Buku ini berisi 99 tulisan pendek tentang segala hal yang kita sebagai arsitek hadapi. Ada cerita tentang hubungan dengan klien, ada cerita tentang pemasaran... Ada juga cerita tentang style, tentang pengembangan diri kita... 99 cerita, 99 sudut pandang, 99 opini, 99 pemikiran, 99 'bullshit'... Ditulis dengan bahasa sederhana, tidak berurutan, bisa dibuka dihalaman apa saja, bebas. Boleh setuju, boleh tidak setuju, boleh memberikan masukan, boleh berbeda pendapat.
Tahun 90-an buku “chiken Soup” begitu populer dan diminati. Isinya merupakan kisah motivasi yang dirangkum dalam cerita-cerita pendek yang memikat. Ringan dan mampu membangkitkan semangat, itulah kelebihan buku tersebut. Bagi saya buku 99 arsitek adalah sejenis buku chiken soup untuk para arsitek.
Banyak yang mengira kehidupan arsitek adalah kehidupan yang mapan dan eksklusif. Pada kenyataannya, hidup sebagai arsitek, terutama di Indonesia, adalah pekerjaan yang keras, penuh perjuangan, kompetisi, dan posisi yang belum mendapat penghargaan dan tempat selayaknya dalam dunia konstruksi.
Dalam dunia pendidikan Arsitektur, bukanlah hal yang aneh jika dalam satu angkatan mahasiswa yang duduk di bangku kuliah, kelak hanya 10% yang lolos seleksi alam untuk menjadi arsitek yang resmi diakui oleh Ikatan Arsitek Indonesia_satu-satunya institusi profesi yang memberikan legitimasi sertifikasi profesi Arsitek di Indonesia.
Sedangkan sisanya 90% lagi, sebagian kerja di bidang lain namun masih menerapkan ilmu arsitektur ataupun bekerja namun tetap menjadikan ilmu arsitektur sebagai pekerjaan sampingan, atau bahkan hengkang sepenuhnya dengan kerja yang berkaitan dengan konstruksi.
Uniknya banyak juga tamatan arsitektur mampu menonjol dan menjadi terkenal dalam bidang lain terutama berkaitan dengan karya cipta. Sebutlah deretan sutradara terkenal, penulis novel, desainer, photografer terkenal. ...
Buku 99 arsitek yang di tulis oleh Paul Renanda ini, terdiri dari 99 tips menjadi arsitek. Akan sangat bermanfaat di baca oleh arsitek ataupun yang ingin merintis karir sebagai arsitek. Bagi masyarakat umum, ini seperti teropong untuk melihat dunia profesi ini sesungguhnya.
Buku ini memaparkan kehidupan arsitek secara bersahaja, apa adanya, tanpa polesan indah yang biasanya tercipta dari karya para arsitek.
Buku ini adalah curhat. Curahan hati si penulis terhadap tantangan profesinya.
aaaarrrghhh!!!!! buku ini pengen gue lempaarrr!!! dejavu!!!
buat arsitek pemula, jelas buku ini berguna banget untuk menghadapi masa depannya kelak. apa mereka benar-benar pengen jadi arsitek?? berat banget loh.. lihatlah apa yang ada di depanmu..
yang tertulis di buku ini hampir sama seperti keluhan-keluhan dan curhatku tahun-tahun belakangan ini. rasanya seperti kilas balik, bagaimana menghadapi kekesalan-kekesalan dengan perusahaan, kekesalan dengan klien, bedanya kerja ikut orang atau usaha sendiri. percaya deh, sama-sama capek. beragam nasihat yang membuka jiwa. membuat kita besar hati akan pilihan ini. jadi di sini, intinya adalah ikhlas. toh, menjadi arsitek adalah pilihan kamu sendiri. buku ini hanya membantu. self-help lah, istilahnya.
sempat saya bacakan dengan beberapa teman di kantor. haha, akhirnya kita tertawa terbahak-bahak. tertawa miris rupanya, menertawakan diri sendiri yang bernasib mirip. karena terkadang apa yang kita terima sebagai teori di kampus, sangat berbeda dalam penerapan di dunia kerja. banyak langkah-langkah penciptaan ide yang dilewati. semua ingin langsung jadi, bentuk massa bangunan langsung ketemu. idealisme yang terkikis. eksplorasi ruang yang minimalis.
buku ini minta dibaca perlahan, namun proyek selalu minta cepat. jadi agak tidak sesuai ritmenya. membaca tiap pagi sebelum berkutat dengan autoCAD, ternyata tidak banyak membantu. terlalu lama berkutat di desain instan, jadi tidak menumbuhkan perenungan karya. rupanya harus berhenti dulu dan intropeksi untuk membacanya. mungkin saya harus mulai menata orientasi mimpi saya.
-dengankan komentar teman (awam)- -kita mendesain untuk klien, bukan untuk kita sendiri- -lucky = preparation meets opportunity- -go ahead, be narcisist!-
Calon arsitek wajib baca buku ini! Seperti buku panduan, menginformasikan hal-hal mendasar tentang dunia kerja arsitek yang penting diketahui bagi semua calon arsitek.
Kadang kalau sudah penat dengan rutinitas kuliah di arsitektur, membaca buku ini bisa jadi pemicu semangat lagi :D Walaupun 99 tips yang dipaparkan Raul Renanda isinya lebih banyak hina dina plus merananya. Tapi itulah lah arsitek.. membaca nya seperti aku bercermin pada diri sendiri.
Jatuh cinta pertama kali sama covernya, unik. walaupun ga begitu tertarik di bidang Arsitektur, tapi buku ini memberikan banyak tips non-arsitek untuk menghadapi klien. Bahasanya mudah dipahami, dan terakhir..... layout bukunya itu loh, keren banget