What do you think?


Anak Band
Kalau ada award untuk fans anak band terheboh, mungkin Amanda bakal menang. Soalnya dia cinta mati sama Hugo, vokalis band eXisT, yang memang cakep abis! Saking cintanya, dia nggak pernah ketinggalan berita soal eXisT di forum eXisTeRs. Gara-gara ikutan di forum itu, Amanda bisa kenal Thessa, eXisTeRs yang nggak kalah heboh. Tapi, pas mereka ketemu face-to-face sama sang idola, kok sifat Hugo nggak seperti yang mereka bayangkan ya?
Amanda kecewa berat dan berjanji nggak mau dekat-dekat sama anak band lagi. Sayangnya, tiba-tiba ada godaan. Teman Thessa, David, ikutan kompetisi The Real Band di TV dan sering kirim SMS ke Amanda. Amanda bingung! David kan baik, mana cakep, lagi! Dan kelihatannya cowok itu suka sama dia! Aduh, terus gimana dong? Nggak semua anak band punya sifat jelek seperti Hugo, kan? Atau...memang iya?
Amanda kecewa berat dan berjanji nggak mau dekat-dekat sama anak band lagi. Sayangnya, tiba-tiba ada godaan. Teman Thessa, David, ikutan kompetisi The Real Band di TV dan sering kirim SMS ke Amanda. Amanda bingung! David kan baik, mana cakep, lagi! Dan kelihatannya cowok itu suka sama dia! Aduh, terus gimana dong? Nggak semua anak band punya sifat jelek seperti Hugo, kan? Atau...memang iya?
268 pages, Paperback
First published January 1, 2006
About the author
Stephanie Zen
22 books332 followersStephanie Zen has been passionate about writing since elementary school, crafting stories that resonate with humor, heart, and inspiration. Influenced by authors like Sophie Kinsella and JK Rowling, her writing blends wit with deeper reflections on life and love.
Beyond books, music plays a huge role in her creative process—especially the songs of Daughtry, which have inspired many of her stories. When she’s not writing, Stephanie shares her thoughts and inspirations on her blog: https://smoothzensations.wordpress.com/
Beyond books, music plays a huge role in her creative process—especially the songs of Daughtry, which have inspired many of her stories. When she’s not writing, Stephanie shares her thoughts and inspirations on her blog: https://smoothzensations.wordpress.com/
Ratings & Reviews
Friends & Following
Create a free account to discover what your friends think of this book!
Community Reviews
Displaying 1 - 16 of 16 reviews
August 30, 2012
saya baru sempat baca ini setelah beberapa tahun buku ini diterbitkan. itupun dipinjemin sama temen. pas buka isinya, yah memang kontras sekali dari cara penulisannya, nama band nya, dan kutipan SMS nya.
February 17, 2013
buku Steph yang pertama kan, ya?
Entahlah, yang aku ingat dari keseluruhan novel ini adalah : aku selalu nyangka kata 'man' di setiap akhir kalimat percakapan itu adalah sapaan gaul (misal : hai men!). tapi ternyata itu nama panggilan manda. Gak penting banget kan, review-nya?
Entahlah, yang aku ingat dari keseluruhan novel ini adalah : aku selalu nyangka kata 'man' di setiap akhir kalimat percakapan itu adalah sapaan gaul (misal : hai men!). tapi ternyata itu nama panggilan manda. Gak penting banget kan, review-nya?
August 21, 2014
entahlah..
apa saya sekarang jadi pelit ngasih bintang ya?
tapi gimana ya?
agak kurang sreg sama teenlit ini.
terkesan maksa banget.
tapi nggak ngurangin keinginan aku buat baca karya Ka Stephz yang lain kok :))
apa saya sekarang jadi pelit ngasih bintang ya?
tapi gimana ya?
agak kurang sreg sama teenlit ini.
terkesan maksa banget.
tapi nggak ngurangin keinginan aku buat baca karya Ka Stephz yang lain kok :))
May 25, 2013
endingnya mengejutkan, suka!
January 27, 2019
Cara penulisannya agak "bermasalah" sih, ya. Misalkan tentang tokoh Dian yang cukup penting bagi akhir cerita, tapi baru muncul di belakang banget. Bagian awal dengan Hugo dan bandnya (yang saya lupa namanya) juga tidak penting-penting banget bagi cerita. Akhir ceritanya juga terlalu mumet dan tidak ada chemistry antara Amanda dengan cowok yang nembak dia.
Tapi, saya cukup menikmati ceritanya. Slice of life-nya sangat terasa. Saya juga suka konflik akhirnya Amanda dengan David.
Secara keseluruhan, Anak Band sebenarnya sedikit lemah dalam hal teknis penulisan, tapi ceritanya tetap asyik untuk diikuti.
