saya merasa beruntung banget bisa dapet buku ini
Seperti judulnya, ini ada 7 pahlawan yang memang bener-bener patut disebut pahlawan dibidangnya. Sebut saja, Gendu Mulatif, Didik Nini Thowok, Andi Rabiah si “Suster Apung”, Maria Gisela Barowka si “Mama Putih”, Wanhar Umar, Victor Emanuel Rayon, dan Sugeng Siswoyudhono. Mereka adalah pahlawan yang memang saya acungi jempol deh untuk pengabdian mereka.
Tak perlulah saya banyak bercerita tentang si Andi Rabiah misalnya, si Suster Apung ini benar-benar mengabdikan diri sebagai tenaga medis yang serba bisa, ya bisa sebagai dokter, bidan yang mau kapan saja diminta untuk menolong walau harus berjam-jam menaiki perahu demi menyembuhkan pasiennya. Wow, saya rasa kita perlu banyak anak-anak muda yang mau dan mampu mengabdi seperti mereka di jaman sekarang ini. Tanpa mikirin balasan apa yang mereka dapatkan, tanpa mikirin berapa uang yang mereka terima untuk menolong sesama.
"Kenapa, orang-orang hebat ini—para pahlawan yang berjuang dalam kesunyian—hampir semuanya bukanlah orang berlebih. Bila tidak kekurangan materi, mereka memiliki kekurangan fisik atau bahkan keduanya sekaligus. Namun, justru dalam keterbatasan itu mereka mampu dan mau melakukan tindakan yang banyak dihindari orang lain."
Inspiring book about inspiring heroes. Mereka pahlawan di bidangnya masing-masing, pahlawan bagi masyarakat sekitarnya, dan pahlawan yang menginspirasi kita untuk menjadi pahlawan.
Buku ini adalah tentang Gendu Mulatif (yang sudah merawat hampir 10.000 orang gila), Didik Nini Thowok (yang selalu mengembangkan dan melestarikan dunia tari Indonesia), Andi Rabiah (suster apung), Maria Gisela Borosca aka Mama Putih (mama yang membaktikan diri untuk merawat penderita kusta di Flores berpuluh-puluh tahun lamanya), Wanhar Umar (guru sekaligus kepala sekolah di SD terpencil di Muara Enim, Sumatera Selatan), Baba Akong (yang selama belasan tahun menanam bakau di Maumere sampai 23 hektar, sang pahlawan ekologi), dan Sugeng Siswo Yudono (yang membuat kaki palsu dan menginspirasi program 1000 kaki palsu).
Mereka memiliki keterbatasannya masing-masing. Mau itu fisik, materi, maupun keduanya. Tapi mereka tetap bisa menjadi pahlawan. Lalu, apakah kita yang tidak dibatasi seperti mereka terbatasi, apakah mampu menjadi pahlawan seperti mereka?
buku ini memuat kisah tentang tokoh2 pemenang kick andy award 2009
really inspiring dan sangat menyentuh dan betapa di negeri ini masih banyak orang2 yang extraordinary seperti mereka saya malu dengan apa yg sudah sy lakukan selama ini kalau melihat mereka dan saya yakin
ibu pertiwi pasti akan tersenyum dan bangga pada mereka
Buku yg sangat menginspirasi kita sebagai manusia. Kisah-kisah pilihan dari acara Kick Andy dan mengumpulkan 7 pahlawan yg tak kenal lelah memberikan manfaatnya kepada orang lain dan sekitarnya, Tak ada kata lain untuk perjuangan mereka. HEBAT! Dengan segala keterbatasan, mereka mampu untuk memberikan manfaatnya. Itulah hakikat manusia yg sesungguhnya.
Kisah-kisah yang disajikan begitu menyentuh. Ternyata selain keriuhan berita keburukan yang terjadi di Negara Indonesia, banyak cerita kebaikan dan kemuliaan dari warganya sendiri yang malah kurang terekspos.
buku ini menggugah emosi pembacanya. rata-rata peraih "heroes" ini memiliki keterbatasan. fisik atau materi. namun di tengah keterbatasan itu mereka tetap bisa membuat hidupnya bermakna bagi orang lain.