Banyak pembaca yang merasa bahawa dirinya tidak miliki apa-apa, padahal dia sudah memiliki segalanya. Mereka kecut jiwanya dan merasa tidak ada kelebihan apapun. Hidup mereka terasa hampa dan tidak punya tenaga untuk bangkit dari kegagalan yang menimpanya.
Menjadi muslimah adalah anugerah yang paling indah. Peribadi muslimah sejati akan memberi impak kepada dunia, dan selalu memberi makna bagi sesama muslim.
Banyak pembaca yang merasa bahawa dirinya tidak miliki apa-apa, padahal dia sudah memiliki segalanya. Mereka kecut jiwanya dan merasa tidak ada kelebihan apapun. Hidup mereka terasa hampa dan tidak punya tenaga untuk bangkit dari kegagalan yang menimpanya.
Hal itu tentu saja menggelisahkan hati dan mengundahkan fikiran. Harus ada usaha untuk member kefahaman bahawa para muslimah itu sudah memiliki banyak makna selama ini bagi umatnya. Dunia sedemikian luas sedia menghamparkan sebuah tanggungjawab besar, bahawa muslimah harus berani tampil di medan dakwah.
Antara mereka sudah memulai dengan langkah kecil yang begitu bererti. Namun kemudian muncul masalah bahawa muslimah-muslimah tersebut tidak professional dalam berperanan. Mereka berdiri di satu titik dan meninggalkan titik lainnya.
Maka buku ini hadir sebagai sebuah nasihat bagi kita semua. Nasihat yang akan menjadi begitu berharga bagi kelangsungan dakwah islam pada masa yang akan datang. Kerana kita tidak pernah tahu, ditangan siapakah kejayaan islam ini akan dimenangkan. Banyak kritik, bukti perhatian, banyak masukan bukti kasih sayang. Jangan jemu dan jangan letih menasihati.
Sebenarnya saya tahu, membaca buku ini di tahun 2021 adalah sebuah keterlambatan yang nyata, tapi Alhamdulillah, akhirnya Allah berikan kesempatan untuk menyelami salah satu karya beliau, guru kami, yang sering hadir menjadi pemateri dalam kajian di sekolah kami.
Menjadi satu kebanggaan menyelesaikan buku ini, yang hadir dengan banyak sentilan dan teguran, bagi perempuan yang lahir dan besar di kota besar seperti saya, yang penampilan dan wajah menjadi sebuah kebutuhan utama untuk dipelihara. Saya tidak dapat banyak mengulas buku ini, melainkan bahasanya yang lugas dan akrab dan ilustrasi yang jenaka. Saya hanya menyayangkan, mungkin karena penulisnya laki-laki, diksi yang dipilih kurang merangkul saya, kurang mengena di hati, bisa dibilang. Tapi, menurut saya ini bukan sebuah masalah besar, sebab inti atau garis besar di buku ini sudah dibahas oleh beliau sang penulis.
sangat sesuai dibaca terUtama utk golongan wanita..;) ingin jadi terbaik? interaktif? optimis? dan serba serbi boleh dalam berdakwah! ayuh, dptkn dan baca. mmg besttt! alhamdulillah.