Tapi, saya cukup menikmati ceritanya. Slice of life-nya sangat terasa. Saya juga suka konflik akhirnya Amanda dengan David.
Secara keseluruhan, Anak Band sebenarnya sedikit lemah dalam hal teknis penulisan, tapi ceritanya tetap asyik untuk diikuti.
May 17, 2026
Dulu pernah baca pas SMA, terus ini baru baca ulang lagi. Nostalgia banget dengan cara ketik SMS hemat karakter hahaha, terus mendukung idola di ajang pencarian bakat yang pakai SMS sebanyak-banyaknya (itu beneran ya dihitung polingnya?), juga tagihan telepon yang membengkak kalau bicaranya lama-lama. Karakter Amanda di sini juga tipe SMA banget, yang masih otentik dan apa adanya (kayak, kalau ada yang SMS minta kenalan ya oke-oke aja, sampai dikasi nama dan alamat rumah lengkap-lengkap).
Agak kaget sedikit waktu baca di halaman Terima Kasih dan liat nama nenek si penulis. Ketong pung orang Kupang ni ma ^^
Agak kaget sedikit waktu baca di halaman Terima Kasih dan liat nama nenek si penulis. Ketong pung orang Kupang ni ma ^^
July 11, 2026
penulisnya nyawit waktu ngetik cerita ini
February 5, 2012
Maafkan aku,
Karena kau hanya bisa
Menjadi yang kedua
Maukah kau mengerti
Aku juga sedang terluka…
Buku ini menceritakan tentang Amanda, yang awalnya adalah fans garis keras band eXisT. Manda selalu update tentang kegiatan eXisT dan juga aktif dalam forum fans band eXisT yang diberi nama eXisTeRs. Dari forum itu, Manda kenalan sama sesama eXisTeRs yang sekota dengannya, Thessa. Mereka lalu janjian untuk nonton konser eXisT bareng, sekalian kopdar-an ((yaya kopdar-an)). Tapi ternyata sikap Hugo, vokalis band kesayangan mereka itu membuat mereka berdua ilfeel dan akhirnya memutuskan buat gak ngefans lagi sama Hugo ataupun band eXisT.
Beberapa waktu kemudian, MoonTV mengadakan kembali pencari ajang band terkenal dan teman sekampus Thessa masuk menjadi finalisnya. Thessa pun gencar meminta dukungan sms biar Revans , band teman-temannya itu bisa menang termasuk meminta dukungan Manda. Singkat kata, David berkenalan dengan Manda. Hingga akhirnya memutuskan untuk ketemuan. Manda mulai suka sama David, dan berpikir Davin pun sama. Sampai akhirnya, Manda tau kalo David udah punya pacar jauh sebelum dia kenal Manda, bahkan sebelum dia masuk ke MoonTV dan menjadi juara 2 dari ajang tersebut. Dan waktu Manda mengkonfirmasi sama David tentang kabar ini David malah dengan enteng meng-iya kan. David bilang ke Manda kalo dia tetap mau pacaran sama Dian, tapi juga suka sama Manda. (brengsek, iya emang brengsek)
Apa yang Manda lakukan selanjutnya ?
Awal membaca buku ini sedikit seru, ditengah-tengah aku mulai boring dengan jalan ceritanya. Minim typo di dalam buku ini. Untungnya buku ini ditutup dengan Ending nya lumayan so sweet.
Karena kau hanya bisa
Menjadi yang kedua
Maukah kau mengerti
Aku juga sedang terluka…
Buku ini menceritakan tentang Amanda, yang awalnya adalah fans garis keras band eXisT. Manda selalu update tentang kegiatan eXisT dan juga aktif dalam forum fans band eXisT yang diberi nama eXisTeRs. Dari forum itu, Manda kenalan sama sesama eXisTeRs yang sekota dengannya, Thessa. Mereka lalu janjian untuk nonton konser eXisT bareng, sekalian kopdar-an ((yaya kopdar-an)). Tapi ternyata sikap Hugo, vokalis band kesayangan mereka itu membuat mereka berdua ilfeel dan akhirnya memutuskan buat gak ngefans lagi sama Hugo ataupun band eXisT.
Beberapa waktu kemudian, MoonTV mengadakan kembali pencari ajang band terkenal dan teman sekampus Thessa masuk menjadi finalisnya. Thessa pun gencar meminta dukungan sms biar Revans , band teman-temannya itu bisa menang termasuk meminta dukungan Manda. Singkat kata, David berkenalan dengan Manda. Hingga akhirnya memutuskan untuk ketemuan. Manda mulai suka sama David, dan berpikir Davin pun sama. Sampai akhirnya, Manda tau kalo David udah punya pacar jauh sebelum dia kenal Manda, bahkan sebelum dia masuk ke MoonTV dan menjadi juara 2 dari ajang tersebut. Dan waktu Manda mengkonfirmasi sama David tentang kabar ini David malah dengan enteng meng-iya kan. David bilang ke Manda kalo dia tetap mau pacaran sama Dian, tapi juga suka sama Manda. (brengsek, iya emang brengsek)
Apa yang Manda lakukan selanjutnya ?
