Twin celebrities Cipher and Siva and their young friend Anise move back to familiar surroundings, but their relationship moves into some unknown territory. They return to New York just in time for Anise to return to school - and celebrate her 16th birthday. Cipher sees the obvious signs that Anise is growing up, but his feelings for her are not so clear. And a potential new rival for his attention enters the scene: Molly, a freshman and a major Cipher fan.
It's hard to tell the twins apart. I don't know why but for some reason, for me, their Americanized names make it even more difficult.
I haven't read volumes 1-4, so I'm a little bit lost, but I did enjoy the story in this volume. (The reason I'm jumping into volume 5 is because I'm currently on a quest to (re-)read every manga in my collection, and I guess I must have picked this volume up for free somewhere a while ago.)
Okay, akhirnya Dana muncul juga. Aku tak yakin Jake bener2 jatuh cinta pada Dana, merasa dia itu sangat sangat kesepian karena Roy kembarannya yg selama ini di sisinya akhirnya jadian dgn Anise, sehingga Jake pun akhirnya 'menyambar' siapa pun yg baik padanya (plus cantik, why not?), jadilah dia ini jatuh cinta pada cinta. Jake sendiri mengakui dia ingin punya kekasih yg benar2 mencintainya dan sebaliknya. Terinspirasi dari Roy dan Anise. Aku suka karena akhirnya di Alexandrite Jake jadian dgn Ellen, tapi lagi-lagi krn Jake bukan tokoh utama di Alexandrite, chemistry antara Jake dan Ellen juga tidak kerasa. Aku merasa Jake yg tertarik pada Ellen itu terlalu mendadak. Mungkin Jake ini ditakdirkan mangaka buat jadi tokoh yg takut kesepian, bahkan di Alexandrite.
Anyway, setelah reread lagi, aku akhirnya bisa paham kenapa komik ini tdk diterbitkan di sini dan malahan spin off-nya yg terbit duluan, krn banyak fan service kissu between twins, lol. Karena masalah gay dan incest, padahal ini straight beneran si kembar. Bromance-nya memang hampir nyerempet twincest (ciuman, bobo bareng, pelukan, kurang mandi bersama aja buat fan service, huahaha) sampe2 aku berharap ini twincest beneran saja deh. ;p Waktu Roy jadian dgn Anise, aku kurang senang, haha. Efek fan service yg kelewat memanjakan seorang fujoshi. Entahlah, lagian Anise itu bratty bgt, apalagi waktu di vol 4 dia menjauhi Roy krn mulai jengah sama perasaannya sendiri pada Roy. Drama queen gitu, yah namanya juga masih remaja, dianya aja di umur 16 tahun baru bersedia pake bra. Aku agak ga tega Roy jadian sama dia sebenarnya. Berharap Roy ini gay sajalah, huahaha, rusakkkk....XDD