Awal membaca buku ini sedikit seru, ditengah-tengah aku mulai boring dengan jalan ceritanya. Minim typo di dalam buku ini. Untungnya buku ini ditutup dengan Ending nya lumayan so sweet.
April 19, 2016
Kata teman, novel ini bagus. setelah aku baca, ini laporan pandangan mataku:
1. Problem yg dimunculkan terlalu sederhana utk jd tema novel. Cerpen lbh pas.
2. Hmm ... oke protagonis anak orang kaya. Tapi dpt hadiah Toyota Camry di ultah ke-16 dr ortunya yg pejabat (deskripsi ttg si bpk: benci koruptor)? #SIM #Korup
3. Baru di sini deh ada org dg nama panjang 'Amanda' dg panggilan 'Man'. Dan nama 'Ingrid' dg sapaan pendek 'Grid'.
4. Mendeskripsikan orientasi seksual salah satu tokoh bs diterima kalo mmg tokoh itu akan mndpt porsi byk di novel itu. Tp kalo cuma figuran dan musti dpt tempelan 'bencong dan centil abis' kok berasa kasar dan gak sensitif ya?
5. Trus di halaman 60 al.2 "Ferry si bassist sedang asyik menelepon ceweknya pakai HP. Cowok satu itu memang dekat banget sama ceweknya." Ehm Mbakyu Pengarang, kamu pernah tau org yg milih pacaran dg org yg gak kenal dekat dulu? Bukannya org bisa pacaran krn mmg mereka ngerasa dekat dan cocok? #Tetooot
Buatku, genre novel bisa jd favorit (aku plg suka YA contemporary dan berarti Teenlit bisa dicemplungin leluasa ke situ). Tapi aku gak akan nolak baca genre lain juga. Syaratnya:
Logis, konsisten, gak maksa, alurnya lancar.
Novel ini nyungsep di semua kategori syarat.
Rating: setengah bintang utk upah ngetik.
*cheating review, krn benernya sdh baca taun kmrn tp baru ingat masukin ke shelf hari ini :D*
1. Problem yg dimunculkan terlalu sederhana utk jd tema novel. Cerpen lbh pas.
2. Hmm ... oke protagonis anak orang kaya. Tapi dpt hadiah Toyota Camry di ultah ke-16 dr ortunya yg pejabat (deskripsi ttg si bpk: benci koruptor)? #SIM #Korup
3. Baru di sini deh ada org dg nama panjang 'Amanda' dg panggilan 'Man'. Dan nama 'Ingrid' dg sapaan pendek 'Grid'.
4. Mendeskripsikan orientasi seksual salah satu tokoh bs diterima kalo mmg tokoh itu akan mndpt porsi byk di novel itu. Tp kalo cuma figuran dan musti dpt tempelan 'bencong dan centil abis' kok berasa kasar dan gak sensitif ya?
5. Trus di halaman 60 al.2 "Ferry si bassist sedang asyik menelepon ceweknya pakai HP. Cowok satu itu memang dekat banget sama ceweknya." Ehm Mbakyu Pengarang, kamu pernah tau org yg milih pacaran dg org yg gak kenal dekat dulu? Bukannya org bisa pacaran krn mmg mereka ngerasa dekat dan cocok? #Tetooot
Buatku, genre novel bisa jd favorit (aku plg suka YA contemporary dan berarti Teenlit bisa dicemplungin leluasa ke situ). Tapi aku gak akan nolak baca genre lain juga. Syaratnya:
Logis, konsisten, gak maksa, alurnya lancar.
Novel ini nyungsep di semua kategori syarat.
Rating: setengah bintang utk upah ngetik.
*cheating review, krn benernya sdh baca taun kmrn tp baru ingat masukin ke shelf hari ini :D*
August 16, 2013
Buku ini mengisahkan kisah fiktif tak realistis.. Namun indah untuk menemani berhayal indah.. Great! I love it!
March 5, 2014
Ini awalnya aja aneh, ke belakangnya seru kok. Hehe~
March 21, 2014
just enjoy with the book
July 12, 2014
mirip dengan cerita dear dylan sih menurutku
February 25, 2012
Udah lupa critanya. Bacanya gak tahu kapan. hahahah
July 27, 2013
I hate dis one actually. Setengah lebih isi buku nyeritain siapa, akhirnya sama siapa -__-
Displaying 1 - 16 of 16 reviews
















